Anda di halaman 1dari 33

Skrining Gizi serta Penilaian

Status Gizi dan Kebutuhan Zat


Gizi Pada Anak
Oleh : Dhianti Ika KS, S.Gz

Jakarta
September 2016
Skrining Gizi pada Anak
Hasil Screening
• Score 0
Resiko malnutrisi rendah (reasesmen 7 hari)
• Score 1-3
Resiko malnutrisi sedang (reasesmen 3 hari)
• Score 4-5
Resiko berat malnutrisi (reasesmen setiap hari)
Penilaian Status Gizi Anak

Tujuan
Pengkajian Pemeriksaan
Penilaian
Status Gizi Klinis
Status Gizi

Pemeriksaan Parameter
Anthropomeris Anthropometris
Tujuan Penilaian Status Gizi
• Mencapai dan mempertahankan status gizi normal
• Memberikan zat gizi yang adekuat bagi tumbuh kembang
anak
• Mendukung dan menjamin kesehatan optimal agar anak
dapat melakukan aktifitas sehari-hari
• Mencegah dan mengobati komplikasi dari penyakitnya
Pengkajian Status Gizi
• Pengkajian status gizi di klinik atau di rumah sakit meliputi 4
cara pengkajian, yaitu
• Pemeriksaan anthropometri
• Pemeriksaan laboratorium
• Pemeriksaan klinis
• Analisa diet
• Dalam praktek sehari-hari umumnya status gizi ditentukan
berdasarkan pemeriksaan klinis dan anthropometris
Pemeriksaan Klinis

Bentuk Tubuh Tampak kurus, tampak gemuk,


edema, terdapat iga gambang,
wasting,
Keadaan Mental Compos mentis, cengeng, apatis
Abdomen Asites, hepatomegali atau
organomegali
Rambut Warna, tekstur, mudah dicabut
Otot Hipotrofi,
Pemeriksaan Anthropometri
• Prinsip penentuan status gizi dengan pemeriksaan
anthropometris adalah menentukan proporsi berat
badan menurut panjang/tinggi badan, bukan berat
badan menurut umur atau tinggi menurut umur
• Sebagai rujukan dalam menentukan status gizi
secara anthropometris antara lain CDC 2000 dan
WHO 2005
Parameter Anthropometri
• Umur dihitung dalam bulan penuh, contoh
umur 2 bulan 29 hari dihitung 2 bulan
• Panjang badan digunakan untuk anak umur
0 – 24 bulan yang diukur secara terlentang.
Bila anak umur 0 – 24 bulan diukur berdiri,
maka hasil pengukurannya dikoreksi dengan
menambahkan 0,7 cm
Parameter Anthropometri
• Tinggi badan digunakan untuk anak umur
di atas 24 bulan yang diukur berdiri. Bila
anak diatas 24 bulan diukur terlentang,
maka hasil pengukurannya dikoreksi
dengan mengurangkan 0,7 cm
• Berat Badan
• Lingkar Kepala
• Lingkar Lengan Atas
Indeks Anthropometri
 BB/U  BB/TB
• Pada masa pertumbuhan BB • Pertambahan BB mengikuti
bertambah mengikuti umur pertambahan TB
• Salah intrepetasi bila ada retensi • Menilai status gizi masa kini
cairan  LLA/U
 TB/U • Memberikan gambaran keadaan
• Pada masa pertumbuhan TB jaringn otot dan lapisan lemak di
bertambah menurut umur bawah kulit
• Menunjukkan status gizi masa • Menggambarkan status gizi saat ini
lampau • Mengidentifikasi KEP berat
Klasifikasi Status Gizi
• Baku rujukan untuk menentukan status gizi anak
– WHO 2005 : KepMenKes RI No : 1995/MENKES/SK/XII/2010 Tentang
standar Anthropometri Penilaian status Gizi Anak
– CDC 2000
WHO 2005
• Standar rujukan karena merupakan hasil pengamatan jangka
panjang anak-anak dari beberapa negara di 4 benua yang
asupan nutrisi serta lingkungannya ideal untuk tumbuh
kembang.
• Kelemahan dari grafik WHO 2005 tersebut adalah tidak
adanya grafik BB menurut TB sesudah umur 5 tahun. Untuk
mengatasi masalah tersebut maka direkomendasikan
menggunakan perhitungan persentasi BB aktual terhadap BB
ideal. Menentukan BB ideal menggunakan CDC growth chart
Cara Menggunakan Tabel WHO 2005
BB / U
• By. AW laki-laki
– Usia : 6 bulan Z score antara (-2) – 2 SD

– BB : 7,5 kg
– TB : 70 cm
Tentukan status gizi
7,5 kg

BB / PB
PB / U
Z score antara -2 – 2 SD

70 cm

Height Age 7,5 bulan


WHO 2005
KepMenKes RI
No : 1995/MENKES/SK/XII/2010
Tentang standar Anthropometri Penilaian
status Gizi Anak

