Anda di halaman 1dari 13

PENGASUHAN DAN

PERAWATAN ANAK USIA


2 - 3 TAHUN
PELATIHAN ORANGTUA HEBAT
TH. 2015
Pengasuhan dan Perawatan anak Usia
2 – 3 Tahun

Diusia ini pertumbuhan fisik berlangsung lebih


lambat dibandingkan usia sebelumnya, anak
sudah mampu berjalan dan berbicara, mulai
tahu siapa dirinya dan mulai memahami
perasaan orang lain. Kemampuan berfikir
menjadi semakin kompleks, yang
memungkinkan mereka semakin bisa mengatur
perilakunya. Di usia 2 tahun anak mulai dapat
mengucapkan beberapa kata, dan kemampuan
ini akan terus meningkat.
1. Kebutuhan Fisik dan Biogis
a. Kebutuhan Nutrisi
1) Pemberian makanan anak sudah dalam
bentuk padat yang menandung :
- Zat pembangun, misalnya susu, telur, ikan,
daging, dan lain-lain
- Zat tenaga, misalnya nasi, ubi, jagung, dll
- Zat pelindung, misalnya buah – buahan dan
sayuran
2) Pemberi vitamin A setiap 6 bulan sampai usia
5 tahun
b. Kebutuhan Kebersihan
• Anak diharuskan mandi minimal 2 kali setiap hari.
• Menyikat gigi dengan dibantu orangtua minimal
sehabis makan dan sebelum tidur.
• Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
• Membiasakan buang air di jamban / WC dan
mencuci tangan setelahnya.
• Mencuci rambut dan menggunting kuku secara
teratur.
• Menjaga kebersihan dan kerapihan tempat
bermain.
• Menghindari lingkungan yang penuh dengan asap
rokok, asap mobil, sampah, debu, racun, lalat,
kecoa dan lain – lain.
• Mengganti pakaian yang basah sehabis bermain.
c. Kebutuhan Tidur
Minimal 1 jam pada siang hari dan minimal 12 jam pada
malam hari.
d. Kebutuhan Pengobatan / Pelayanan Kesehatan
• Perawatan gigi sebaiknya dilakukan setiap 6 ulan sekali.
• Datang ke Posyandu setiap bulan.
• Ukur lingkar kepala anak.
• Sapih anak jika masih mengedot atau mempunyai
kebiasaan mengisap jari, kuku dan sebagainya, supaya
letak gigi baik.
• Kebutuhan Bermain / Aktivitas fisik, diperlukan guna :
• Merangsang hormon pertumbuhan.
• Merangsang pertumbuhan otot dan tulang.
• Merangsang kecerdasan anak.
• Melatih gerakan motorik kasar dan halus anak.
• Merangsang kreatifitas anak.
• Melatih kemampuan sosialisasi anak.
2. Kebutuhan Kasih Sayang
a. Berikan cinta, rasa aman, dan kasih
sayang kepada anakk, agar anak
mengerti bahwa kita menyayangi dan
selalu berada didekatnya
b. Belai dan sentuh anak setiap hari agar
menambah kelekatan antara orangtua
dan anak
c. Dekap dan peluk anak untuk
menenangkan anak terutama saat
anak sedih atau menangis bila mimpi
buruk / ketakutan
d. Berikan pujian jika anak melakukan
perbuatan yang baik atau berhasil mencapai
sesuatu
e. Jika anak melakukan kesalahan, hendaknya
jangan dimarahi namun tegur dan beritahu
apa yang seharusnya dilakukan
f. Bacakan dongeng dan dengarkanlah cerita
anak
g. Berikan kata – kata halus / penuh maknna
untuk melath kepekaan anak
h. Memotivasi anak agar ia mampu mencoba
melakukan sesuatu
i. Berikan panggilan sayang kepada anak
j. Berikan lingkungan yang aman, nyaman dan bersih
untuk anak bermain.
3. Kebutuhan Stimulasi
Stimulasi adalah kegiatan merangsang
kemampuan dasar anak yang dilakukan oleh
lingkungan (ayah, ibu, pengasuh anak, anggota
keluarga lain) untuk mempercepat tumbuh
kembang. Kurangnya stimulasi dapat
menyebabkan kelambatan tumuh kembang
anak.
Melakukan stimulasi yang memadai artinya
merangsang otak anak sehingga
perkembangan kemampuan gerak, bicara,
bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada anak
berlangsung secara optimal sesuai tahapan
usia anak.
Kemampuan perkembangan anak usia 2-3 tahun dan
stimulasi yang dapat diberikan diuraikan tersebut
dibawah ini

