Anda di halaman 1dari 10

Tim PPI RS

Outbreak (ledakan pasien ) atau Kejadian luar


biasa adalah peningkatan insidensi kasus yang
melebihi normal, secara mendadak pada suatu
komunitas di suatu tempat tertentu.
Kriteria KLB
1. Timbulnya penyakit menular tertentu yang sebelumnya TIDAK ADA
atau tidak dikenal disuatu daerah
2. Peningkatan kejadian kesakitan selama 3 kurun waktu dalam
jam,hari,mimggu berturut-turut dengan jenis penyakit yang
sama
3. Peningkatan kejadian kesakitan 2x lipat dibandingkan periode
sebelumnya dalam kurun waktu hari jam minggu bertutut yang
sama
4. Jumlah penderita baru dalam periode 1 bulan 2x lipat
Endemi: Keberadaan suatu penyakit pada tingkat
prevalensi yang biasa “normal” di populasi
tertentu.
Pandemi: Epidemi yang meluas di beberapa negara.
 Mikroba tersebut akan terbawa aliran udara >2 m
dari sumber, dapat terhirup oleh individu rentan di
ruang yang sama atau yang jauh dari sumber
mikroba. Penting mengupayakan pertukaran udara
>12 x/jam
Airbone
 Percikan nuklei yang berdiameter <5 μm yang
mengandung mikroba penyebab infeksi.

 Jenis transmisi airborne ini dapat terjadi pada


kasus antara lain tuberkulosis, measles/campak,
SARS dll
 Strategi TEMPO merupakan strategi yang
mengutamakan pada komponen administratif
pengendalian infeksi TB.
WHO Langkah-langkah penerapan
kewaspadaan transmisi melalui
udara :
 Penempatan pasien TB yang belum pernah
mendapatkan terapi OAT, harus dipisahkan dari
pasien lain
 Peringatan tentang cara transmisi infeksi dan
peggunaan APD pada pasien
 Ruang rawat pasien TB/MDR TB sebaiknya
menggunakan ruangan bertekanan negatif. Untuk
RS yang belum mampu menyediakan ruang
tersebut, harus memiliki ruang dengan ventilasi
yang memadai, minimal terjadi pertukaran udara
12x/jam (diukur dengan alat Vaneometer
Alur Transmisi Airbone
 1. Kamar tersendiri jika tidak memungkinkan
kohorting
 2. Tekanan Negatif atau ventilasi alamiah
 3. Pintu kamar selalu tertutup
 4. Alur Pasien tersendiri
 5. APD :
 - Pasien menggunakan masker bedah
 -petugas menggunakan N95