Anda di halaman 1dari 21

PEMANASAN GLOBAL

(GLOBAL WARMING)

1 dr. Ekarini D.
FK - UKI
2 I. Pendahuluan

Pemanasan Global atau Global Warming adalah


sebuah peristiwa yang menyebabkan terjadinya
peningkatan suhu rata-rata daratan, lautan, dan
atmosfer yang berada di permukaan bumi.

Atmosfer
Bumi
Lautan

Daratan
3 I. Pendahuluan.....

Menurut kajian Inter-governmental Panel on Climate


Change (IPCC – dibentuk oleh PBB tahun 1988),
sejak pertengahan abad ke 20, peningkatan suhu
rata-rata disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi
gas-gas rumah kaca seperti : Metana (CH4),
Dinitro Oksida (N2O), Karbondioksida (CO2),
Chlorofluorocarbon (CFC), dan lain-lain
Emisi gas rumah kaca tersebut terjadi sebagai akibat
aktivitas manusia seperti : pembakaran hutan,
pembakaran energi fosil, emisi kendaraan dan
industri besar, dan lain-lain.
Pemanasan Global menyebabkan keseimbangan
ekosistem yang ada di bumi menjadi terganggu.
Perubahan iklim akan memberikan dampak negatif
bagi kehidupan manusia
4 II. Pemanasan Global
(Global Warming)
Aktivitas manusia moderen banyak menimbulkan
emisi senyawa gas rumah kaca seperti Metana
(CH4), Dinitro Oksida (N2O), Karbondioksida
(CO2), Chlorofluorocarbon (CFC), dan lain-lain
sehingga mengakibatkan senyawa gas rumah
kaca tersebut banyak sekali terkandung di
lapisan atmosfer bumi.
Peningkatan konsentrasi gas-gas di atmosfir
menghalangi pantulan energi sinar matahari
dari bumi, sehingga menyebabkan peningkatan
efek rumah kaca. Sebagai akibatnya suhu bumi,
planet yang kita huni, menjadi lebih panas.
5 II. Pemanasan Global.....

https://etybudiharjo.wordpress.com/tag/perubahan-iklim/
6 III. Dampak Pemanasan Global
Pemanasan Global (Perubahan Iklim) memberi dampak
pada lingkungan dan kehidupan di bumi. Dampak-
dampak tersebut antara lain sebagai berikut :
1. Perubahan Cuaca dan Iklim
2. Kenaikan Permukaan Air Laut
3. Menurunnya Hasil Pertanian
4. Kehidupan pada Hewan dan Tumbuhan
5. Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia
III. Dampak Pemanasan Global......
7
3.1 Perubahan Cuaca dan Iklim
Dalam kurun waktu satu abad terakhir, suhu permukaan
Bumi mengalami peningkatan sehingga mengubah siklus
cuaca dan iklim di berbagai wilayah di permukaan bumi,
termasuk kutub utara dan kutub selatan.
Dampak nyata dari perubahan cuaca dan iklim adalah:
a. Seiring dengan bertambahnya suhu bumi, gunung es dan
gletser (daratan es) di daerah kutub mulai mencair
b. Air tanah lebih cepat menguap karena suhu permukaan bumi
meningkat, sehingga beberapa daerah mengalami kekeringan.
III. Dampak Pemanasan Global
8
3.1 Perubahan Cuaca dan Iklim........
c. Pola cuaca dan iklim menjadi tidak teratur (tidak
terprediksi) dan lebih ekstrem : terjadi hujan ekstrem
atau kekeringan ekstrem di berbagai wilayah
d. Angin bertiup lebih kencang dengan pola yang berubah
sehingga sering terjadi angin puting beliung (angin
badai)
e. Curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi
III. Dampak Pemanasan Global......
9
3.2 Kenaikan Permukaan Air Laut
Gunung es dan gletser di wilayah kutub utara dan kutub selatan
mulai mencair dan akan menyebabkan permukaan air laut
naik dari waktu ke waktu. Dampak kenaikan permukaan air
laut antara lain :
 Pulau kecil dan daerah dataran rendah di pinggir pantai akan
tenggelam
 Sering terjadi banjir sebagai akibat air laut pasang (rob)
 Daerah rawa-rawa dipinggir pantai semakin meluas
III. Dampak Pemanasan Global......
10
3.3 Menurunnya Hasil Pertanian
Pemanasan global mengakibatkan perubahan siklus cuaca dan
iklim sulit di prediksi, sehingga membawa dampak negatif bagi
ketahanan pangan (sektor Pertanian), antara lain adalah :
 Musim dan cuaca yang tidak menentu mengakibatkan kekering-
an atau banjir sehingga terjadi gagal panen
 Terendamnya lahan pertanian potensial (Tambak ikan, dll) di
pinggir pantai akibat naiknya permukaan air laut
 Tanaman pangan dan hutan sering mengalami serangan
penyakit dan hama yang meningkat akibat perubahan iklim.
III. Dampak Pemanasan Global......
11
3.4 Kehidupan Hewan dan Tumbuhan
Hewan dan Tumbuhan merupakan mahluk hidup dan bagian suatu
ekosistem yang ada di bumi. Hewan dan tumbuhan yang tidak dapat
beradaptasi terhadap perubahan lingkungan (cuaca dan iklim) akan
mati dan akan mengalami kepunahan.
Kepunahan spesies organisme akan mengurangi keanekaragaman hayati.
Apabila banyak organisme yang punah, maka ekosistem akan ter
ganggu. Tanda-tanda kepunahan, antara lain sbb :
 Para peneliti mengungkapkan bahwa kenaikan temperatur di Benua
Antartika (Kutub Utara) menyebabkan :
(a) penurunan populasi pinguin Adélie (Pygoscelis adelia) hingga
dua pertiganya pada akhir abad ini,
(b) daratan es yang mencair, mempercepat kepunahan beruang
kutub karena susah mencari mangsa dan berkembang biak.
III. Dampak Pemanasan Global
12 3.4 Kehidupan Hewan dan Tumbuhan......

