Anda di halaman 1dari 45

Siti Nur Halimah,APPd.

MPH
 ANAK

KEBUTUHAN
DASAR

PERKEMBANGA
N OPTIMAL

PERLU
STIMULASI
FISIK / HALUS PANCA
MOTORIK INDRA
KASAR
MENTA,
KECERDASAN

BAHASA /
BICARA
KEMANDIRIAN
PSIKOSOSIAL DAN BERGAUL
STIMULASI
Perangsangan dan latihan-latihan terhadap
 perkembangan anak yang datangnya dari lingkungan
di luar anak
Yang melakukan stimulasi pada anak :
a. Keluarga di rumah
b. Program BKB ( bina keluarga balita)
c. Pengasuh anak
d. Perawat anak
e. Dokter anak
f. Psikolog anak
g. Physiotherapist
h. Kelompok bermain
TUJUAN STIMULASI
 adalah membantu perkembangan anak
mencapai tingkat perkembangan yang
baik dan optimal
Untuk mengetahui adanya penyimpangan atau
kelambatan perkembangan anak

TUJUAN
STIMULASI Perlu pemantauan secara teratur

Keterlambatan secara dini Keterlambatan terlalu lama

Tindakan untuk mengejar Terjadi kelainan atau


kelambatan dapat segera kecacatan sulit diperbaiki
dilakukan dikemudian hari

Pemantauan kegiatan
latihan perkembangan

Diharapkan anak :
Cerdas,Terampil,Mudah bergaul,Mandiri
Kreatif, Sopan santun,Berkepribadian
Budi pekerti yang baik
PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK
 SEJAK DAHULU MASALAH
PERKEMBANGAN ANAK TELAH MENDAPAT
PERHATIAN
 PERTAMA KALI OLEH TIEDERMAN
(JERMAN) THN 1787
 SAAT INI TELAH DIBUAT:
- BERBAGAI METODE DETEKSI DINI
- SKRINING PENYAKIT-PENYAKIT
- YG POTENSIAL MENGAKIBATKAN
GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK
TUJUAN:
 MENGETAHUI KELAINAN ATAU RISIKO
PERKEMBANGAN ANAK
 MENGETAHUI BERBAGAI MASALAH
PERKEMBANGAN YANG MEMERLUKAN
PENGOBATAN ATAU KONSELING GENETIK
 MENGETAHUI KAPAN ANAK PERLU
DIRUJUK
TAHAP-TAHAP PENILAIAN PERKEMBANGAN
ANAK:
1.ANAMNESIS
2.SKRINING GANGGUAN PERKEMBANGAN ANAK
3.EVALUASI LINGKUNGAN
4.EVALUASI PENGLIHATAN DAN PENDENGARAN
ANAK
5.EVALUASI BICARA DAN BAHASA ANAK
6.PEMERIKSAAN FISIK
7.PEMERIKSAAN NEUROLOGI
8.EVALUASI PENYAKIT-PENYAKIT METABOLIK
9.INTEGRASI DARI HASIL PENEMUAN
BERDASARKAN PENELITIAN:
ANGKA KEJADIAN SERING DITEMUKAN PADA:
 RM (3%)
 PALSI SEREBRALIS (1:200)
 KESULITAN BELAJAR DAN SINDROM YG
MENYANGKUT
 KONSENTRASI & PERHATIAN (5-7%)
TES-TES PERKEMBANGAN
1. INTELEGENSI INDIVIDU (IQ)
2. PRESTASI
3. PSIKOMOTORIK : DDST
4. PROYEKSI
5. TES PERILAKU ADAPTIF
TES PERKEMBANGAN MENURUT DDST
(DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST)
PENGERTIAN
DDST ADALAH SALAH SATU DARI METODE SKRINING
TERHADAP KELAINAN PERKEMBANGAN ANAK
 Bukan test diagnostik
 Bukan tert iq
 Mudah dan cepat (15-20’)
 Dapat diandalkan
 Validitas tinggi
 Bukan peramal kemampuan adaptif / intelektual
anak dimasa depan
Bukan untuk pemeriksaan fisik
Membandingkan kemampuan perkembangan anak
seusia
Kegunaan dari DDST II
 u/ menilai perkembangan anak sesuai dgn umurnya
 memantau anak yg tampak sehat berumur dari baru lahir
sp.dg. 6 tahun
 menjaring anak tanpa gejala thdp kemungkinan adanya
kelainan perkebangan
 memastikan apakah anak dgn persangkaan ada kelainan,
apakah benar2 ada kelainan perkembangan
 monitor anak dgn resiko perkembangan misal : anak dgn
masalah perinatal
ASPEK PERKEMBANGAN YG DINILAI
 TERDIRI DARI 105 TUGAS
PERKEMBANGAN (DENVER I)
 SELANJUTNYA DILAKUKAN REVISI &
RESTANDARISASI SEHINGGA TERDAPAT
125 TUGAS PERKEMBANGAN (DENVER II)
 SEMUA TUGAS PERKEMBANGAN TSB DISUSUN
BERDASARKAN URUTAN PERKEMBANGAN & DIATUR
DALAM 4 KELOMPOK BESAR (SEKTOR PERKEMBANGAN):

