Anda di halaman 1dari 52

PROTOZOA USUS

• Entamoeba histolytica
• Entamoeba coli
• Iodamoeba buetschlii
• Giardia lamblia
• Balantidium coli
• Cryptosporidium sp
NEMATODA USUS

1. Ascaris lumbricoides
2. Trichuris trichiura
3. Strongyloides stercoralis
4. Enterobius vermicularis

BLOK 14
CACING KAIT :
•Necator americanus
• Ancylostoma duodenale
• Ancylostoma caninum
• Ancylostoma ceylanicum
• Ancylostoma braziliense
Entamoeba histolytica

• PENYAKIT : AMEBIASIS
DISENTRI AMEBA

• INANG DEFINITIF : MANUSIA

• HABITAT : USUS BESAR

• MORFOLOGI E.histolytica :
- TROFOZOIT
- PRESISTA
- SISTA
MORFOLOGI • TROFOZOIT :
- 10 – 60 m ( + 20 m )
- BERGERAK AKTIF
- INTI : KARIOSOMA
SENTRIS HALUS, BUTIR
KROMATIN TERATUR
- ENDOPLASMA < KERUH
DARI EKTOPLASMA
- ADA SEL DARAH MERAH
BENTUK PATOGEN /
BTK HISTOLYTICA
MORFOLOGI TROFOZOIT
MORFOLOGI PRESISTA

- GERAKAN LAMBAN
- BTK PERALIHAN
- PD SITOPLASMA ADA
MASA GLIKOGEN & BENDA
KROMATOID BTK CERUTU +/-
- INTI SATU
- DINDING TIPIS
MORFOLOGI SISTA

- UKURAN 10 – 20 m
- BULAT / OVAL
- DINDING TEBAL
- INTI : 1 – 4
- BENDA KROMATOID +/-
DAUR HIDUP E. histolytica
Entamoeba coli

• INANG DEFINITIF : MANUSIA


• HABITAT : DI USUS BESAR,
NON PATOGENIK
• DI DALAM USUS HIDUP KOMENSAL
• GOLONGAN AMEBA YG UKURAN-NYA
PALING BESAR
• MORFOLOGI Entamoeba coli :
- TROFOZOIT
- PRESISTA
- SISTA
MORFOLOGI
• TROFOZOIT
- 15 – 50 µm
- GERAKAN LAMBAN
- EKTOPLASMA TIPIS
PSEDOPODIA LEBAR
- ENDOPLASMA TDP VAKU-
OLA ISI BAKTERI
- SITOPLASMA KASAR
/ GRANULER
- INTI SATU : KARIOSOMA
EKSENTRIS
INTI - KROMATIN PD DD INTI
KASAR, TIDAK TERATUR
MORFOLOGI TROFOZOIT
PRESIS
MORFOLOGI
PRESISTA :
- BULAT
- DINDING TIPIS
SISTA :
- BULAT 10 - 33µm
- DINDING TEBAL
- INTI 2 – 8
SISTA
- BENDAKROMATOID
BTK SEPERTI
PECAHAN KACA + / -
Iodamoeba butschlii

• INANG DEFINITIF : MANUSIA

• KOMENSAL

• NON PATOGENIK

• MORFOLOGI :
- TROFOZOIT
- PRESISTA
MORFOLOGI
• TROFOZOIT

- BULAT, OVAL : 8-20µm


- PD TINJA SEGAR, GERAKAN AKTIF
- TAK JELAS PERBEDAAN ANTARA
EKTOPLASMA & ENDOPLASMA
- ENDOPLASMA BANYAK
VAKUOLA ISI BAKTERI
- INTI : KARIOSOMA BESAR , LETAK
EKSENTRIS / SENTRIS

INTI - PADA PULASAN PERMANEN


TAMPAK “ HALO” DISEKITAR INTI
MORFOLOGI
• SISTA
- BULAT / AGAK LONJONG
- 5 – 20 µm
- ADA VAKUOLA GLIKOGEN BESAR
+ ½ SISTA, DPT DIWARNAI DNG
YODIUM PD SEDIAAN BASAH
- SISTA MASAK, INTI SATU
- INTI : TDP GRANULA KROMATIN
TERSEBAR DI SEKITAR KARIOSOM.
BILA GRANULA KROMATIN TDP
PADA SALAH SATU SISI, MK INTI
TAMPAK SEPERTI KERANJANG
( BASKET NUCLEUS)
Giardia lamblia

• PROTOZOA USUS, TMSK FLAGELATA


• PATOGENIK, DLM KRIPTE DUODENUM
• ANAK-ANAK < DEWASA
• INANG DEFINITIF :
MANUSIA & BINATANG PENGERAT
• MORFOLOGI Giardia lamblia :
- TROFOZOIT
- SISTA
MORFOLOGI
• TROFOZOIT
- BENTUK SEPERTI BUAH PER,
UJUNG POST RUNCING & TIPIS
- BILATERAL SIMETRIS
- 12 – 15 m (+ 14 m)
- PUNYA DISKUS PENGISAP
- GERAKAN PROGRESIF SEPERTI
DAUN JATUH
- ALAT GERAK : 4 ps FLAGELLUM
BERPANGKAL DI BLEFAROPLAS:
ANTERIOR, POSTERIOR,
VENTRAL LATERAL , MASING-
MASING SEPASANG.
- INTI : 2 BH OVAL, KARIOSOMA
BESAR DITENGAH.
- PUNYA : - 2 AXONEMA
- 2 BENDA PARABASAL
MORFOLOGI TROFOZOIT

