Anda di halaman 1dari 38

MANAJEMEN PUSKESMAS

IDENTIFIKASI , PRIORITAS, ANALISIS


DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

TRIMULYANINGSIH
PENGERTIAN
 MASALAH adalah perbedaan antara keadaan yang sekarang
ada dengan keadaan yang diharapkan.
 PEMECAHAN MASALAH adalah suatu proses dari
mengamati dan pengenalan serta usaha mengurangi
perbedaan antara situasi yang sekarang ada dengan yang
diharapkan atau direncanakan.
 PENGAMBILAN KEPUTUSAN adalah suatu proses memilih
tindakan dari beberapa alternatif untuk mencapai tujuan atau
sasaran .
 PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
adalah suatu proses pengidentifikasian masalah, pencarian
penyebab suatu masalah, pemilihan alternatif keputusan
untuk memecahkan masalah dan pemilihan tindakan untuk
mengantisipasi hambatan.
KERANGKA POKOK PMPK
(CHARLES H KEPNER DAN BENJAMIN H TREGOE)
 Analisis situasi (Apa yang terjadi ?)
1. Identifikasi masalah
2. Menentukan prioritas masalah

 Analisis Persoalan (Mengapa itu terjadi ?)


1. Mengidentifikasi prioritas masalah
2. Menentukan penyebab masalah

 Analisis Masalah (Tindakan apa yang harus kita ambil ?)


1. Membuat alternatif pemecahan masalah
2. Menentukan alternatif pemecahan masalah

 Analisis Persoalan Potensial (Apa yang kita hadapi ?)


1. Mengidentifikasi hal-hal yang mungkin akan terjadi.
2. Menentukan tindakan pencegahan atau penanggulangan.
Kematian NeoKematian Ibu PERMASALAHA
natal Hamil N KESEHATAN
BBLR DI PUSKESMAS
Capaian Imunis ISPA
asi Dasar
Karies Gigi Diare
Malaria Periodontitis Gizi Buruk
Hipertensi Kecacingan
Malaria
TB
Tetanus Stunting
Kaki Gajah
Gingivitis HIV
DBD
Kebiasaan mer Sakit kulit
okok
DM
Obesitas

Sumber daya yang tersedia terbatas, sehingga perlu dikelola dengan sebaik-baiknya
agar pelayanan kesehatan tetap dilaksanakan melalui MANAJEMEN PUSKESMAS
4
P
RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
1
TAHAPAN PELAKSANAAN

1 PERSIAPAN

2 ANALISIS SITUASI

3 PERUMUSAN MASALAH
PENYUSUNAN PERENCANAAN LIMA
4 TAHUNAN
5
P2

LOKAKAR
YA MINI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesi


a
6
P3

7
a) Identifikasi masalah

Identifikasi masalah dilaksanakan dengan


membuat daftar masalah yang dikelompokkan menurut
jenis program, cakupan, mutu, ketersediaan sumber
daya.

Contoh tabel identifikasi masalah

No Program Target Pencapaian Masalah


1
2
3
4
b) Menetapkan urutan prioritas masalah
Karena keterbatasan kemampuan mengatasi
masalah secara sekaligus, ketidak tersediaan teknologi
atau adanya keterkaitan satu masalah dengan masalah
lainnya, maka perlu dipilih masalah prioritas.

Kriteria
Masalah
U S G UxSxG

1
2
3
PENENTUAN URUTAN PRIORITAS MASALAH

Berdasarkan skala likert 1-5 (5=sangat besar, 4 = besar, 3 = sedang, 2 = kecil


, 1 = sangat kecil)
10
Contoh USG

Urutan prioritas masalah berdasarkan hasil USG adalah


masalah C, B, A
Kementerian Kesehatan Republik Indonesi
a
11
Contoh

NO MASALAH U S G TT PRIORITA
S
1. Kematian bayi 5 5 5 125 I
2. Kasus DBD 4 5 5 100 II
3. Balita gizi buruk 4 5 4 80 III
4. Kasus ISPA 4 4 4 64 IV
5. Kebiasaan merokok 4 3 4 48 V

Keterangan : Skala Likert U : URGENCY (KEGAWATAN)


5 : Sangat tinggi S : SERIUOSNESS (MENDESAKNYA)
4 : Tinggi G : GROWTH (PERTUMBUHANNYA)
3 : Cukup
2 : Kurang
1 : Sangat Kurang
PAHO (Pan American Health Organization)
Faktor-faktor:
(1) Magnitude: prevalens, jumlah penduduk yang terkena
(2) Severity: keparahan, misalnya CFR, kerugian ekonomis
(3) Vulnerability: apakah tersedia kemampuan/teknologi mengatasinya
(4) Community/political concern: masyarakat dan pejabat