1. PERSONAL SOCIAL (PERILAKU SOSIAL)


ASPEK: KEMAMPUAN MANDIRI,BERSOSIALISASI
DAN BERINTERAKSI DENGAN LINGKUNGAN

2. FINE MOTOR ADAPTIVE (GERAKAN MOTORIK HALUS)


ASPEK: MENGAMATI SESUATU, MELAKUKAN
GERAKAN YG MELIBATKAN BAGIAN-BAGIAN TUBUH
TERTENTU & DILAKUKAN OLEH OTOT-OTOT KECIL
TETAPI MEMERLUIKAN KOORDINASI YG CERMAT
3. LANGUAGE (BAHASA)
KEMAMPUAN UNTUK MEMBERIKAN RESPONS
TERHADAP SUARA, MENGIKUTI PERINTAH DAN
BERBICARA SPONTAN

4. GROSS MOTOR (GERAKAN MOTORIK KASAR)


ASPEK: PERGERAKAN DAN SIKAP TUBUH
 SETIAP TUGAS (KEMAMPUAN) DIGAMBARKAN
DLM BENTUK KOTAK PERSEGI PANJANG
HORISONTAL YG BERURUTAN MENURUT UMUR

 PADA WAKTU TES, TUGAS YANG PERLU


DIPERIKSA: 25-30 DGN WAKTU 15-20
25 % 50% 75% 90%

 Menunjukkan % standart / anak normal bisa


melaksanakan tugas / test item ini pada usia sesuai
dengan umur yang terlihat pada skala
 Ada beberapa item bertanda L ( kita bisa
memperoleh score dari laporan orang tua)
 Nomor kecil disebelah kiri (bisa melihat petunjuk
pelaksanaanya pada halaman belakang atau
sebaliknya
ALAT YANG DIBUTUHKAN
 ALAT PERAGA: BENANG WOL MERAH,
KISMIS/MANIK-MANIK, KUBUS (WARNA
MERAH, KUNING, HIJAU,BIRU),
PERMAINAN ANAK, ALAT MAKAN, BAJU
ANAK SESUAI UMUR, BOTOL KECIL, BOLA
TENIS, BEL KECIL, KERTAS DAN PENSIL
 LEMBAR FORMULIR DDST
 BUKU PETUNJUK
CARA PEMERIKSAAN DDST
 Dilakukan secara kontinu
 Satu formulir dapat dipaki beberapa kali pada satu pasien
dengan warna yang berbeda
 Harus dengan ibu atau dengan pengasuh
 Anak dan ibu dalam keadaan santai
• Anak pakai baju sepatu dibuka
• Anak kecil boleh dipangku, anak besar duduk sendiri
lengan diatas meja
• Bayi dibaringkan diatas meja dengan beralaskan kasur
TAHAPAN PENILAIAN:
TENTUKAN UMUR:
1 tahun = 12 bulan, 1 bulan = 30 hari,
1 bulan = 4 minggu, 1 minggu = 7 hari
< 15 HARI DIBULATKAN KEBAWAH & ≥ 15
HARI DIBULATKAN KE ATAS
Selanjutnya ditarik garis umur dari atas ke garis dasar
ke format DDST II dan cantumkan tanggal
pemeriksaan pada ujung garis
PENYESUAIAN
PREMATURITAS
 Dilakukan pada anak yang lahir lebih dari 2
minggu sebelum HPL (Hari Perkiraaan Lahir)
 CONTOH KASUS
An. Lula lahir prematur pada kehamilan 32 minggu,
lahir pada tanggal 5 Agustus 2018. Diperiksa
perkembangannya dengan DDST II pada tanggal 23
Januari 2019. Hitung usia kronologis An. Lula!

