Anda di halaman 1dari 14

TEORI ASAM BASA

Disusun Oleh:
1. Siti Lailatul Mufarohah (14030194015)
2. Ferdianti Fidya Aprillia (14030194053)
3. Wahyu Eka Safitri (14030194061)
4. Disca Devia Damayanti (14030194068)
5. Aini Nur Nahdiyah (14030194088)

PKA 2014 Teori Lewis


DEFINISI
G.N. Lewis, pada tahun 1923, mengemukakan teori asam-basa dalam buku
Thermodynamics and the Free Energy of Chemical Substances .

Asam: zat/senyawa yang dapat menerima pasangan elektron bebas


dari zat/senyawa lain untuk membentuk ikatan baru.

Basa: zat/senyawa yang dapat mendonorkan pasangan elektron bebas


dari zat/senyawa lain untuk membentuk ikatan baru.
ASAM BASA LEWIS
Contoh asam Lewis adalah H+, B2H6, BF3, AIF3, ion logam transisi
yang bisa membentuk ion kompleks seperti Fe2+, Cu2+, Zn2+, dan
sebagainya.

Contoh basa Lewis adalah ion halida (CI–, F–, Br–, dan I–), amonia,
ion hidroksida, molekul air, senyawa yang mengandung N, O, atau
S, senyawa golongan eter, keton, molekul CO2, dan lain-lain.
KONSEP
 Reaksi asam-basa lewis terjadi apabila ada basa yang mendonorkan

pasangan elektronnya dan asam yang menerima pasangan elektron

tersebut untuk membentuk ikatan baru.

 Produk yang terjadi dari reaksi asam-basa lewis disebut dengan

senyawa kompleks (adduct).

 Ikatan yang terjadi dalam reaksi ersebut adalah ikatan kovalen

koordinasi.
Ikatan kimia baru
dibentuk dengan
menggunakan
pasangan elektron
dari basa Lewis.

Contoh:
•• ••
O—H ••
Pembentukan ion H O—H
H+
hidronium (H3O+) H
H
dari H2O + H+ ACID BASE
Contoh Reaksi
& Senyawa
Reaksi Netralisasi
 Reaksi Netralisasi menggabungkan asam dan basa
dengan kedua karaktristik.

Molekul HCl secara keseluruhan bertindak sebagai asam Lewis, karena


dapat menerima pasangan elektron dari amonia.
Amonia yang memiliki pasangan elektron bebas merupakan donatur
pasangan elektron bebas, oleh karena itu amonia adalah basa Lewis.
Reaksi penggantian
 Suatu asam atau basa kuat akan berganti ke asam
atau basa lemah

NH4Cl + OH- → NH3 + H2O+Cl-


NH3 sebagai basa lemah digantikan oleh yang lebih kuat yaitu OH-
Asam lewis

Molekul HCl bertindak sebagai asam Lewis, karena dapat menerima


pasangan elektron.
 Basa Lewis

Pada reaksi tersebut terjadi transfer proton dari NH3.


Proton (H+) adalah suatu ekseptor (penerima) pasangan elektron bebas, yang
menurut Lewis adalah asam. Amonia yang memiliki pasangan elektron bebas
merupakan donatur pasangan elektron bebas, oleh karena itu amonia adalah basa
Lewis.
 Reaksi antara NH3 dengan BF3

Senyawa NH3 memiliki sepasang elektron bebas


yang dapat disumbangkan pada senyawa BF3,
dengan demikian NH3 merupakan basa Lewis dan
BF3 merupakan asam Lewis.
Contoh Senyawa

 Ag+(aq) + 2NH3(aq) → [H3N:Ag:NH3]+(aq)


Asam Basa
 Cd2+(aq) + 4I–(aq) → CdI4–(aq)
Asam Basa
 Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g)
Asam Basa
 Hg2+(aq) + 2C2O42-(aq) → [Hg(C2O4)2]2-(aq)
Asam Basa
 Cd2+(aq) + 2(EDTA4-)(aq) → [Cd(EDTA)2]6-(aq)
Asam Basa
Beberapa keunggulan asam basa Lewis yaitu sebagai
berikut :

 Dapat menjelaskan sifat asam, basa dalam pelarut


lain atau pun tidak mempunyai pelarut.
 Teori asam basa Lewis dapat menjelaskan sifat asam
basa molekul atau ion yang mempunyai pasangan
elektron bebas atau yang dapat menerima pasangan
elektron bebas. Contohnya pada pembentukan
senyawa komplek.
 Dapat menerangkan sifat basa dari zat-zat organic
seperti DNA dan RNA yang mengandung atom
nitrogen yang memiliki pasangan elektron bebas.
Sumber

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/05_teori_asam_basa.pdf
https://jenggaluchemistry.files.wordpress.com/2011/01/pp-asam-basa-ujian-
ppl.pptx
http://fungsi.web.id/2015/07/asam-basa-menurut-lewis-teori-contoh.html