Anda di halaman 1dari 7

PENERAPAN TEKNIK PIJAT

OKSITOSIN TERHADAP
KELANCARAN PRODUKSI ASI
EDIT IN POWERPOINT®
PADA KLIEN POST PARTUM Click on the button under the
NORMAL DI RUANG DELIMA presentation preview that says
"Download as PowerPoint template".
RSUD SAYANG CIANJUR You will get a .pptx file that you can
edit in PowerPoint.
Remember to download and install
Oleh : the fonts used in this presentation
SITI NURBAETY ERNANDA (you’ll find the links to the font files
needed in the Presentation design
34403515125 slide)

1
✢ Pada hari pertama setelah melahirkan sering terjadi
masalah dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) yang
menyebabkan tertundanya pemberian ASI pada bayi
seperti ASI tidak lancar karena kurangnya rangsangan
hormon prolaktin dan oksitosin yang sangat berperan
dalam kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Pijat
oksitosin merupakan salah satu usaha untuk
merangsang hormon prolaktin dan oksitosin setelah
melahirkan, yaitu dengan cara melakukan pemijatan
pada sepanjang kedua sisi tulang belakang.
TINJAUAN PUSTAKA
✢ Konsep Post Partum
✢ Konsep Asuhan Keperawatan Post
Partum
✢ Konsep ASI
✢ Konsep Pijat Oksitosin

Penerapan Teknik Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada 3


Klien Post Partum Normal
Metodologi penelitian

Desain penelitian Studi kasus


Subjek penelitian 2 klien post partum normal
Teknik penelitian Purposive sampling
Lokasi penelitian Ruang Delima RSUD
Sayang Cianjur
Metode pengumpulan data Wawancara, observasi,
dokumentasi
Metode analisa data Analisis PICOT
Etik penelitian Informed concent,
anonymity, confidentiality
Penerapan Teknik Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada 4
Klien Post Partum Normal
Analisis PICOT
P Kasus I
Ny. H berusia 40 tahun, klien dengan post partum
normal hari ke-1, mengeluh ASI belum keluar, payudara
sedikit bengkak, tampak nyeri tekan, wajah klien
tampak tegang, tidak rileks, bayi jarang disusukan
disusukan dan diberi susu formula karena bayi sering
menangis rewel.

Kasus II
Ny. S usia 28 tahun, klien post partum normal hari ke-1,
mengeluh ASI keluar sedikit dan belum lancar, payudara
sedikit bengkak, tampak nyeri tekan, wajah tampak
tegang, sedikit rileks bayi sering menangis karena
jarang disusukan sehingga bayi diberi susu formula.

Penerapan Teknik Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada 5


Analisis PICOT
I Peneliti melakukan tindakan keperawatan
pemberian pijat oksitosin pada klien kasus I dan
kasus II.
C Kasus I
Peneliti melakukan pijat oksitosin diruang Delima RSUD
Sayang Cianjur dan dilanjutkan dirumah klien pada klien
kasus I selama 3 hari, pada pagi hari atau sore hari.
Dilakukan selama 1x3 menit dalam 24 jam.
 
Kasus II
Peneliti melakukan pijat oksitosin diruang Delima RSUD
Sayang Cianjur pada klien kasus II selama 3 hari, pada
pagi hari. Dilakukan selama 1x3 menit dalam 24 jam.

O Hasil yang didapat setelah dilakukan pijat oksitosin


selama 3Teknik
Penerapan hari ASI
Pijatkeluar lancar.
Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada 6
Analisis PICOT
T THEORY :
Berdasarkan hasil penelitian ummah (2014) dan
Suryani, Astuti (2013) terdapat kesesuaian antara
hasil penerapan pijat oksitosin pada kasus I dan II,
didapatkan hasil setelah dilakukan pijat oksitosin
selama 3 menit dapat mengurangi pembengkakan
payudara, mengurangi sumbatan ASI dan klien
tampak lebih rileks, dan setelah 3 hari dilakukan
pijat oksitosin tepat 3 hari post partum ASI keluar
dengan lancar, dapat disimpulkan bahwa
pemberian pijat oksitosin sangat mempengaruhi
produksi ASI pada klien post partum

Penerapan Teknik Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada 7