Anda di halaman 1dari 36

STRUKTUR DAN IKATAN KIMIA

MATERI
• MEKANIKA KUANTUM
(PENDAHULUAN, DINAMIKA SISTEM
MIKROSKPIK, PRINSIP TEORI KUANTUM)
• TEORI KUANTUM UNTUK GERAKAN
(TRANSLASI, VIBRASI DAN ROTASI)
• STRUKTUR DAN SPEKTRUM ATOM
(ATOM HIDROGEN, ATOM BERELEKTRON
BANYAK, SPEKTRUM ATOM)
Mekanika Klasik
• Dapat memprediksi secara tepat trajektori
partikel pada tempat dan momentum yang
spesifik
Trajektori adalah lintasan pergerakan suatu
benda yang berpindah dalam satuan waktu
tertentu
• Energi dapat dinaikkan dan diturunkan dengan
mengatur gaya yang diberikan
• Tidak akurat dalam menjelaskan transfer energi
benda yang kecil
Cahaya Dalam Mekanika Klasik
• Cahaya dianggap sebagai radiasi gelombang
elektromagnetik yang muncul karena osilasi listrik
dan magnet dan tersebar dalam gelombang
harmonik
Radiasi Elektromagnetik
adalah emisi dan
transmisi energi dalam
bentuk gelombang
elektromagnetik.

lxn=c
Radiasi Benda Hitam
• Suatu benda yang panas mengemisikan radiasi
elektromagnetik
• Benda ideal yang dapat menyerap dan
memancarkan semua frekuensi radiasi disebut
benda hitam (black body) dan radiasi yang
seperti ini dikenal sebagai radiasi benda hitam
• Eksperimen : radiasi dipantulkan
melalui lubang kecil/pinhole dalam
tempat kosong yang dijaga pada
suhu konstan, karena radiasi keluar
dari lubang merupakan karateristik
radiasi dalam benda hitam
terabsorpsi dan teremisi kembali
berulang-ulang, sehingga terjadi
kesetimbangan termal dengan
dinding)
Distribusi Energi Pada Benda Hitam
• Gelombang elektromagnetik adalah
kumpulan dari osilator gelombang
untuk semua frekuensi yang mungkin
Hukum Rayleigh-Jean
• Ekuipartisi digunakan untuk
menghitung energi rata-rata tiap
osilasi sebagai kT
• Hukum Rayleigh-Jean
dE =  d l
8 kT
=
l 4

 = kerapatan energy dalam interval l dan l+dl


K = tetapan Boltzman (1,381 x 10-23 J/k
l meningkat,  meningkat tanpa nilai maksimum

• Hanya dapat berlaku pada


frekuensi rendah
Penjelasan Mekanika Klasik
• Radiasi yang dipancarkan oleh benda hitam
disebabkan oleh osilasi elektron yang terdapat
pada benda tersebut.
• Radiasi dapat berlangsung pada semua
frekuensi dan bersifat kontinu
Distribusi Planck
• Setiap radiasi elektromagnetik bersifat diskrit
• Harus proporsional dengan perkalian bulat
dari frekuensi
• Batasan energy dengan nilai diskrit dikenal
sebagai energi terkuantisasi
• Energi yang boleh dikeluarkan oleh black body
setara dengan E = nhn, dengan n= 0,1, 2
Distribusi Plack :

dE =  d l
8 hc
 = 5 hc / l kBT
l (e  1)
h = tetapan Plank
(6,626 x 10-34 J/s)
 Distribusi Plank menghitung dengan baik
distribusi radiasi benda hitam secara
eksperimen
Kapasitas Kalor Molar
• Kemampuan untuk menyerap kalor
• Benda padat yang diberi energi maka benda tersebut
akan bervibrasi dengan tiga arah (x,y,z) dengan
masing-masing energi kT
• Energi dalam molar :

• Kapasitas kalor molar pada volume tetap

• Sangat mendekati dengan percobaan Dulong-Petit


Kapasitas Kalor Molar
• Ditemukan bahwa kapasitas kalor molar
semua padatan monoatomik lebih rendah dari
3R pada temperatur yang rendah nilainya
mendekati 0 ketika T mendekati nol
• Einstein mengasumsikan atom berosilasi pada
frekuensi tertentu:
Um = 3 NAhv/ehv/kT - 1
• Kapasitas Kalor Molar oleh Einstein
Spektrum atom dan molekul
Spektrum atom dan molekul yang menunjukkan
kuantisasi

Spektrum radiasi Fe yang Spektrum Absorpsi molekul


tereksitasi CO2
Sifat partikel dari Gelombang EM
• Representasi partikel dari gelombang elektromagnetik
adalah foton
• Foton mempunyai energi yang diskrit
• Percobaan : Efek Fotolistrik (Elektron keluar dari logam
ketika terpapar sinar UV)
Partikel Berperilaku Sebagai Gelombang

• Davisson-Germer secara
experimental telah dapat
menunjukkan bahwa
elektron dapat terdifraksi
seperti halnya sinar-x.
Hasil Davisson-Germer ini
membuktikan adanya sifat
dualisme dari partikel
Secara kuantitatif sifat dualisme
partikel ini diturunkan dari h
ungkapan relativitas Einstein yang
memberikan hubungan antara l=
panjang gelombang dengan p
momentum dari foton

