Anda di halaman 1dari 43

KARDIOVASKULAR

Definisi
• Sistem kardiovaskular yaitu sistem
peredaran darah di dalam tubuh.

• Sistem vaskuler terdiri dari :


– Jantung
– Pembuluh darah
– Darah
Fungsi Jantung
• Sebagai pompa ganda agar terjadi aliran
dalam pembuluh darah yang disebabkan
adanya pergantian antara kontraksi
(sistolik ) dan relaksasi ( diastolik )
Letak Jantung
Sirkulasi Jantung
• Sirkulasi Sistemik
• Sirkulasi Pulmonal
• Sirkulasi Koroner
Cara Kerja Jantung
Penyakit Kardiovaskuler (CVD)
• Penyakit ini masih menjadi penyebab
utama kematian di dunia. Data World
Health Organization (WHO) pada tahun
1990 menunjukkan bahwa sekitar 12 juta
jiwa/ tahun meninggal karena penyakit ini.
• CVD merupakan sekumpulan penyakit
yang terdapat pada jantung dan pembuluh
darah
• Terdapat beberapa faktor risiko CVD yang
tidak dapat dimodifikasi, yaitu usia, jenis
kelamin, dan genetik; sedangkan faktor
yang dapat dimodifikasi antara lain
merokok, obesitas, dislipidemia,
hipertensi, dan diabetes mellitus.
Obat Jantung
• Antiangina
• Antiaritmia
• Antihipertensi
• Hipolipidemik
• Obat Gagal Jantung
• Antikoagulan, Antitrombotik, Trombolitik,
Hemostatik
Antiangina
• Angina pektoris adalah
nyeri dada yang
ditimbulkan karena
iskemik miokard dan
bersifat sementara atau
reversibel.
• Bila penyempitan lebih dari 75 % serta dipicu dengan
aktifitas berlebihan maka suplai darah ke koroner akan
berkurang.
• Sel-sel miokardium menggunakan glikogen anaerob
untuk memenuhi kebutuhan energi mereka
• Metabolisme ini menghasilkan asam laktat yang
menurunkan pH miokardium dan menimbulkan nyeri.
• Apabila kebutuhan energi sel-sel jantung berkurang,
maka suplai oksigen menjadi adekuat dan sel-sel otot
kembali fosforilasi oksidatif untuk membentuk
energi. Proses ini tidak menghasilkan asam
laktat. Dengan hilangnya asam laktat nyeri akan reda.
• Terapi Angina :
– Mengurangi gejala
– Mencegah terjadi serangan ulang
• Cara :
– Meningkatkan aliran darah koroner
(vasodilator koroner) sehingga suplai oksigen
meningkat
– Mengurangi beban jantung sehingga
kebutuhan oksigen miokard menurun
• Jenis Obat :
– Nitrat Organik (nitrovasodilator) : Nitrogliserin,
ISDN, gliseril trinitrat,
– Antagonis kalsium : amlodipin, bepridil,
diltiazem, felodipin, isradipin, nikardipin,
nifedipin, nimodipin, verapamil.
– Beta bloker : Propanolol, Atenolol, dll
Nitrogliserin
Antagonis Kalsium
• Calcium Antagonis atau Antagonis Kalsium
merupakan kelompok obat heterogen yang
menghambat saluran arus lambat, yang
digunakan ion kalsium untuk memasuki sel
untuk memulai kontraksi otot polos dan
induksi intrakardiak.
Amlodipin
• Amlodipine merupakan antagonis kalsium golongan
dihidropiridin (antagonis ion kalsium) yang menghambat influks
(masuknya) ion kalsium melalui membran ke dalam otot polos
vaskular dan otot jantung sehingga mempengaruhi kontraksi otot
polos vaskular dan otot jantung.
Diltiazem
• Diltiazem adalah turunan benzodiazepin
yang merupakan prototip dari antagonis
kalsium
• Mendepresi fungsi nodus SA dan AV, juga
vasodilatasi arteri dan arteriol koroner serta
perifer. Dengan demikian maka diltiazem
akan menurunkan denyut jantung dan
kontraktilitas otot jantung, sehingga terjadi
keseimbangan antara persediaan dan
pemakaian oksigen pada iskhemik jantung.
Penyekat Beta Bloker
• Penyekat beta dapat menurunkan
kebutuhan oksigen miokard dengan cara
menurunkan frekwensi denyut jantung,
kontraktilitas , tekanan di arteri dan
peregangan pada dinding ventrikel kiri.
Propanolol
• Propanolol mengantagonis katekolamin pada
adrenoreseptor beta 1 dan beta 2
• efek blok beta 1, dimana menurunkan curah jantung
dengan membuat kekuatan kontraksi dan frekuensi
kontraksi jantung menurun, sehingga juga dapat
menurunkan tekanan darah akibat dari curah jantung
yang menurun.
• efek blok beta 2, dimana akan membuat
bronkospasme.
• efektif sebagai obat anti hipertensi dengan penekanan
sistem renin-angiotensin
Terapi Non Farmakologis
• Ada berbagai cara lain yang diperlukan untuk
menurunkan kebutuhan oksigen jantung antara lain :
– pasien harus berhenti merokok, karena merokok mengakibatkan
takikardia dan naiknya tekanan darah, sehingga memaksa
jantung bekerja keras.
– Orang obesitas dianjurkan menurunkan berat badan untuk
mengurangi kerja jantung.
– Mengurangi stress untuk menurunkan kadar adrenalin yang
dapat menimbulkan vasokontriksi pembuluh darah.
– Pengontrolan gula darah.
– Penggunaan kontra sepsi dan kepribadian seperti sangat
kompetitif, agresif atau ambisius.
Antiaritmia
• Aritmia (a+ritmik+mia): merupakan suatu
kondisi jantung yang berkontraksi dengan
ritme yang tidak beraturan. Dalam hal ini
dapat lebih cepat (takiaritmia) ataupun
lebih lambat (bradiaritmia), walaupun lebih
umum yang mengalai percepatan ritme
jantung.
• Jenis Obat :
– Obat yang selektif terhadap nodus sinus dan
nodus atrioventrikular : Obat sinus bradikardia
(epinefrin), Obat sinus takikardia (beta-
blocker ), Obat untuk fibrilasi ventrikel
(verapamil dan glikosida jantung)
• Obat yang tidak spesifik berpengaruh pada
pemunculan dan penjalaran impuls
• Kelas 1 : menghambat masuknya ion Na ke otot
jantung (lidokain, meksiletin, tokainid, flekainid,
kinidin, ajmalin, prokainamid, disisopramid, serta
propafenon)
• Kelas 2 : Beberapa obat beta-blocker (asebutalol,
propanolol, atenolol, esmolol, sotalol)
• Kelas 3 : obat yang menghambat keluarnya
ion K (amiodaron dan sotalol)
• Kelas 4 : mempengaruhi masuknya ion
kalsium ke dalam sel (verapamil dan
diltiazem)
Antikoagulan
• Antikoagulan digunakan untuk mencegah
pembekuan darah dengan jalan menghambat
pembentukan atau menghambat fungsi
beberapa faktor pembekuan darah
• Antikoagulan diperlukan untuk mencegah
terbentuk dan meluasnya trombus dan emboli,
maupun untuk mencegah bekunya darah di luar
tubuh pada pemeriksaan laboratorium atau
tranfusi.
• Mekanisme Pembekuan Darah
• Trombus adalah bekuan darah yang menempel
di dinding vaskuler
• Adanya trombus yang masih melekat pada
dinding ini akan mengakibatkan gangguan aliran
karena trombus tersebut berpotensi untuk
membesar dan dilain pihak adanya trombus
tersebut akan berpotensi untuk lepas yang
selanjutnya akan berjalan didalam aliran
darahyang disebut sebagai embolus
• Jenis Obat :
– Heparin,
– Antikoagulan oral, terdiri dari derivat 4 -
hidroksikumarin misalnya : dikumoral,
warfarin dan derivat indan-1,3-dion misalnya :
anisindion;
– Antikoagulan yang bekerja dengan mengikat
ion kalsium, salah satu faktor pembekuan
darah.
Heparin
• Heparin mempercepat inaktivasi faktor
pembekuan darah.
• Heparin cepat dimetabolisme di hati, masa
paruh tergantung dari dosis yang
digunakan. Metabolit inaktif diekskresi
melalui urin
• Merupakan sulfated polysaccharide
polymer besar
• Sifat sangat asam
• Pemberian parenteral ( iv / sc)
Antikoagulan Oral
• Contoh : Warfarin,
Dikumarol
• Antikoagulan oral
adalah antagonis
vitamin K.
Antikoagulan pengikat ion kalsium

