Anda di halaman 1dari 6

Hirarki Jaringa

Hirarki
• Hirarki adalah tingkatan konsentrasi jaringan
atau aliran trafik pada titik interkoneksi dalam
jaringan, sama dengan jumlah titik
interkoneksi baris dalam jaringan.

Hirarki penting karena membantu kita
menentukan ukuran jaringan, termasuk
routing dan konfigurasi pengalamatan, skala
teknologi jaringan, kinerja, dan level layanan.
Pentingnya Hirarki Jaringan
• Ketika dibutuhkan untuk mengoptimalkan sebuah bandwidth pada
jaringan perusahaan, Jaringan perlu diatur agar tetap pada area
yang ditentukan dan tidak bisa diraih oleh beberapa wilayah lain
yang tidak bisa dijangkau di luar jaringan. Teknik ini menggunakan
model desain hirarki tiga lapisan untuk membantu dalam mengatur
suatu jaringan.

• Ketika akan membangun suatu jaringan LAN di butuhkan


permodelan untuk menentukan bentuk jaringan, di sini membahas
bagaimana membangun jaringan dengan model jaringan hirarki.

• Model jaringan hirarki ini di pilih untuk mendisain suatu jaringan


LAN karena mudah untuk di gunakan, mengolah dan memperluas
suatu jaringan LAN sehingga dapat mempermudah pembentukan
jaringan tersebut.
Keuntungan dari Hirarki Jaringan
1. Scalability : jaringan hierarki dapat
diperluas/dikembangkan secara lebih mudah
2. Redundancy : menjamin ketersediaan jalur pada level core
dan distribution
3. Performance : performa switch pada layer core dan
distribution leih handal (link aggregation)
4. Security : port keamanan pada level access dan aturan
pada level distribution membuat jaringan lebih aman
5. Manageability : konsistensi antar switch pada tiap level
membuat manajemen menjadi lebih mudah
6. Maintainability : modularitas desain hirarki mengijinkan
jaringan dibagi-bagi tanpa menambah kerumitan
Struktur Hiraki Jaringan

https://1.bp.blogspot.com/-_EizE2xTEbI/VuX13HLZUYI/AAAAAAAAB4M/HUVIPsX-If0ihYszNzH_dHqUiDOP2UY8A/s1600/119839.jpg
• Access layer (Layer akses)
Access layer menyuplai trafik ke jaringan dan melakukan network entry control. Para pengguna
mengakses jaringan melalui access layer. Access layer berlaku layaknya “pintu masuk” menuju sebuah
jaringan. Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang didesain untuk mencegah pengguna tak
sah untuk dapat masuk. Access layer juga dapat memberi akses situs jarak jauh kepada jaringan melalui
teknologi wide-area, seperti frame relay, ISDN, atau leased lines. Layer ini juga mengendalikan akses
pengguna dengan workgroup ke sumber daya Internetwork. Adapun fitur pada layer akses meliputi port
keamanan, VLan, Fast Ethernet/Gigabit Ethernet, Power over Ethernet (PoE), Link aggregation, Quality
of Service (QoS).
• Distribution Layer (Layer distribusi)
Distribution layer terletak diantara access layer dan core layer dan membantu membedakan core
jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang lain. Tujuannya untuk memberikan batasan definisi dalam
daftar akses dan filter lainnya untuk menuju ke jaringan inti. Maka dari itu, layer ini mendefinisikan
aturan-aturan untuk jaringan, seperti routing updates, route summaries, VLAN traffic, dan address
aggregation.
• Core layer (Layer utama)
Core layer memberikan struktur transportasi yang optimal dan dapat diandalkan dalam meneruskan
traffic pada kecepatan yang sangat tinggi. Dengan kata lain, core layer menswitch paket data dengan
secepat mungkin. Peralatan pada core layer jangan diberi beban dalam bentuk proses apapun yang
dapat menganggu kecepatan switch paket data dalam kecepatan tinggi, seperti access-list checking,
data encryption, address transation. Core layer dikenal sebagai backbone antar jaringan yang saling
terkoneksi.