Anda di halaman 1dari 24

KAJIAN PUSTAKA DAN PUBLIKASI

PENELITIAN
Kelompok 1
Bobi Akbar AK.1.15.009
Gayatri Peralani AK.1.15.069
Keken Purnama AK.1.15.026
Mulky H AK.1.15.079
Taufan R AK.1.15.115
Vilma Alodia AK.1.15.119
Yulianingsih AK.1.15.109
KARYA ILMIAH
Karya ilmiah (bahasa Inggris : scientific paper) adalah laporan
tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau
pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim
dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan
dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Karangan ilmiah merupakan suatu karangan atau tulisan yang


diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh
hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu,
disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan
yang bersantun bahasa dan isisnya dapat dipertanggung
jawabkan kebenarannya/ keilmiahannya.
Tujuan Kerangka Ilmiah

1. Memberi penjelasan
2. Memberi komentar atau
penilaianMemberi saran
3. Menyampaikan
sanggahan
4. Membuktikan hipotes
Lietatur Review

Tinjaun pustaka diambil dari kata bahasa Inggris


yakni Literature review yaitu, Tinjauan Pustaka merupakan bentuk
tulisan terencana dan terperinci, mengenai pandangan tentang suatu
penelitian yang telah dilakukan terhadap penelitian lain yang sedang
atau akan dilakukan. Umumnya isi dari tinjauan pustaka bersifat kritis
terhadap tema yang diangkat.

Tinjauan pustaka adalah bagian awal yang sangat penting


untuk dilakukan oleh seorang peneliti sebelum mulai melakukan
penelitiannya. Kajian atau tinjauan pustaka akan sangat menolong
peneliti dalam menentukan hipotesis dari apa yang akan diteliti berikut
juga agar meyakinkan pembaca bahwa penelitian yang ia lakukan
belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga secara tidak langsung
tinjauan pustaka dapat menjadi sebuah acuan agar tidak ada plagiasi
dalam sebuah proses penelitian.
FUNGSI KAJIAN PUSTAKA
Fokus penelitian yang sedang dikerjakan perlu diulas melalui kajian pustaka
yang dihasilkan. Kajian pustaka ini dapat berupa buku-buku teks, laporan hasil
penelitian, makalah, risalah, dan karya-karya ilmiah seperti skripsi, tesis dan
disertasi.
Kesuma (2007: 36), salah seorang ahli metodologi penelitian menyebutkan
bahwa terdapat tiga fungsi dari kajian pustaka, yaitu:
1. Untuk memastikan pernahnya masalah yang lagi diteliti dilakukan oleh
peneliti lain.
2. Apakah masalah yang diteliti dikaji secara komprehensif, lengkap dan
hasilnya memuaskan atau tidak.
3. Mengungkapkan kekhasan atau perbedaan masalah yang akan diteliti.
Berdasarkan uraian ini, penulis berpandangan bahwa kajian pustaka
sangat bermanfaat untuk memetakan posisi penilaian yang sedang
dilakukan.
MANFAAT KAJIAN PUSTAKA

2.Menegaskan karangka
1.Memperdalam
teoritis yang dijadikan
pengetahuan ihwal
landasan atau karangka
masalah yang diteliti
berfikir terhadap
sehingga menguasainya.
masalah penelitian.

3.Mempertajam konsep-
4.Menghindarkan
konsep yang digunakan
terjadinya pengulangan
sehingga memudahkan
penelitian terhadap
perumusan hipotesis-
masalah yang diteliti.
hipotesis
LANJUTAN......
Tinjauan Pustaka merupakan bagian yang sangat penting dari sebuah tesis atau disertasi.
Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi adanya Tinjauan Pustaka dalam tulisan
ilmiah sebagaimana yang ditayangkan oleh Deakin University Library

