Anda di halaman 1dari 12

Asuhan Keperawatan

Manajemen
Pada Klien Ny. H Dengan
SOL
Di Ruang Rajawali 6 A RSUP
dr. Kariadi Semarang

Yenny Mayangsari
IDENTITAS KLIEN DAN KELUARGA

Tanggal masuk : 25 September 2018 jam


15.30 WIB
Tanggal pengkajian : 25 September 2018 jam
15.40 WIB
Identitas Klien
Nama : Ny. H
Usia : 38 Tahun
No. RM : C714557
Diagnosa Medis : SOL
Keluhan utama
Pasien mengeluh nyeri area kepala mata, pipi sampai leher
(sebelah kiri) dan pusing

Resume penyakit sekarang


6 bulan sebelum masuk rumah sakit, klien merasakan pipi
sebelah kanan tebal disertai nyeri pada gigi geraham, lalu
klien periksa ke dokter gigi. Seminggu setelah cabut gigi,
klien masih merasakan tebal pada pipi kiri.Dua bulan
sebelum masuk rumah sakit, klien berobat ke dokter syaraf,
tp klien masih merasakan tebal pipi sebelah kanan kiri dan
menjalar sampai leher. 1 bulan sebelum masuk rumah sakit
pandangan mata sebelah kiri klien menjadi kabur (melihat
double) sampai sekarang.
1. Penerimaan Pasien Baru
Pasien datang ke IGD tanggal 25 /9/18 pk. 12.15 dan
dikirim ke 6 A pukul 15.00, serah terima pasien oleh
perawat dengan menggunakan metode SBAR
S : Pasien bernama Ny. H dengan keluhan nyeri
dan pusing, TD : 140/90 mmHg
N : 80 x/menit
RR : 20x/menit
S :36,50C
B : Klien masuk dengan diagnose SOL dengan
masalah keperawatan nyeri
A : Saat ini klien dengan kesadaran composmentis,
nyeri dg skala VAS 6
R : Monitor tanda-tanda vital
Kaji skala nyeri
2. Proses Orientasi Ruangan pada Pasien
3. Tingkat ketergantungan pasien
Berdasarkan hasil pengkajian barthel index,Ny. H dari
hari pertama sampai ketiga didapatkan skor 14 yang
termasuk dalam kategori ketergantungan ringan
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑚 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑤𝑎𝑡𝑎𝑛 1
= = 0,14 = 1 𝑃𝑒𝑟𝑎𝑤𝑎𝑡
Jam kerja efektif per shift 7

4. Prinsip Pasien Safety


5. Kebutuhan Waktu Keperawatan Pasien
Dari rekap tindakan keperawatan selama 3 hari
perawatan klien yaitu shift sore masing-masing
memiliki waktu rata-rata 50 menit waktu yang
dibutuhkan klien untuk mendapatkan perawatan.
6. Kebutuhan SDM
Kebutuhan tenaga perawat yang diperlukan
untuk memberikan asuhan keperawatan pada
klien adalah 1 perawat untuk setiap shiftnya.
7. kebutuhan Logistik pasien
Total pembiayaan klien selama 3 hari di
rawat di ruang Rajawali 6 A adalah Rp.
1.159.064,00
8. Kebutuhan Edukasi dan Evaluasi
9. Discharge Planning
Pengkajian
Beberapa elemen dari pengkajian discharge
planning diantaranya adalah:
Data Kesehatan
Diagnosa klien SOL,klien pertama pengkajian
mengeluh nyeri
Pemberi Perawatan
Pemberi perawatan selanjutnya adalah oleh
keluarga di rumah.
Keuangan dan Pelayanan yang dapat mendukung
Sumber dana yang digunakan klien dan keluarga
selama menjalani perawatan di rumah sakit adalah
BPJS.
Diagnosa
Diagnosa keperawatan yang masih menjadi masalah pada
klien saat ini adalah nyeri akut
Perencanaaan: Hasil yang diharapkan
Perawat berfokus pada kebutuhan rencana pengajaran
yang baik untuk persiapan pulang klien, yang disingkat
dengan METHOD, yaitu:
Medication (obat)
Sebelum pasien pulang dijelaskan obat apa saja yang akan
dibawa pulang dan dosis obatnya. Obat pulang pada Ny. H
yaitu:
Gabapentin 100 mg/8 j
Vit B1,B6,B12 1 tb/8 j
Amitriptin 12,5 mg/24 j
Environment (Lingkungan)
Perawat memastikan bahwa lingkungan tempat tinggal
pasien aman dan terdapat tempat pelayanan
kesehatan, agar ketika klien memubutuhkan pelayanan
kesehatan segera pasien bisa ke tempat pelayanan
terdekat seperti puskesmas.

Treatment (pengobatan)
Perawat menjelaskan gambaran tindakan
medis/keperawatan yang akan diperoleh klien ketika
sudah pulang nantinya, pasien harus kontrol dengan
dokter penanggung jawab klien saat dirumah sakit.

Health Teaching (Pengajaran Kesehatan)


Sebelum pulang perawat menjelaskan dosis obat
Outpatient referral
Klien sebaiknya mengenal pelayanan dari rumah
sakit atau agen komunitas lain yang dapat
meningkatan perawatan yang kontinu.

Diet

Evaluasi terhadap discharge planning penting


dalam membuat kerja proses discharge planning.
Perencanaan dan penyerahan harus diteliti
dengan cermat untuk menjamin kualitas dan
pelayanan yang sesuai. Evaluasi selanjutnya akan
dinilai oleh DPJP apakah klien sudah bisa pulang
atau belum.
10.Survei Kepuasan Pasien
pasien merasa puas dengan pelayanan perawatan selama
di rawat inap yang telah di berikan perawat di ruang
Rajawali 6 A.
11.Komunikasi Interpersonal
12.Hambatan dan Pendukung Proses Keperawatan
Secara Manajerial
13. Hambatan/Tantangan, Faktor Pendukung Dan Solusi
Penyelesaian Dalam Pengelolaan Pasien