Anda di halaman 1dari 31

PENTINGNYA AKREDITASI FKTP

(PMK 46/2015, PMK 11/ 2017, PMK 27/2017)

dr. H. KM. TAUFIQ, MMR


Sekretaris Eksekutif
Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Kasubdit Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Primer
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Jak20ta, 2 Nopember 2017
Jakarta, 21 Maret 2018
REGULASI YANG HARUS ANDA KETAHUI
• UU 1/2004 TENTANG PERBENHARAAN • PMK 75/2014 TENTANG PUSKESMAS
NEGARA • PMK 9/2014 TENTANG KLINIK
• UU 29/2004 TENTANG PRAKTIK KEDOKTERAN • PMK 90/2015 TENTANG PKM DI TERPENCIL DAN SANGAT
TERPENCIL
• UU 36/2009 TENTANG KESEHATAN
• PMK 46/2015 TENTANG AKREDITASI PUSKESMAS, KLINIK
• UU 36/2014 TENTANG TENAGA KESEHATAN PRATAMA, TPMDr/Drg
• UU 23/2014 TENTANG PEMERINTAHAN • PMK 39/2016 TENTANG PISPK
DAERAH
• PMK 43/2016 TENTANG SPM BIDANG KESEHATAN
• UU 38/2014 TENTANG KEPERAWATAN
• PMK 44/2016 MANAJEMEN PUSKESMAS
• PP 74/2012 TENTANG BLU • PMK 74/2016 TENTANG PELAYANAN FARMASI DI
• PP 18/2016 TENTANG PERANGKAT DAERAH PUSKESMAS

• PP 47/2016 TENTANG FASYANKES • PMK 99/2016 TENTANG PERUBAHAN PASAL 9 PMK 46/2015
• PMK 11/ 2017 TENTANG KESELAMATAN PASIEN
• PP 2/2018 TENTANG SPM
• PMK 27/2016 TENTANG PPI
• PERPRES 72/ 2012 TENTANG SKN
• PMK 28/2017 TENTANG BIDAN
• PERMENDAGRI 61/2007 TENTANG BLU
• KEPMENKES 514 /2015 TENTANG PANDUAN YANKES BAGI
DOKTER DI FKTP
• KEPMENKES 432/2016 TENTANG KOMISI AKREDITASI FKTP
SASARAN POKOK PEMBANGUNAN
KESEHATAN DALAM RPJMN 2015 -2019
(PERPRES N0. 2 TAHUN 2015)

1. Meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak;


2. Meningkatnya pengendalian penyakit;
3. Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar
dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan
perbatasan;
4. Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui
Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN Kesehatan,
5. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin;
6. Meningkatkan responsivitas sistem kesehatan

Sumber : Perpres N0. 2 Tahun 2015 Tentang RPJMN 2015 - 2019


TANTANGAN PELAYANAN
KESEHATAN PRIMER

• JANGKAUAN AKSES MENUJU UNIVERSAL COVERAGE


• TRANSISI DEMOGRAFIS : URBANISASI
• MORTALITAS DAN MORBIDITAS PENYAKIT
• POLA HIDUP/ FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN  PERUBAHAN
POLA PENYAKIT
• ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN


OTONOMI DAERAH
SISTEM PEMBIAYAAN & PEMBAYARAN (KAPITASI)
AKREDITASI
• PENGUATAN UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF
• KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA
• JAMAN NOW /ERA MELENNIAL/ ERA IT/ MEDSOS
PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
BERKUALITAS

HARAPAN PELAYANAN
KESEHATAN PRIMER
Mengapa Puskesmas Penting?

Puskesmas
Sebagai Ujung Tombak
60%
Peserta JKN
Pelayanan Kesehatan
dilayani di
Dasar
01 Faskes yang output kegiatan Puskesmas
berkaitan langsung dengan Mengurangi atau 04
indikator program prioritas: mencegah peningkatan
SPM, PIS-PK, SDGs biaya kesehatan (Promootif
dan Preventif)
02 Faskes terdepan yang
melaksanakan kebijakan Sebagai Pembina wilayah 05
paradigma sehat dan Koordinator Semua
Unit Pelayanan Kesehatan
03 Istrumen pemerataan di Wilayah Kerjanya
Pelayanan Kesehatan
untuk seluruh penduduk
REALISASI s.d NOVEMBER 2017
NO JENIS FASKES KUNJUNGAN JML. RUJUKAN
JUMLAH % JUMLAH %
1 DOKTER PRAKTIK PERORANGAN 14.957.904 10,93 1.815.470 10,6095288

