Anda di halaman 1dari 18

DASAR-DASAR KESEHATAN

LINGKUNGAN
DARWEL, SKM, M.Epid
• Ekologi : ilmu yang mempelajari hubungan
timbal balik antara manusia dengan
lingkungan hidup
• Ahli ekologi membagi alam dalam tiga
tingkatan:
1. Populasi,
2. Komunitas,
3. Ekosistem
• POPULASI
• Populasi adalah sekelompok mahkluk hidup
dengan spesies yang sama, yang hidup di suatu
wilayah yang sama dalam kurun waktu yang sama
pula.
• Faktor yang menentukan populasi
Jumlah dari suatu populasi tergantung pada
pengaruh dua kekuatan dasar. Faktor-faktor yang
membatasi diantaranya ketersediaan jumlah
makanan yang rendah, pemangsa, persaingan
dengan mahkluk hidup sesama spesies atau
spesies lainnya, iklim dan penyakit.
• Faktor-faktor yang merubah populasi
• perubahan curah hujan bisa menyebabkan
beberapa populasi meningkat sementara populasi
lainnya terjadi penurunan.
• Munculnya penyakit-penyakit baru secara tajam
dapat menurunkan populasi suatu spesies
• peralatan berat dan mobil menghasilkan gas
asam yang dilepas ke dalam atmosfer, yang
bercampur dengan awan dan turun ke bumi
sebagai hujan asam.
• Di beberapa wilayah yang menerima hujan asam
dalam jumlah besar populasi ikan menurun
secara tajam.
• KOMUNITAS
• Sebuah komunitas adalah kumpulan populasi
tumbuhan dan tanaman yang hidup secara
bersama di dalam suatu lingkungan.
• Ahli ekologi mempelajari peranan masing-masing
spesies yang berbeda di dalam komunitas
mereka.
• Sebuah komunitas tumbuh-tumbuhan dan
binatang yang mencakup wilayah yang sangat
luas disebut biome.
• Batas-batas biome yang berbeda pada umumnya
ditentukan oleh iklim. Biome yang utama
termasuk diantaranya padang pasir, hutan,
tundra, dan beberapa tipe biome air.
EKOSISTEM

• UU.RI. No 23 tahun 1997


Tatanan unsur lingkungan hidup yg mrp kesatuan
utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi
dalam membentuk keseimbangan, stabilitas dan
produktivitas lingkungan hidup ().
• Ecosystem ( Ecological system ) = Sistem Ekologi
• Terdiri atas komponen-komponen ekologi
• Contoh : Ekosistem Waduk komponen sistem tsb
terdiri atas : Ekologi Ikan, Ekologi Udang, Ekologi
Lumut, Ekologi Plankton dsb.
.
• LINGKUNGAN HIDUP :
Kesatuan ruang dg semua benda, daya, keadaan dan
makhluk hidup termasuk didalamnya manusia dan
prilakunga mempengaruhi kelangsungan perikehidupan
dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya (
UU.RI. No.4 th 1982 )

• PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP :


• Adalah upaya terpadu utk melestarikan fungsi LH yg
meliputi kebijaksanaan, penataan, pemanfaatan,
pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan,
dan pengendalian LH.
• PERUSAKAN LH ;
• Adl tindakan yg menimbulkan perubahan lansung
atau tidak langsung thd sifat fisik dan atau hayati
yg mengakibatkan LH tdk berfungsi lagi dalam
menunjang pembangunan berkelanjutan.
• SUMBER DAYA :
• Adl unsur LH yg terdiri dari Sumber daya manusia
(SDM), Sumber Daya Hayati (SDH). SUMBER Daya
Alam nonhayati atau fisik (SDF) DAN Sumber
Daya Buatan (SDB).(Anonimus,1997).
EKOLOGI MANUSIA
• Interaksi antara makhluk hidup dengan
lingkungan :
Abiotik : Cuaca, udara, air
Biotik : Hewan dan tumbuhan
LINGKUNGAN AIR ( Hidrosfer )
• Pengaruh air terhadap Kesehatan :
• Pengaruh yang timbul sebagai akibat pendayahgunaan air
yang dapat meningkatkan atau menurunkan kesejahteraan
dan kesehatan masyarakat :
• Contoh :
- Positif : Air utk pembangkit tenag listrik, industri,
perikanan, irigasi, pertanian, rekreasi, dll
- Negatif : Pengotoran badan-badan air dg zat-zat kimia yg
dpt menurunkan kadar oksigen terlarut, zat-zat kimia tdk
beracun yg sukar diuraikan scr alamiah menyebabkan
masalah khusus :estitika, kekeruhan karena adanya zat-zat
tersuspensi.
• Udara di air diuraikan dalam proses metabolisme
mikroba
• Terbentuk senyawa sederhana dan akhirnya
menjadi zat-zat anorganik dan gas
• (reaksi ini membutuhkan zat oksigen terlarut = sbg
zat-zat yg menimbulkan demand oxigen (BOD =
Biochemical oxygen demand)

• Oksigen terlarut di dpt karena proses transfer dari


atmosfir ke air, dan transfer lewat fotosintesa algae
dan tumbuhan lain.

