Anda di halaman 1dari 16

OPTIMALISASI PENDIDIKAN PANCASILA

DALAM PERSPEKTIF KURIKULUM 2013

Oleh:
Komarudin Sahid
FAKULTAS ILMU SOSIAL - UNJ

1

 berubahnya kurikulum dipersekolahan dengan meniadakan Pancasila dalam nama mata pelajaran dan menjadikannya hanya bagian kecil dari materi pelajaran  hilangnya atau berkurangnya praksis pendidikan yang menguatkan memori dalam hidup ber. sikap dan perilaku anak bangsa dari Pancasila.  Pendidikan Pancasila bukan hanya belajar tentang Pancasila tetapi belajar hidup berdasarkan nilai-nilai 2 Pancasila (hidup berpancasila).PENDAHULUAN  Fenomena pasca reformasi 1998:  semakin menjauhnya memori (pikiran). keyakinan.Pancasila  Kini tumbuh kesadaran perlu kembali pada jatidiri bangsa untuk hidup ber Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. . dan bernegara sehingga perlu menghidupkan kembali Pendidikan Pancasila. berbangsa.

SISWA DAN MASA DEPAN BANGSA  Sekarang dan ke depan diwarnai globalisasi yang penuh dengan persaingan  Hanya bangsa yang unggul yang bisa bertahan  Keunggulan bangsa ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. tangguh.  energik. 3 .  sangat memungkinkan untuk dibentuk menjadi kader muda bangsa berkualitas. termasuk siswa SMA  Siswa (SMA) adalah insan muda Indonesia yang  potensial.  dinamis (progresif) dan kadangkala labil.  Siswa perlu dibekali agar menjadi generasi muda yang unggul. dan kompetitif.

soft skill yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. musikal. bahasa. spiritual. yaitu spasial.  Goleman (2000): kecerdasan intelektual hanya menyumbang 20% bagi keberhasilan seseorang dalam bekerja. interpersonal. tidak hanya intelektual.  Kecerdasan yang dikembangkan harus komprehensif dan lebih menekankan pada kecerdasan emosional. dan natural. dan sosial: karakter.SISWA DAN PANCASILA  Siswa memiliki kecerdasan multiple. intrapersonal. 80% lainnya kecerdasan emosional. kinestetika-jasmani. logika-matematika. 4 .  Howard Gardner (1996) menyebutkan 8 aspek kecerdasan (multiple inteligent).

SEKOLAH SEBAGAI ARENA PEMBELAJARAN HIDUP BERPANCASILA  Sekolah adalah arena pembelajaran. 5 . masyarakat. tempat di mana siswa mempelajari berbagai hal yang berguna bagi siswa untuk bekerja dan bermasyarakat.  Sekolah juga tempat persemaian nilai Pancasila yaitu tempat belajar kebaikan. dan keterampilan sosial yang sangat dibutuhkan siswa untuk dapat hidup harmonis dan dinamis dalam lingkungan pekerjaan. dan negara. kearifan. bangsa.

dan lainnya.  Jalur ekstrakurikuler : kegiatan Pramuka. sapa. salam. yakni melalui PPKN dan mapel lain dengan menekankan pendidikan karakter.ARENA KEHIDUPAN SISWA Arena belajar dan persemaian nilai Pancasila bagi siswa berlangsung dalam 4 jalur:  Jalur intrakurikuler dan ko kurikuler: kegiatan pembelajaran.  Jalur pembiasaan dan pengembangan budaya sekolah yang berPancasila: Upacara. dan penugasan yang terkait dengan mata pelajaran. Paskibra. 6 . Kerohanian. dan berucap sorry (maaf) jika melakukan kesalahan.  pergaulan siswa atau peer group. PMR. santun. 5S + S (senyum. termasuk hiden group atau kelompok tersembunyi yang punya tujuan tertentu. sopan.

