Anda di halaman 1dari 24

Isti Kartika

Noviarti Putri
Yuliantono
Rosdiana Novita BT
Diana Agustin
Anita Nur Azizah
Oktaria Nila P
Nur Anisa
Indah Silvia
Clarisya Aulia
Aviananda
Persalinan adalah Suatu
proses pengeluaran hasil
konsepsi ( janin dan uri)
yang dapat hidup ke dunia
luar dari rahim melalui
jalan lahir. yang terjadi
pada kehamilan cukup
bulan (37-42 minggu),
lahir spontan dengan
presentasi belakang kepala
yang berlangsung dalam
Dialami oleh seorang wanita
dalam persalinan karena
kontraksi uterus, pembukaan
serviks dan pada akhir kala I oleh
peregangan vagina dan dasar
panggul karena janin sudah
berada di dasar panggul.
Pengurangan Rasa Nyeri dalam Persalinan

Metode Panas
Dingin

Penggunaan
Gerakan
Obat

Teknik bernapas
Pijat
yang benar

Terapi Aroma
• Aromaterapi merupakan istilah generik sebagai salah
satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan
bahan cairan tanaman yang mudah menguap, di
kenal sebagai minyak esensial.

• Tujuannya untuk mempengaruhi suasana hati atau


kesehatan seseorang dan menggalakkan
penyembuhan pemikiran, tubuh, dan semangat.

• Menurut Ericksen, penyulingan uap air pertama kali


ditemukan oleh doktor muslim bernama IBNU SINA
(980 M – 1037 M
• Saraf penciuman (nervus olfaktorius) merupakan satu-satunya saluran
yang terbuka menuju otak.

• Melalui saraf ini aroma tersebut akan mengalir ke bagian yang melingkar
di otak sehingga mampu memacu memori terpendam dan mempengaruhi
tingkah laku dan emosi yang berkaitan.

• Kemudian merangsang zat/hormon endofhins untuk menangani STRESS


a. Memberi kesan positif dari segi jasmani dan rohani
b. Melegakan otot-otot melalui urutan dan emosi,
dengan menyenangkan hati dan perasaan
c. Meningkatkan dan menguatkan proses
penyembuhan
d. Meningkatkan semangat
e. Mampu melegakan perasaan rendah diri, putus asa,
kesedihan, histeria, kebimbangan, masalah tidur,
dan masalah memori
f. Meredakan stres dan kemurungan
g. Mengurangi keletihan, masalah pernafasan,
termasuk sakit kerongkongan.
h. mengurangi ketegangan, terutama pada persalinan
tahap awal.
Penggunaan aromaterapi untuk mengurangi rasa nyeri dalam
persalinan dapat dilakukan dengan cara :
1. Menghirup aroma terapi tersebut (minyak esensial )
2. Mengharumkan ruang persalinan

Wangi yang dihasilkan aromaterapi akan menstimulasi


talamus untuk mengeluarkan Enkefalin, berfungsi sebagai
penghilang rasa sakit alami. Enkefalin merupakan
neuromodulator yang berfungsi untuk menghambat nyeri
fisiologis.
Sesuai dengan namanya, aroma terapi jenis
ini berbentuk cairan/minyak.
Penggunaannya bermacam-macam,
dipanaskan pada tungku (tungku listrik
aroma terapi atau tungku lilin aroma terapi),
dioleskan pada kain, dioleskan pada bola
lampu dan dioleskan pada saluran udara.
Jenis aroma terapi ini berasap,
jadi aroma terapi jenis dupa
lebih tepat digunakan untuk
ruangan yang besar atau di
ruangan terbuka. Jenis dupa
aroma terapi sendiri saat ini ada
3 jenis, yaitu berupa dupa
aroma terapi panjang, dupa
aroma terapi pendek dan dupa
aroma terapi berbentuk
kerucut.
Berkaitan dengan aroma terapi ada 2 jenis
lilin yang digunakan, lilin untuk pemanas
tungku dan lilin aroma terapi. Lilin yang
digunakan untuk memanaskan tungku
aroma terapi tidak memiliki wangi aroma
terapi karena fungsinya adalah
memanaskan tungku yang berisi aroma
terapi essential oil. Sedangkan lilin aroma
terapi adalah lilin yang jika dibakar akan
mengeluarkan wangi aroma terapi.
Minyak ini biasanya digunakan
untuk memijat/me-massage
Mandi menggunakan air garam
hangat dipercaya mampu
mengeluarkan toksin/racun yang
ada di dalam tubuh. Dengan garam
aroma terapi ini suasana mandi air
garam anda akan lebih
menyenangkan. Untuk mengguakan
garam aroma terapi ini sebaiknya
mandi denngan cara berendam atau
bisa juga digunakan untuk
merendam bagian tubuh tertentu
seperti telapak kaki untuk
mengurangi rasa lelah anda.
Sabun dengan aroma terapi, bentuknya yang
saat ini beredar adalah berupa sabun padat
namun dengan berbagai wangi aroma terapi,
tidak hanya wangi saja namun berbagai
kandungan/ekstrak dari tumbuh-tumbuhan
dibenamkan di dalam sabun ini sehingga
sabun ini juga baik untuk kesehatan tubuh,
seperti menghaluskan kulit, menjauhkan
serangga dan lainnya.
• Aroma terapi Basil: Mengatasi sakit perut, kejang otot dan pegal

linu, masalah pernapasan, flu dan demam, lelah mental, sakit

kepala, sulit konsentrasi dan mudah gugup.

• Aroma terapi Cedarwood: Untuk infeksi pernapasan dan saluran

kencing, penyegar bagi kulit berminyak dan pori-pori tersumbat,

ketombe dan gatal-gatal.

