Anda di halaman 1dari 15

Bahasa Indonesia

Kelompok 4

IX A
Mengulas Kembali Teks Eksplanasi

Profil Teks
Eksplanasi

Sebelumnya kami mohon maaf bilamana presentasi kami kurang baik


Profil Kelompok 4

Nia Nisa Us Sholikha (05), Mirtha Aini Paradista (16), Rizka Saudah Yunida Putri (17)
Mengetahui Teks Eksplanasi

Struktur
Ciri
Kaidah Kebahasaan
Contoh Teks
Apakah kalian masih ingat apa itu

TEKS EKSPLANASI ?
Definisi Teks
Eksplanasi
Teks Eksplanasi adalah Teks yang
menerangkan atau menjelaskan
mengenai proses atau fenomena
alam maupun sosial. Teks
Eksplanasi merupakan teks yang
bertujuan untuk meyakinkan
pembaca terhadap topik tertentu,
dalam teks tersebut dikemukakan
pendapat atau argumen penulis.
STRUKTUR PARAGRAF

1. Pernyataan umum: Bagian ini menyampaikan topik atau


permasalahan yang akan di bahas pada teks ekplanasi yang berupa
gambaran umum mengenai apa dan mengapa suatu fenomena
tersebut bisa terjadi. Pernyataan umum ini harus ditulis semenarik
mungkin agar para pembaca bisa tertarik untuk membaca isi teks
secara keseluruhan.
2. Deretan penjelasan: Bagian ini mengandung penjelasan –
penjelasan mengenai sebuah topik yang akan dibahas secara lebih
mendalam. Bagian ini ditulis untuk menjawab pertanyaan,
bagaimana dan urutan sebab – akibat dari sebuah fenomena yang
terjadi.
3. Interpretasi: Bagian terakhir dari teks ekplanasi adalah penutup
yang mengandung intisari atau kesimpulan dari fenomena yang telah
dibahas. Di dalam bagian ini juga bisa ditambahkan saran atau juga
tanggapan penulis mengenai fenomena tersebut.
Konjungsi
1. Koordinatif
a) Sebab-akibat : karena, sebab, karena itu, oleh
sebab
b) Penjumlahan : dan, serta
c) Perlawanan : tetapi, melainkan
d) Pemilihan : atau
e) Penentangan : padahal, namun, sedangkan
2. Subordinatif
a) Waktu : ketika, saat
b) Syarat : jika, kalau, apabila, asalkan, bilamana
c) Pengandaian : seandainya, andai kata, andaikan
d) Tujuan : agar, supaya, untuk
e) Konsesif (yaitu hubungan yang memperkuat
bahwa pernyataan yang sudah disampaikan
tidak akan berubah.) : walaupun, meskipun
f) Perbandingan sama : seperti, bagaikan, laksana,
bagai, seakan-akan, seolah-olah
g) Perbandingan tidak sama : daripada
h) Hasil : sehingga, maka, sampai-sampai, jadi
i) Cara, alat, keserataan : dengan, tanpa
Hubungan Sebab - Akibat

• Hubungan sebab-akibat dapat dinyatakan dengan


banyak cara, baik dengan konjungsi, kata kerja,
maupun kata benda.
Contoh:
 Butir-butir air turun ke bumi karena gravitasi.
(dengan konjungsi)
 Butir-butir air turun ke bumi disebabkan oleh
gravitasi. (dengan kata kerja)
 Penyebab butir-butir air turun ke bumi adalah
gravitasi. (dengan kata benda)
 Teks eksplanasi pada umumnya mempunyai ciri-ciri bahasa
sebagai berikut :
• Fokus pada hal yang bersifat umum, bukan partisipan
manusia.
• Menggunakan istilah ilmiah.
• Lebih banyak menggunakan kata kerja material dan
relasional.
• Menggunakan konjungsi waktu dan kausal.
• Menggunakan kalimat pasif.
• Teks Eksplanasi ditulis untuk membuat justifikasi bahwa
sesuatu peristiwa yang diterangkan secara kausal itu
benar adanya.
Contoh Teks Eksplanasi berjudul “Gempa Bumi”
Pernyataan Umum :
Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena
pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar
permukaan bumi.
Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung
berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang
sangat luas.
Deretan Penjelasan Sebab Akibat :
Gempa bumi terjadi karena pergesaran atau gerakan lapisan dasar
bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi
terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan
sekitarnya.
Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala
arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkkan menjadi
dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.
Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi lunak
sehinggal mengalami pergeseran atau pergerakan. Teori “Tektonik Plate”
menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan buatan.
Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung
dilapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga
terpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lain.
Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi dapat terjadi.
Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi dikarenakan adanya letusan
gunung berapi yang sangat besar. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi
dibandingkan dengan gempa tektonik.

Interpretasi :
Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun
demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi ditempat-tempat tertentu
saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran
api karena banyak terdapat gunung berapi.
Wassalamualaikum
What’s
Wr. Wb.Your Message?

www.jadisehat.net cara menjadi sehat dan


cantik secara alami