Anda di halaman 1dari 45

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN NY.

M G1P0A0
INPARTU KALA I MEMANJANG DI PUSKESMAS
PONDOK GEDE BEKASI TAHUN 2018

MULIATE TARIGAN
NURNA AINUN NISYA
NUR SURYA ARIE FARUM Q
PRATIKA LESTARI
PUTRI PRATIWI
SHINTA SALEH

D4 KEBIDANAN
UNIVERSITAS NASIONAL JAKARTA
PROFIL
UPTD PUSKESMAS PONDOK GEDE
KOTA BEKASI
TAHUN 2018
DATA UMUM
UPTD PUSKESMAS PONDOK GEDE

LOKASI :
KECAMATAN PONDOK GEDE,
KOTA BEKASI,
PROPINSI JAWA BARAT.

WILAYAH KERJA :
2 (DUA) KELURAHAN
1. KELURAHAN JATIWARINGIN
2. KELURAHAN JATICEMPAKA
DATA UMUM

BATAS WILAYAH :

 SEBELAH UTARA :
 KEL.CIPINANG MELAYU & KEL. PONDOK
KELAPA KOTAMADYA JAKARTA TIMUR

 SEBELAH BARAT :
 KEL. HALIM KOTAMADYA JAKARTA TIMUR

 SEBELAH SELATAN :
 KEL. JATIRAHAYU.KOTA BEKASI

 SEBELAH TIMUR :
 KEL JATIMAKMUR & KEL.
JATIBENING.KOTA BEKASI
LUAS WILAYAH, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH KK
DAN RATA-RATA JIWA/KK MENURUT KELURAHAN

LUAS
JUMLAH JUMLAH RERATA
NO KELURAHAN WILAYAH
PENDUDUK KK JIWA / KK
(ha)

1 JATIWARINGIN 324,375 54.491 8.462 6,44

2 JATICEMPAKA 300,250 72.649 11,818 6,15

JUMLAH 624,625 127.185 20,280 12,59


Sasaran program

Bumil : 2.450 TTU (Pengawasan Thd


Bufas/bulin : 1.050 Tempat Umum) : 366
Bayi 0-1th : 4.497 TPM (Pengawasan Thd
Balita 1-4th : 8.701 Tempat Pengelolahan
Makanan) : 11
Sekolah:
Taman Kanak-kanak : 11
SD/MI : 30
SMP/setingkat : 11
SMU/setingkat :8
UKBM
(Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat)

Posyandu : 66 posyandu
(Jatiwaringin 33, Jaticempaka 33)
Kel Siaga : 2 (Jatiwaringin,
Jaticempaka)
Posbindu (Pos Binaan Terpadu) :9
UKGM (Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat): 60
Pos UKK (Pos Unit Kesehatan Kerja) :1
Toga (Tanaman Obat Keluarga) : 20
SBH (Saka Bakti Husada) :1
Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) :4
Kestrad (Kesehatan Tradisional) : 19
TOTAL UKBM : 181
Pelayan Kesehatan Swasta

Praktek dokter umum dan dokter gigi : 21


Praktek Bidan : 18
RSIA :1

Batra : 19

Institusi Pendidikan Kesehatan :


Akademi Keperawatan Assyafiiyah &
Program Sarjana (S1) Keperawatan :1
Sarana dan prasarana

O Sarana
Gedung : 1 terdiri 2 lantai
(gedung yg dipakai sementara)

O Prasarana:
Kendaraan roda 4 :2
Kendaraan roda 2 :1
RUANGAN DI DALAM GEDUNG PUSKESMAS
Lantai 1
O Pendaftaran / Loket
O Pelayanan KIA (‹ 5 tahun)
O BP Umum (>5th), BP. Lansia (› 44
tahun)
O BP Gigi
O UGD (ruang tindakan dan observasi)
O VCT (Voluntary Conseling Test)
O PTRM (Program Terapi Rumatan
Metadone)
O Ruang Persalinan dan Bayi
O Rawat Inap
O Apotik
O Toilet (Pasien dan Karyawan)
LANTAI 2

O Laboratorium
O Konsultasi Gizi
O Ruang Administrasi (TU)
O Ruang Kepala Puskesmas

O Rata2 kunjungan pasien: 250/hari


VISI

”Pelayanan Prima Menuju Masyarakat


Sehat dan Mandiri”
MISI

1. Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas


2. Memberdayakan masyarakat berperilaku hidup
bersih dan sehat untuk menciptakan lingkungan
bersih dan sehat.
3. Mendorong tumbuh kembangnya kemandirian
masyarakat di bidang kesehatan.
4. Menjalin kerjasama dengan Sarana Pelayanan
Kesehatan Swasta.
Tata Nilai
O JUARA
Jujur: berusaha memberikan pelayanan yg dpt dipercaya