Masalah M S V CC (f)
Malaria 7 4 6 2 336

Tbc 6 6 4 4 576
HIV/ 1 10 1 8 80
AIDS

Skoring oleh “expert”: antara 1 s/d 10


c) Merumuskan masalah
(what, who, when, where and how)
Apa masalahnya?
Siapa yang terkena masalahnya ?
Berapa besar masalahnya ?
Dimana masalah itu terjadi ?
Bilamana masalah itu terjadi ?

d)Mencari akar penyebab masalah

Mencari akar masalah dapat dilakukan antara lain dengan metode:


1) Diagram sebab akibat dari Ishikawa (fishbone)
2) Pohon masalah (problem trees)
e) Menetapkan cara-cara pemecahan masalah

Untuk menetapkan cara pemecahan masalah dapat dilakukan


dengan kesepakatan anggota tim atau kriteria Matriks untuk itu harus dicari
alternatif pemecahan masalahnya.

Contoh tabel Cara Pemecahan Masalah

No Prioritas Penyebab Alternatif Pemecahan


Masalah Masalah Pemecahan Masalah
Masalah Terpilih
1
2
3
INSTRUMEN PEMECAHAN MASALAH

 Memilih Prioritas Masalah


 Analysis Urgency, Seriousness, Growth (USG) /
kagawatan, mendesaknya dan pertumbuhannya.
 Menganalisis penyebab masalah
 Fishbone diagram
 Pohon masalah

 Identifikasi alternatif pemecahan masalah


 Analisis Medan Kekuatan

 Pemilihan alternatif
 Cost Benefit Analysis.
 Teori Tapisan Mc. Namara
TABEL CARA PEMECAHAN MASALAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesi


a
17
DIAGRAM TULANG IKAN
(FISHBONE DIAGRAM)

DANA BAHAN SDM

KEPUASAN
PASIEN
TERHADAP
PELAYANAN
PUSKESMAS

LINGKUNGAN SAR. PRAS. METODA

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB AKIBAT / HASIL


Contoh Analisa Penyebab Masalah
Diagram sebab akibat dari Ishikawa

MANUSIA METODE

Tenaga Gizi tdk ada Belum ada SOP

Peran LS kurang Penyuluhan kurang

Masalah

Ada Posyandu tdk ada Dacin


Transpot petugas tdk ada

Media Promosi tdk ada Tingkat ekonomi rendah

SARANA DANA LINGKUNGAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesi 19


a
FORCE FIELD ANALYSIS
(ANALISIS MEDAN KEKUATAN)
PETUGAS PUSKESMAS KURANG DISIPLIN dirubah menjadi
TERWUJUDNYA DISIPLIN PETUGAS PUSKESMAS YANG TINGGI
ARAH PERUBAHAN

ADANYA INSENTIF TRANSPORTASI SULIT

ADANYA APEL KURANG TEGASNYA SANKSI

FAKTOR PENDORONG FAKTOR PENGHAMBAT

ALTERNATIF STRATEGI :
• TINGKATAN JUMLAH INSENTIF BULANAN
• OPTIMALKAN PELAKSANAAN PETUGAS
• ADAKAN ALAT TRANSPORTASI PETUGAS
• TEGAKKAN PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI
COST BENEFIT ANALYSIS
Tujuan : Terwujudnya disiplin pegawai yang tinggi

Benefit Cost
No Alternatif Ratio
(Manfaat) (Biaya)
1. Tingkatan Jumlah Insentif 4 4 1
Bulanan.
2. Optimalkan Pelaksanaan Apel 2 2 1

3. Adakan Alat Trasportasi 3 5 0,5


Petugas
4. Tegakkan Peraturan Disiplin 5 1 5
Pegawai

KETERANGAN :
RATIO : Benefit dibagi Cost
Alternatif yang dipilih yang rationya tertinggi
PEMILIHAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
TEORI TAPISAN
NO ALTERNATIF EFEKTIVITAS KEMUDAHAN BIAYA TOTAL

1. Tingkatan jumlah 4 2 1 7
insentif bulanan

2. Optimalkan 2 3 4 9
pelaksanaan apel
pagi
3 3 2 8
3. Adakan jemputan
pegawai
5 5 5 15
4. Tegakkan
peraturan disiplin
pegawai
Alternatif yang dipilih adalah nomor 4
PENETAPAN MASALAH UTAMA