Hasilnya
BB/U : antara -2 – 2 SD : Gizi baik
PB/U : antara -2 – 2 SD : Normal
BB/PB : antara -2 – 2 SD : Normal
Kesimpulan :
Status Gizi Baik
CDC 2000
• Untuk menentukan status gizi untuk anak usia di atas
5 th menggunakan CDC growth chart dengan
membandingkan berat badan aktual dengan berat
badan ideal menurut tinggi badan
• CDC growth chart
Cara Menentukan
Berat Badan Ideal
• An. TA, laki-laki
– Usia : 10 th
– BB : 27 kg
– TB : 136,5 cm
Tentukan status gizi

Tinggi badan aktual 1. Plot BB dan TB pada grafik TB/U dan BB/U
dengan jenis kelamin yang sesuai
2. Tentukan height age (umur tinggi badan )
dengan menarik garis horizontal dari TB
aktual sehinggan memotong persentil 50th
umur tempat titik potong tersebut disebut
dengan height age
3. Selanjutnya menentukan BB ideal dari
height age dengan menarik garis lurus
kebawah sampai memotong garis persentil
50 BB/U

berat badan ideal

Berat badan aktual

Height age

Umur aktual
Klasifikasi Antropometri
Kategori BB/U TB/U BB/TB LLA/U
Gizi Baik 80 – 100 95 –100 90 – 100 85 – 100
Gizi Kurang <80 – 60 <95 – 85 <90 – 70 ,85 – 70
Gizi Buruk <60 <85 <70 <70
Cara Menentukan Status Gizi
• Hasilnya :
Status Gizi Persentase (%)
– BB ideal : 30 kg
– Height age : 9 th 6 bulan Obesitas >120
– BB/TB : 27 / 30 kg : 90 % Gizi Lebih 110– 120
– Status gizi : Gizi Baik Gizi Baik 90 – 100
– Status gizi diperoleh dengan Gizi Kurang <90 – 70
perhitungan persentase BB Gizi Buruk <70
aktual terhadap BB ideal.
Selanjutnya diklasifikasi menurut
Waterlow 1972
Parameter Status Gizi Lebih dan Obesitas pada Anak
• Jika ditemukan pasien gizi lebih atau obesitas
maka parameter pengukuran dialihkan
menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT)
dengan perhitungan BB (kg) dibagi TB2 (m2)
selanjutnya nilai IMT di plot ke grafik IMT
menurut umur dan jenis kelamin.
• Dengan kurva CDC untuk usia 2 – 20 tahun
maka diklasifkasikan, sbb