Upaya maksimal, sll bersikap profesional demi pelayanan


lbh baik

Akuntabel, segala tindakan melalui prosedur yg dpt


dipertanggung jawabkan

Responsif, memiliki kepekaan thd pengguna layanan

Attitude, mengedepankan sikap yg santun thd orang lain


Upaya Kesehatan Wajib

1. Upaya Promosi Kesehatan


2. Upaya Kesehatan Lingkungan
3. Upaya KIA dan KB
4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
5. Upaya pencegahan dan P2M
6. Upaya Pengobatan
UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN

O 1.Upaya Kesehatan Sekolah,


O 2. Upaya Kesehatan Olah Raga,
O 3. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat,
O 4. Upaya Kesehatan Kerja,
O 5. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut,
O 6. Upaya Kesehatan Jiwa
O 7. Upaya Kesehatan Mata,
O 8. Upaya Kesehatan Usia Lanjut,
O 9. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional.
Layanan Tambahan
1. KONSELING DAN TEST HIV/AIDS SUKARELA (VCT)

Layanan Klinik VCT (Voluntary Conseling Test)


Puskesmas Pondok Gede mulai aktif bulan April 2008.

Layanan VCT adalah kegiatan konseling yang


menyediakan dukungan psikologis, informasi tentang
HIV, mempromosikan perubahan perilaku yang
bertanggung jawab dan memastikan pemecahan
berbagai masalah terkait dengan HIV/AIDS
KEGIATAN KONSELING VCT
2. PROGRAM TERAPI RUMATAN
METHADON (PTRM)

Program pelayanan terapi substitusi oral bagi


pasien dengan ketergantungan heroin
(suntik)

Bertujuan untuk mengurangi peningkatan


jumlah kasus HIV akibat pemakaian narkoba
dengan jarum suntik (heroin).

Klinik PTRM Puskesmas Pondok Gede mulai


aktif pada 20 Februari 2012.
LAYANAN METHADON

O Dosis metadon adekuat, berbeda setiap individu

O Dimulai dengan dosis rendah, “Start low, go slow,


aim high”

O Bilamana digunakan untuk terapi rumatan


(maintenance) dengan dosis yang sesuai tidak
menimbulkan eforia, sedasi atau efek analgesik

O Dengan pemberian dosis yang berulang dan waktu


paruh rata-rata 24 jam
KEGIATAN PELAYANAN KLINIK PTRM
3. IMS (Infeksi Menular Seksual)
- Melakukan skrinning baik pada ibu hamil
maupun pasien umum.
TUJUAN UMUM PKK V
UNIVERSITAS NASIONAL
O Setelah mengikuti kegiatan praktik klinik
diharapkan mahasiswa mampu
melaksanakan asuhan kegawatdaruratan
Maternal dan Neonatal.
Beberapa kegiatan dalam dan luar
gedung PKM Pondok Gede
Kasus/individu di Puskesmas Pondok
Gede 10-22 Desember 2018
O Grace : Ny.Emah/Tn.Maskan, 37 th, G5P4A0 hamil 37-
38mg Resti dengan Grande Multipara
O Farum : Ny. Sunarsih/Tn. Ihah, 36 th, G3P1A1 Hamil 32
mg dengan PLR
O Nurna : Ny. Nuraeni/Tn.Jayadi, 21 th, G1P0A0 hamil 39-
40mg inpartu kala 1 fase laten dengan Hipertensi
O Tika : Ny.Warsiti/Tn.Hasan, 42 th, G4P3A0 hamil 39-40mg
inpartu kala 1 fase laten dengan Resti (usia, paritas)
O Putri : Ny. Dewi/Tn.Edwin, 35 th, G1P0A0 hamil 40mg
dengan Resti (Primi tua dan HT)
O Shinta : Ny.Iis D/Tn.Fahri, 20 th, G1P0A0 hamil 38mg
partus kala II Memanjang
Studi Kasus
ASUHAN KEBIDANAN NY.M KALA I
MEMANJANG
 Dilakukan pemeriksaan dan
Ny. M usia 23 tahun, G1P0A0
diperoleh hasil yaitu :
hamil 40 minggu
 KU: baik
HPHT : 3-3-2018,  kesadaran: composmentis
TP : 10-12-2018  keadaan emosional: stabil
Datang ke Puskesmas Pondok  Tanda Vital :
Gede pada tanggal 10-12-2018 TD: 110/70 mmHg, nadi 84 x/menit,
Pukul 21.30 mengeluh mules suhu 37˚C, respirasi : 20 x/menit.
sejak semalam dan sudah keluar TFU 29 cm, DJJ (+) frekuensi 132
lendir darah. Pasien baru 1 kali x/menit, His 2x10’20”.
periksa hamil di Puskesmas Dilakukan pemeriksaan dalam
portio tebal lunak, pembukaan 2cm
Pondok Gede pada tanggal 10-12- Ketuban utuh, presentasi kepala,
2018 pagi. Pasien biasa periksa Posisi uuk depan, penurunan hodge
hamil rutin di Puskesmas II, Molase (-).
Jatirahayu
 Dilakukan observasi pada tgl 10-12-2018 pukul 21.30
s.d tgl 11-12-2018 pukul 14.00.
 Dimana Ny.M mengalami persalinan kala I Fase laten
selama 8 jam, dan kala I Fase aktif selama 8 jam
namun pembukaan tidak mengalami kemajuan. Yaitu
pembukaan 4 cm ke 5 cm saja, sehingga pihak
Puskesmas Pondok Gede melakukan tindakan dengan
merujuk pasien ke RS terdekat yaitu RS Karunia Kasih,
pasien dan keluarga menyetujui tindakan tersebut.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN NY.M DENGAN
KALA I MEMANJANG DI PUSKESMAS PONDOK GEDE