Sehingga bagi “setiap benda yang


bergerak akan memiliki h
gelombang”, yang besarnya l=
diberikan oleh ungkapan mv
matematik adalah (hubungan de
Broglie)
Kegunaan Kuantum
• Dapat menghitung sifat termodinamika misalnya
entropi dan kapasitas panas serta mekanika
statistik
• Interpretasi spektrum : panjang ikatan, sudut
ikatan, momen dipol, kekuatan ikatan, rintangan
sterik
• Dapat menghitung keadaan transisi dan laju
reaksi
• Dapat menentukan kestabilan relatif dari molekul
• Merancang molekul
• dll
Dinamika Sistem Mikroskopis

• Pada mekanika kuantum, karena adanya sifat


dualisme partikel-gelombang pada materi
menyebabkan materi tidak memiliki trajektori
yang jelas sehingga materi terdistribusi seperti
gelombang
• Trajektori diganti dengan fungsi gelombang ( ψ )
Dinamika Sistem Mikroskopis
Fungsi Gelombang 
1. Fungsi gelombang merupakan sebuah fungsi matematika
2. Fungsi gelombang mengandung semua informasi yang
mungkin diketahui tentang lokasi dan momentum
partikel
3. Jika sebuah fungsi gelombang memiliki nilai yang besar,
maka semakin besar kemungkinan menemukan partikel
pada posisi tersebut. Jika memberikan nilai 0, maka
tidak ada kemungkinan untuk menemukan partikel pada
posisi tersebut
4. Perubahan fungsi gelombang yang lebih cepat dari satu
tempat ke tempat lain membutuhkan energi kinetik
partikel yang lebih besar
Persamaan Gelombang Schrödinger
• Model mekanika gelombang yang dikenalkan
oleh Schrodinger yang menggambarkan sifat
dari elektron yang berkaitan dengan kuantisasi
dari tingkat energi elektron

• Persamaan gelombang yang memberikan


hubungan antara energi suatu sistem dengan
sifat gelombangnya
Persamaan Schrödinger
 2 d 2 Persamaan Schrodinger
 2
 V ( x) = E tergantung waktu
2m dx
V(x) adalah energi potensial dari partikel, yang tergantung pada
posisi (x)

h
= = 1.05457 x10 34 Js
2

Solusinya adalah :
Interpretasi dari fungsi gelombang
Interpretasi Born :
Jika fungsi gelombang memiliki nilai  pada posisi yang
sama x, kebolehjadian menemukan partikel dari x hingga
x+dx adalah sebanding dengan *
Jika fungsi gelombang memiliki nilai 
pada ruang tiga dimensi,
memungkinkan untuk menemukan
partikel pada volume d=dxdydz,
pada posisi yang sama, r adalah
sebanding dengan hasil d dan nilai
dari * pada lokasi tersebut

Fungsi gelombang adalah elemen probabilitas suatu materi


Kebolehjadian
Rapatan kebolehjadian : ‫׀‬‫׀‬² = *
Normalisasi Fungsi Gelombang
Fungsi gelombang yang ternormalisasi
N, kemungkinan partikel untuk
berada pada daerah dx senilai dengan
(N*)(N)dx. N 2  *dx = 1
1
Jumlah dari semua kemungkinan N= 1
(probability) pada semua tempat (  *dx ) 2

harus bernilai 1
Contoh soal
• Satu partikel, sistem satu dimensi memiliki

Carilah kebolehjadian pengukuran untuk


rentang x = 0 dan x = 2 nm dan buktikan
bahwa dinormalisasi 
Rapatan kebolehjadian : ‫׀‬‫׀‬² = *
Batasan Fungsi Gelombang
• Harus mempunyai nilai
dimanapun
• Harus memiliki nilai tunggal
• Harga slope/kemiringan harus
kontinu atau turunan pertamanya
kontinu
• Turunan keduanya juga harus
kontinu
• Harus ternormalisasi. Hal ini
juga menyatakan bahwa nilai
fungsi gelombang akan
mendekati nol saat x bernilai
tak hingga
Operator, Nilai Eigen dan Fungsi Eigen
• Operator adalah simbol untuk serangkaian
instruksi yang harus dilakukan fungsi
• Persamaan gelombang schrodinger
disederhanakan menjadi
Ĥ = E 
• Bentuk umum
(Operator)(Fungsi) = (Faktor konstanta)(Fungsi Yang sama)
Postulat Mekanika Kuantum
1. Fungsi Gelombang.Keadaan suatu sistem
digambarkan oleh fungsi gelombang yang diperoleh
dengan menyelesaikan persamaan Schrödinger
2. Interpretasi Born.Jika fungsi gelombang memiliki
nilai yang sama di titik tertentu maka kebolehjadian
menemukan partikel adalah ‫׀‬‫׀‬² d
3. Fungsi Gelombang yang dibolehkan.  yang
kontinu, turunan pertamanya kontinu, nilainya
tunggal, terintegrasi kuadrat, ternormalisasi
4. Observable : nilai yang diamati diwakili oleh
operator
5. Ketidakpastian Heisenberg.Tidak bisa
menentukan posisi dan momentum secara
bersamaan