Anda di halaman 1dari 37

OBLIGASI

(BOND)

I Putu Yoga Susmitha, SE.,M.Si


Obligasi (Bond)
 Surat pengakuan utang atas pinjaman yang diterima oleh
perusahaan penerbit obligasi dari masyarakat pemodal.
 Efek utang pendapatan tetap yang diperdagangkan di masyarakat
dimana penerbitnya setuju untuk membayar sejumlah bunga
tetap untuk jangka waktu tertentu dan akan membayar kembali
jumlah pokoknya pada jatuh tempo.
 Jadi obligasi adalah kontrak hutang jangka panjang dimana
peminjam setuju untuk melakukan pembayaran bunga dan pokok
pinjaman pada tanggal tertentu kepada pemegang obligasi
 Misal: pada tanggal 23 April 2006, PT ABC meminjam
Rp50.000.000,- dengan menjual 50.000 obligasi, seharga
Rp1000,-per obligasi. Maka PT ABC menerima Rp.
50.000.000,- dan sebagai gantinya ia bersedia untuk melakukan
pembayaran bunga tahunan dan membayar Rp. 50.000.000,-
pada tanggal jatuh tempo
Karakteristik Utama Obligasi

1. Nilai nominal (par value): menunjukkan jumlah uang yang


dipinjam dan dibayar kembali oleh perusahaan pada jatuh
tempo.
2. Suku bunga kupon (Coupon interest rate): suku bunga
tahunan yang ditetapkan atas obligasi:
- obligasi suku bunga mengambang: berfluktuasi sesuai tingkat
pergerakan suku bunga umum, atau memiliki batas bawah dan
atas.
- Obligasi suku bunga tetap
- Obligasi suku bunga nol
Karakteristik Utama Obligasi (2)
3. Tanggal jatuh Tempo: tanggal tertentu di mana nilai nominal
obligasi harus dibayar kembali.
4. Tanggal peenerbitan: tanggal saat obligasi itu diterbitkan
5. Risiko Kegagalan (default risk); risiko yang terjadi jika
penerbit obligasi tidak mambayarkan bunga dan pokok
pinjaman
6. Provisi penarikan: memberi hak kepada perusahaan penerbit
obligasi untuk menarik obligasinya dengan membayar
sejumlah tertentu yang lebih besar dari nilai nominalnya.
Obligasi merupakan salah satu jenis efek
pendapatan tetap (Fixed Income
Securities/FIS).

FIS: semua jenis sekuritas/efek atau surat


berharga yang dapat memberikan pendapatan
tetap/pasti kepada pemegangnya.
Ciri Umum Fixed Income Securities

 Surat berharga yang mempunyai kekuatan hukum.


 Memiliki batas periode atau jangka waktu tertentu.
 Adanya pendapatan tetap.
 Memiliki nilai nominal.
JANGKA WAKTU FIXED INCOME
SECURITIES

 FIS jangka pendek (kurang 1 tahun)


 Contoh: Certificate of Deposit (CD), Commercial Paper (CP),
Promisary Note (PN)
 FIS jangka menengah (1-3 tahun)
 Contoh: Medium Term Note (MTN)
 FIS jangka panjang (3 tahun keatas)
 Contoh: bond, preferred stock
MEKANISME OBLIGASI
Rating Agency Issuer Trustee

Guarantor

Lead Underwriter

Underwriters/Selling Agents

Investor Paying Agent


 Suatu obligasi sebelum ditawarkan kepada
masyarakat pemodal, akan diperingkat (rating) oleh
rating agency.
 Rating yang diberikan oleh Rating Agency
menyatakan apakah obligasi berada pada tingkat
Investment Grade atau Non Investment Grade (Junk
Bond).
 Jenis rating: Corporate Rating & Securities Rating.
 Identure: Kontrak/perjanjian serta syarat-syarat dan
kondisi yang terdapat pada surat obligasi
KOMPONEN KEUNTUNGAN INVESTASI
OBLIGASI