kepala sekolah. . dan Bhinneka Tunggal Ika. pemerintah daerah. berbangsa. dan bernegara terutama terhadap empat pilar kebangsaan: Pancasila. pemerintah) 7  Lingkungan kondusif bagi persemaian nilai Pancasila.  Menghargai perbedaan dan memiliki sikap toleran terhadap sesama PRASYARAT EKSTERNAL SISWA  Keteladanan guru. NKRI. UUD 1945. dinamis dalam keharmonisan).  Memiliki sifat dasar harmoni dan dinamis secara seimbang (harmonis dalam dinamika. dan pejabat dan tokoh terkait (role model)  Tekad kuat dan bulat dari pemimpin dalam membudayakan Pancasila (kasek.PRASYARAT KEBERHASILAN PRASYARAT INTERNAL SISWA  Memiliki pikiran dan sikap positif terhadap kehidupan bermasyarakat. dinas.

PENDIDIKAN PANCASILA DALAM KURIKULUM 2013 8 .

bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.LANDASAN (1)  UUD 1945  Pembukaan UUD 1945 Alinea IV.  Dasar: Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ( Pasal 2). dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab 9 (Pasal 3. . berilmu. berakhlak mulia. kreatif. dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman (Pasal 1. mandiri. cakap. sehat.  Tujuan: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  Umum: Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama. kebudayaan nasional Indonesia.  Pasal 31  UU No. Butir 2).

 h. bahasa. 77J. keterampilan/kejuruan. 19 tahun 2005 Pasal 77I.  b. seni dan budaya.LANDASAN (2)  UU No.  c. ilmu pengetahuan alam.  f. 77K )  Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat:  a.  g. pendidikan jasmani dan olahraga. pendidikan agama. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 dan PP No. 32 Tahun 2013 tentang Perubahan PP No. ilmu pengetahuan sosial.  i.  d. dan  j. muatan lokal.  e. (Pasal 37). pendidikan kewarganegaraan. 10 . matematika.

..LANDASAN (3)  Permendikbud No.. 68. (Lampiran) 11 .  c. . pendidikan agama dan budi pekerti.  d.  b.. SMP/MTs... 67. SMA/MA  Mata Pelajaran SD/MI. pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. SMA/MA. SMP/MTs. dan 69 tahun 2013 tentang Kurikulum SD/MI. .. SMK/MAK:  a.

 sekolah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar. kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik. kreativitas. . pengetahuan. dan keterampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat. rasa ingin tahu. pengetahuan.  memberi waktu yang cukup leluasa untuk 12 mengembangkan berbagai sikap.  mengembangkan sikap.KARAKTERISTIK KURIKULUM 2013  mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial. dan keterampilan.

dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti.KARAKTERISTIK KURIKULUM 2013  kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran  kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) kompetensi dasar.  kompetensi dasar dikembangkan didasarkan pada prinsip kumulatif. saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antarmatapelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal) 13 .

kreatif. 14 . berbangsa. bernegara. inovatif.TUJUAN KURIKULUM 2013 Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman. dan peradaban dunia. dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat. produktif.

afektif. media dan sumber belajar yang relevan. efektif dan berkelanjutan 15 . penyusunan RPP. analisis buku teks. pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan penilaian yang efektif  Perencanaan dilakukan melalui analisis analisis kompetensi. analisis silabus. penyiapan media pembelajaran dan penilaian.  Pelaksanaan pembelajaran menggunakan multimetode. dan kontekstual  Penilaian hasil belajar bersifat otentik. ekstrakurikuluer. penciptaan budaya sekolah dan pembiasaan. dan pemberian keteladanan oleh guru.  Kegiatan intrakurikuler/pembelajaran dilaksanakan melalui perencanaan yang komprehensif dan matang.OPTIMALISASI PENDIDIKAN PANCASILA DALAM KURIKULUM 2013  Diselenggarakan melalui kegiatan intrakurikuler (pembelajaran).

TERIMA KASIH 16 .