• Aroma terapi Chammomile Roman: Cocok untuk semua

permasalahan kulit seperti jerawat, alergi, luka bakar, eksim dan

peradangan kulit.
• Aroma terapi Clove: Mengurangi sakit gigi, diare, kudis, kurap dan
kadas.

• Aroma terapi Cubeb: Untuk penyakit anorexia, selulit dan kurang


nafsu makan.

• Aroma terapi Cypress: Mengatasi tekanan darah rendah, system


sirkulasi, wasir, selulit serta mengurangi keringat yang berlebihan
dari dalam tubuh.

• Aroma terapi Ginger: Melindungi tubuh dari rasa kedinginan,


demam, mual-mual, pencernaan, anti peradangan, infeksi saluran
kencing, kandung kemih, menghancurkan segala jenis parasit usus
dan menormalkan tekanan darah.
• Aroma terapi Geranium: Berkhasiat mengencangkan payudara, menopause,
eksim jerawat, pendarahan, tanda melahirkan sekaligus mencerahkan kulit.
• Aroma terapi Grapefruit: Mengatasi pegal linu, menggigil, sakit kepala, flu dan
demam serta membuang racun-racun dalam tubuh.
• Aroma terapi Lavender: Merawat infeksi paru-paru, sinus, vaginal termasuk
jamur, radang tenggorokan, asma, kista dan peradangan lain. Meningkatkan
daya tahan tubuh, regenerasi sel, luka terbuka, infeksi kulit dan sangat nyaman
untuk kulit bayi.
• Aroma terapi Lemon: Selain baik untuk kulit berminyak, berguna pula sebagai
zat antioksidan, antiseptik, melawan virus dan infeksi bakteri, mencegah
hipertensi, kelenjar hati dan limpa yang tersumbat, memperbaiki metabolisme,
menunjang system kekebalan tubuh serta memperlambat kenaikan berat
badan.
• Aroma terapi Jasmine: Pembangkit gairah cinta, baik untuk kesuburan wanita,
mengobati impotensi, anti-depresi, pegal linu, sakit menstruasi dan radang
selaput lendir.
• Aroma terapi Juniper: Khusus perawatan penyempitan pembuluh arteri dan
masalah-masalah yang berhubungan dengan penyumbatan seperti
peregangan pembuluh darah, wasir dan selulit.

• Aroma terapi Orange: Baik untuk kulit berminyak, kelenjar getah bening tak
lancar, debar jantung tak teratur dan tekanan darah tinggi.

• Aroma terapi Peppermint: Membasmi bakteri, virus dan parasit yang


bersarang di pencernaan. Melancarkan penyumbatan sinus dan paru,
mengaktifkan produksi minyak dikulit, menyembuhkan gatal-gatal karena
kadas/kurap, herpes, kudis karena tumbuhan beracun.

• Aroma terapi Rosemary: Salah satu aroma yang manjur memperlancar


peredaran darah, menurunkan kolesterol, mengendorkan otot, reumatik,
menghilangkan ketombe, kerontokan rambut, membantu mengatasi kulit
kusam sampai di lapisan terbawah. Mencegah kulit kering, berkerut yang
menampakkan urat-urat kemerahan.
• Aroma terapi Sandalwood: Menyembuhkan infeksi saluran kencing
dan alat kelamin, mengobati radang dan luka bakar, masalah
tenggorokan, membantu mengatasi sulit tidur dan menciptakan
ketenangan hati.
• Aroma terapi Tea tree: Berperan sebagai tonik kekebalan yang baik
mengobati penyakit paru-paru, alat kelamin, vagina, sinus, infeksi
mulutinfeksi jamur, cacar air, ruam saraf serta melindungi kulit karena
radiasi bakar selama terapi kanker.
• Aroma terapi Thyme: Menyembuhkan gangguan pencernaan dan
jamur, menghancurkan cacing gelang dan cacing pita.
• Aroma terapi Ylang-ylang/Kenanga: Bersifat menenangkan, melegakan
sesak napas, berfungsi sebagai tonik rambut sekaligus sebagai
pembangkit rasa cinta.
Efektivitas Aromaterapi Lavender Menggunakan Tungku
Pemanas Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Kala I Persalinan

• ABSTRACT Nyeri persalinan kala I adalah nyeri persalinan selama fase aktif yaitu mulai dari
pembukaan 3 cm sampai pembukaan 10 cm. Nyeri selama persalinan kala I berasal dari
munculnya kontraksi involunter dari otot-otot uterus. Nyeri persalinan kala I dapat dikurangi
dengan menggunakan bau-bauan yang berasal dari tanaman dalam bentuk minyak essensial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas aromaterapi lavender menggunakan
tungku pemanas dalam menurunkan intensitas nyeri kala I persalinan dengan menggunakan
desain one group pretest-postes. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 orang ibu bersalin
di Klinik Bersalin Sumi Ariani dan Klinik Bersalin Martini Medan. Penentuan jumlah sampel
berdasarkan tabel power analysis dan direkrut menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan pada 10 Oktober sampai 15 November 2009 dengan
menggunakan instrument yang berisi skala nyeri numerik dan kuesioner data demografi ibu
bersalin. Hasil penelitian ini diuji dengan bantuan program komputer. Penurunan intensitas
nyeri kala I persalinan sesudah pemberian aromaterapi dianalisis dengan menggunakan uji
statistik paired t-test. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa intensitas nyeri kala I persalinan
ibu-ibu bersalin yang ada di Klinik Bersalin Sumi Ariani dan Martini Medan yang telah
diberikan aromaterapi lavender mengalami penurunan yang signifikan, nilai p=0.000 (p<0.05)
dengan nilai mean difference = 1.10. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
aromaterapi lavender yang diberikan menggunakan tungku pemanas dapat menurunkan
intensitas nyeri kala I persalinan.