1. Untuk menunjukkan adanya celah-celah kosong (gap) dalam literatur yang perlu
diisi melalui penelitian
2. Untuk mencegah agar tidak terjadi pengulangan yang tidak perlu dalam penelitian.
Kita bisa melihat apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum. Jika sudah
dilakukan, seberapa dalam pengetahuan yang telah diperoleh dan kemungkinan
untuk pengembangannya lebih lanjut.
3. Untuk mengetahui dari mana kita bisa mulai. Penelitian adalah sebuah upaya untuk
memperbaiki apa yang sudah diperoleh sebelumnya.
4. Untuk mengetahui siapa saja yang telah melakukan penelitian dan publikasi dalam
bidang ilmu kita masing-masing. Tujuannya adalah agar kita bisa lebih mudah
membangun jejaring akademik.
5. Untuk meningkatkan pemahaman kita tentang topik yang sedang kita geluti.
6. Untuk menunjukkan bahwa kita memiliki akses terhadap database informasi ilmiah
yang berhubungan dengan topik penelitian kita
7. Untuk memberikan landasan teori terhadap penelitian kita sehingga bisa
menunjukkan posisi penelitian kita dibandingkan dengan penelitian yang sudah
dilakukan sebelumnya.
8. Untuk mengidentifikasi informasi dan ide yang mungkin berhubungan dengan
topik penelitian kita.
9. Untuk mengidentifikasi teknik dan metode yang relevan dengan topik penelitian
kita.
KRITERIA PEMILIHAN SUMBER PUSTAKA
1. Ketetapan (Adequacy)
2. Kejelasan (Clarity)
3. Empiris (Empericalness)
4. Terorganisasi (Organization)
5. Kemutakhiran (Recency)
6. Relevansi (Relevance)
7. Meyakinkan (Convicingness)
LANGKAH-LANGKAH MELAKUKAN KAJIAN
PUSTAKA
menurut Donald Ary dan Creswell sebagai berikut:
1. Mulailah dengan mengidentifikasi kata kunci topik penelitian untuk
mencari materi, referensi, dan bahan pustaka yang terkait.
2. Membaca abstrak laporan-laporan hasil penelitian yang relevan, bisa
didapatkan dari sumber perpustakaan, jurnal, buku, dan prosiding.
3. Membuat catatan hasil bacaan dengan cara membuat peta literatur
(literature map) urutan dan keterkaitan topik penelitian dan referensi
bibliografi secara lengkap.
4. Membuat ringkasan literatur secara lengkap berdasarkan peta literatur,
sesuai dengan urutan dan keterkaitan topik dari setiap variabel penelitian.
5. Membuat kajian pustaka dengan menyusunnya secara tematis berdasarkan
teori-teori dan konsep-konsep penting yang berkaitan dengan topik dan
variabel penelitian.
6. Pada akhir kajian pustaka, kemukakan pandangan umum tentang topik
penelitian yang dilakukan berdasarkan literatur yang ada, dan jelaskan
orisinalitas dan pentingnya topik penelitian yang akan dilakukan di
banding dengan literatur yang sudah ada.
Jurnal Review
Jurnal ilmsebuah publiasi yang diterbitkan secara berkala oleh suatu organisasi
profesi atau institusi akademik yang membuat artikel-artikel yang merupakan
pemikiran ilmiah secara empiris (artikel hasil penelitian) maupun secara logis
(artikel hasil pemikiran) dalam bidang ilmu tertentu.

Isi dari jurnal ilmiah adalah artikel ilmiah (research articles) yakni tulisan
yang berisi laporan sistematis menegnai hasil kajian atau hasil penelitian yang
disajikan bagi masyarakat ilmiah tertentu, yang merupakan audiens khusus
denagn tujuan menyampaikan hasil kajian atau penelitian dan konstibusi
pernulis artikel kepada mereka untuk dipikirkan, dikaji kembali dan
diperdebatkan, baik secara lisan maupun secara tertulis.
Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum mereview Jurnal

