Anda di halaman 1dari 38

SEMINAR HASIL PROYEK

AKHIR
EVALUASI KINERJA ANTRIAN PADA GERBANG TOL
KANCI

Disusun Oleh : Dosen Pembimbing:


Muh Siroj Abdurrofi Suwardo, ST.,MT.,Ph.D
13/351716/SV/04510 NIP. 197101251997021001

PROGRAM STUDI D-IV TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN


INFRASTRUKTUR SIPIL
SEKOLAH VOKASI UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2017
SIDANG
PENDADARAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Profil Mahasiswa

 Nama Lengkap : Muh Siroj Abdurrof


 NIM : 13/351716/SV/04510
 Program : D-IV Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan
Infrastruktur Sipil
 Departemen/Unit : Departemen Teknik Sipil / Sekolah Vokasi
 Perguruan Tinggi : Universitas Gadjah Mada
 Alamat Rumah : Jl Jrabangan RT/RW 03/05
 Tukangkayu, Banyuwangi
 Alamat Email / No. Hp : siroj.abdurrof@mail.ugm.com
089650462693
SIDANG
PENDADARAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Latar Belakang

 Peningkatan kualitas sarana dan prasarana transportasi sangat


dibutuhkan guna menunjang kebutuhan warga masyarakat akan
moda angkutan penumpang maupun barang.
 Jalan tol dianggap sebagai penghubung tercepat, efektif, dan
efsien dibandingkan dengan alternatif lain.
 Lancarnya lalu lintas jalan tol dipengaruhi oleh tingkat pelayanan
pemilik dan pengelola jasa tersebut.
 Menganalisa kinerja lalu lintas dan prasarana pada gerbang tol
guna mengetahui karakteristik pelayanan jalan tol.
SIDANG
PENDADARAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Rumusan Masalah

 Seberapa besar panjang antrian gardu tol yang terintegrasi


dilihat dari waktu kedatangan dan waktu pelayanan.
 Bagaimana tingkat pelayanan yang diberikan pihak jalan tol
dalam menangani antrian.
.
SIDANG
PENDADARAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Batasan Masalah

 Penelitian dilakukan dalam lingkungan PT. Jasa Marga Cirebon


Palimanan-Kanci.
 Menganalisa kendaraan yang keluar (exit) melalui Gerbang Tol
Kanci.
 Mempertimbangkan perilaku/profl pengemudi, kesiapan
operator, dan kondisi di lapangan. Faktor tersebut belum
sepenuhnya dianalisa dalam penelitian ini.
 Waktu pelayanan (service time) juga menjadi tinjauan dalam
melakukan analisa dengan membedakan jenis kendaraan yang
melakukan transaksi dalam gerbang tol.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Tujuan Penelitian

• Untuk mengetahui waktu pelayanan (service time) gerbang tol


Palikanci dalam hal melayani kendaraan dan tingkat kedatangan
kendaraan yang meningkat setiap tahun.
• Untuk mengetahui panjang antrian yang terjadi pada saat
pengguna tol melakukan transaksi di gerbang tol.
• Untuk menganalisa tingkat pelayanan pda gerbang tol Palikanci
dengan sistem yang telah terintegrasi dengan ruas tol lain
setelah penghapusan beberapa gerbang tol guna mengurangi
tingkat kemacetan.
• Untuk menganalisis tingkat pelayanan pada gerbang tol Kanci.
Serta menganalisis apakah gerbang tol dengan sistem yang baru
tersebut dapat menampung kendaraan sesuai Standar Pelayanan
Minimum (SPM) dan mencari alternatif permasalahan bila sistem
pelayanan tidak efektif.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Teori Antrian