1. DENGAN BRAINSTROMING (CURAH PENDAPAT)


2. DENGAN U.S.G (URGENSI, SERIOUSLY, GROWTH)
Skala Nilai : 5 – 1
5 = Sangat U. S. G.
4. = U. S. G
3 = Cukup U. S. G.
2 = Kurang U. S. G.
1 = Sangat Kurang U. S .G.
NO URAIAN U S G TOTAL
1 Rendahnya pelayanan kesehatan di 5 4 4 80
Puskesmas
2. DENGAN U.S.G (Urgensi, Seriously,Growth)
2 Rendahnya pelayanan kesehatan di 5 5 5 125
Posyandu
3 Kurang Optimal pelayanan 5 4 3 60
pemberantasan penyakit TBC

Masalah Utama : “ Rendahnya Pelayanan Kesehatan di Posyandu“


POHON MASALAH
(Pernyataan Negatif)

Rendahnya Kesehatan Masyarakat


4
(Balita, Batita, Bumil, Lansia,dll)
Akibat
Rendahnya Pelayanan Kesehatan
1 Di Pos yandu
Masalah Utama

Sebab
2A 2B 2C 2D
Kurang Sarana
Kurang Dukungan Rendah Motivasi Kurang Peran
dan Prasarana
Lintas Sektoral Kader Posyandu Serta Masyarakat
Kesehatan

3A 3B 3C 3D

Rendah nya Kurang


Kurang Dukungan Pengetahuan dan Rendahnya Sistem
Keterampilan
Kesejahteraan
Aparat Desa Kerja Yang Baik
Kader Posyandu Kader Pos yandu

No.1 Masalah Utama, No.2B Masalah Pokok Dominan, No. 3B Masalah Spesifik Dominan
No. 4 Akibat
ANALISIS U.S.G. MASALAH POKOK
No Masalah Pokok U S G Total
1 Kurang dukungan instansi lintas 4 4 4 64
sektoral
2 Rendah motivasi kader posyandu 5 5 5 125*)

3 Kurangnya peran serta masyarakat 3 4 3 36

4 Kurangnya sarana / prasarana 4 4 3 48


kesehatan

*). Berdasarkan hasil analisis USG, maka nomor 2 menjadi Masalah Pokok
ANALISIS U.S.G. MASALAH SPESIFIK

No Masalah Spesifik U S G Total

1 Kurang dukungan aparat desa 4 4 4 64

2 Rendahnya pengetahuana dan 5 5 5 125 *)

keterampilan kader posyandu

3 Kurangnya kesejahteraan kader 3 4 3 36

posyandu

4 Rendahnya sistem kerja yang 4 4 3 48

baik

*). Berdasarkan hasil analisis USG, maka nomor 2 Masalah Spesifik


POHON SASARAN
(PERNYATAAN POSITIF)

1. Pohon sasaran adalah teknik mengidentifikasi sasaran yang ingin


diwujudkan
2. Pohon sasaran didapat dengan mengubah pernyataan negatif pada pohon
masalah menjadi pernyataan positif pada pohon
sasaran, dengan pola pikir “ jika – maka “

dengan awalan : terwujudnya, terciptanya, tersedianya


(tidak dalam kalimat proses)
POHON SASARAN
(Pernyataan Posiitif)
TERWUJUD PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT
4 BALITA,BATITA, BUMIL,LANSIA

Maka
TERWUJUD PENINGKATAN PELAYANAN
1 KESEHATAN DI POS YANDU
Jika

2A 2B 2C 2D
Tercipta nya Terwujud Tersedia Sarana
Terciptanya Dukungan Peningkatan
Motivasi Kader
Peningkatan Peran dan Prasarana
Lintas Sektoral
Pos Yandu Masyarakat Kesehatan

3A 3B 3C 3D
Terwujud Peningkatan Terwujud
Terwujud Dukungan Pengetahuan dan Peningkatan Tercipta Sistem
Aparat Desa Keterampilan Kader Kesejahteraan Kader Kerja Yang Baik
Pos Yandu Pos Yandu

No.1 Sasaran Utama, No. 2B Sasaran Pokok Dominan,


No. 3B Sasaran Spesifik Dominan No.4 Sasaran Umum
POHON ALTERNATIF
(ALTERNATIF KEGIATAN)

1. Teknik mengindentifikasi alternatif-alternatif tindakan


yang dapat diambil untuk mewujudkan
sasaran spesifik dominan.
dengan kalimat aktif : melaksanakan …….