2 KLINIK POLRI 1.231.193 0,90 243.508 1,42305031

3 KLINIK PRATAMA 35.278.598 25,78 4.364.683 25,5070203

4 KLINIK TNI 2.195.878 1,60 497.839 2,90934976

5 PRAKTIK DOKTER GIGI 2.253.879 1,65 241.666 1,41228574

6 PUSKESMAS 80.881.717 59,11 9.946.089 58,1245175

7 RS D PRATAMA 22.091 0,02 2.438 0,01424757


TOTAL 136.821.260 17.111.693
Sumber : BPJS ( Jan 2018)
Mengapa Puskesmas Perlu Akreditasi?

KUALITAS PELAYANAN
KESEHATAN DAN, MEMASTIKAN
KESELAMATAN PASIEN PELAYANAN TELAH
DAN TENAGA KESEHATAN
HARUS TERJAMIN SESUAI STANDAR

AKREDITASI
SALAH SATU
PERBAIKAN KINERJA
PERSYARATAN
SECARA
KREDENSIAL YANG AKAN
BERKESINAMBUNGAN
BEKERJASAMA DENGAN
BPJS
PENGERTIAN
AKREDITASI SEBAGAI PENDEKATAN DALAM UPAYA
PENINGKATAN MUTU & KINERJA

AKREDITASI ADALAH
PROSES PERBAIKAN
MUTU DAN KINERJA
SECARA BERTAHAP &
BERKESINAMBUNGAN
AKREDITASI FKTP ADALAH PROSES

1. PROSES MEMBANGUN TIM


2. PROSES MEMBANGUN TATA KELOLA ORGANISASI YANG BAIK
3. PROSES MEMBANGUN TATA KELOLA PROGRAM ( UKM &
KLINIS/UKP)
4. PROSES BELAJAR KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN
5. PROSES MEMBANGUN ORGANISASI FKTP YANG PRODUKTIF
DAN EFISIEN MELALUI BERBAGAI INOVASI
6. PROSES MEMBANGUN AKSES PELAYANAN
7. PROSES MEMBANGUN BUDAYA MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN
SISTEM TATA KELOLA KINERJA & MUTU
MELALUI AKREDITASI FKTP

AKREDITASI PUSKESMAS BAB I, II, III


ADALAH METODE
PERBAIKAN MUTU YANG
PERBAIKAN TATA KELOLA
(MANAJEMEN) INSTITUSIKOMPREHENSIF,
SITEMATIS,
BAB III, VI, IX TERSTRUKTUR DAN TERUKUR YANG
PERBAIKAN TATA MERUPAKAN
KELOLA SATU KESATUAN
AKREDITASI PERBAIKAN TATA KELOLA

DARI BAB 1 – BAB IX


(MANAJEMEN) MUTU (MANAJEMEN) PROGRAM
FKTP
BAB IV, V, VII, VIII
DENGAN PENDEKATAN MEMBANGUN SISTEM TATASIKLUS KELOLA YANGPDCA
BAIK SECARA BERTAHAP & BERKESINAMBUNGAN
LEBIH SEBAGAI
PROSES YANG BERTAHAP &
PERBAIKAN TATA KELOLA
BERKESINAMBUNGAN PEDOMAN
PROGRAM
(MANAJEMEN) RISIKO TEKNIS
TERDISTRIBUSI
DI SELURUH STANDAR AKREDITASI
BAGAIMANA SETELAH AKREDITASI ?
TUJUAN UTAMA AKREDITASI SIKLUS YANG
AKREDITASI BUKAN
YAITU PENINGKATAN MUTU TIDAK AKAN
MERUPAKAN TUJUAN
YANG BERKESINAMBUNGAN PERNAH
AKHIR
(CQI) BERHENTI

PENGUATAN BIMBINGAN PASCA AKREDITASI, MINIMAL 6 BULAN SEKALI OLEH


DINKES KABUPATEN/KOTA DAN SATU TAHUN SEKALI OLEH DINKES PROVINSI

• PELAKSANAAN REKOMENDASI HASIL SURVEI


• MEMASTIKAN PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN DILAKSANAKAN
MELALUI SIKLUS PDCA
• PERSIAPAN REAKREDITASI

