Anda di halaman 1dari 22

Subtema cipta cerpen Olimpiade

Literasi Siswa Nasional adalah


pengembangan kecakapan hidup
berbasis nilai-nilai kearifan lokal,
nasional, regional, dan global dalam
membentuk karakter positif, produktif,
dan inovatif peserta didik sebagai
pembelajar sepanjang hayat
Persyaratan Cipta Cerpen
1. Ditulis dalam bahasa Indonesia
2. Asli, bukan terjemahan/saduran dan belum pernah
dilombakan/dipublikasikan;
3. Sesuai dengan tata nilai dan norma kehidupan dalam masyarakat
4. Ditulis rapi dengan tulisan tangan pada kertas folio bergaris 5 – 6 halaman;
5. Ditulis pada saat lomba;
6. Waktu yang disediakan 3 jam, dimulai tepat pukul 07.30 – 10.30 WIB
7. Identitas yang dicantumkan pada sampul depan hanya nomor peserta
8. Tempat pelaksanaan lomba : SMP Negeri 6 Kota Serang
9. Waktu : Selasa , 25 April 2017
Kriteria Penilaian Cipta Cerpen
a. Kesesuaian judul dengan tema/topik yang
meliputi:
 daya pikat judul;
 kesesuaian judul dengan tema/topik dan isi
b. struktur, Pengisahan, dan Bahasa
 struktur: alur, latar, tokoh/penokohan, dan teknik
pengisahan;
 Kekuatan pengisahan melalui pemanfaatan
bahasa (diksi, kalimat, penalaran, gaya bahasa)
c. Isi yang meliputi:
 kesesuian ide cerita dengan tema;
 makna/dan pesan yang disampaikan
 nilai-nilai kehidupan/budaya yang disajikan

d. Keaslian dan kreativitas yang meliputi:


 keaslian dan kekhasan (unsur baru) isi cerita;
 aspek lain yang memperlihatkan adanya
inovasi
Format Penilaian Cipta Cerpen
No Kriteria Nilai Bobot Jumlah
(10-100) (Nilai x Bobot)

1 Kesesuaian judul dengan 1


tema/topik

2 Struktur, pengisahan, dan 4


bahasa

3 Isi 3

4 Keaslian dan kreativitas 2

Total
Tema Cipta Puisi

“Bertukar tangkap dengan


lepas”
karya Amir Hamzah pada puisi
“Padamu Jua”
Ketentuan Lomba cipta puisi
1. Bersifat spontan
2. Jumlah kata dalam penulisan puisi minimal 50 kata, dan
maksimal 250 kata.
3. Karya original peserta dan bukan karya orang lain.
4. Majas (gaya penulisan) dan judul puisi bebas
5. Waktu pelaksanaan 120 menit dari waktu yang ditentukan.
6. Segala keperluan alat tulis menulis disediakan panitia
7. Peserta tidak diperkenankan membawa HP, Laptop, dan
buku atau kertas lain selain yang sudah disediakan oleh
panitia.
8. Teks puisi tidak menyinggung SARA dan bermuatan pornografi
Ketentuan Lomba Baca Puisi
1. Pelaksanaan lomba baca puisi setelah
pengumuman hasil dari lomba cipta puisi
2. Peserta lomba baca puisi diambil dari 6 peserta
terbaik dari lomba cipta puisi
3) Dalam pembacaan puisi, peserta tidak
diperbolehkan menggunakan:
a) Pengeras suara.
b) Menggunakan alat pengiring baik yang
dimainkan sendiri maupun yang dimainkan oleh
orang lain.
c) Dalam membacakan puisi peserta wajib
menyebutkan nama penyair dan judul puisi.
Lembar Penilaian Cipta dan Baca Puisi
Aspek Penilaian Lomba
1) Penilaian lomba terbagi dari dua aspek, yakni aspek cipta puisi dan baca
puisi.
2) Persentase penilaian cipta puisi adalah 70 persen sedangkan persentase
penilaian baca puisi adalah 30 persen.
3) Aspek penilaian cipta puisi melieputi:
a) Teknik penulisan, ( Persajakan, Kebaitan, Perimaan, )
b) Diksi, ( Pilihan kata )
c) Kesesuaian tema dengan isi.
4) Aspek penilaian baca puisi meliputi:
a) Interpretasi
b) Vokal
(1) Artikulasi
(2) Intonasi
(3) Diksi
(4) power
c) Ekspresi (Mimik dan Gesture)
d) Totalitas (Penyajian secara keseluruhan)

