Anda di halaman 1dari 64

KETERAMPILAN INTER &

INTRAPERSONAL
Presented By:
Rifa’atul Mahmudah
 Ketrampilan interpersonal didefinisikan sebagai ketrampilan
untuk mengenali dan merespon secara layak perasaan, sikap
dan perilaku, motivasi serta keinginan orang lain.
Bagaimana diri kita mampu membangun hubungan yang
harmonis dengan memahami dan merespon manusia atau
orang lain merupakan bagian dari ketrampilan interpersonal.
 Membangun hubungan dengan orang lain  menguasai
kemampuan dan ketrampilan diri sendiri  ketrampilan
dlm mengenal orang lain
 Ketrampilan untuk mengekspresikan diri secara jelas,
bagaimana merespon, bagaimana menyampaikan pesan
dan maksud, bagaimana bernegosiasi dan
menyelesaikan konflik, bagaimana berperan dalam tim,
dan banyak lagi.
MENGAPA PERLU
KETRAMPILAN
INTERPERSONAL??
Ketika berkomunikasi, ada banyak hal yang harus kita kuasai dan mengerti
1. Bagaimana kita mengenal diri kita sendiri
2. Bagaimana kita mengenal dan memahami orang lain
3. Bagaimana kita mengekspresikan diri kita
4. Bagaimana kita menegaskan kebutuhan kita
5. Bagaimana kita memberikan dan menerima masukan
6. Bagaimana kita mendengarkan pembicaraan dengan orang lain
7. Bagaimana kita mempengaruhi orang lain
8. Bagaimana menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan
orang lain
9. Bagaimana menjadi anggota sebuah
tim/kelompok/grup
10.Bagaimana melakukan negosiasi
11.Bagaimana menyelesaikan konflik;
12.dan banyak Bagaimana lainnya.
Kemampuan tersebut sangat memengaruhi
BAGAIMANA KITA MEMPERSEPSIKAN DIRI KITA
TERHADAP ORANG LAIN, DAN BAGAIMANA
ORANG MEMPERSEPSIKAN DIRI KITA.
Jika memiliki ketrampilan interpersonal yang
tinggi, hal pertama yang kita rasakan adalah
KUATNYA RASA PERCAYA DIRI, untuk kemudian kita
akan DIHARGAI oleh orang lain, dan pada akhirnya
kita akan dapat membangun HUBUNGAN YANG
HARMONIS dengan orang lain.
ketrampilan
interpersonal

KETRAMPILAN INTRAPERSONAL
Dibangun melalui sebuah proses, dimulai
dari berkomunikasi dengan diri sendiri,
mengenali pola pikir kita, dan menyadari
kekuatan perubahan.
Ketrampilan intrapersonal mutlak dimiliki
bila kita INGIN SUKSES MELAKUKAN
HUBUNGAN INTERPERSONAL.
Presented by:
Rifa’atul Mahmudah
• mengetahui motivasi, preferens dan kepribadian kita, lalu
memahami bagaimana aktor-faktor tersebut mempengaruhi
penilaian, keputusan dan interaksi kita dengan orang lain.
Sudah terbukti bahwa seorang pemimpin yang sukses adalah
seorang yang menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya.
Mereka mengoptimalkan kekuatan diri dan
menggunakan kerjasama tim untuk menutup
kelemahan dirinya.
BEKERJASAMA DG ORANG LAIN
Kesadaran diri (self awareness)

Langkah awal agar kita dapat bekerja dengan efektif


“Yang menentukan kualitas hidup bukanlah
seberapa banyaknya pengalaman tetapi
seberapa banyaknya kesadaran akan apa yang
kita alami.”
Manfaat self awareness
1. Memahami diri kita dalam berhubungan dengan orang lain.
2. Mengembangkan dan mengimplementasikan kemampuan
diri.
3. Menetapkan pilihan hidup dan karir yang akan dicapai.
4. Mengembangkan hubungan kerja dengan orang lain.
5. Memahami nilai diversity.
6. Meningkatkan produktivitas.
7. Meningkatkan kemampuan peran serta kita pada organisasi,
lingkungan, dan keluarga.
CARA UNTUK MENINGKATKAN SELF AWARENESS
Self Analysis
Menganalisis pengalaman kita, mencoba melihat diri sendiri
dari kacamata orang lain.
Hal tersebut membantu kita mengungkap siapa diri kita dan
meningkatkan kecerdasan emosi.
• Dengan memahami apa yang kita sukai serta baik bagi diri kita
akan membantu kita dalam memilih jalur karir.

