Anda di halaman 1dari 5

Sistem Zat Cair Tiga Komponen

1. Ahmad Suhadak
2. Andi Alfira Ratna Faradisa
3. Anita Lestari
4. Ayu Rahmania Lestari
5. Celsia Nesti Permatasari
6. Della Dwi Taufina
Tujuan Percobaan
• Membuat kurva kelarutan suatu cairan yang terdapat dalam dua cairan
tertentu.
Dasar Teori
• Berdasarkan hukum fasa Gibbs, jumlah terkecil variabel bebas yang dilakukan untuk menyatakan
keadaan suatu sistem dengan tepat pada kesetimbangan dinyatakan sebagai berikut:
F=C – P+ 2
dengan,
F = jumlah derajat kebebasan
C = jumlah komponen
P = jumlah fasa
• Berdasarkan pernyataan tersebut, kesetimbangan dipengaruhi oleh temperatur, tekanan dan
komposisi sistem. Jumlah derajat kebebasan untuk sistem tiga komponen pada temperatur dan
tekanan tetap dinyatakan sebagai berikut:
F=3–P
Alat dan Bahan :
• Alat :
1. Labu erlenmeyer 100 mL 9 buah
2. Buret 50 mL 3 buah
3. Corong kaca
4. Statif dan klem
5. Termometer
• Bahan :
1. Kloroform (cairan A)
2. Aseton (cairan C)
3. Aquades (cairan B)
Langkah Kerja
campuran cairan A dan C yang saling larut sempurna

- Dibuat 9 macam dalam labu erlenmeyer dengan


perbandingan 2:18, 4:16, 6:14, 8:12, 10:10, 12:8, 14:6, 16:4,
dan 18:2.
- Dititrasi tiap campuran dalam labu erlenmeyer 1 sampai
dengan 9 sampai timbul kekeruhan dan dicatat jumlah
volume zat B yang digunakan.
- Dilanjutkan titrasi sampai jernih kembali dan catat volume
zat B yang digunakan.
- Dicatat suhu kamar sebelum dan sesudah percobaan

Hasil