 Banyaknya CO2 (Karbondioksida) di udara, akan larut dalam air


sehingga tingkat keasaman air laut menjadi tinggi. Meningkatnya
keasaman air laut menurunkan jumlah ion karbonat yang menyusun
koral, sehingga koral di ekosistem di laut menjadi berkurang.
 Karena gelombang pasang dan banjir (rob) sering terjadi, maka luas
hutan mangrove berkurang, dan ketersediaan air bersih di daerah
pesisir menjadi sangat terbatas.
III. Dampak Pemanasan Global......
13

3.5 Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia


Pemanasan Global menyebabkan perubahan iklim, yang
selanjutnya perubahan iklim ini mempengaruhi kesehatan
manusia.
Perubahan Iklim mempunyai 2 (dua) dampak terhadap kesehatan
manusia, yaitu Dampak Langsung dan Dampak Tidak
Langsung
 Dampak langsung seperti penyakit atau kematian yang
berhubungan dengan suhu yang ekstrim; dan efek pencemaran
udara oleh spora dan jamur.
 Dampak tidak langsung : mengakibatkan penyakit yang
ditularkan melalui air atau makanan, penyakit yang ditularkan
melalui vektor serangga dan rodent, atau penyakit karena
kekurangan air dan makanan.
III. Dampak Pemanasan Global
3.5 Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia......

Pengaruh moderat
Efek Kesehatan
Kematian dan Kesakitan
Perubahan yang berhubungan dgn
Iklim Regional : temperatur
Pemanasan Tingkat
Global - Gelombang panas Pencemaran Efek Kesehatan berhub
dan - Cuaca ekstrim Udara dgn badai dan banjir
Perubahan - Temperatur naik Efek pencemaran
Iklim - Presipitasi Jalur
Lingkungan
Kontaminasi
Penyakit dibawa oleh
Dinamika makanan dan minuman
Penularan

Usaha Adaptasi

Sumber : Patz JA and Kovats RS (2002) Hot spots in climate change and human health,
British Medical Journal 325: 1094-1098
III. Dampak Pemanasan Global
3.5 Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia......
15
Perubahan iklim mempengaruhi kesehatan manusia
baik langsung maupun tidak langsung. Beberapa
akibat/pengaruh perubahan iklim terhadap
kesehatan manusia antara lain :
1. Diare dan Malnutrisi
 Naiknya permukaan air laut merusak ekosistem
hutan bakau, dan intrusi air laut ke daratan
menyebabkan air bersih (tawar) menjadi langka,
merusak tanaman pangan dan tambak ikan.
 Kemarau panjang memicu kekeringan sehingga
terjadi gagal panen dan akhirnya : ketersediaan
pangan menjadi terganggu. Ketersediaan pangan
terbatas, asupan gizi rendah, air bersih terbatas,
dan sanitasi buruk memicu malnutrisi
 Banjir menyebabkan meluasnya penyakit Diare,
Kholera, dan leptospirosis (penyakit yang
dibawa oleh hewan pengerat).
III. Dampak Pemanasan Global......
3.5 Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia
16
2. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
 Kebakaran hutan menghasilkan gas-gas rumah kaca, dan asapnya
mengganggu pernapasan manusia.
 Asap yang mengandung debu halus dan karbondioksida
menyebabkan gangguan pernapasan dan infeksi saluran pernapasan
akut (ISPA), yaitu : Asma, Bronkhitis, dan Penyakit Paru obstruktif
Kronis (COPD)
 Asap tersebut juga membawa racun dioksin yang dapat memicu
Kanker Paru dan gangguan kehamilan, serta kemandulan pada
wanita
3. Demam Berdarah (DBD) dan Malaria
 Akibat pemanasan global, siklus inkubasi virus penyebab DBD (di
tubuh nyamuk Aedes Aegypti) dan Malaria (di tubuh nyamuk
Anopheles) menjadi lebih pendek dan masa inkubasinya kuman
lebih singkat. Populasinya lebih cepat berkembang (meledak).
Akibatnya, kasus demam berdarah dan malaria lebih mudah
meningkat (meledak) dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 Dengan demikian, virus malaria yang dibawa nyamuk Anopheles
dan virus dengue yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti dapat
menyerang setiap saat secara ganas.
III. Dampak Pemanasan Global......
17 3.5 Pengaruh Terhadap Kesehatan Manusia

