Anda di halaman 1dari 6

NCDM

Model Fungsional
Dian Hidayati Utami
Model pemberian asuhan keperawatan ini berorientasi
pada penyelesaian tugas dan prosedur keperawatan.

Perawat ditugaskan untuk melakukan tugas tertentu untuk


dilaksanakan kepada semua pasien yang dirawat di suatu
ruangan.
Model ini digambarkan sebagai keperawatan yang berorientasi
pada tugas dimana fungsi keperawatan tertentu ditugaskan pada
setiap anggota staff.

Setiap staff perawat hanya melakukan 1-2 jenis intervensi


keperawatan pada semua pasien dibangsal. Misalnya seorang
perawat bertanggung jawab untuk pemberian obat-obatan,
seorang yang lain untuk tindakan perawatan luka,, seorang lagi
ditugaskan pada penerimaan dan pemulangan, dsb.
Kelebihan
 Efisienkarena dapat menyelesaikan banyak pekerjaan dalam waktu singkat
dengan pembagian tugas yang jelas dan pengawasan yang baik
 Sangat baik untuk rumah sakit yang kekurangan tenaga

 Mudah memperoleh kepuasan kerja bagi perawat setelah selesai kerja.

 Kekurangan tenaga ahli dapat diganti dengan tenaga yang kurang


berpengalaman untuk tugas sederhana.
 Memudahkan kepala ruangan untuk mengawasi staf atau peserta didik yang
melakukan praktek untuk ketrampilan tertentu.
Kekurangan
 Pelayanan keperawatan terpisah-pisah atau tidak total sehingga kesulitan
dalam penerapan proses keperawatan.
 Perawat cenderung meninggalkan klien setelah melakukan tugas
pekerjaan.
 Persepsi perawat cenderung kepada tindakan yang berkaitan dengan
ketrampilan saja
 Tidak memberikan kepuasan pada pasien ataupun perawat lainnya.
 Menurunkan tanggung jawab dan tanggung gugat perawat
 Hubungan perawat dank klien sulit terbentuk