1. Menemukan jurnal yang sesuai


dengan topik yang diangkat
(bedakan jurnal dengan artikel atau
tutorial)
2. Membaca keseluruhan dari isi jurnal
3. Mencoba untuk menuliskan kembali
dengan bahasa sendiri pengertian
dari jurnal tersebut.
Perbedaan Jurnal, Artikel, atau Tutorial sebagai berikut:
1.Dari jumlah halamannya, jurnal dibatasi sesuai ketentuan Hal-hal yang perlu ditampilkan dalam mereview jurnal
yang ditetapkan oleh organisasi yang memuat jurnal ilmiah ilmiah?
tersebut. 1. Latar Belakang Teori dan Tujuan Penelitian
2.Jurnal memiliki judul dan nama penulis berikut alamat 2. Mengungkapkan metode yang digunakan,
email serta asal organisasi penulis.
subjek penelitian, teknik pengumpulan data,
3.Ada abstract yang berisi ringkasan dari isi jurnal. Setelah alat pengumpul data, dan analisis data yang
itu introduction, metodologi yang dipakai sebelumnya dan
metodologi yang
digunakan.
diusulkan, experience/implementasi, conclusion/kesimpulan 3. Hasil dan Pembahasan
dan references.
Critical Apraisal
Criticals appraisal adalah proses sistematis untuk menguji validitas,
hasil, dan relevansi dari sebuah bukti ilmiah (hasil penelitian) sebelum
digunakan untuk mengambil keputusan. Telaah kritis merupakan bagian
penting dari evidence-based medicine karena dapat menjembatani
jurang antara hasil riset dengan aplikasi praktis. (Chamber, R. 1998).
Adapun evaluasi dari critical appraisal ini meliputi ;
1. Relevansi
2. Peneliti : pakar, pemula, tempat
3. Sponsor : sumber dana
4. Rancangan penelitian : sesuai dengan tujuan penelitian
5. Perfomance penelitian : keandalan definisi operasional, alat
6. Prosedur menganalisa data
7. Pembahasan
8. Kesimpulan
FUNGSI
1. Secara sistematik mengevaluasi literature ilmiah
2. Dapat memilih literature yang akan diambil
3. Memutuskan artikel manakah yang akan
mempengaruhi pekerjaan yang akan dilakukan
4. Memisahkan penghalang antara peneliti dengan
hasil penelitian
5. Mendukung perkembangan dari Evidence Based
Practice (EBP).
• Merupakan metode yang sistematis utk menilai
hasil, validitas, dan kegunaan dari publikasi
artikel ilmiah.
• Jalan untuk mengurangi jurang antara riset
kelebihan dengan praktis.
• Mendorong penilaian objektif tentang kegunaan
sebuah informasi ilmiah.
• Critical appraisal merupakan keterampilan yang
tidak sulit dikuasai dan dikembangkan.

• Membutuhkan banyak waktu, terutama


pada awal.
• Tidak selalu memberikan jawaban yang
kekurangan mudah.
• Mengurangi semangat, terutama bila
akses terhadap hasil penelitian yang baik
pada bidang tertentu sangat terbatas.
SURVEY
Menurut Singarimbun dan Effendi (1989), penelitian survey
adalah penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan
menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang
pokok.
Penelitian survey dapat digunakan untuk maksud:
1. Penjajagan (eksploratif)
2. Deskriptif
3. Penjelasan (explanatory atau confirmatory), yakni untuk
menjelaskan hubungan kasual dan pengujian hipotessa
4. Evaluasi
5. Prediksi atau meramalkan kejadian tertentu di masa yang
akan datang
6. Penelitian operasional
7. Pengembangan indikator-indikator sosial (Singarimbun dan
Effendi, 1989)
Tujuan
1. eksplorasi atau penjajagan. Dalam hal ini, peneliti tidak
memiliki hipotesis atas permasalahan yang akan
dipecahkan melalui survei yang dilakukaannya.
2. Mendeskripsikan suatu keadaan dalam kondisi tertentu.
3. mencari penjelasan atau eksplanasi atas suatu keadaan.
4. mengevaluasi keberhasilan program (efektifitas dan
efisiensinya).
5. dapat untuk menggali prediksi atas suatu kebijakan yang
akan diterapkan.
6. untuk membuat proyeksi ke depan.
Jenis- jenis penelitian Survey