Teori antrian ini sangat dibutuhkan untuk mencari perilaku


dalam pergerakan sebuah arus manusia ataupun kendaraan.
Permasalahan yang sering terjadi pada titik temu atau titik layanan
pada suatu fasilitas membuat fenomena antrian semakin marak
terjadi.
Menurut Tamin (2003), terdapat tiga komponen utama
dalam teori antrian yang penting, yaitu.
1. Tingkat kedatangan
2. Tingkat pelayanan
3. Disiplin antrian
• First In First Out (FIFO) / First Come First Served (FCFS)
• First In Last Out (FILO) atau First Come First Served (FCFS)
• First Vacant First Served (FVFS)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Proses Antrian

Proses terjadinya antrian sangat penting untuk dijabarkan untuk


mendapatkan asal-usul antrian dan bagaimana proses sehingga
ternjadinya antrian.

Kedatangan Antrian Pelayanan Keluar


SEMINAR HASIL
Disiplin Antrian FIFO/FCFS
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

First In First Out (FIFO) / First Come First Served (FCFS)

Disiplin antrian FIFO yaitu dimana kendaraan pertama datang akan


dilayani pertama kali. Sebagai contoh salah satu penanganan FIFO adalah
antrian dari pengguna jasa jalan tol yang berkumpul di depan gerbang tol
untuk mendapatkan pelayanan pertama.

Perhitungan parameter antrian dilakukan


setelah didapatkan data
jumlah rata-rata kendaraan dalam antrian
(q)
jumlah rata-rata kendaraan dalam sistem
(n)
waktu rata-rata kendaraan dalam sistem
(d)
Gambar Disiplin Antrian FIFO waktu tunggu rata-rata dalam antrian (w).
Sumber: Tamin
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Menghitung Disiplin Antrian FIFO

Perhitungan parameter antrian dilakukan setelah


didapatkan data
• jumlah rata-rata kendaraan dalam antrian (q)
• jumlah rata-rata kendaraan dalam sistem (n)
• waktu rata-rata kendaraan dalam sistem (d)
• waktu tunggu rata-rata dalam antrian (w).

Dari perhitungan tersebut akan terlihat tingkat


pelayanan tiap-tiap gardu tol apakah mampu
menampung antrian kendaraan dalam waktu pelayanan
tertentu.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kanci

Jalan Tol

Dalam Standar Pelayanan Minimal


(SPM) jalan tol meliputi kondisi jalan tol,
kecepatan tempuh rata-rata, aksesbilitas,
mobilitas, keselamatan serta unit
pertolongan dan bantuan pelayanan.
Nilai atau tolak ukur standar harus
dicapai oleh setiap aspek jalan tol dan
dilakukan evaluasi secara berkala. Hasil
penilaian yang telah dilakukan dapat
dijadikan tolak ukur baik buruknya tingkat
pelayanan pada jalan tol tersebut
Substansi Indikator Lingkup Tolak ukur Keterangan
Pelayanan
Gerbang Tol Terbuka Maksimal 6
detik
Gerbang Tol Tertutup:
- Gardu masuk Maksimal 5
Kecepatan - Gardu keluar detik
Transaksi Maksimal 9
detik
GTO:
- Gardu tol ambil kartu Maksimal 4
- Gardu tol ambil detik
Aksesbilita transaksi Maksimal 5
s detik
Gardu tol Maksimal 10 Seluruh
Jumlah kendaraan gerbang tol
Antrian dalam kondisi
dibuka
Gerbang Tol Terbuka < 450
Garbang Tol Tertutup: kendaraan per
Jumlah gardu - Gardu masuk gardu
tol - Gardu keluar < 500
kendaraan per
gardu
< 300
el Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol th 2014, Substansi
kendaraan per Pelayanan: Aksesbilita
gardu
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Bagan Alir Penelitian


Mulai

Pemilihan Lokasi

Perumusan Masalah dalam mengevaluasi


Kinerja Gerbang Tol Kanci

Studi Literatur, yang Membahas


Studi Lapangan, yaitu Gerbang Tol
Tentang Evaluasi Kinerja Antrian
Kanci
Gerbang Tol

Pengambilan Data

Data Primer:
- Survei Kedatangan Data Sekunder:
Kendaraan - Jumlah Gardu Tol
- Survei Pelayanan - Disiplin Antrian
Kendaraan - SPM Jalan Tol
- Panjang Antrian

Data
Survei Tidak
Cukup ?