• Hal ini akan membuat kita bekerja secara profesional dengan


senang hati, sehingga akan menghasilkan hasil optimal, yang
pada akhirnya akan membuat kita lebih sejahtera.
Hal yang penting untuk dapat memahami diri
adalah dengan mengenali:

1. Kekuatan dan kelemahan diri


2. Perilaku diri
3. Pola pikir
4. Nilai/prinsip diri.
1. Kekuatan dan kelemahan diri
2. Perilaku
Ada beberapa hal yang memengaruhi
seseorang melakukan sesuatu hal berulang,
yaitu emosi, motivasi, dan pola pikir.
EMOSI
1. Emosi adalah reaksi perasaan manusia atas berbagai situasi
yang dihadapinya, dapat berupa takut, senang, sedih, marah,
dan sayang.
2. Kemampuan mengelola emosi atau kecerdasan emosional
sangat dibutuhkan dalam berhubungan dengan teman/rekan
sekerja.
Motivasi
a. Motivation berasal dari dua kata berbeda yaitu ”motive”
(alasan) dan ”action” (tindakan nyata),
b. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seseorang yang
memiliki motivasi untuk mencapai sesuatu, akan bergerak,
mengambil tindakan dan kerja nyata untuk mewujudkan apa
yang diinginkan.
Pola Berpikir

• Seorang anak kecil pada awalnya berani memegang nyala lilin


karena belum memiliki pengalaman, tetapi saat kedua kalinya
tangan sang anak akan berusaha menjauh dari api lilin karena
telah tahu panasnya api lilin.
PERSEPSI
Persepsi kita akan mempengaruhi Pola tindak dan
Pola interaksi kita.
Ex:
Bila seseorang melakukan sesuatu terhadap kita, apakah kita
marah, atau diam saja? Dengan menyadari reaksi apa yang
muncul saat sesuatu terjadi pada diri dan lingkungan kita,
membantu kita memahami alternatif reaksi yang ada saat
kejadian yang sama muncul berikutnya.
Apakah kita nyaman bekerja dengan orang banyak, tim,
atau lebih nyaman bekerja sendiri?

Menyadari bagaimana kita berbicara dan bekerja bersama


orang lain dapat membantu kita dalam memahami apa
pilihan kita dalam bekerja dan berkomunikasi dengan
orang lain.
Nilai / Prinsip Diri
Pengungkapan informasi dan persepsi kita dengan jelas kepada
orang lain akan membantu dalam memeriksa nilai / keyakinan
diri, meneguhkan konsep diri, dan memilah informasi yang kita
terima.
Pengungkapan diri yang jelas akan membantu orang lain dalam
menjalin hubungan dengan kita.
Pengalaman
KESIMPULAN
Ketrampilan Intrapersonal
Dibutuhkan jika kita ingin sukses melakukan hubungan interpersonal.
a. Kesadaran Diri
Analisis diri untuk mengetahui:
1. Kekuatan n kelemahan diri
2. Perilaku diri
3. Pola pikir
4. Nilai / Prinsip Diri
b. Pengungkapan diri
c. Pengalaman
JOHARI WINDOW

