Anda di halaman 1dari 11

Senyawa Asam

Adalah senyawa kimia


yang apabila dilarutkan
dalam air akan
menghasilkan ion H+ , dan
akan menghasilkan
larutan dengan Ph < 7.
1. Teori Asam Basa Arrhenius (Svante August
Arrhenius).
Teori asam basa Arrhenius didasarkan pada
pembentukan ion dan pada larutan berair (aqueous
solution).
2. Teori Asam Basa Brønsted-Lowry (Bronsted dan
Lowry).
Teori asam basa Brønsted-Lowry didasarkan pada
transfer proton.
• Asam adalah spesies pemberi (donor) proton.
• Basa adalah spesies penerima (akseptor) proton.
1. Reaksi Penetralan
Jika larutan asam larutan basa direaksikan maka terjadi
reaksi penetralan, yaitu reaksi yang saling meniadakan sifat
asam dan basa yang menghasilkan garam dan air. Contoh :
Asam + Basa Garam + Air
HnA + B(OH)m BnAm + H2O
2. Reaksi Oksida Asam dan Oksida Basa
a. Oksida asam adalah oksida bukan logam yang saat
bereaksi dengan air membentuk asam.
CO2 + H2O H2CO3
b. Oksida asam akan bereaksi dengan larutan basa
membentuk garam dan air
CO2 + 2 NaOH Na2CO3 + H2O
c. Oksida basa adalah oksida logam yang saat
bereaksi dengan air akan menghasilkan basa:
Na2O + H2O ---> 2 NaOH
d. Oksida basa akan bereaksi dengan larutan
asam membentuk garam dan air
Na2O + H2SO4 ---> Na2SO4 + H2O
Sifat-sifat larutan asam
1. Asam memiliki rasa asam; misalnya, cuka
yang mempunyai rasa asam asetat, dan
lemon serta buah-buahan yang
mengandung asam sitrat.
2. Asam menyebabkan perubahan warna
pada zat warna tumbuhan; misalnya
mengubah warna lakmus dari biru
menjadi merah.
3. Asam bereaksi dengan logam tertentu
seperti seng, magnesium, dan besi
menghasilkan gas hidrogen.
4. Asam bereaksi dengan karbonat dan
bikarbonat seperti Na2CO3, CaCO3,
menghasilkan gas karbon dioksida.
5. Larutan asam dalam air menghantarkan
arus listrik.
Jenis asam
1. Asam organik
Adalah asam karboksilat atau asam
yang terbentuk karena persenyawaan
dengan senyawa organik (hidrokarbon).
Semua asam organik merupakan asam
lemah. Contoh asamnya; (CH3COOH),
(C6H5COOH), (HCOOH).
2. Asam anorganik
Adalah asam yang terbentuk karena
persenyawaan dengan senyawa anorganik
(misalnya hidrogen dan klorin). Jenis asam
ini merupakan asam kuat. Contohnya;
(H2SO4), (HCl), (HNO3), (HClO4).
Sifat-sifat basa
1. Mempunyai rasa pahit dan merusak kulit.
Terasa licin seperti sabun bila terkena
kulit.
2. Dapat mengubah kertas lakmus merah
menjadi kertas lakmus biru.
3. Menghantarkan arus listrik.
4. Dapat menetralkan asam.
Jenis-jenis basa
1. Basa kuat
Biasanya digunakan dilaboratorium adalah
natrium hidroksida. karena harganya murah
dan mudah larut. Contohnya; (NaOH),
[Ba(OH)2], (KOH), [Ca(OH)2], [Mg(OH)2].
2. Basa lemah
Yang biasa digunakan adalah larutan
amonia dalam air. Contohnya; (NH3), (H2O).