A
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Bagan Alir Penelitian

Mengolah Data Hasil Survei

Memberikan Alternatif Peningkatan


Analisa Kapasitas dan Tingkat
Pelayanan Gerbang Tol:
Pelayanan Gerbang Tol Kanci
- Penambahan Gardu Tol
- Penerapan Sistem Tandem

Pelayanan Tidak
Baik ? (SPM)

Ya

Selesai
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Lokasi Penelitian

• Jalan Tol Palimanan – Kanci


• Panjang : 26 km
• Pembangunan : 1990-1998
• Pengelola : PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
• Lokasi penelitian berada di gerbang tol ruas Palimanan-Kanci,
pada gardu pintu keluar (exit) Gerbang Tol Kanci.

Lokasi Penelitian

Gambar Peta Ruas Tol Palimanan – Kanci


Sumber: Jasa Marga, 2016.
Gerbang Tol/Simpang Km Destinasi
Susun
Gerbang Tol Palimanan 189 Jalur Pantura Jabar
3-4 Tegal Karang

Gerbang Tol Plumbon 1- 193 Plumbon


2 Plered
Trusmi

Gerbang Tol Plumbon 3- Gerbang utama Jalan Tol Palikanci. Mulai 13 Juni 2016, tidak ada
4 transaksi di gerbang tol tersebut. Pembayaran dilakukan di GT
Palimanan atau GT Brebes Timur.

Gerbang Tol Ciperna 204 Ciperna


barat – Ciperna Timur Cirebon Kota
Kuningan

Gerbang Tol Ciperna 205 Gerbang utama Jalan Tol Palikanci. Mulai 13 Juni 2016, tidak ada
Utama transaksi di gerbang tol tersebut. Pembayaran dilakukan di GT
Palimanan atau GT Brebes Timur.

Gerbang Tol Kanci 214 Kanci


Astanajapura
Cirebon

Simpang Susun Kanci   Jalan Tol Kanci-Pejagan


Jalan Tol Pejagan-Pemalang

Tabel Rute dan Destinasi Jalan Tol Palikanci


Sumber: Jasa Marga, 2016.
Gardu Tol Operasi

Utama Satelit GTO


No Gerbang Tol
Jumlah

Kelu Mas Terb Kelu Mas Terb Mas Terb


ar uk uka ar uk uka Keluar uk uka

1 Plumbon 1 4 0 0 0 0 0 0 2 0 6

2 Plumbon 2 2 0 0 0 0 0 0 2 0 4

4 Ciperna Barat 2 0 0 0 0 0 0 2 0 4

5 Ciperna Timur 2 0 0 0 0 0 0 2 0 4

6 Kanci 3 0 0 0 0 0 1 3 0 7

7 Palimanan 3 0 0 0 0 0 0 0 2 0 2

8 Palimanan 4 2 0 0 0 0 0 1 0 0 3

Total 15 0 0 0 0 0 2 13 0 30
Tabel Gerbang Tol beroperasi
Sumber: Jasa Marga, 2016.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Lokasi Penelitian

• Gerbang Tol Kanci merupakan gerbang tol yang memiliki akses


masuk menuju Jalan Tol Palikanci dan arah Jakarta/bandung serta
akses keluar untuk menuju Jalan Tol Pejagan dan arah Jalur
Pantura.

exi
t
8 10
4 6

Gambar Simpang SusunKanci Gambar Gerbang Tol Kanci


Sumber: Jasa Marga, 2016. Sumber: Dokumentasi pribadi.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Lokasi Penelitian

• Skema urutan gardu tol akan ditampilkan pada gambar berikut.