By:
Rifa’atul Mahmudah
 DEWASA FISIK
 DEWASA MENTAL
 DEWASA EKONOMIS
 DEWASA SOSIAL
 DEWASA FISIK
 SETIAP ORANG AKAN TUMBUH MENCAPAI
KEDEWASAAN FISIK SECARA ALAMI
 DEWASA FISIK ADALAH BILA PERTUMBUHAN
FISIK TELAH MENCAPAI TITIK OPTIMAL
 DEWASA MENTAL
 PERCAYA DIRI, TIDAK MERASA RENDAH
DIRI
 MEMILIKI PEDOMAN HIDUP, TIDAK MUDAH
TERPENGARUH ORANG LAIN/LINGKUNGAN
 MANDIRI DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN
 BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEGALA
PERBUATAN YANG DILAKUKAN
 OPTIMIS, BESAR HATI
 DEWASA EKONOMIS
 SECARA EKONOMIS TIDAK TERGANTUNG
KEPADA ORANG LAIN
 MEMPUNYAI PENGHASILAN
 MEMPUNYAI KEAHLIAN SEBAGAI MODAL
UNTUK MENCARI NAFKAH
 DEWASA SOSIAL
 MENGETAHUI DAN MEMAHAMI NORMA2 SERTA
NILAI2 YANG BERLAKU DI LINGKUNGANNYA 
AGAMA, ETIKA, ADAT ISTIADAT, MORAL
 DAPAT BERPERILAKU SESUAI NORMA DAN
NILAI YANG BERLAKU
 MAMPU BERPERI LAKU SECARA EFEKTIF
KETIKA BERGAUL DI LINGKUNGANNYA
 DAPAT MENEMPATKAN DIRI TANPA MERASA
RENDAH DIRI
 DEWASA SOSIAL
 MAMPU MENGHAYATI PERASAAN DAN
KEBUTUHAN ORANG LAIN
 MEMILIKI TEMAN DAN SAHABAT
 DAPAT BEKERJASAMA DENGN ORANG LAIN
 DAPAT BERSIKAP TERBUKA TERHADAP KRITIK
DAN PENDAPAT ORANG LAIN
 INGIN MEMBERIKAN KONTRIBUSI DAN
MANFAAT BAGI LINGKUNGAN
Dikenal Diri Tak Dikenal Diri
Sendiri Sendiri
DIRI DIRI
Dikenal Orang TERBUKA TERLENA/daerah
Lain (Open Area) buta
(blind area)
DIRI DIRI
Tak Dikenal TERSEMBUNYI TAK DIKENAL
Orang Lain (hidden area) SIAPAPUN
(unknown area)
JOHARI WINDOW berasal dari nama JOSEPH LUFT dan HARRINGTON INGHAM
1
BIDANG 1 : DIRI TERBUKA
• Disadari diri sendiri, dan ditampilkan kepada
orang lain atas kemauan sendiri
• Misal perasaan, pendapat dan pikiran yang
dipilih untuk disampaikan kepada orang lain
• Termasuk hal-hal yang tidak dapat ditutupi
terhadap orang lain seperi bentuk wajah,
badan, usia
BIDANG 2 : DIRI TERSEMBUNYI (Hidden
area)
2
• Disadari diri sendiri, tapi secara sadar ditutupi
atau disembunyikan terhadap orang
• Mungkin juga tidak tahu bagaimana
menyampaikannya kepada orang lain, misal
tidak setuju dengan pendapat orang lain akan
tetapi tidak dapat menyampaikan hal tersebut
karena bisa membuat malu sendiri, perasaan
ketidak pastian, atau keinginan-keinginan yang
bersifat rahasia
BIDANG 3 : DIRI TERLENA (blind area)
3
• Bagian diri yang tanpa disadari dirinya, tertutup
terhadap dirinya, diketahui orang lain atau
tersampaikan kepada orang lain
• Misal kebiasaan, sifat dan kemampuan tertentu
yang tanpa disadari ada pada dirinya, sering
berpengaruh (POSITIF-NEGATIF) terhdap orang
lain - sering membuat interupsi, kurang
memperhatikan perasaan orang lain, sering
membantah, membanggakan diri sendiri
BIDANG 4 : DIRI TAK DIKENAL SIAPAPUN
4 (unknown area)
• Bagian diri yang tak dikenal diri sendiri dan oleh
orang lain
• Bisa berupa motif, kebutuhan yang tidak disadari
atau didesak ke bawah sadar sehingga tidak
dikenal lagi
• Mempengaruhi tindakan dalam berhubungan
dengan orang lain
DIRI
TERBUKA DIRI
• Bidang 1 sempit  kurang
terbuka TERLENA
• Banyak hal dari dirinya yang
ditutupi  tidak efektif DIRI
DIRI
• Tidak ada kepercayaan TAK DIKENAL
pada orang lain karena TERSEMBUNYI
takut kehilangan harga diri SIAPAPUN
atau tidak enak menerima
kritik
Untuk diri sendiri perlu dikembangkan kepercayaan dengan membuka diri terhadap
pendapat, perasaan dan pikiran orang lain  membuka jalan kepada orang lain
memberikan umpan balik kepadanya, hingga bidang 1 melebar dan akan timbul
perbaikan dalam berhubungan dengan orang lain
DIRI
TERBUKA Umpan DIRI
Balik
TERLENA

Kepercayaan

DIRI
TAK DIKENAL
DIRI
SIAPAPUN
TERSEMBUNYI
DIRI DIRI DIRI DIRI
TERSEMBUNYI TERBUKA TERBUKA TERSEMBUNYI

DIRI DIRI DIRI DIRI


TAK DIKENAL TERLENA TERLENA TAK DIKENAL
SIAPAPUN SIAPAPUN

A. Komunikasi Terbuka
B. Tak Sengaja Terkomunikasikan
C. Penyampaian dimana masing-masing terlena terhadap perasaannya
D. Mempercayakan
E. Penyampaian Dengan Perasaan atau duga menduga
1 2 1 2
3 4
3 4
A : B:
Adalah individu yang kurang memahami
Adalah individu yang terbuka terhadap
diri sendiri, tingkah lakunya terbatas,
dunia sekelilingnya, potensi diri
perasaannya kurang terbuka, kurang
disadari, perasaan dan pikirannnya
luas cara pandang dan variasi
terbuka untuk pengalaman –
hidupnya.
pengalaman hidup yang menyedihkan
dan menyenangkan, pekerjaan, dan
sebagainya.
Ia lebih spontan dan bersikap jujur dan
apa adanya pada orang lain.
PERBEDAAN KARAKTERISTIK
ORANG YANG TERBUKA DAN ORANG TERTUTUP
SIKAP TERBUKA SIKAP TERTUTUP
Menilai pesan scr objektif dg Menilai pesan berdasarkan motif
menggunakan data & keajengan logika
Membedakan dg mudah, melihat Berpikir simplisis (berpikir hitam putih)
suasana tanpa nuansa
Berorientasi pada isi pesan Bersandar lebih banyak pd sumber
pesan dari pada isi pesan
Mencari informasi dari berbagai sumber Mencari informasi tentang kepercayaan
orang dari sumbernya sendiri, bukan
kepercayaan orang lain.
Lebih bersifat provisionalisme dan Secara kaku mempertahankan dan
bersedia mengubah kepercayaan memegang teguh sistem kepercayaan
Mencari pengertian pesan yang tidak Menolak, mengabaikan, menolak pesan
sesuai dengan rangkaian kepercayaan yg tdk konsisten dg sistem kepercayaan