1. INTI
2. BENDA PARABASAL
3. AKSONEMA
4. FLAGELLUM
MORFOLOGI

• TROFOZOIT

DARI SAMPING :
- BAGIAN VENTRAL,
CEKUNG
- BAGIAN DORSAL,
CEMBUNG
MORFOLOGI SISTA

- BTK ELIPSOIDAL
- 10 – 12 m
- DINDING TIPIS
1 LAPIS
- AXONEMA
- BENDA PARABASAL
- BLEFAROPLAS
- BEKAS FLAGELUM
DAUR HIDUP Giardia lamblia
Balantidium coli
• PROTOZOA USUS, UKURANNYA
PALING BESAR
• CILIATA
• INANG AKSIDENTAL : MANUSIA
• INANG DEFINITIF : BABI & KERA
• PATOGENIK, DI USUS BESAR
• MORFOLOGI Balantidium coli :
- TROFOZOIT
- SISTA
MORFOLOGI
• TROFOZOIT :
- SEPERTI KANTONG
- OVAL, ± 60 µm
ANTERIOR TAJAM,
POSTERIOR BULAT
- TUBUH TERTUTUP CILIA
YG MERUPAKAN ALAT
GERAK
- SITOSTOMA, SITOFARING,
PERISTOMA
- SITOFIGE : LUBANG
EKSKRESI
- INTI : MAKRONUKLEUS &
MIKRONUKLEUS
- VAKUOLA KONTRAKTIL
MORFOLOGI TROFOZOIT
MORFOLOGI
• SISTA
- AGAK BULAT, 52 X 55 µm
- DINDING 2 LAPIS,
LUAR : TEBAL
DALAM : TIPIS
- CILIA KADANG TAMPAK
TU. SEDIAAN SEGAR
- MAKRONUKLEUS +
- MIKRONUKLEUS + / -
- VAKUOLA
DILUAR INANG, MAMPU HIDUP BBRP MINGGU
Cryptosporidium sp

 ZOONOSIS
 HABITAT : GASTROINTESTINAL
TRAKTUS RESPIRATORIUS
 INTRASELULAR / EKSTRASITOPLASMIK
 NEONATAL
 IMUNOSUPRESI & IMUNODEFISIENSI
 INDIVIDU OPORTUNIS AIDS
 MORFOLOGI : OOSISTA ( DLM TINJA MANUSIA )
SPOROZOIT, TROFOZOIT, SKIZON,
MEROZOIT, MAKROGAMETOSIT,
MIKROGAMETOSIT
 MIKROSKOP 100 X
- OOSISTA , BULAT / OVAL :
2–6 m

 SKANING MIKROSKOP
ELEKTRON
SPOROZOIT :
- SEL DPT BERGERAK
- MEMANJANG / BTK KOMA
- DINDING 3 LAPIS
- INTI SATU DITENGAH
ME TROFOZOIT :
- DINDING 5 LAPIS
- NUKLEUS BESAR
- NUKLEOLUS TAMPAK
 SKANING MIKROSKOP
ELEKTRON

SKIZON
- MASAK, MENGANDUNG :
4 MEROZOIT & 8 MEROZOIT
- MEROZOIT BTK PISANG
DINDING 2 LAPIS TIPIS
NUKLEUS + NUKLEOLUS
MEROZOIT - SKIZON : - DINDING TEBAL

MAKROGAMETOSIT (BTN)
- OVAL : 5,2 x 5,1 m, DD TEBAL
- BERGRANULA

MIKROGAMETOSIT (JTN)
- OVAL : 3,5 x 3,8 m
- MASAK : MIKROGAMET 12 – 16,
OOSISTA
* C. parvum : 5 x 4,8 m
* C. muris : 6 – 8 m

- DD 2 LAPIS TD LIPOPROTEIN
- DINDING LUAR KASAR
- TERDAPAT BEBAS DLM LUMEN
- MELEKAT DI PERMUKAAN SEL
EPITEL, PD BRUSH BORDER &
BERKEMBANG DLM VAKUOLA
PARASITOPORUS

- DENGAN M.E. :
MELEKAT PADA EPITEL SECARA
EKSTRASITOPLASMIK / DANGKAL
TAMPAK DAERAH YG MENGAL. FUSI
KONTAK LANGSUNG INANG & PRST
Ascaris lumbricoides
 PENYAKIT : ASKARIASIS
INFEKSI CACING GELANG
 INANG DEFINITIF : MANUSIA
 HABITAT CACING DEWASA : RONGGA
USUS HALUS
 MORFOLOGI YG PENTING:
- CACING DEWASA JANTAN & BETINA
- TELUR CACING 4 MACAM :
1. FERTIL
2. INFERTIL
3. DECORTICATED
4. EMBRYONATED (INFEKTIF)
Ascaris lumbricoides