Gambar Skema Gardu Tol Kanci


Sumber: Jasa Marga, 2016.
SEMINAR HASIL
PENDAHULUAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Pengujian Kecukupan Data


Dari data sekunder dapat diperoleh dari jumlah histori lalu lintas
kendaraan maka dapat dihitung kecukupan data melalui persamaan
Dixon dan B.Leach, sehingga didapatkan nilai kecukupan data
sebagai berikut
Golongan
kendaraan 2015 2016
Golongan I 36789 37709
Golongan II 14968 14801
Golongan III 5899 6194
Golongan IV 1653 1821 Golongan Minimal Data
Golongan V 1335 1287 Kendaraan
Jumlah kendaraan 60644 61812
Gambar Lalu Lintas Tahunan Golongan I 92
Sumber: Jasa Marga, 2016.
Golongan II 71
 Golongan I Golongan III 35
P = x 100 % = 61% Golongan IV 11
V = Golongan V 8

n = = = 92,23
SEMINAR HASIL
PENDAHULUAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Pengujian Distribusi Kedatangan

Setelah dilakukan survei kedatangan kendaraan yang


melakukan transaksi didapatkan hubungan antrian pelayanan
dengan kedatangan poisson untuk beberapa kondisi yang dapat
dianalisis. Namun terlebih dahulu akan diuji dengan menggunakan
rumus distribusi poisson.
 Gardu Tunai Frekuensi kedatangan
(Kendaraa harapan
n/ Menit)
Frekuensi
(Kendaraan/men kendaraan pada gardu
Oi (Kendaraan/
ni
menit) P(n)
it) tunai merupakan
Ei
ni.Oi kedatangan poisson. Hal
ini dapat dilihat pada
0 102 0 0,1402 151,3963 nilai frekuensi
1 270 270 0,2754 297,4656 kedatangan kendaraan
2 367 734 0,1517 163,8626
3 260 780 0,0940 101,5489 (f) yang mendekati nilai
4 68 272 0,0614 66,2986 frekuensi harapan (Ei)
5 12 tunai. 60 0,0413 44,5818
Tabel distribusi
6
kedatangan
1 6 0,0283 30,5546 yaitu dengan f ≈ Ei
>7 0 0 0,1914 206,744
Jumlah 1080 2122 0,9986 1079,998
SEMINAR HASIL
PENDAHULUAN
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Pengujian Distribusi Kedatangan

Setelah dilakukan survei kedatangan kendaraan yang


melakukan transaksi didapatkan hubungan antrian pelayanan
dengan kedatangan poisson untuk beberapa kondisi yang dapat
dianalisis. Namun terlebih dahulu akan diuji dengan menggunakan
rumus distribusi poisson.
 GarduFrekuensi
(Kendaraan Otomatis kedatangan
/ Menit)
ni
Oi
(Kendaraan/menit
Frekuensi
harapan
kendaraan pada gardu
)
ni.Oi
P(n) (Kendaraan/meni otomatis merupakan
t)
   
Ei kedatangan poisson. Hal
  ini dapat dilihat pada
0 343 0 0,9539 343,3952
1 17 17 0,0450 16,2158
nilai frekuensi
2 0 0 0,0041 1,4608 kedatangan kendaraan
3 0 0 0,0004 0,1481
4 0 0 4,39.10-5 0,0158
(f) yang mendekati nilai
5 0 0 4,82.10-6 0,0017 frekuensi harapan (Ei)
Tabel distribusi
6 kedatangan
0 tunai. 0 5,41.10-7 0,0002
>7 0 0 7,89.10-9 0,0000
yaitu dengan f ≈ Ei
Jumlah 360 17 1,0034 361,2377
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Pengujian Tingkat Kedatangan