2. Menetapkan alternatif tindakan yang paling efektif untuk


mewujudkan sasaran spesifik dominan
(dengan analisis “ resbak “)
Analisis ReSBaK
Penetapan Tindakan Efektif
Skala Nilai : 5 – 1
Re = Realistis, S = Sumber daya, B = Baik, K = Kewenangan
Dengan RexSxBaxK, Nilai tertinggi merupakan tindakan paling efektif

No Alternatif Tindakan/ Kegiatan Re S Ba K Total

1 Melaksanakan bimbingan teknis 4 4 4 3 192


Kader Pos Yandu
2 Melaksanakan pelatihan ulang 5 4 5 5 500*)
kader pos yandu
3 Melaksanakan studi banding 4 4 3 3 144

Dari hasil analisis ReSbaK diatas, maka Tindakan yang paling efektif adalah
“ Melaksanakan pelatihan ulang kader pos yandu “
POHON ALTERNATIF
(Pernyataan Kegiatan)
Terwujud Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Anak Balita, Bumil, Lansia,dll

Terwujud Peningkatan Pelayanan


Kesehatan Di Pos Yandu

Terwujud Peningkatan Motivasi


Kader Pos Yandu

Terwujud Peningkatan Pengetahuan dan


Keterampilan Kader Pos Yandu

A B C
Melaksanakan Melaksanakan Melaksanakan
Bimbingan Teknis Pelatihan Ulang Studi Banding
Kader Pos Yandu Kader Pos Yandu Ke Pos Yandu Lain

Berdasarkan hasil analisis ReSBak, kegiatan mendesak dan efektif adalah (B)
SASARAN SPESIFIK DAN
KEGIATAN TERPILIH

1.SASARAN SPESIFIK :
“ TERWUJUDNYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN
KETERAMPILAN KADER POSYANDU “

2. KEGIATAN/TINDAKAN TERPILIH :
“ MELAKSANAKAN PELATIHAN ULANG KADER POSYANDU

3. SASARAN UMUM :
“ TERWUJUDNYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN
KETERAMPILAN KADER POS YANDU MELALUI PELATIHAN
ULANG KADER POSYANDU “
SASARAN KEGIATAN

Kegiatan dibuat menjadi Sasaran Khusus ( Bersifat Definitif) :

A. Kegiatan : Jelas dan Terukur (Apa)


B. Hasilnya : Terukur (Buah,orang,kali,dll)
C. Tempat : Jelas (Dimana)
D. Waktu : Terukur (Kapan Dan Berapa Lama)
E. Biaya/Tahun anggaran : Jelas
( Berapa dana, Tahun anggaran berapa dan berasal dari mana)
F. Unit Pelaksana : Jelas (Siapa Pelaksananya)
G. Kerjasama Dengan : Jelas (Dengan Pihak Siapa)
Kegiatan manajemen Puskesmas yang harus
dilaksanakan :
1. Persiapan penyusunan perencanaan
2. Analisis situasi
3. Menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK)
4. Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)
• AKURAT
?
• TEPAT WAKTU

• Perencanaan
Sumber Data dan • Evaluasi • Program
• Pimpinan
Data ? Informasi ? • Kebijakan

• Pelayanan
• Promosi • Masyarakat
• Penerangan
INFORMASI KESEHATAN

Pelayanan Kesehatan
di Puskesmas dan
Rumah Sakit (gov’t & Sumber Daya Obat,
swasta) Pegawai, Keuangan,
Perlengkapan
Perilaku

Situasi Penyakit, Gizi dan


SISTEM INFORMASI KESEHATAN Kesehatan
Lingkungan
Lingkungan

Situasi
Demografi/ Kegiatan Proyek
Kependudukan dan Accountability
Status dan
Derajat
Kesehatan
Menyusun Rencana Usulan Kegiatan
Rencana usulan kegiatan di Puskesmas meliputi :
• Upaya kesehatan wajib
• Upaya kesehatan pengembangan
• Upaya kesehatan penunjang

Matrik Rencana Usulan Kegiatan Upaya Kesehatan Wajib


Kebutuhan sumber Daya
N Upaya Indi- Sumber
Kegiatan Tujuan Sasaran Target
o Kesehatan kator Biaya
Dana Alat Tenaga

1 Promkes

2 KIA/KB

3 Gizi Masy.

4 Kesling

5 P2M

6 Pengobatan
TERIMA KASIH