• Kualitas badan air dipengaruhi oleh lancar-tidaknya


transfer oksigen dari udara ke air.
• Ikan yang sensitif akan mati pd kadar oksigen kurang dari 3 – 5
mg/I
BOD semakin tinggi, Ikan terancam secara progresif 
kematian total
• Habisnya oksigen terlarut

• Ditambah organisme anaerob ( hasil metabolisme yg


menyebabkan bau )

• Untuk mengetahui tingkat kualitas air dapat dipergunakan


bioindikator ( adl org yg memberi petunjuk ttg lokasi status dan kualitas
lingkungan ).
Pencemaran perairan menyebabkan kerusakan organ dan penurunan berat
ikan. Menurut Lucky (1981), Nutrition Value Coeficient (NVC) atau Status
Nutrisi Ikan, adalah berat ikan dalam gram dikalikan 100 dibagi panjang ikan
dalam sentimeter pangkat 3. Nilai NVC 1,7 atau lebih berarti status nutrisi ikan
baik

• Korelasi antara angka status nutrisi ikan (NVC) dg tingkat


pencemaran perairan.
• NO NVC Tingkat Pencemaran
• 1 1,70 Tidak ada, air bersih
• 2 1,30 – 1,69 Terkontaminasi
• 3 0,90 – 1,29 Tercemar ringan
• 4 0,50 – 0,89 Tercemar sedang
• 5 0,49 Tercemar berat
• Material tersuspensi Menyebabkan kualitas
perairan terpengaruh : kekeruhan  mengurangi
cahaya yang masuk ke dalam air
• manfaat air dapat berkurang, dan organisme yg
butuh cahaya akan mati terganggunya ekosistem
akuatik.
 pendangkalan : mengganggu kehidupan
organisme akuatik
• PENGARUH LANGSUNG
• Pengaruh langsung thd kesehatan tgt pd kualitas
air, krn air berfungsi sbg penyalur atau penyebar
penyebab penyakit atau sbg sarang insekta
penyebar penyakit
Sumber-Sumber Pengotor Air

• Sumber Alamiah Udara


Mineral terlarut
Tumbuhan/hewan busuk
Tumbuhan Air
Air hujan
• Sumber Pertanian Erosi, kotoran hewan, Pupuk, Pestisida, Air Irigasi
• Air Buangan Pemukiman, Industri, Air hujan kota, Kapal/Perahu,
Pengolahan limbah
• Waduk Lumpur
• Tumbuhan akuatik
• Lain-lain Industri kontruksi, Pertambangan, Air tanah, Sampah
Zat-zat Pengotor Air yg Langsung mempengaruhi Kesehatan :
- Zat-zat yang persisten
- Zat radio aktif
- Penyebab penyakit
1. Zat-zat Persisten :
• Zat kimia terurai memanfaatkan oksigen terlarut, tidak dpt
diuraikan utk jangka waktu lama dlm kondisi perairan yg
normal.
• Contoh :
- Detergen yg terbuat dr alkil sulfonat .
- DDT ( Dichloro- Diphenyl – Trichloroetan )
Akumulasi DDT terdapat tdk hanya pada ikan dan hewan,
ttp juga pd manusia
2. Zat Radio Aktif
Di jumlah yg banyak akan menimbulkan efek thd kesehatan.
Jumlah sedikit menimbulkan masalah jika terjadi biomagnifikasi
di dl organisme akuatik. ( peran dl rantai makanan ).

3. Penyebab Penyakit
a. penyebab menular
b. penyebab tdk menular

Peran Air dl terjadinya penyakit menular :


- air sbg penyebar mikroba patogen
- air sbg sarang insekta penyebar penyakit
- jumlah air tdk mencukupi
- air sbg sarang hospes sementara penyakit.
Penyakit menular disebarkan oleh air langsung sbg penyakit
bawaan air ( Water borne diseases )
• Beberapa Penyakit Bawaan Air dan Agentnya
Agent Penyakit
• Virus :
o Rotavirus, Diare pada anak
o V. hepatitis A, Hepatitis A
o V. poliomyelitis Polio (myelitis antarior acuta )

• Bakteri :
o Vibrio cholerae Cholera
o Escherichia coli Diare/Disentrie
o Salmonella typhy Thypus abdominalis
o Shigella dysenteriae Dysenterie

• Protozoa :
o Entamoeba histolytica Dysentrie amoeba
o Balantidia coli Balantidiasis