  Berdasarkandata hasil survei yang telah dilakukan pada


gerbang exit tol Kanci, didapatkan bahwa tingkat kedatangan
kendaraan (λ) dalam sistem yaitu 356,65 kendaraan/jam.
No Jam Jumlah Kendaraan
1 11.00-12.00 392
2 12.00-13.00 374
3 13.00-14.00 294
4 14.00-15.00 368
5 15.00-16.00 339
6 16.00-17.00 372
TOTAL 2139
Tabel survei kedatangan kendaraan

Rumus :
 λ =
 Dimana :
 N = Banyaknya waktu yang diperlukan (jam)
 Maka :
 λ = = 356,5 = 357 kendaraan/jam
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Waktu Pelayanan

   Berdasarkan
data hasil survei yang telah dilakukan pada
gerbang exit tol Kanci, didapatkan bahwa waktu pelayanan
kendaraan (WP) dalam sistem yaitu 9,2 detik per kendaraan.
Nomor Gardu Waktu Pelayanan Rata-rata (detik)
04 9,563
08 8,477
10 9,555
Rata-rata 9,2

Tabel survei waktu pelayanan rata-rata

Kondisi optimal dalam waktu pelayanan (WP) yang diperlukan


pada gerbang tol agar tetap menampung antrian dalam sistem
dapat diketahui dengan perhitungan sebagai berikut :
λ = 357 kendaraan/jam jadi waktu pelayanan yang dibutuhkan
N=3 adalah µ = , WP = 30,25detik/kend
1
Maka diperoleh : µ = 119
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui nilai parameter


antrian dengan disiplin antrian FIFO yaitu n, q, d, dan w.
Berdasarkan hasil survei panjang antrian pada Gerbang Tol Kanci
didapatkan panjang antrian rata-rata pada gerbang tol exit sebagai
berikut.
Panjang Antrian
Nomor Gardu
(kendaraan)
Gardu 04 2,13
Gardu 08 2,1
Gardu 10 3,116
Rata-rata 2,44

Tabel panjang antrian rata-rata

Perhitungan FIFO dilakukan dengan menggunakan sampel 5


sampai 10 detik waktu pelayanan (WP) dengan jumlah gardu tol (N)
sebanyak 2 sampai 5 gardu.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO


Sampel perhitungan antrian dengan menggunakan (WP) = 8
dan 10 detik/kendaraan dan banyak gardu (N) sebanyak 3.
8 detik 10 detik
  3600/8 = 450    3600/10 = 360

 n = 0,360 kendaraan  n = 0,741 kendaraan

 q = 0,095 kendaraan  q = 0,163 kendaraan

 d = × 3600 = 10,876 detik  d = × 3600 = 14,93 detik

 w = × 3600 = 2,876 detik  w = × 3600 = 4,93 detik


SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter panjang antrian (n) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu
Pelayanan (WP)

Grafk hubungan panjang antrian (n) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter parameter panjang antrian (q) – Jumlah pintu gerbang
(N) – Waktu Pelayanan (WP.

Grafk hubungan panjang antrian (q) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter waktu tunggu (d) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu
Pelayanan (WP)

Grafk hubungan waktu tunggu (d) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter waktu tunggu (d) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu
Pelayanan (WP).

Grafk hubungan waktu tunggu (w) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Analisis Efektiftas dibawah ini digunakan untuk


mempertimbangkan penambahan gardu tol.

WP = 10 detik WP = 8 detik
N
3 4 5 3 4 5 Banyak gardu

n 0,741 0,330 0,309 0,360 0,247 0,189 Jumlah kendaraan


(sistem)
q 0,163 0,082 0,049 0,095 0,049 0,030 Jumlah kendaraan
(antrian)
d 14,93 13,296 12,474 10,876 9,979 9,509 Waktu tunggu (sistem)

w 4,938 3,296 2,474 2,876 1,979 1,509 Waktu tunggu (antrian

Grafk hubungan waktu tunggu (w) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter antrian.

Grafk hubungan waktu tunggu (w) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Perhitungan Disiplin Antrian FIFO

Setelah dilakukan perhitungan secara menyeluruh terhadap


sampel diatas, didapatkan hasil berupa grafk perbandingan
parameter antrian.

