Anda di halaman 1dari 20

PEAT WATER TREATMENT USING

CHITOSAN-SILICA AS AN ADSORBENT

ZULFIKAR, DKK (2013)


BANDUNG INSTITUTE OF TECHNOLOGY
PENDAHULUAN

Air gambut
merupakan campuran
heterogen dari ikatan- Harus
Asam Humat
ikatan organik yang dihilangkan
memiliki variasi berat dari air
molekul.
Air gambut dan air jernih Warna, rasa, bau dan
mengikat logam berat

Metode yang sering digunakan:


-Adsorbsi
-Koagulasi-flokulasi
-Elektro koagulasi Adsorbsi dengan Komposit Kitosan-silika
-Oksidasi
-Fotokatalisis Kitosan Silika
-Teknologi membran

Silika dan kitosan dikombinasikan


untuk menghasilkan kitosan berupa
komposit agar kinerja adsorben
lebih optimal

Sintesis kitosan-silika sebagai


THIS PROJECT adsorben pada treatment air
gambut
TINJAUAN PUSTAKA

No Nama penulis Tahun Bahan baku Aplikasi


1. Wang and Zhou 2007 Fly ash Wastewater
treatment
2. Liang., et al 2011 Kulit telur Wastewater
treatment
3. Zulfikar., et al 2013 Komposit kitosan-silika Senyawa
lignosulfonat dari
larutan encer
METODE PENELITIAN

Pembuatan larutan TEOS

Larutan TEOS dicampurkan dengan


etanol dan air (2:2:1)

Diaduk 1,5 jam dengan suhu


ruangan

Larutan TEOS
(Tetraorthosilicate)
Sintesis CSC

Larutan TEOS dicampurkan


dengan kitosan (4:1)

Diaduk 1,5 jam dengan suhu


ruangan

Larutan kitosan

Dikeringkan seLama 24 jam


pada suhu ruangan.

CSC kering

Dicuci dengan akua des


sampai netral laludioven
vakum selama 24 jam ,suhu
100oC . Setelah itun CSC
CSC halus digiling hingga ukuran ∼75
μm
Sampel CSC kemudian
dianalisis dengan FT-IR

CSC teranalisis
Aplikasi CSC ke air
gambut

CSC halus air


gambut

Sebanyak 5gr Dimasukkan


kedalam wadah air gambut 50 ml
dengan pH 4,12 sambil diaduk
dengan 100 rpm dengan variasi
suhu 25, 45, 55 dan waktu 2, 5, 10,
15, 20, 25, 30, 45, 60, 75, 120, 180
, 240 menit

Air gambut teradsorbsi


PEMBAHASAN
KESIMPULAN

1. Studi eksperimen menunjukkan bahwa kitosan silika komposit (CSC) memiliki


potensi untuk bertindak sebagai adsorben penghilang asam humat dari air
gambut.
2. Adsorpsi asam humat ditemukan meningkat dengan meningkatnya waktu
kontak dan suhu.
3. Dosis optimal dicapai pada 10gr CSC pada volume air gambut 50ml.
4. Parameter termodinamika mengindikasikan bahwa penyerapan asam humat
merupakan proses non spontan dan endotermis dibawah kondisi eksperimen,
dengan energi Gibbs bebas (ΔGo ) dengan range dari 1,05-3,89 kj/mol, entalpi
(ΔHo ) dan entropi (ΔSo ) masing-masing 24,69 kj/mol dan 69,62 kj/mol dan
energi aktivasi 23,23kj/mol