 Jawaban
 2019 – 1 – 12
 2018 – 8 - 18
 0 4 24 5 bl
 Tanggal lahir An. Lula : 5-8-2018
 Tanggal periksa : 23-1-2018
 Prematur : 32 minggu
 Ditanyakan:
 Berapa usia kronologis An. Lula?
 Jawab:
 2019 – 1 – 23 An. Lula prematur 32 minggu
 2018 – 8 – 5 Aterm = 37 minggu
 _________ – Maka 37 – 32 = 5 minggu
 0 5 18
 Jadi usia An. Lula jika aterm (tidak prematur) adalah 5
bulan 18 hari atau
 6 bulan
 Usia tersebut dikurangi usia keprematurannya yaitu 5
minggu X 7 hari = 35 hari, sehingga usia kronologis
An. Lula untuk pemeriksaan DDST II adalah:
 5 bulan 18 hari – 35 hari = 4 bulan 13 hari
Atau
 4 bulan
 2019 1 23
 2018 8 28
 4 25

 4 bulan 25 hari atau 5 bulan


 Budi lahir tanggal 29 September 2018 , Hitung umur
Budi , anak saya ;lahir premature 3 mg

 2019 1 25
 2018 9 29
 ------------------
 0 3 26 (37 – 3) =34
 21
Hal-Hal ya ng perlu di
perhatikan :
 Uji coba yang kurang aktif dilakukan lebih dulu,dimulai dari personal
social,motorik halus,bahasa, dan motorik kasar.
 Uji coba yang mudah didahulukan, kemudian anak di puji ( Reinforcement + ) apabila
dapat melakukan . jika anak kurang tepat melakukan dirangsang agar
tidak segan untuk di uji kembali. Uji coba yang menggunakan alat yang sama,
sebaiknya dilakukan berunrutan (hemat waktu)
 Semua uji coba dilakukan untuk tiap sector dimulai dari uji coba yang terletak di
sebelah kiri garis umur dulu kemudian di lanjutkan sampai ke sebelah kanan
garis umur
Bila Anak ada Resiko Perkembangan :
 Pada tiap sector dilakukan paling sedikit tiga tes yang paling dekat di sebelah
kiri garis umur serta tiap tes tugas yang di tembus garis umur
 Bila anak tidak mampu melakukan salah satu uji coba yang pertama tadi (gagal,
menolak, no opportunity)
 Lakukan uji coba tambahan ke sebelah kiri pada sector yang sama sp anak
dapat lewat tiga tes.
Bila anak Relatif lebih
Kemampuan
 2 = 2 di atas
 Lanjutkan melakukan uji coba ke kanan
dan tiap uji coba yang lewat dalam satu
sector hingga tercapai tiga gagal
 Tiap uji coba boleh dilakukan tiga kali
secara baik sebelum di tentukan gagal
 LAKUKAN PENILAIAN, APAKAH LULUS
(PASSED=P/√), GAGAL (FAIL=F/0), MENOLAK
(REFUSAL=R/M) ATAUKAH ANAK TDK
MENDAPAT KESEMPATAN MELAKUKAN TUGAS
(NO OPPORTUNITY = N O)

 SETELAH ITU DIHITUNG PD MASING-MASING


SEKTOR, BERAPA YG P DAN F, SELANJUTNYA
HASIL TES DIKLASIFIKASIKAN DALAM:
NORMAL, ABNORMAL,
MERAGUKAN(QUESTIONABLE) DAN TDK DPT DITES
(UNTESTABLE)
Advanced/penilaian lebih
Age
line