Pendapatan Bunga
 Mekanisme Cupon
 Bunga tetap, meningkat, floating rate

Capital Gain
Special Feature Gain
NILAI PERDAGANGAN OBLIGASI
 At Par Bond
Obligasi yang diperdagangkan pada harga pari (nilai
nominal/denominasi).
 At Premium Bond
Harga pasar obligasi berada diatas nilai nominalnya
 At Discount Bond
Harga pasar obligasi dibawah nilai nominalnya
Tingkat bunga pasar dan harga
obligasi bergerak dengan arah
yang berlawanan
OBLIGASI DILIHAT DARI ISSUERNYA
 Obligasi pemerintah (treasury bond) adalah obligasi yang
diterbitkan pemerintah. Sifatnya tidak memiliki risiko
kegagalan tetapi tidak terbebas dari riisko jika suku bunga
naik (harga obligasi pemerintah akan turun)
 Obligasi perusahaan (corporate bond) adalah obligasi yang
diterbitkan oleh perusahaan. Ada risiko kegagalan, sehingga
menuntut pembayaran bunag yang lebih tinggi.
 Obligasi asing (foreign bond) adalah obligasi yang
diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah asing. Ada
risiko kegagaln dan risiko kurs
OBLIGASI DILIHAT DARI SISTEM
PEMBAYARAN BUNGA
 Coupon Bond
merupakan obligasi yang bunga dibayar secara periodik ada yang setiap
triwulan, semesteran, atau tahunan. Pada surat obligasi terdapat bagian yang
dapat dirobek untuk mengambil bunga obligasi tersebut. Bagian inilah yang
disebut kupon obligasi. Jadi kupon obligasi adalah bagian yang istimewa dari
suatu obligasi yang mendefinisikan jumlah bunga tahunan. Setiap 1 kupon
melambangkan 1 kali bunga yang dapat diambil.
 Zero Coupon Bond
obligasi yang langsung membayar bunganya sekaligus pada saat pembelian.
Misalnya investor membeli obligasi zero coupon dengan nilai nominal Rp
1.000.000 tetapi investor hanya membayar dengan harga Rp 700.000. Pada
saat jatuh tempo, uang pokok akan dibayarkan penuh sebesar Rp 1.000.000.
OBLIGASI DILIHAT DARI TINGKAT BUNGA
 Obligasi bunga tetap (Fixed Rate Bond)
Ditetapkan diawal, tidak berubah (memiliki kupon bunga dengan besaran
tetap yang dibayar secara berkala sepanjang masa berlakunya obligasi.)
 Obligasi bunga mengambang (Floating Rate Bond)
unga pada obligasi ini ditetapkan pada waktu pertama kali untuk kupon
pertama, sedangkan pada waktu jatuh tempo kupon pertama akan
ditentukan tingkat bunga untuk kupon berikutnya, demikian
seterusnya. Biasanya obligasi dengan bunga mengambang ini ditentukan
relatif terhadap suatu patokan suku bunga misalnya 1% di atas JIBOR
(Jakarta Inter Bank Offering Rate), 1,5% di atas LIBOR (London Inter
Bank Offering Rate)..
 Obligasi bunga campuran (Mixed Rate Bond)
Obligasi jenis ini merupakan gabungan dari obligasi bunga tetap dan
bunga mengambang. Bunga tetap ditetapkan untuk periode tertentu
biasanya pada periode awal, dan periode selanjutnya bunganya
mengambang.
OBLIGASI DILIHAT DARI JAMINANNYA

1) Collateral
Perusahaan penerbit membuat suatu janji, apabila pada saat jatuh tempo obligasi
perusahaan penerbit tidak dapat membayar nilai nominal obligasi maka perusahaan
penerbit menyediakan sejumlah aset milik perusahaan sebagai jaminan. Hal tersebut
akan memperkuat tingkat kepercayaan pemodal, yang menjamin bahwa pemodal tidak
akan mengalami kerugian.
2) Debenture
Dalam tipe obligasi ini, perusahaan penerbit obligasi tidak menjamin dengan aktiva
tertentu, tetapi dijamin oleh tingkat likuiditas perusahaan. Pemodal berharap bahwa
perusahaan dapat mencapai laba untuk membayar bunga dan nilai nominal obligasi.
3) Subordinate debenture
Dalam perjanjian kontrak obligasi, pemegang obligasi diklasifikasikan berdasarkan siapa
yang akan dibayar terlebih dahulu. Jika perusahaan bangkrut, siapa yang paling
mendapat prioritas untuk dibayar terlebih dahulu. Tipe subordinate debenture dibayar
setelah debenture. Oleh karena itu, subordinate debenture merupakan obligasi yang
mempunyai risiko tinggi.
OBLIGASI DILIHAT DARI JAMINANNYA
(2)
4) Obligasi pendapatan (Income bonds)
Obligasi tipe ini, tidak dijamin dengan aset tertentu. Di samping
itu, perusahaan penerbit tidak mempunyai kewajiban membayar
bunga secara periodik kepada pemegang obligasi. Dalam obligasi,
perusahaan akan membayar bunga apabila laba yang dicapai cukup
untuk membayar bunga. Perusahaan penerbit tidak mempunyai
utang bunga apabila periode yang berlalu tidak mampu membayar
bunga.
5) Obligasi Hipotek (Mortgage)
Obligasi tipe ini dijamin dengan aset tertentu dan aset yang
dijadikan agunan disebutkan secara jelas. Aset tersebut merupakan
aset yang tidak bergerak misalnya, tanah dan gedung. Apabila
perusahaan melalaikan janjinya, agunan tersebut dapat dijual untuk
menutupi kewajiban perusahaan tersebut. Dalam obligasi tipe ini,
aset perusahaan yang baru secara langsung menjadi agunan.
OBLIGASI DILIHAT DARI TEMPAT
PENERBITAN/PERDAGANGANNYA