• Contoh obat: Natrium sitrat, Asam oksalat


dan senyawa oksalat lainnya, Natrium
edetat.
• Natrium edetat mengikat kalsium menjadi
kompleks dan bersifat sebagai
antikoagulan
Antitrombosit
• Antitrombosit adalah obat yang dapat
menghambat agregasi trombosit sehingga
menyebabkan terhambatnya
pembentukan trombus yang terutama
sering ditemukan pada sistem arteri.
• Contoh obat: Aspirin, sulfinpirazon,
dipiridamol, dekstran.
Aspirin
• Aspirin merupakan salah
satu obat golongan NSAID
• Mekanisme kerjanya dengan
menghambat pembentukan
tromboksan A2 melalui
penghambatan secara
ireversibel enzim
siklooksigenase.
• Mekanisme NSAID
Membran Fosfolipid

dihambat
Fosfolipase A2 STEROID

Asam Arakidonat

dihambat OAINS
Siklooksigenase

Endoperoksida Siklik (PG


G2/ PG H2

Tromboksan A2,
Prostaglandin E2, F2, D2
Dekstran
• Menghambat perlengketan
trombosit dan mencegah
bendungan pada pembuluh darah
dengan mempengaruhi aliran
darah
Trombolitik
• Trombolitik
melarutkan trombus
yang sudah
terbentuk
• Contoh obat:
streptokinase dan
urokinase
Streptokinase
• Streptokinase
berasal dari Streptococcus C.
Hemolyticus dan berguna untuk
pengobatan fase dini emboli paru
akut dan infark miokard akut.
• Membentuk kompleks dengan
plasminogen endogen dan
mengkatalisa konversi cepat
plasminogen menjadi plasmin
Urokinase
• urokinase-type plasminogen avtivator (u-
PA), diproduksi diginjal dan ditemukan
terutama dalam urine
• Urokinase yang disekresikan oleh sel
epitel tertentu yang melapisi saluran
ekskretorik(misalnya tobulus ginjal)
kemungkinan terlibat dalam proses
penghancuran (lisis) setiap fibrin yang
tertimbun didalamsaluran tersebut