PENILAIAN LOMBA BACA PUISI
a. Penjiwaan (interpretasi teks)
b. Vokal
 Artikulasi
 Intonasi
 Karakter Suara
 Tempo
 Kekuatan (power) suara
•c. Gerak (mimik dan gesture)
•d. Totalitas
Ketentuan lomba
a. Dalam pembacaan puisi (lomba), peserta tidak diperbolehkan
menggunakan MIC (pengeras suara) dan menggunakan alat
pengiring, baik yang dimainkan sendiri maupun yang dimainkan
orang lain
b. Lomba dibagi dalam 2 (dua babak), yaitu babak penyisihan dan
babak final
c. Babak penyisihan maupun babak final , peserta hanya membacakan
satu puisi dari 10 judul puisi yang disediakan panitia
d. Puisi yang dibacakan pada babak final berbeda dengan yang
dibacakan pada babak penyisihan
e. Peserta dinyatakan gugur apabila tidak memenuhi persyaratan
seperti yang tercantum pada panduan ini.
f. Setiap peserta membacakan 1 puisi wajib dan 1 puisi pilihan
Puisi yang dilombakan/dibacakan
No Judul Penyair
1.Puisi
1.
wajib
Gugur
judul : ‘Gugur’ Karya WS. Rendra
WS. Rendra (Puisi Wajib)
2.8
2. Puisi pilihan
Membaca Tanda-tanda Taufiq Ismail
3. Aku Chairil Anwar
4. Perjalanan Kubur Sutardji Calzoum Bachri
5. Gadis peminta-minta Toto Sudarto Bachtiar
6. Sembahyang Rerumputan Ahmadun Yosi Harfanda
7. Selamat Pagi Indonesia Sapardji Djoko Darmono
8. Tanah Air Mata Sutardji Calzoum Bachri
9. Nyanyian Kemerdekaan Ahmadun Yosi Harfanda
LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA
1. Tema
Pengembangan kecakapan hidup berbasis nilai-nilai kearifan
lokal, nasional, regional, dan global dalam membentuk karakter
positif, produktif, dan inovatif siswa sebagai pembelajar
sepanjang hayat.
2. Subtema
a. kebhinekaan Indonesia,
b. Kesadaran sebagai bangsa maritim, dan/atau
c. Kepedulian terhadap lingkungan hidup
3
Topik
1.Keanekaragaman kebudayaan
Indonesia adalah modal
utama dalam menghadapi
globalisasi.
Persyaratan Peserta
1. Peserta merupakan siswa SMP negeri/swasta atau
sederajat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari
kepala sekolah;
2. Peserta debat bahasa afalah perseorangan;
3. Pakaian peserta adalah pakaian seragam sekolah
4. Peserta menulis esai sesuai tema untuk dipaparkan
pada saat lomba sebanyak 2-4 hal, menggunakan jenis
huruf time roman 12, spasi 2, A4 margin
3
4 3
3

5. Posisi peserta diundi pada pelaksanaan teknikal meeting


Ketentuan Lomba Debat
1. Setiap peserta lomba memaparkan materi;
2. Peserta menanggapi paparan peserta lain;
3. Debat pertama
4. Debat kedua
5. Simpulan tiap peserta
Ketentuan lomba debat
No Kegiatan Jumlah
Waktu
1. Perkenalan 3 menit
Setiap peserta memperkenalkan diri selama 1 menit
2 Penyampaian Pernyataan Topik 15 menit
Setiap peserta menyampaikan argumentasinya
terhadap pernyataan topik selama 5 menit. Dimulai
oleh peserta pendukung, dilanjutkan oleh peserta
penyanggah, dan peserta netral
3 Debat 14 menit
a. Sembilan menit pertama
Setiap peserta mengomentari argumentasi
peserta lain selama 3 menit, misalnya peserta
pendukung mengomentari argumentasi peserta
penyanggah dan peserta netral selama 3 menit ,
demikian seterusnya.
b. Lima menit berkutnya
Hak bicara selama 1 menit diberikan kepada
peserta yang memencet bel paling dulu.
Kesempatan memencet bel diberikan lima kali.
Tim yang cepat akan mendapat kesempatan
bicara lebih banyak. Hak bicara dapat
digunakan untuk memberikan komentar,
sanggahan, atau pertanyaan, bukan celaan.
4 Simpulan 3 menit
Setiap peserta memberikan ungkapan penutup
terhadap pernyataan topik sesuai dengan
posisinya selam satu menit
Jumlah waktu debat 35 menit
Lima menit berkutnya
Hak bicara selama 1 menit diberikan kepada
peserta yang mememncet bel paling dulu.
Kriteria penilaian
A. Penguasaan Materi
• 1. Pemenuhan kriteria posisi
• 2. Pemenuhan argumen
• 3. Kelengkapan materi
• 4. Penggunaan sumber
• B. Penguasaan Kebahasaan
• 1. Ketepatan tata bahasa
• 2. Ketepatan bentuk dan pilihan kata
• 3. Penggunaan gaya bahasa
• 4. Keruntutan informasi
• C. Penyajian Materi
• 1. Kepercayaan diri
• 2. Kesopanan
• 3. Kesantunan
• 4. Ketepatan paralinguistik

• Setiap aspek terdiri atas empat


• subaspek. Setiap subaspek dinilai
• dengan rentang skor 50 - 100