Grafk hubungan waktu tunggu antrian (w) – Jumlah pintu gerbang (N) – Waktu Pelayanan (WP)
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Kesimpulan
Berdasarkan proses analisis data yang telah dilakukan maka
didapatkan kesimpulan dari tugas akhir ini adalah :
 Tingkat kedatangan 119 kendaraan/jam dalam satu gardu.
Apabila mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu
<300 kendaran/jam, maka dianggap masih memenuhi.
 Panjang antrian rata-rata dalam satu gardu yaitu 2,44 kendaraan,
sedangkan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu <10
kendaran , maka dianggap masih memenuhi.
 Rata-rata Waktu Pelayanan (WP) dalam satu transaksi adalah 9,2
detik. Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu 9
detik untuk setiap transaksi maka dianggap tidak memenuhi.
 Berdasarkan uji distribusi disimpulkan bahwa distribusi
kedatangan kendaraan pada gerbang tol Kanci untuk gardu
tunai maupun gardu otomatis merupakan distribusi poisson.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Kesimpulan
 Berdasarkan perhitungan antrian FIFO didapatkan bahwa,
penambahan gardu tol dari 3 menjadi 4, dapat mengurangi
panjang antrian (q) dan waktu tunggu antrian (w) secara optimal.
 Dalam usaha meminimumkan nilai n, q, d, dan w maka
didapatkan urutan prioritas pengambilan kebijakan, yaitu :
1. Prioritas pertama adalah kebijakan meningkatkan kualitas
pelayanan pada gardu tol, agar waktu pelayanan dapat
diminimalkan sekecil mungkin.
2. Prioritas kedua adalah perubahan sistem GTO agar mampu
melayani transaksi tunai, karena penggunaan GTO dianggap
kurang optimal.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Saran

 Proses penggunaan Gardu Tol Otomatis (GTO) yang kurang


efektif. Minimnya peminat serta kurangnya sosialisasi dalam
pemanfaatan kartu e-toll merupakan salah satu penyebab
kurangnya pengguna tol yang melakukan transaksi elektrik. Hal-
hal yang dapat dilakukan oleh pihak pengelola dalam hal ini PT.
Jasa Marga yaitu :
1. Sosialisasi dalam pemanfaatan kartu berlangganan tol kepada
pengguna jasa yakni pada mitra-mitra transportasi (contoh :
Bank BJB). Penggunaan kartu diharapkan dapat memberikan
keuntungan bagi kedua belah pihak.
2. Mengkaji peraturan mengenai Gardu Tol Otomatis (GTO) yang
diwajibkan bagi pengelola tol apabila dinilai kurang efektif
maka dapat mengganti dengan gardu tunai namun tetap
melayani pembayaran dalam kartu e-toll.
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

Saran

 Lambatnya proses transaksi tunai yang dilakukan di gardu tol


tunai Kanci yaitu dengan rata-rata 9,2 detik untuk setiap
transaksi tunai untuk semua golongan kendaraan, maka perlu
dilakukan peningkatan kualitas guna mengurangi waktu
pelayanan yaitu :
1. Sosialisasi pentingnya pengemudi untuk memberikan uang
pas pada saat transaksi sehingga tidak memakan waktu lama
dalam proses pembayaran.
2. Pelatihan-pelatihan untuk pengelola gardu tol dalam hal ini
operator gardu tol agar kualitas pelayanan dapat dtingkatkan .
 Penerapan teknologi terbaru yaitu smart card yang telah
digunakan sejak lama pada ruas tol diluar negeri yaitu Singapura
dan Malaysia. Penggunaan smart card diharapkan pengguna tol
tidak perlu berhenti lama untuk membayar tol
SEMINAR HASIL
Evaluasi Kinerja Antrian Gerbang Tol
Kanci

TERIMA KASIH