V Apabila anak dapat


melaksanakan tugas pada item di
sebelah kanan garis umur
V
NORMAL
Age
line Apabila anak
gagal/menolak tugas
O pada item sebelah
kanan garis
umur/Age
M line
Apabila anak lulus,
V gagal/menolak tugas
dimana garis umur
M berada diantara 25% -
75% (warna putih)
Caution/peringatan
Age line
Apabila anak
gagal/menolak
tugas pada item
Dimana garis umur
berada diantara
75%-90% (warna
hijau)
NO OPPORTUNITY / TIDAK
ADA KESEMPATAN

NO
NO
DELAY / LAMBAT / TERTUNDA
AGE LINE APABILA ANAK
GAGAL / MENOLAK
TUGAS PADA ITEM
O YANG BERADA
DISEBELAH KIRI
M
GARIS UMUR
INTERPRETASI HASIL TEST
1) Normal :
 Bila tidak ada keterlambatan / delay
 Maksimal 1 caution
 Lakukan ulangan pemeriksaan pada kontrak kesehatan
berikutnya

2) Suspect/meragukan
 Bila didapatkan min.2 caution atau min.1 delay (
pada satu sektor)
 Lakukan uji ulang dalam satu sampai 2 minggu
untuk mehilangkan faktor sesaat ( rasa takut,
keadaan sakit, kelelahan)
INTERPRETASI HASIL TEST
3) untestable / tidak dapat diuji
- Bila ada skor menolak 1 / lebih item
sebelah kiri garis umur
- Menolak > 1 item area 75%-90%
(warna hijau)
INTERPRETASI HASIL TEST
4) Abnormal
 Bila diadapatkan 2 / > delay, pada 2 sektor / >
 Bila dalam 1 sektor / > didapatkan 2 / > delay + 1 Sektor / > dengan 1
Delay dan pada sektor yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang
berpotongan pada garis usia

Skrining cepat

DDST short form-3 item / sektor,-1 gagal /


menolak =suspect
PDQ ( Pra-Screening Development
Questional )
1) Pendidikan OT min SLTA
2) Pilih 10 pertanyaan yang sesuai
Prosedur DDST terdiri dari 2 tahap
 Tahap I : secara periodik dilakukan pada anak yang
berusia :
 3-6 bulan
 9-12 bulan
 18-24 bulan
 3 tahun
 4 tahun
 5 tahun
 Tahap II : dilakukan pada mereka yang dicurigai
adanya hambatan perkembangan pada tahap pertama.
Kemudian dilakukan atau dilanjutkan dengan evaluasi
diagnostic yang lengkap
HASIL PENILAIAN:
 ABNORMAL
BILA DIDAPATKAN 2 ATAU LEBIH
KETERLAMBATAN PD 2 SEKTOR ATAU LEBIH BILA
DALAM 1 SEKTOR ATAU LEBIH DIDAPATKAN 2
ATAU LEBIH ,KETERLAMBATAN + 1 SEKTOR ATAU
LEBIH
DENGAN 1 KETERLAMBATAN & PADA SEKTOR YG
SAMA TDK ADA YG LULUS PD KOTAK YANG
BERPOTONGAN DGN GARIS, VERTIKAL USIA
 MERAGUKAN / SUSPECT BILA PD 1 SEKTOR
DIDAPATKAN 2 KETERLAMBATAN ATAU LEBIH

 BILA PADA 1 SEKTOR ATAU LEBIH DIDAPATKAN 1


KETERLAMBATAN DAN PADA SEKTOR YG SAMA
TDK ADA YG LULUS PD KOTAK YG
BERPOTONGAN DGN GARIS VERTIKAL USIA
 TIDAK DAPAT DITES (UNTESTABLE)
APABILA TERJADI PENOLAKAN YG
MENYEBABKAN HASIL TES MENJADI
ABNORMAL ATAU MERAGUKAN

 NORMAL
SEMUA YG TIDAK TERCANTUM DALAM
KRITERIA TERSEBUT DI ATAS
TERIMAKSIH