PENILAIAN KEMBALI SETELAH 3 TAHUN


SKEMA UPAYA PENINGKATAN MUTU FASYANKES

mutu
Target 2
Menjaga mutu
International/national
standard
A DIAWALI
P
MENGANGGAP BAHWA PERBAIKAN
PERBAIKAN KUALITAS DAPAT & PENINGKATAN
IDENTIFIKASI MASALAH
AKREDITASI KUALITAS DENGAN
KUALITAS PERTANYAAN
SECARA BERIKUT :
BERKESINAMBUNGAN & TERUS
M’HARUSKAN C D Target 1
1. APAKAH ADA KESULITAN ATAU MASALAH DIRASAKAN, ATAU
MELAKUKAN MENERUS MERUPAKAN SUATU KEBUTUHAN YANG
PERBAIKAN PERLU ADANYA
Perbaikan mutu PROGRAM PERBAIKAN ?
MUTU 2. PALING
APAKAH ADA MENDASAR DALAM
KEMUNGKINAN MEMPERTAHANKAN
MUNCUL MASALAH BARU ATAU
KEBERLANGSUNGAN
PROGRAM HIDUP
KUALITAS YANG BARU ? ORGANISASI
A P
baseline
C D

P (plan), D ( do), C (Check), A (action)


waktu
EVALUASI & TANTANGAN PENYELENGGARAAN
AKREDITASI FKTP

Jak20ta, 2 Nopember 2017


KELULUSAN AKREDITASI PUSKESMAS
TINGKAT KELULUSAN
TAHUN TOTAL
DASAR MADYA UTAMA PARIPURNA

2015 60 34 4 2 100
2016
604 615 146 19 1384
2017
(sd
November 694 1462 268 17 2441
2017
total
1358 2111 418 38 3925
persentase 53,78 10,64
34,5% 0,96% 100%
% %
PUSKESMAS DENGAN TINGKAT KELULUSAN DASAR DAN MADYA
MASIH MENDOMINASI (88,28% DARI TOTAL PUSKESMAS YANG
LULUS AKREDITASI)

KELULUSAN DI BAB 3,6 DAN 9 DALAM STANDAR AKREDITASI


(BAB TENTANG MUTU) MASIH BANYAK YANG KURANG DARI
PERLU UPAYA MENINGKATKAN
60% MENJADI PARIPURNA
TREND TINGKAT KELULUSAN AKREDITASI PUSKESMAS
TAHUN 2015-2017
(DALAM %)

Komisi Akreditasi FKTP, Februari 2018


• FAKTA IMPLEMENTASI SIKLUS PDCA PADA AKREDITASI PUSKESMAS : BELUM
TERLAKSANA SECARA OPTIMAL DIBUKTIKAN TINGKAT KELULUSAN MASIH
DIDOMINNASI DENGAN DASAR & MADYA (85%)

MENGAPA ?
PLAN
DO
CHECK
ACTION

KARENA SIKLUS PDCA BELUM DIPAHAMI DAN DILAKSANAKAN SEBAGAI SIKLUS


PERBAIKAN MUTU
Sebagian besar Puskesmas sudah “DO”, namun belum berdasarkan “PLAN” yang
baik karena belum didasari hasil evaluasi,
Proses“CHECK dan ACTION” jarang bahkan tidak dilaksanakan
KENAPA PDCA TIDAK DILAKSANAKAN SEBAGAI SATU SIKLUS??
• Sumber Pembiayaan?
• Pembiayaan sesuai
APAKAH
kebutuhan? • Pemangku kebijakan di daerah yang
• JUKNIS penggunaan memahami dan mendukung kesehatan?
TERSEDIA? APAKAH
anggaran apakah sudah • Ketersediaan SDM?
TERSEDIA?
MONEY sesuai kebutuhan?? • Kompetensi SDM?
MAN • Budaya Mutu?