Tanggal : 10 Desember 2018


Waktu : 21. 30 WIB
Tempat : Puskesmas Pondok Gede

DATA SUBJEKTIF (S)


Identitas
Nama Ibu : Ny. M Nama Suami : Tn. A
Umur : 23 th Umur : 25 th
Agama : Islam Agama : Islam
Suku/Bangsa : Indonesia Suku/Bangsa : Indonesia
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : bulak tinggi 9/16 jtr Alamat : bulak tinggi 9/16 jtr
Anamnesa pada tanggal 10 Desember 2018 pukul 21.30 WIB oleh Mhs.
Keluhan Fisiologis
Ibu mengatakan mules-mules sejak semalam, dan keluar lendir darah.
Keluhan Pathologis
Tidak ada nyeri kepala hebat, pandangan mata kabur, nyeri ulu hati dan
perdarahan pervaginam.
Riwayat Kehamilan
– Riwayat Menstruasi
Hari pertama Haid Terakhir (HPHT) tanggal 3 Maret 2018 pasti/ tidak,
teratur
Tafsiran Persalinan : 10 Desember 2018
– Pergerakan fetus dalam 12jam terakhir : Sering, aktif.
– Riwayat Imunisasi : TT1 : 16-10-2018, TT2 : 16-11-2018
– BAB (kapan terakhir, keluhan) : Tadi siang pukul 14.00 WIB
– BAK (keluhan) : 1 jam yang lalu tidak ada keluhan
– Makan (Terakhir dan Jelaskan) : Tadi siang
– Kualitas Tidur : Baik/ Tidak : Tidak
– Riwayat Penyakit : Tidak ada
Riwayat kehamilan,
persalinan,Nifas yang lalu

Riwayat Penyakit
Tempat Jenis
No UK Penolong JK BBL Umur
Persalinan Persalinan
Hamil Bersalin Nifas

1. Hamil ini
II. Data Objektif (O)
Pemeriksaa Umum
Keadaan Umum: baik kesadaran : baik keadaan Emosinal : Stabil
Tanda vital:
TD: 110/70mmHg,
N: 82 x/menit,
S: 370 C,
R: 20x/menit
BB Selama Hamil : 60kg
TB :158cm

Pemeriksaan Fisik
Muka : Tidak ada oedema
Mata : konjungtiva tidak anemis, pandangan tidak kabur, sclera tidak ikterik
Mulut & Gigi : tidak dilakukan pemeriksaan
Leher : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid dan getah bening
Payudara : simetris kanan/kiri puting menonjol, tidak terdapat benjolan
Ekstremitas atas & bawah: tidak oedema, tidak ada kekakuan sendi, tidak ada varises,
reflex +/+ kanan kiri
Pemeriksaan Obstetric

