Anda di halaman 1dari 50

TEKNIK & STRATEGI KOMUNIKASI

UNTUK PROGRAM KELUARGA


HARAPAN

Oleh: Drs.RB.Khatib Pahlawan Kayo


Widyaiswara Utama BBPPKS
Padang

Materi Ceramah pada Diklat Pendamping PKH di


BBPPKS Padang (10 November 2010)
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM
 Setelah selesai pembelajaran peserta
diharapkan mampu menerapkan
Strategi Komunikasi Efektif dalam
pelaksanaan program PKH.
TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
 Setelah selesai pembelajaran ini, peserta dapat:
 1. Menjelaskan Konsep Dasar Komunikasi.
 2. Menguraikan Komponen dan Jenis
 Komunikasi.
 3. Menguraikan Proses dan dan Tahapan
 Komunikasi.
 4. Menjelaskan Kriteria Keberhasilan
 Komunikasi.
 5. Menerapkan Strategi Komunikasi Efektif
 dalam Penyelenggaraan PKH.
PENGERTIAN KOMUNIKASI
 Komunikasi merupakan proses
penyampaian infrormasi, ide, emosi dan
atau keterampilan interaksi melalui
penggunaan simbol, kata, gambar, angka,
grafik, yang diaktualisasikan dalam bentuk
proses interaksi dua arah dari komunikator
kepada komunikan dengan menggunakan
media dan cara penyampaian informasi
sehingga informasi jelas dikirimkan,
diterima dan dipahami oleh kedua pihak.
(LAN.RI, 2003)
KOMPONEN DAN JENIS
KOMUNIKASI
 1. Komponen Dasar Komunikasi:
a. Komunikator (Pengirim pesan)
b. Komunikan (Penerima pesan)
c. Pesan yang disampaikan
d. Media (alat yang digunakan)
e. Interaksi (proses yang terjadi)
f. Pemahaman bersama atas isi
komunikasi.
2. JENIS KOMUNIKASI:
 a. Komunikasi verbal (dengan lisan)
 b. Komunikasi tulisan (tertulis)
 c. Komunikasi non verbal (dengan
 gerak tubuh)
 d. Komunikasi visual (dengan
 menggunakan gambar)
 e. Komunikasi taktis dan aromatik
 F. Komunikasi mediasi (gabungan)
Komunikasi: One to One
Komunikasi: One to More

Seorang pekerja sedang berkomunikasi dengan


sejumlah pelamar kerja
Komunikasi: More to One

Sejumlah dokter menjelaskan sebuah masalah kepada


seorang perawat
Komunikasi: More to More

Sejumlah orang terlibat komunikasi dengan sejumlah orang


lainnya
Komunikasi: Dalam Kelompok

Sejumlah orang terlibat komunikasi dalam kelompoknya.


Komunikasi: by Him/Her Self

Seseorang sedang berkomunikasi dengan dirinya sendiri:


Bagaimana Cara Menguasai Dunia?
Komunikasi: One to Other

Seseorang sedang berkomunikasi dengan “sahabat”-nya


Komunikasi: by Media

Media Komunikasi, baik media massa maupun non media


Komunikasi: by Means-1

By Auditory By Visual By Audio-Visual


Komunikasi: by Means-2

By Gustatory By Olfactory By Kinestetic


Komunikasi: Conversation

Berbincang satu sama lain jelas berkomunikasi


Komunikasi: Debate

Berdebat Juga Komunikasi


Komunikasi: To Inform

Tampaknya ada di antara mereka yang


sedang menyampaikan informasi
Komunikasi: To Educate

Komunikasi sebagai alat untuk mengajarkan sesuatu


Komunikasi: To Motivate

Komunikator sedang memberi semangat kepada lainnya


agar melakukan sesuatu
Komunikasi: Match and Mate

Komunikator dilakukan untuk memelihara hubungan


Komunikasi: “Traveling”

Komunikasi juga bisa digunakan untuk


menyongsong “masa depan” --akhirat
Komunikasi: Banyak Caranya

 Deskriptif

 Naratif

 Eksposisif

Coba pikirkan teknik komunikasi yang


tepat sesuai dengan target khalayaknya.
Komunikasi: Taktik

Dua Sisi
Satu Sisi

Komunikasi bisa menggunakan berbagai macam pendekatan


Pesan: Inti Komunikasi-1
Siapapun Komunikatornya, pesan ini membuat komunikan
terlibat komunikasi :
Pesan: Inti Komunikasi-2
Dua orang ini “tidak berkomunikasi” karena tidak saling
bertukar pesan:
Pesan: Inti Komunikasi-3
Sebagai inti komunikasi, pesan
harus jelas; Jika pesannya
tidak jelas, maka para
partisipan tidak dapat
menangkap makna pesan
tersebut; dan pada gilirannya
tidak dapat melakukan
sesuatu yang dikehendaki oleh
pesan tersebut.
Pesan: Inti Komunikasi-4
Dalam kampanye, dalam
pemasaran, dalam
advokasi, pesan adalah
Product Knowledge.

PKH adalah “Product”. Jika


akan dikomunikasikan,
maka perlu dirancang
Product Knowledge
(pesan)-nya.
Pesan: Inti Komunikasi-5

PKH

Sudahkah Fasilitator Apa


Menguasai … Mengapa
Siapa
Dimana
Kapan
Bagaimana
Komunikasi: Memudahkan

Urusan Menjadi Ringan Jika Pesan Komunikasi Jelas


Komunikasi: Membingungkan

Pesan Tak Jelas, Komunikasi Membingungkan


Komunikasi: Mencengangkan

Menarik dan mencengangkan tapi tak mengerti kenapa


dan bagaimana… Pesan yang disampaikan tak lengkap!
Pertanyaannya: Mudahkan
komunikasi itu?
 Benarkah menyampaikan pesan itu mudah?