PELAKSANAAN
SIKLUS PDCA
APAKAH
APAKAH
TERSEDIA?
TERSEDIA? METHOD
MATERIAL
• Penggunaan teknologi tepat guna? • Kelengkapan
• Adanya pedoman, SOP, panduan? sarpras dan alat HARUS MAMPU
• Penggunaan SOP yang konsisten?
• Penguasaan SOP ? MENEMUKAN
• Mekanisme monitoring dan evaluasi
dari level yang lebih tinggi
DIMANAKAH RANTAI
LEMAHNYA???
PERAN SURVEIOR DALAM IMPLEMENTASI AKREDITASI PUSKESMAS

PLAN QUALITY & SAFETY

DO
Akreditasi PARIPURNA
CHECK
ACTION

SIKLUS PDCA BELUM


DIPAHAMI DAN
DILAKSANAKAN DENGAN BAIK AoC PLAN
Sebagian besar Puskesmas
sudah “DO”, DO
Tetapi belum berdasarkan
“PLAN” yang baik karena belum CHECK
didasari hasil evaluasi,
Proses“CHECK dan ACTION” SURVEIOR ACTION
jarang bahkan tidak
dilaksanakan
ROADMA & REALISASI SURVEI AKREDITASI PUSKESMAS TAHUN 2017

900
800
700
600
500 MENUMPUK
DI AKHIR
400 TAHUN
300
200
100
0
JAN FEB MAR APRIL MEI JUN JUL AGT SEPT OKT NOP DES
ROADMAP SURVEI AKREDITASI 36 57 82 110 118 101 229 422 662 854 618 146
REALISASI SURVEI AKREDITASI 46 52 85 93 119 40 220 283 432 451 585 588
TREND DAK NON FISIK AKREDITASI PUSKESMAS,
TARGET & CAPAIANNYA
12000

10000
• TREND PENINGKATAN
ANGGARAN DAK NON
8000
FISIK AKREDITASI
6000 PUSKESMAS
4000

2000
• CAPAIAN AKREDITASI
PUSKESMAS
0
2015 2016 2017 2018 2019 2020 TOTAL MELAMPAUI TARGET (
ANGGARAN AKREDITASI 0 109 450 721 1280 TAHUN 2016)
TARGET AKREDITASI 350 700 2978 2978 1418 1354 9778
CAPAIAN AKREDITASI 100 1379 1999 3478

ANGGARAN AKREDITASI TARGET AKREDITASI CAPAIAN AKREDITASI

ALOKASI ANGGARAN DALAM MILIAR RUPIAH


CAPAIAN TAHUN 2017 = 76,15,2% ( PER OKT 2017)
ESETIMASI CAPAIAN TAHUN 2017 = 2.661 PUSKESMAS DI 2.128 KECAMATAN (100,33%)
ESTIMASI CAPAIAN KUMULATIF TAHUN 2017 = 4.040 PUSKESMAS DI 3.232 KECAMATAN =115,43%
6000 5600 5600
TARGET & CAPAIAN AKREDITASI PUSKESMAS
PERIODE TAHUN 2015 - 2017 4900
5000

4000
3447

3000 2800 2800

2000
1308 1400

1000 700 700


350 350
93
0
2015 2016 2017 2018 2019
RPJMN (TARGET KUMULATIF) RENSTRA (TARGET KUMULATIF) REALISASI

TARGET & CAPAIAN AKREDITASI PUSKESMAS


4500
4000
3500
3000
2500
2000
1500
1000
500
0
TAHUN 2015 TAHUN 2016 TAHUN 2017
TARGET (KUMULATIF) 350 700 2800
CAPAIAN PKM (KUMULATIF) 100 1479 4223
CAPAIAN KECAMATAN (KUMULATIF) 93 1308 3447

Dari grafik tersebut terlihat bahwa baik target RPJMN maupun Renstra terlampaui
Saat ini masih ada 250 Puskesmas belum ditetapkan.
CAPAIAN PROSENTASE PUSKESMAS TERAKREDITASI PER PROVINSI TAHUN 2017
100.0
93.4

90.0

80.0
73.5
71.7 72.6
70.0
66.0
61.4
59.6
60.0 58.2
55.9 57.2
53.6

50.0 48.0 49.0


43.9
41.8 42.5
39.5 40.4 41.3
40.0 37.4 38.4
34.4 34.4
32.3
30.0 28.2
26.6
24.9 25.1
21.2
19.1
20.0 16.8 17.1

10.0 7.6 7.8

0.0
JUMLAH PUSKESMAS YANG SUDAH SURVEI DIBANDINGKAN BELUM DISURVEI BERDASARKAN LOKASINYA
PERIODE 2015 - 2017

PUSKESMAS MALUKU &


MALUKU UTARA
237 (5%)
PAPUA & PABAR
465 (11%)
(SUMATERA
1245 (28%)