Status Gizi Persentil


Gizi Lebih 85th – 95th
Obesitas > 95th
Kebutuhan Zat Gizi Pada Anak
Kebutuhan zat gizi pasien bersifat individual sehingga tidak sama dengan
kecukupan gizi yang dianjurkan (Recommended Dietary Allowance) atau
kecukupan masukan zat gizi yang dianjurkan (Recommended Daily Intake).
Pengertian kebutuhan zat gizi dalam asuhan nutrisi adalah kebutuhan
terhadap masing-masing zat gizi yang perlu dipenuhi agar dapat
mencakup 3 macam kebutuhan, yaitu :
1. Untuk memenuhi penggantian zat gizi yang kekurangan (deplesi atau
defisiensi)
2. Untuk kebutuhan perawatan (maintenance)
3. Untuk kebutuhan tambahan karena kehilangan (loss) dan tambahan untuk
pemulihan jaringan/organ yang sedang sakit
Kebutuhan Energi Anak
• Menentukan kebutuhan energi sehari dengan perhitungan yang lazim
dipakai dengan menggunakan tabel sbb :
Usia Laki - Laki Perempuan • Kebutuhan Energi
0 – 6 bulan 120 kkal dikalikan dengan berat
7 – 12 bulan 110 kkal badan ideal pasien pada
1 – 3 tahun 100 kkal usia sesuai dengan
4 – 6 tahun 90 kkal
TB/PB (height age)
6– 9 tahun 80-90 kcal 60 – 80 kcal
10 – 14 tahun 50– 70 kcal 40 – 55 kcal
14 – 18 tahun 40 – 50 kcal 40 kcal
Kebutuhan Zat Gizi Anak
• Karbohidrat
 Fungsi utama adalah sumber energi,
 Pemenuhan kebutuhan KH sel tubuh seperti sel otak, sel
darah putih, sel darah merah dan medula ginjal.
 Hasil oksidasi dalam tubuh menghasilkan 4 kkal/g.
 kebutuhan karbohidrat untuk anak 55 – 60% dari total
kebutuhan energi.
Kebutuhan Zat Gizi Anak
• Protein
– Asupan protein yang adekuat diperlukan untuk pertumbuhan,
perkembangan dan fungsi tubuh
– Perkiraan kecukupan protein atau asam amino pada anak sangat
komplek dan penuh tantangan, disebabkan karena anak adalah
kelompok dinamis dari masa neonatal hingga remaja yang mempunyai
perbedaan pada setiap kelompok dalam hal kenaikan berat badan,
kecepatan pertumbuhan, akivitas sehingga berpengaruh terhadap
status nutrisi dan metabolik.
– Densitas kalori 4,1 kkal/g
Kebutuhan Zat Gizi Anak
• Rekomendasi asupan protein menurut RDI
Umur Protein (g)
• Yang biasa lazim digunakan di
0-1 tahun 2 RSCM kebutuhan protein untuk
1-3 tahun 2 anak adalah sebesar 12% dari
4-6 tahun 1,8 total kebutuhan energi.
7-9 tahun 1,8
Laki -laki
10 – 12 tahun 1,7
13 – 15 tahun 1.6
16 – 18 tahun 1.2
Perempuan
10 – 12 tahun 1.7
13 – 15 tahun 1.5
16 – 18 tahun 1.2
Kebutuhan Zat Gizi Anak
• Lemak,
– peran lemak yang penting adalah merupakan kompenen
terbesr membran sel yang terdiri dari asam lemak jenuh,
tidak jenuh, tunggal, ganda yang dibutuhkan dalam jumah
yang berbeda.
– Sumber utama untuk cadangan energi pada semua
golongan umur, pelarut dan absorbsi vitamin A, D, E, K,
karotenoid.
– Densitas kalori 9,3 kkal/g
Kebutuhan Zat Gizi Anak
– Pada makanan bayi dan anak harus terdapat asam linoleat dan asam
linolenat dalam jumlah yang cukup karena dibutuhkan untuk
perumbuhan normal, pemeliharaan membran sel, metabolisme lipid
dan sintesa protaglandin, sehingga 2 asam lemak esensial mutlak
harus ada di makanan bayi
– Rekomendasi menurut komite nutrisi AAP (American Academy
Pediatrics) bayi (cukup bulan) harus mendapatkan asam linoleat
sedikitnya 3% dan asam lnolenat 0,3% dari total energi. Dan untuk
bayi prematur sebesar 4-5 % dan 0,5% karena ada gangguan
neorologis
Kebutuhan Zat Gizi Anak
Nutrisi Rekomendasi Harian
Lemak total 20 – 30% total energi
Asam lemak jenuh < 10% kebutuhan energi total
Asam lemak tidak jenuh rantai ganda Sampai 10% kebutuhan energi total
Asam lemak tidak jenuh rantai tunggal Sisa kalori
Kolesterol < 300 mg/hari
• An. TA, laki-laki Contoh Kasus
• Usia : 10 th P = 12% x 2400 kcal
• BB : 27 kg = 288 kkal : 4 kcal/g
• TB : 136,5 cm = 72 g
Menurut CDC L = 30% x 2400 kcal
= 720 kkal : 9 kcal/g
• BB Ideal : 30 kg
= 80 g
• Height Age : 9 th 6 bln KH = 58% x 2400 kcal
Status Gizi BB/U : = 1392 kkal : 4 kcal/g
TB/U: = 348 g
BB/TB:
Diet dapat diberikan MB 2400 kkal
Maka Kebutuhan Energi
(TKTP) ekstra susu 2x
E = 80 kkal/kgBBI/hari Kesan Status Gizi :
= 80 kkal x 30 kg
= 2400 kcal
Contoh Kasus
• By. AW laki-laki Maka Kebutuhan Energi
• Usia : 6 bulan E = 110Kcal/kgBB/hari
• BB : 7,5 kg 110 X 8,4 = 924 ~1000Kcal
• TB : 70 cm P = 12% x 1000 kcal
Menurut WHO 2005 = 120 kkal : 4 kcal/g
• BB ideal : 8.4 kg = 30 g
• HA : 7,5 bulan L = 30% x 1000 kcal
Status Gizi : BB/U = = 300 kkal : 9 kcal/g
TB/U = = 33 g
BB/TB = KH = 58% x 1000 kcal
• Kesan Status Gizi : = 580 kkal : 4 kcal/g
= 145 g
Latihan
1. Seorang anak perempuan usia 2 tahun 6 bulan dengan
berat badan 9,8kg dan Tinggi badan 76 cm, hitung
status gizi dan kebutuhan.
2. Seorang anak laki-laki usia 5 tahun 3 bulan dengan
berat badan 25,6kg dan tinggi badan 110 cm, hitung
status gizi dan kebutuhan.
3. Seorang anak laki –laki usia 10 tahun dengan berat
badan 30 kg dengan tinggi badan 140cm. Hitung status
gizi dan kebutuhan.
Daftar Pustaka
• CDC Growth Charts for the United States,
2000
• Penuntun Diet Anak, 2014,Fakultas
kedokteran Universitas Indonesia.
• WHO antropometri 2010.
Knowing is not enough, we must apply.
Willing s not enough, we must do
- Goethe