DEWASA : JANTAN : 15-31 cm, UJUNG POSTERIOR MELENGKUNG


BETINA : 20-35 cm, UJUNG POSTERIOR LURUS
Ascaris lumbricoides
TELUR FERTIL Ascaris lumbricoides

BENTUK OVAL : 60 X 45 µm
DINDING : TEBAL, 3 LAPIS
LUAR ALBUMINOID, TENGAH HIALIN ,DALAM VITELINA
ISI : EMBRIO YANG BELUM MEMBELAH
TELUR INFERTIL
Ascaris lumbricoides

BENTUK LONJONG
DINDING / LAP ALBUMINOID TIPIS
ISI GRANULA
TELUR DECORTICATED
Ascaris lumbricoides

TELUR TANPA
LAPISAN ALBUMINOID
TELUR EMBRYONATED
Ascaris lumbricoides

TELUR MENGANDUNG LARVA INFEKTIF


SETELAH + 3 MINGGU DI DALAM TANAH
DINDING : 3 LAPIS
DAUR HIDUP Ascaris lumbricoides
Trichuris trichiura
• PENYAKIT : TRICHURIASIS
TRICHOCEPHALIASIS
INFEKSI CACING CAMBUK
• INANG DEFINITIF : MANUSIA
• HABITAT CACING DWS : MENEMPEL PD
MUKOSA COECUM
• MORFOLOGI YG PENTING :
- CACING DEWASA JANTAN & BETINA
- TELUR
Trichuris trichiura
MORFOLOGI :
 CACING DEWASA
SEPERTI CAMBUK
UJUNG ANT RUNCING
• C.JANTAN : 30- 45MM
UJ. POST MELENGKUNG
• C.BETINA : 35-50 MM
UJ. POST TUMPUL
JANTAN

CACING
DEWASA

BETINA
TELUR Trichuris trichiura

BENTUK : SEPERTI TONG / GENTONG


ADA TUTUP PD KEDUA
UJUNGNYA
UKURAN : 50 - 54 µ X 23 µ
DAUR HIDUP Trichuris trichiura
Strongyloides stercoralis

 PENYAKIT : * STRONGILOIDIASIS
* STRONGILOIDOSIS
* DIARE COCHIN - CHINA

 HABITAT : INTESTINUM TENUE

 INANG DEFINITIF : MANUSIA,


ANJING, KUCING
 MORFOLOGI CACING DEWASA:
- BENTUK PARASIT BETINA
- BENTUK PARASIT JANTAN ?
- BENTUK BEBAS BETINA
- BENTUK BEBAS JANTAN
C. DEWASA C. DEWASA C. DEWASA
JANTAN, BETINA, BETINA,
BTK BEBAS BTK BEBAS PARASIT
PERBEDAAN LARVA

Cacing kait : S. stercoralis :


• L.RHAB : USOFAGUS • L.RHAB : USOFAGUS
MEMBULAT, GENITAL MEMBULAT, GENITAL
PRIMORDIA DI 2/3 TBH. PRIMORDIA DI 2/3 TB
• L.RHAB :RONGGA MULUT • L.RHAB : RONGGA MULUT
PANJANG, 3 X R.MLT PENDEK
S. stercoralis • L. FIL : UJUNG EKOR
• L. FIL : BERSARUNG, MEMBENTUK
ADA STRIAE HURUF V TERBALIK
• L. FIL : UJUNG EKOR • L. FIL : TANPA
RUNCING SARUNG
DAUR HIDUP Strongyloides stercoralis
Enterobius vermicularis
 PENYAKIT : ENTEROBIASIS, OXYURIASIS,
PINWORM , SEATWORM INFECTION,
INFEKSI CACING KREMI
 INANG DEFINITIF : MANUSIA
 HABITAT CACING DEWASA :
COECUM &
USUS HALUS YG BERDEKATAN DNG COECUM
 MORFOLOGI YG PENTING :
- CACING DEWASA JANTAN & BETINA
- TELUR
Enterobius vermicularis

CACING DEWASA :
• CACING JANTAN : 2 - 5 MM,
CEPHALIC UJUNG EKOR MELINGKAR
ALAE
KE VENTRAL, DAN DILENG-
KAPI SPIKULUM
JANTAN
• CACING BETINA : + 10 MM,
UJUNG EKOR RUNCING
SEPERTI JARUM
• KEPALA PUNYA
CEPHALIC ALAE
BETINA
• BULBUS ESOFAGUS BESAR
MORFOLOGI CACING DEWASA

JANTAN
BETINA UJUNG EKOR
UJUNG MELENGKUNG
EKOR
LURUS
TELUR Enterobius vermicularis

• UKURAN : 50 X 25 µm
• BENTUK LONJONG, SALAH SATU SISI
DATAR, SISI LAINNYA MELENGKUNG
• DINDING 2 LAPIS, WARNA BENING
• TELUR BERISI LARVA / EMBRIO
• TELUR DILETAKKAN DISEKITAR PERI
ANAL
DAUR HIDUP Enterobius vermicularis