CIRI PERKEMBANGAN MOTORIK, KOGNITIF, STIMULASI YANG DAPAT DIBERIKAN


SOSIAL EMOSIONAL, KEMANDIRIAN DAN ORANG TUA
BAHASA

1. Motorik
a. Motorik Kasar - Melatih anak untuk melompat dan
- Melompat dengan dua kaki jatuh berdiri dng satu kaki
bersamaan - Mengajak anak bermain lempar,
- Berdiri dng satu kaki tangkap bola dan kejar bola
- Melempar, menangkap dan - Mengajak anak menari sambil
menendang bola mendengarkan musik
- Melakukan gerakan sesuai irama -Mengajak anak menaiki tangga dng kaki
- Menaiki tempat tinggi bergantian
- Berlari
- Mulai makan dan berpakaian sendiri
b. Motorik halus
- Meremas benda -Melatih anak untuk meremas dsan
- Memegang pensil atau krayon dng merobek kertas
menggemgam -Memberi contoh mewarnai gambar
- Mencoret-coret saat diberi krayon -Mengajak anak belajar menggunting kertas
- Menggunakan gunting -Bermain memindahkan air, pasir, biji-bijian
- Menuang, Memasukkan benda ke dalam wadah seperti toples / baskom
- Memegang benda pipih/datar
- Melipat kertas

2. Kognitif
- Mengikuti instruksi sederhana -Melatih anak mengenal warna, bermain
- Dapat menikmati cerita dan lagu kartu, boneka, masak-masakan
sederhana -Melatih anak menggambar garis dan
- Meniru perilaku orang lain lingkaran
- Menunjuk dan memberi nama obyek -Melatih anak menggunakan kata sifat (
atau gaambar saat ditanya besar-kecil, panas-dingin, tinggi-rendah )
-Melatih anak menyebut nama teman,
menghitung benda
3. Sosial Emosional
- Di usia ini anak mulai menyadari -Tidak menyebutkan hal-hal negatif tentang
keberadaan dirinya dengan diri anak, dan selalu memikirkan hal-hal
menunjukkan karakteristik fisik , yang positif yang dimiliki anak
mereka mampu menyebutkan dirinya -Membantu anak mengutarakn
baik atau buruk, pintar atau tidak dsb. perasaannya dan menjelaskan emosi yang
- Mampu mengenali teman laki-laki atau sedang dirasakan, misal bla anak sedang
perempuan marah karena mainannya rusak, orang tua
- Mampu bekerjasama dengan teman dpt mengatakan “ adek sedang marah
- Mmampu mengenali perasaannya dan karena mainannya rusak yha ?
orang lain -Menganalkan perbedaan laki-laki dan
- Paham akibat perilakunya perempuan

4, Kemandirian
- Bisa mengatakan keinginan untuk buang -Melatih anak mengenakan pakaian,
air besar atau air kecil menyikat gigi dan toilet training
- Makan dengan menggunakan sendok -Memberi kesempatan pada anak untuk
dng tidak tumpah makan dengan menggunakan sendok dan
- Mengambil minuman dari teko mengambil minuman tanpa dibantu
- Mencuci taangan dan mengeringkannya -Mengajak anak mencuci tangan dan kaki
5. Bahasa
Usia : 2 – 2,5 tahun -Tidak menyebutkan hal-hal negatif tentang
- Mukai mengikuti aturan tata bahasa diri anak, dan selalu memikirkan hal-hal
misknya menggunakan keterangan waktu yang positif yang dimiliki anak
: “ baru saja “ atau kata ganti orang “ -Membantu anak mengutarakn perasaannya
seperti : dia :, “ mereka dan menjelaskan emosi yang sedang
- Diusia 2 tahun sudah mulai memahami dirasakan, misal bla anak sedang marah
200 kata karena mainannya rusak, orang tua dpt
- Menanggapi lawan bicara dan terlibat mengatakan “ adek sedang marah karena
dalam dialog singkat mainannya rusak yha ?
- Sudah menggunakan istilah “ disini “, “ -Menganalkan perbedaan laki-laki dan
dimana “untuk mengarahkan perhatia perempuan
-Memberi kesempatan anak untuk makan
dengan menggunakan sendok dan
mengambil minuman tanpa dibantu
-Mengajak anak mencuci tangan dan kaki
Usia 2,5 – 3 tahun
- Mulai menggunakan kalimat negatif, -Melatih anak menggunakan kata sifat (
kalimat tanya dan kalimat perintah besar-kecil, panas-dingin, dll.
- Berusaha menjadi teman bicara yang baik -Melatih anak menyebut nama teman,
- Menggunakan kalimat tanya jawab menghitung benda dll.
- Melatih anak mengingat pesan
-Menanyakan nama suatu benda
-Meminta anak menyebutkan nama anggota