• Abdomen : membesar sesuai dengan umur kehamilan, tidak ada bekas luka
operasi
• TFU : 29 cm
• Palpasi :
• Leopold I : Teraba bagian lunak, asimetris yaitu bokong
• Leopold II :
Kanan : teraba bagian kecil-kecil janin yaitu eksremitas
Kiri : Teraba keras panjang dan seperti ada tahanan seperti papan
yaitu punggung
• Leopold III : teraba bulat, keras tidak melenting
• Leopold IV : Divergen teraba 3/5 bagian.
• TBJ : 2635 gram
• Auskultasi: Djj : positif, teratur, frekuensinya 132x/menit, punctum
maximumnya 3 jari dibawah pusat sebelah kiri
• HIS : 2x10’20”
• Anogenital : Tidak ada varices
• Anus : tidak ada haemoroid
• Pemeriksaan dalam, atas indikasi : mules dan keluar lendir darah, pukul : 21.30 WIB
portio tebal lunak, pembukaan 2cm Ketuban utuh, presentasi kepala, Posisi uuk depan,
penurunan hodge II, Molase (-).
Pemeriksaan Laboratorium

Gol.darah : O/ Rh +
HB : 10,4 gr%
Protein Urine : negatif
Reduksi : negatif
VCT : NR
HbsAg : NR
Pemeriksaan Penunjang

USG : -
ANALISA/DIAGNOSA
G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Fase laten, Janin tunggal
hidup intra uterin, Presentasi kepala.

PLANNING
Menginformasikan hasil pemeriksaan
Mengajarkan ibu teknik relaksasi
Menganjurkan ibu untuk makan dan minum saat His mereda
Mengobservasi kemajuan persalinan yaitu : DJJ, HIS dan Nadi tiap
30menit, Suhu dan urine tiap 2 jam, TD dan Pemeriksaan dalam
setiap 4 jam atau jika ada indikasi
Observasi Pukul : 02.00 WIB
S : Ibu mengatakan mules

O : Tanda vital: TD: 120/70mmHg, N: 84 x/menit, S: 370 C, R:


20x/menit.
DJJ : 140x/ menit, HIS : 2x10’25”
Pemeriksaan dalam : portio tebal lunak, pembukaan 3cm Ketuban
utuh, presentasi kepala, Posisi uuk depan, penurunan hodge II, Molase
(-).

A : G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Fase laten, Janin tunggal


hidup intra uterin, Presentasi kepala.

P:
Menginformasikan hasil pemeriksaan
Menganjurkan ibu teknik relaksasi
Menganjurkan ibu untuk istirahat
Mengobservasi kemajuan persalinan yaitu : DJJ, HIS dan Nadi tiap
30menit, Suhu dan urine tiap 2 jam, TD dan Pemeriksaan dalam setiap
4 jam atau jika ada indikasi
Observasi Pukul : 06.00 WIB
S : Ibu mengatakan mules

O : Tanda vital: TD: 122/75mmHg, N: 85 x/menit, S: 370 C, R:


20x/menit.
DJJ : 143x/ menit, HIS : 2x10’25”
Pemeriksaan dalam : portio tebal lunak, pembukaan 4cm Ketuban
utuh, presentasi kepala, Posisi uuk depan, penurunan hodge II, Molase
(-).

A : G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Fase aktif, Janin tunggal


hidup intra uterin, Presentasi kepala.

P:
Menginformasikan hasil pemeriksaan
Menganjurkan ibu teknik relaksasi
Menganjurkan ibu untuk tidak menahan BAK
Mengobservasi kemajuan persalinan yaitu : DJJ, HIS dan Nadi tiap
30menit, Suhu dan urine tiap 2 jam, TD dan Pemeriksaan dalam setiap
4 jam atau jika ada indikasi
Observasi Pukul : 10.00 WIB
S : Ibu mengatakan mules

O : Tanda vital: TD: 110/70 mmHg, N: 82 x/menit, S: 370 C, R:


20x/menit.
DJJ : 132x/ menit, HIS : 2x10’30”
Pemeriksaan dalam : portio tebal lunak, pembukaan 5cm, Ketuban
utuh, presentasi kepala, Posisi uuk depan, penurunan hodge II, Molase
(-).

A : G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Fase aktif, Janin tunggal


hidup intra uterin, Presentasi kepala.

P:
Menginformasikan hasil pemeriksaan
Menganjurkan ibu teknik relaksasi
Menganjurkan ibu untuk tidak menahan BAK
Menganjurkan ibu untuk makan dan minum saat his sedang mereda.
Mengobservasi kemajuan persalinan yaitu : DJJ, HIS dan Nadi tiap
30menit, Suhu dan urine tiap 2 jam, TD dan Pemeriksaan dalam setiap
4 jam atau jika ada indikasi
Observasi Pukul : 14.00 WIB
S : Ibu mengatakan mules

O : Tanda vital: TD: 110/70 mmHg, N: 88 x/menit, S: 370 C, R: 20x/menit.


