Anda di halaman 1dari 37

PENGELOLAAN AIR

(Siklus Hidrologi)

Dosen :
FIRSTA NINDA ROSADI, SP, M.Si
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MAHAPUTRA MUHAMMAD
YAMIN
SOLOK
2015
Fenomena banjir dan kekeringan merupakan
fenomena siklus hidrologi air, selayaknya
diteliti dengan kaidah-kaidah ilmu hidrologi.
ILMU HIDROLOGI

• ilmu yang mempelajari pergerakan air di


muka bumi baik kualitas dan kuantitas dalam
ruang dan waktu.
Hujan Zenital/ Konveksi
Hujan Orografi
Hujan Frontal
Hujan Siklon Tropis
• Siklon tropis hanya dapat timbul didaerah tropis antara
lintang 0°-10° lintang utara dan selatan
• siklon ini berkaitan dengan sistem tekanan rendah. Siklon
tropis dapat timbul dilautan yang panas, karena energi
utamanya diambil dari panas laten yang terkandung dari
uap air. Siklon tropis akan mengakibatkan cuaca yang
buruk dan hujan yang lebat pada daerah yang dilaluinya
• Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis, namun
keberadaan siklon tropis di sekitar Indonesia, terutama
yang terbentuk di sekitar Pasifik Barat Laut, Samudra
Hindia Tenggara dan sekitar Australia akan
mempengaruhi pembentukan pola cuaca di Indonesia.
Dampak tidak langsung atas adanya siklon tropis , yaitu:

1. Daerah pumpunan angin.

=> Siklon tropis yang terbentuk di sekitar perairan sebelah utara


maupun sebelah barat Australia seringkali mengakibatkan
terbentuknya daerah pumpunan angin di sekitar Jawa atau
Laut Jawa, NTB, NTT, Laut Banda, Laut Timor, hingga Laut
Arafuru.

Pumpunan angin inilah yang mengakibatkan terbentuknya lebih


banyak awan-awan konvektif penyebab hujan lebat di daerah
tersebut.

 Dilihat dari citra satelit, daerah pumpunan angin terlihat


sebagai daerah memanjang yang penuh dengan awan tebal
yang terhubung dengan perawanan siklon tropis, sehingga
terlihat seolah-olah siklon tropis tersebut mempunyai ekor.
Itulah sebabnya daerah pumpunan angin ini seringkali disebut
2. Daerah belokan angin
=> Adanya siklon tropis di perairan Samudra
Hindia Tenggara kadangkala menyebabkan
terbentuknya daerah belokan angin di sekitar
Sumatra bagian Selatan atau Jawa bagian
Barat.
=> Daerah belokan angin ini juga dapat
mengakibatkan terbentuknya lebih banyak
awan-awan konvektif penyebab hujan lebat di
daerah tersebut.