4509 BALI & NUSA


TENGGARA
326 (7%)
5269

BELUM DISURVEI
SULAWESI
SUDAH DISURVEI BELUM DISURVEI 662 (15%)
807
(15%)
KABUPATEN

JAWA
KOTA KALIMANTAN 1122 (25%)
4462 (85%) 406 (9%)

SURVEIOR HARUS SIAP DITUGASKAN KE DAERAH


85% PUSKESMAS YANG BELUM TERPENCIL & SANGAT TERPENCIL
DISURVEI BERADA DI KABUPATEN
DISTRIBUSI KECAMATAN YANG BELUM MEMILIKI PUSKESMAS TERAKREDITASI
TAHUN 2017

KAWASAN INDONESIA BARAT


KAWASAN INDINESIA BARAT
350 600
537
309 304
300 500

250
400

200 189
300
154
150
122 192 194
200 165
95
100 83 83 87 122
79 80 118
66 72 103 93 90
59 59 100
44 46
50 44 33 41
30
12
2 4 2 0
0
Tim Mutu, Keselamatan Pasien, Audit Internal
CONTOH 25
dan PPI di dalam struktur Organisasi Puskesmas
KEPALA PUSKESMAS

KASUBBAG
TU

PJ UKM PJ UKP PJ
JEJARING/JARING
AN

TIM MUTU TIM AUDIT TIM TIM PPI


(ADMEN, UKM, UKP) INTERNAL KESELAMATAN
PASIEN
Dilengkapi uraian tugas dan fungsi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 1/28/2019
P1 (PERENCANAAN)
TAHAPAN AKREDITASI PUSKESMAS
• Bukti Pelaksanaan Pendampingan
• TANDA TANGAN FAKTA
PUSKESMAS SIAP • SK PENETAPAN • Bukti pealksanaan Rekomendasi
INTEGRITAS AKREDITASI HASIL PRA SURVEI
AKREDITASI • PUSKESMAS TERSERTIFIKASI hasil survei
• DOKUMEN DUKUNGAN LS • SA Pendampingan PASCA akreditasi

OUT
OUT

OUT

OUT
PUT

PUT

PUT

OUT

PUT
PUT
PENILAIAN &
PERSIAPAN PERSIAPAN LANJUT dengan
PENGUSULAN PENETAPAN PENDAMPINGAN
pendampingan Oleh Tim
AWAL Pendamping Kab/kota • Penilaian PASCA SURVEI
QUALITY CONTROL : Tim Surveior dari
oleh
• Sosialisasi • Workshop teknis • Monitoring dan
• Mengusulkan Komisi Akreditasi
• Lokakarya evaluasi oleh Tim
penggalangan akreditasi PKM 1. KUESIONER
pemahaman Standar
puskesmas FKTP
Mutu
yang akan
• Self Assesment (SA) Awal • Sk Penetapan &
Komitment
internal & 2. Kunjungan
• Penyusunan dokumen Komisi
diakreditasi ke pemberian
sertifikat
• Pendampingan
oleh Tim
akreditasi Komisi
Eksternal
Puskesmas 3. Penerapan SE
• Implementasi Akreditasi Dirjen :
Akreditasi FKTP792/2018
kelulusan pendamping
Kab/kota
• SA Akhir (penilaian pra
akreditasi)

DIDAMPINGI OLEH TIM PENDAMPING KAB/KOTA TERLATIH


AKREDITASI Pengawasan • MINIMAL 1 X/6 BULAN oleh
Tim Pendamping akreditasi
DIBEKALI DENGAN : Survei oleh Dinkes Kab/kota
- Diklat Teknis Akreditasi Komisi • 1 kali oleh Dinkes Provinsi
- Diklat Teknis pendampingan
- Lokakarya Patient Safety dan Internal Audit - RTM Quality Control
MEWUJUDKAN “VALUE / MANFAAT “
UNTUK KESINAMBUNGAN PELAYANAN KESEHATAN
LAYANAN YANG BERKUALITAS/SERVICE EXCELLENT
OWNER – PEMDA (PENENTU KEBIJAKAN, PENYANDANG DANA)

VALUE
TOTAL QUALITY SERVICE/TQS

PROVIDER CUSTOMER
ON GOING RELATIONSHIP/LOYAL