 Obligasi domestik (Domestic Bond)


Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga dalam negeri dan
dipasarkan di dalam negeri. Misalnya obligasi PLN yang dipasarkan di
dalam negeri (Indonesia).
 Obligasi asing (Foreign Bond)
Adalah obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga asing pada
suatu negara tertentu di mana obligasi tersebut dipasarkan. Contoh :
Yankee Bond diterbitkan dan dipasarkan di Amerika Serikat, Samura
Bond diterbitkan dan dipasarkan di Jepang, Dragon Bond diterbitkan dan
dipasarkan di Hongkong dan sebagainya.
 Obligasi global (Global Bond)
Obligasi yang diterbitkan untuk dapat diperdagangkan dimanapun tanpa
adanya keterbatasan tempat penerbitan atau tempat perdagangan
tertentu.
OBLIGASI DILIHAT DARI RATING
 Investment-grade Bond
Obligasi yang telah diperingkat dan termasuk dalam peringkat
yang layak untuk investasi (investment grade).Yang termasuk
investment grade adalah peringkat AAA, AA, dan A menurut
Standards & Poor’s atau peringkat Aaaa, Aa dan A menurut
Moody’s.
 Non-investment grade Bond
dalah obligasi yang telah diperingkat tetapi tidak termasuk
peringkat yang layak untuk investasi (non-investment grade).
Umumnya peringkat obligasi ini adalah BBB, BB dan B menurut
Standards & Poor’s atau Bbb, Bb dan B menurut Moody’s.
OBLIGASI DILIHAT DARI CALL FEATURE
 Freely Callable Bond
Dapat dibeli kembali oleh penerbitnya sebelum jatuh tempo (alam kontrak
perjanjian obligasi, pada saat tertentu perusahaan penerbit dapat memanggil
(menarik) obligasi kembali. Perusahaan penerbit mempunyai kesempatan untuk
memanggil obligasi apabila tingkat bunga turun dan menerbitkan obligasi baru
dengan tingkat bunga yang lebih rendah. Konsep ini disebut dengan refunding.
Perusahaan penerbit dapat memanggil obligasi yang beredar apabila hal tersebut
dianggap menguntungkan bagi perusahaan.)
 Non Callable Bond
Tidak dapat dibeli kembali oleh penerbitnya sampai Oligasi tersebut jatuh
tempo
 Deferred Callable Bond
Deferred Callable Bond merupakan kombinasi antara freely callable bond
dengan non callable bond. Biasanya ditentukan suatu batas waktu tertentu
dimana obligasi tersebut tidak dapat dibeli kembali (non callable), misalnya
pada tahun pertama, kemudian sesudahnya penerbit dapat membeli kembali
(freely callable).
OBLIGASI DILIHAT DARI KONVERSI
 Obligasi konversi (Convertible Bond)
Obligasi konversi/tukar adalah obligasi yang dapat ditukar dengan
saham, baik saham penerbit obligasi sendiri (convertible bond)
maupun saham perseroan lain yang dimiliki oleh penerbit obligasi
(exchangeable bond). Saham-saham yang akan digunakan sebagai
konversi obligasi akan dijadikan jaminan pada wali amanat dan
disimpan di bank kustodian.
 Obligasi non konversi (Non Convertible Bond)
Obligasi non konversi merupakan obligasi yang tidak dapat
dikonversikan menjadi saham tetapi hanya mencairkan pokok
obligasi tersebut pada waktu jatuh tempo sebagaimana pada
obligasi lainnya.
OBLIGASI DILIHAT DARI KEPEMILIKAN
 Obligasi atas nama (Registered Bond)
Penerima bunga obligasi hanya yang namanya tercantum

 Obligasi atas unjuk (Bearer Bond)


Merupakan sertifikat resmi tanpa nama pemegang dimana
siapapun yang memegang obligasi tersebut dapat menuntut
dilakukannya pembayaran atas obligasi yang dipegangnya tersebut.
Biasanya juga obligasi ini diberi nomer urut dan didaftarkan guna
menghindari pemalsuan namun dapat diperdagangkan seperti
layaknya uang tunai. Obligasi ini amat berisiko terhadap kehilangan
dan kecurian. Obligasi ini sering disalah gunakan untuk
menghidari pengenaan pajak
Macam Obligasi Lainnya
 Obligasi Hipotik
 Dijamin aset tak bergerak.
 Aset tak bergerak yg dimiliki stlh penerbitan obl,otomatis jadi
agunan.
 Call Provision
 Penerbit dpt menarik kembali dg call price tertentu.
PENAWARAN UMUM OBLIGASI
 Tanggal efektif
 Masa penawaran
 Tanggal surat obligasi
 Tanggal pencatatan pada bursa efek
INVESTASI PADA OBLIGASI