Dalam konteks pendidikan dan tingkah laku, penelitian survey


minimal dapat dikelompokkan menjadi lima macam yaitu
(Sukardi, 2007) :
1. Survey Catatan
2. Survei Menggunakan Angket
3. Penelitian Survei Melalui Telepon
4. Survei Menggunakan Wawancara Kelompok
5. Survei dengan Melakukan Wawancara Individual
Langkah-Langkah (Prosedur) Penelitian
Survey

Secara umum survei dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni:


1. Menentukan masalah penelitian
2. Membuat desain survei
3. Mengembangkan instrumen survei
4. Menentukan sampel
5. Melakukan pre-test
6. Mengumpulkan data
7. Memeriksa data (editing)
8. Mengkode data
9. Data entry
10. Pengolahan dan analisis data
11. Interpretasi data
12. Membuat kesimpulan serta rekomendasi (Yusuf, I.A, 2010)
Manuscript
1. Manuskrip ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggeris dengan kerapatan baris 1,5
spasi, font Times New Roman 12, ukuran kertas A4, format satu kolom, dan margin last
costum setting (top 2,54 cm; left 2,8 cm; bottom 2,54 cm; right 2,54 cm).
2. Panjang manuskrip ilmiah hendaknya tak lebih dari 4000 kata atau kurang lebih 10-15
halaman, termasuk gambar, grafik atau tabel (jika ada) yang menyertainya.
3. Istilah-istilah dalam bahasa asing atau bahasa daerah dalam teks ditulis dalam huruf miring
(italic).
4. Tinjauan pustaka (literature review) tidak dicantumkan sebagai bagian dari struktur artikel.
Dengan demikian pengutipan pustaka yang dianggap penting dapat dipadukan dalam bab
pendahuluan (Introduction) atau dalam pembahasan. Pengutip-an pustaka dalam
pembahasan seperlunya saja dan yang lebih diutamakan adalah pembahasan terhadap hasil
analisis data yang ditemukan sendiri.
5. Manuskrip dikirim ke jurnalkomunitasfis@gmail.com.
6. Naskah yang dimuat akan disunting kembali oleh redaksi tanpa mengubah isinya. g) Naskah
yang tidak dimuat akan dikirim kembali ke penulis dengan pemberitahuan tertulis dari
redaksi.
Struktur Artikel Ilmiah

Secara umum struktur artikel ilmiah hasil penelitian lapangan dan


artikel ilmiah penelitian konseptual relatif sama. Struktur artikel ilmiah
hasil penelitian terdiri atas 10 bagian utama yaitu:
1. judul
2. baris kepemilikan;
3. Abstrak;
4. kata kunci;
5. pendahuluan;
6. metode;
7. hasil dan pembahasan;
8. simpulan;
9. ucapan terimakasih dan
10. daftar pustaka.
Publikasi Ilmiah

Publikasi adalah tahap terakhir dalam menulis karya tulis


ilmiah. Menyusun karya tulis ilmiah dan mempublikasikannya bukan
hanya tanggung jawab guru, peneliti, dan pengembang lain, melainkan
tanggung jawab banyak orang.

Sebelum mempublikasikan karyanya, seorang penulis dituntut


untuk mampu menyuarakan pengetahuannya, memecahkan masalah
dengan membaca keadaan sekitar, menstimulai permasalahan dari
berbagai sudut pandang atau sekedar mengungkapkan ekspresi
emosionalnya dalam memandang suatu permasalahan ke dalam sebuah
karya tulis ilmiah.
Langkah-langkah Publikasi

1. Menyusun manuskrip
2. Menentukan Target Jurnal
3. Submit Manuskrip
4. Reply Dari Editor
5. Revisi Manuskrip
6. Submit Manuskrip Yang Direvisi
7. Diterima / Ditolak
8. Proof Manuskrip
9. Memesan Print-Off, Bayar Biaya Publikasi
10. Publikasi Paper
TERIMAKASIH 