 Benarkah menerima pesan itu mudah?

 Apa yang terjadi jika Pendamping gagal


berkomunikasi dengan Para Peserta PKH?

Ayo lakukan Simulasi!


Tujuan Komunikasi PKH:
Enabling People

 Dapat dipastikan
bahwa Tujuan
Komunikasi PKH
bukan sekadar PKH
itu sukses, tetapi
para peserta PKH
(sasaran PKH) itu
berdaya!
Tahapan Pencapaian Tujuan
Komunikasi PKH
 Membuat sasaran paham PKH?

 Menciptakan rasa suka pada PKH?

 Menghasilkan partisipasi aktif dalam PKH?

Pilihan mana pun menentukan cara


komunikasi Anda!
Tujuan Boleh Satu, Teknik Bisa
Lebih Satu
 Ketika berkomunikasi, terjadi pertukaran
informasi. More communication, more
information.

 Semakin berkomunikasi, semakin banyak


informasi yang dimiliki.

 Kian banyak alat –audio, visual, olfactory,


gustatory, kinesthetic– yang digunakan
kian besar peluang untuk mencapai tujuan
komunikasi.
Khalayak tentukan Teknik
 Khalayak
Menentukan Teknik
Komunikasi yang
Komunikator Pakai.

 Tujuan: agar pesan


sampai ke
komunikan!
Pastikan Khalayak Sasaran
Memperoleh KAP tentang PKH

Sampaikan Pesan tentang PKH dari segala Jurusan

Jenis Pesan Bentuk Pesan


Visual Tulisan, simbol, suasana, …
Auditory Suara, bunyi, musik, …
Gustatory Rasa, “feeling”, …
Olfactory Aroma, Bau, …
Kinesthetic Gerakan, kegiatan, …
Aktifkan Khalayak Sasaran Supaya
Memperoleh KAP tentang PKH

 Dorong khalayak agar…

Cara memperoleh informasi Get more information!


Bacalah! (Buku, Koran, …) Informasi Visual
Bertanyalah! (Kepada ahlinya) Informasi Auditory

Rasakanlah! (Food, Fenomena…) Informasi Gustatory

Ciumlah! (Udara, Keadaan, …) Informasi Olfactory


Sentuhlah! (Benda, Orang…) Informasi Kinesthetic
Semakin Lengkap Informasi Diberikan,
Semakin Besar Peluang Sukses PKH

 Informasi adalah Bahan Dasar untuk


berpikir.

 Hampir mustahil orang dapat memikirkan


sesuatu tanpa memiliki informasi tentang
yang dipikirkan itu sebelumnya

 Tak mungkin seseorang melakukan sesuatu


(dengan baik dan benar) jika tidak tahu
apapun mengenai yang harus dikerjakannya.
Informasi adalah Bahan Dasar
Berpikir dan Bertindak
 Ayo kita coba…

Topik Apa-Siapa-Mengapa-Kapan-Dimana-Bagaimana

Nasi
Pensil
Mobil
Surga
Gengsot

Bagaimana khalayak sasaran mau melakukan PKH


jika tidak tahu apakah PKH itu…!
Fasilitator/Pendamping Dulu,
Baru Khalayak Sasaran

 Informasi itu selalu


ada sumbernya.

 Kalau informasi itu


sanggup
menggerakkan,

 Itu karena fasilitator


menyampaikannya!
Sudahkah menguasai Product
Knowledge, sekaligus Terampil
Menyampaikannya…?

 Kalau Fasilitator/Pendamping sendiri


tak menguasai Product Knowledge-
nya, apatah kata yang bisa diperoleh
oleh khalayak sasaran

 Bahkan jika Fasilitator/Pendamping


sudah menguasai Product Knowledge-
nya, Tapi Gagap dalam
Menyampaikannya, apatah kata yang
bisa diperoleh oleh khalayak sasaran
Mencapai Efektivitas: Satu
Pesan Banyak Media

Leaflet Ceramah Pendampingan

Koran Radio TV

Film Role Play Reality


Ketulusan modal Kelulusan

 Memberdayakan orang-
orang yang menjadi
sasaran PKH akan lulus
(tercapai) jika pada
fasilitator dan
Pendampingnya tulus
membantu mereka.
Seberat apapun tugas,
dilaksanakan dengan
sungguh-sungguh.
Punch:
Jadi, Mau Teknik Komunikasi apa yang
dipakai untuk mensukseskan PKH?

Sesuaikan dengan kondisi


lapangan yang anda hadapi
Sekedar anda tahu!
Sumber daya Ingatan berasal dari:

 Melalui penglihatan : 83 %
 Melalui pendengaran : 11 %
 Melalui perabaan : 3,5%
 Melalui pengrasaan : 1,5%
 Melalui penciuman : 1 %
Daya tahan ingatan:
 Lihat & dengar : setelah 3 jam: 85%
3 hari: 65%
Lihat saja : setelah 3 jam: 72%
3 hari: 20%
Dengar saja : setelah 3 jam: 70%
3 hari: 10%
Sekian, terima kasih.
Wassalam.