Hal-hal yang perlu diperhatikan dari penawaran obligasi:

 Masa hidup pasar obligasi


 Jenis bunga
 Jenis obligasi
 Sifat-sifat khusus obligasi
 Credit rating
 Redemtion dan Retirement
 Risiko investasi
RISIKO INVESTASI OBLIGASI
 Risiko tingkat bunga pasar
 Risiko daya beli
 Risiko wanprestasi
 Risiko likuiditas
 Risiko jangka waktu jatuh tempo (maturity risk)
 Risiko mata uang
 Risiko call
 Political risk
 Industry sector risk
RISIKO OBLIGASI LANJUTAN
 Risiko suku bunga; risiko penurunan harga obligasi karena
kenaikan suku bunga
 Risiko tingkat reinvestasi; risiko penurunan suku bunga yang
akan menyebabkan penurunan pendapata karena penerbit
obligasi akan menarik obligasinya dan menggantinya dengan
kupon yang lebih rendah.
 Default risk; risiko kegagalan (perusahaan tidka mampu
membayar)
TINGKAT PENGEMBALIAN INVESTASI
OBLIGASI

 Investasi obligasi harus diukur tingkat pengembaliannya


(return).
 Tingkat pengembalian diukur dari sumber-sumber
pendapatan yang mendasari obligasi, yaitu bunga.
 Current Yield digunakan untuk mengukur pendapatan
bunga terhadap harga pasar obligasi
RUMUS CURRENT YIELD

ia
CY =
Ps

CY = Current Yield
Ia = Annual Interest (bunga kupon)
CONTOH Ps = Harga Pasar Obligasi
SOAL 1
Obligasi Astra Graphia I dengan kode ASGR01XXBFTW yang jatuh tempo pada
tanggal 29 oktober 2014, membayar kupon sebesar 13,385% dan pada hari ini
dijual dengan harga 89,23 poin. Hitunglah hasil sekarang (current yield dari
obligasi ini?

Bila kupon yang dibayarkan sebesar 14,578% dan obligasi ini dijual pada hari ini
dengan harga 56,70 poin. Hitunglah hasil sekarang (current yield dari obligasi
ini?
YIELD TO MATURITY

 Cara lain yang lebih kompleks mengukur tingkat


pengembalian obligasi adalah Yield to Maturity.
 Mempertimbangkan harga pasar obligasi, nilai
nominal dan time to maturity
RUMUS Yield to Maturity
Pn - Ps
Ia +
Lr
YTM =
Pn + Ps
2

Ia =Annual interest
Pn =Nilai nominal
Ps =Harga pasar
CONTOH Lr =Residual life time
PV of Bond (OBLIGASI)
 Investor obligasi menerima pembayaran kupon periodik dan
pokok obligasi saat jatuh tempo
 Obligasi dengan JT 3 tahun, dapat dirumuskan sbb:

Coupon1 Coupon 2 Coupon 3  Par


PV   
1  YTM  1  YTM  1  YTM 
bond 1 2 3
PV of Bond (OBLIGASI)
 The discount rate = tarip (bunga) yg menyamakan PV dari kas yg
akan diterima masa mendatang dengan nilai pasar obligasi pada saat
sekarang
 Yield to maturity (YTM)
 Par value menunjukkan nilai nominal obligasi
 Coupon menunjukkan pembayaran bunga peiodik
 Kupon % × Nilai nominal
Example: PV Obligasi
 Obligasi berjangka 3 tahun memiliki tingkat bunga 6%,
discount rate 5.5%, and nilai nominal obligasi $1,000.
 Kupon: % coupon X nilai nominal obligasi :1000X 6%=660

$60 $60 $60  $1,000


PVbond   
1.055 1.055 1.055
1 2 3

 $56.872  $53.907  $902.710


 $1,013.489

Jika obligasi dapat dibeli dibawah harga ini


=
good investment.
Berapakah nilai obligasi dengan suku bunga kupon
10% dengan waktu jatuh tempo 10 tahun. Nilai
nominal obligasi $1,000 (lump sum)
0 1 2 10
r ………

V? 100 100 100+1,000


Rumus: PV Obligasi

Jika bunga dibayar sekali dalam setahun:


n
kt MTV
PObl  
t 1 (1  r) t
(1  r) n

Jika bunga dibayar 2 kali dalam setahun:


kt k = bunga obligasi
2n
MTV
PObl   2  t = jangka waktu obligasi
r r
t 1
(1  ) t (1  ) n r = tingkat keuntungan yg
2 2 diharapkan
MTV = nilai saat jatuh tempo