4. Bencana Alam dan Kematian


 Secara umum, jumlah bencana alam yang berhubungan dengan cuaca
(banjir, badai, tanah longsor, dan lainnya) dilaporkan meningkat tiga
kali lipat sejak tahun 1960. Setiap tahun, bencana ini mengakibatkan
lebih dari 60 ribu kematian, terutama di negara-negara berkembang.
 Banjir menyebabkan luka-luka fisik dan mental yang tidak terhitung.
Juga rumah-rumah menjadi rusak, pasokan medis, makanan, dan
pelayanan kesehatan menjadi terganggu.
 Suhu panas (ekstrim) berkontribusi langsung dengan tingkat
kematian akibat penyakit jantung dan gangguan
pernapasan, utamanya bagi kalangan orang tua. Pada tahun 2003,
saat kejadian gelombang panas di Eropa, dilaporkan ada lebih dari 70
ribu orang meninggal dunia.
IV. Meminimalkan Dampak Pemanasan Global
18
 Pemanasan Global terjadi karena adanya efek rumah kaca. Efek
rumah kaca terjadi karena meningkatnya emisi gas rumah kaca di
atmosfer bumi, sebagai akibat dari meningkatnya teknologi dan
aktivitas manusia.
 Pemanasan Global mengancam kelangsungan kehidupan mahluk
hidup di bumi, termasuk kehidupan manusia. Untuk itu perlu
adanya upaya meminimalkan dampak negatif dari Pemanasan
Global, antara lain melalui :
1. Konservasi dan Efisiensi Energi : Perlu dilakukan
penghematan energi di :
a. Dunia industri, yang merupakan konsumen terbesar energi
(listrik dan bahan bakar).
b. Sektor transportasi dan sektor rumah tangga baik dalam
penggunaan listrik maupun bahan bakar.
IV. Meminimalkan Dampak Pemanasan Global........
19
2. Pengurangan/Eliminasi CFC : penggunaan CFC (gas Freon)
perlu dikurangi/dihilangkan karena gas tersebut diperkirakan
menyumbang sekitar 20 persen dari gas rumah kaca pada tahun
2030. Perlu dicari gas lain sebagai penggantinya dalam peralatan
pendingin udara (Ac dan Kulkas)
3. Penggunaan Renewable energy perlu ditingkatkan, seperti
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pemanas air dengan
tenaga matahari, penggunaan kincir angin dikonversi menjadi
tenaga listrik, dan pemanfaatan gas Metana dari sampah dan
kotoran manusia dan binatang.
4. Pengurangan penggunaan Bahan Bakar Fosil (minyak bumi)
dengan bahan bakar alternatif dari bahan baku tumbuh-
tumbuhan atau Biogas.
5. Reboisasi Hutan. Penghijauan kembali hutan yang gundul
perlu dilakukan untuk menyerap gas CO2 di atmosfer bumi.
20 V. Penutup/Kesimpulan
 Pemanasan Global atau Global Warming adalah
sebuah peristiwa yang menyebabkan terjadinya
peningkatan suhu rata-rata daratan, lautan, dan
atmosfer yang berada di permukaan bumi.
 Meningkatnya suhu permukaan bumi akan
mengakibatkan adanya perubahan cuaca dan
iklim yang ekstrim, sehingga mahluk hidup dan
eksosistemnya menjadi terganggu.
 Pemanasan Global menyebabkan perubahan
iklim, yang selanjutnya perubahan iklim
berdampak langsung dan tidak langsung
terhadap kesehatan manusia.
21

TERIMA
KASIH