DJJ : 140x/ menit, HIS : 3x10’35”
Pemeriksaan dalam : portio tebal lunak, pembukaan 5cm, Ketuban utuh,
presentasi kepala, Posisi uuk depan, penurunan hodge II, Molase (-).

A : G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Memanjang, Janin tunggal hidup


intra uterin, Presentasi kepala.

P:
Menginformasikan hasil pemeriksaan bahwa saat ini pembukaan ibu tidak
maju, dan harus dilakukan rujukan untuk penatalaksanaan lebih lanjut
Melakukan inform consent
Menyiapkan rujukan
Merujuk ibu ke RS Karunia Kasih

EVALUASI
Ibu mengerti tentang kondisinya saat ini, bahwa pembukaan ibu tidak maju,
ibu dan keluarga setuju untuk dilakukan rujukan ke RS.
Partograf
Pembahasan

Ny.M G1P0A0 Hamil 40 minggu Inpartu Kala I Memanjang dengan


Inersia uteri. Kesimpulan ini kita dapatkan dari materi yang telah
kita ambil dari beberapa sumber.

Pembahasan :
Menurut (Sarwono, 2014), Inersia uteri primer Bila sejak awal
kekuatan His nya sudah lemah dan persalinan berlangsung lama
dan terjadi pada kala I fase laten. Pada Kasus Ny.M his pada fase
laten s.d fase aktif frekuensi nya hanya 2x dalam 10 menit dan
lama nya kurang dari 40 detik.
Menurut (Nursiah,2014), Kala I dibagi atas 2 fase yaitu :

a) Fase laten, dimana pembukaan serviks berlangsung lambat,


dimulai sejak awalkontraksi yang menyebabkan penipisan dan
pembukaan secara bertahap sampai 3 cm, berlangsung dalam 7-8
jam.
b) Fase aktif (pembukaan serviks 4-10 cm), berlangsung selama 6
jam dan dibagidalam 3 , yaitu :
(1) Periode akselerasi : berlangsung selama 2 jam, pembukaan
menjadi 4 cm
(2) Periode dilatasi maksimal : berlangsung selama 2 jam,
pembukaan berlangsung cepat menjadi 9 cm.
(3) Periode deselerai : berlangsung lambat, dalam 2 jam
pembukaan jadi 10 cmatau lengkap.

Pada kasus Ny.M kala I Fase berlangsung selama 8 jam, dan kala I
Fase aktif selama 8 jam namun pembukaan tidak mengalami
kemajuan. Yaitu pembukaan 4 cm ke 5 cm saja.
Menurut (Sastrawinata, 2015) Faktor penyebab inersia uteri
diantaranya:

1. Faktor umum seperti umur, paritas, anemia, ketidaktepatan


penggunaan analgetik, pengaruh hormonal karena kekurangan
prostaglandin atau oksitosin, perasaan tegang dan emosional,

2. Faktor lokal seperti overdistensi uterus, hidramnion,


malpresentasi, malposisi, dan disproporsi cephalopelvik, mioma
uteri

Menurut analisa dari kelompok kami inersia uteri yang dialami oleh
Ny.M bisa terjadi karena HB ibu yang rendah (anemia) yaitu 10,4gr%,
sehingga mempengaruhi kuat/tidak nya His ibu
Hal ini juga didukung oleh penelitian dari (Nurjayanti, 2017) yaitu
Inersia uteri adalah his yang kekuatannya tidak adekuat untuk
melakukan pembukaan serviks atau mendorong janin keluar. Disini
kekuatan his lemah dan frekuensinya jarang. Sering dijumpai pada
penderita keadaan umum kurang baik seperti anemia, uterus yang
terlalu teregang misalnya akibat hidramnion atau kehamilan kembar
atau makrosomia, grandemultipara atau primipara, serta para
penderita dengan keadaan emosi yang kurang baik.

Pada penelitian (Rudiyanti, N., Metti, D,2014) kejadian anemia


berhubungan dengan kontraksi rahim yang tidak adekuat pada
proses persalinan yaitu sebesar 62,5% pada kasus postpartum
sebanyak 136.
Kesimpulan

Pada kasus Ny.M inersia uteri yang dialaminya terjadi karena HB ibu
yang rendah (anemia) yaitu 10,4gr%, sehingga mempengaruhi
kuat/tidak nya His ibu. Sehingga perlu dilakukan deteksi dini dan
penatalaksanaan secara tepat saat dilakukan pemeriksaan ANC
(Antenatal Care) pada ibu hamil. Sehingga masalah yang ditemukan
dapat diatasi.
TERIMA KASIH

WASSALAM