Anda di halaman 1dari 20

PRESENTASI KELOMPOK A-

8
SALSABILA SAFITRI
SASMITA
SHEIKA WULANDARI SETIAWAN
TENTANG :

INJEKSI KETAMINE HCL


TEORI SINGKAT
Injeksi ( injections ) adalah sediaan steril
berupa larutan, emulsi, atau suspensi
atau serbuk yang harus dilarutkan atau di
suspensikan lebih dahulu sebelum
digunakan, yang disuntikkan dengan cara
merobek jaringan kedalam kulit atau
melalui kulit atau selaput lender (FI III
HAL 13)
Secara umum ada dua cara untuk pembuatan sediaan
farmasi steril yaitu :
Sterilisasi akhir ( Na steril )
• Merupakan cara sterilisasi yang paling umum
• Zat aktif yang digunakan harus stabil pada suhu sterilisasi
• Sediaan disterilkan pada tahap akhir pembuatan
• Semua alat setelah dibungkus kertas perkamen, disterilkan
dengan cara yang sesuai, kemudian disimpan dalam lemari steril.
Aseptis
Teknik aseptis adalah suatu cara kerja untuk memperoleh sediaan
steril dengan mencegah kontaminasi jasad renik dalam sediaan.
• Untuk zat aktif yang termolabil : antibiotic, hormone
• Semua alat yang digunakan harus disterilkan segera (rp) sesuai
cara sterilisasi.
• Bahan obat yang termolabil ( tahan panas ) harus disterilkan
sesuai dengan cara sterilisasi.
Sehingga tehnik aseptis dapat memperkecil kemungkinan
terjadinya cemaran mikroba hingga seminimal mungkin.
Pada praktikum ini, kami mencoba memformulasikan
Injeksi Ketamine HCl, yang berkhasiat sebagai
Induksi dan pemeliharaan anesthesia. Di kemas
dalam wadah vial 10 ml. Injeksi ini dibuat dengan zat
pembawa mengandung air yaitu Aqua pro injectione.
Sterilisasi menggunakan tehnik sterilisasi akhir ( Na
steril ). Dalam pembuatan injeksi ini kami
menggunakan zat pengawet karena penggunaan
dosis ganda (multiple dose)
Zat Aktif

Preformulasi Zat Tambahan

Zat Pembawa
Zat aktif
Zat aktif Kelarutan Sterilisasi pH Literature

Ketamini HCl Larut dalam 1 : 4 dari Autoklaf / 3,5 – Martindale 28,


air, 1 : 4 dari alcohol, 1 : Filtrasi 4,1 hal. 750
60 dari dehydrate
alcohol dan kloroform,
dan 1 : 6 dari metal
alcohol ; praktis tidak
larut dalam eter.
Zat tambahan Kelarutan Sterilisasi Literature

Benzalkonium Sangat mudah larut Autoklaf FI IV, hal. 130


Klorida dalam air dan etanol; Martindale 28,

Zat tambahan bentuk anhidrat mudah hal. 750


larut dalam benzene
dan agak sukar larut
dalam eter.

Zat pembawa Sterilisasi Literature


Aqua p.i Didihkan 30’ FI III hal, 483
Zat pembawa FI IV hal, 97
Formulasi standart
Ketamini Injectio (Fornas, hal. 172)
Komposisi :
Tiap ml mengandung :
Ketamini Hydrochloridum setara dengan
Ketaminum 10 mg
Aqua Pro. Injectione hingga 1 ml
Formulasi

Formulasi Sterilisasi alat


Pembuatan
standart dan bahan

Formulasi yang Alat yang pengemas


dibuat digunakan an

perhitungan Penimbangan
Formulasi yang dibuat
INJEKSI KETAMINE HCl Usul :
3 vial @ 10 ml 1. Alat yang digunakan
Komposisi : dianggap steril
Tiap ml mengandung : 2. Bahan yang digunakan
R/ Ketamini HCl setara dengan, dianggap steril
Ketaminum 10 mg 3. Prinsip : Na. Steril
Benzalkonium klorida 0,1 mg/ml
Aqua Pro. Injectione hingga 1 ml
Perhitungan
3 vial @ 10ml = 30ml
Volume Seluruh bahan obat = ( n x v’ )’ + (2x3)
= ( 3 x 10,5 ml ) + 6 ml
= 37,5 ml ~ 50 ml
Ketaminum = 10 mg/ml × 50 ml = 500 mg
Benzalkonium chlorid = 0,1 mg/ml = 0,01 g/100 ml = 0,01 %
= 0,01 g/100 ml x 50 ml = 0,005 g
Sediaan di lab 1 % = 0,005 g / 1 g x 100 ml = 0,5 ml
Aqua pro inj. hingga 50 ml
Penimbangan
•Ketaminum 500 mg
•Benzalkonium chloride 1% 0,5 ml
•Aqua pro inj. hingga 50 ml
Alat alat yang digunakan
Nama Alat - Alat Jumlah yang digunakan

Spatula 1
Pengaduk 1
Pinset 1
Kaca arloji 2
Erlenmeyer 3
Beaker glass 100 ml 1
Vial 10 ml + tutup karet dan aluminum 3

Gelas ukur 10 ml 1
Gelas ukur 100 ml 1
Corong 1
Kertas Saring 2
Pipet 3
Alumnium Foil Secukupnya
Sterilisasi alat dan bahan
No Alat dan Bahan Sterilisasi Literature Waktu
Awal Paraf Akhir Paraf
1 Spatula, pinset, kaca arloji Flambir 20 dtk Watt, 45 D D D D
I I I I
2 Kertas Saring, karet pipet, Autoklaf 121o , 15 Watt, 53 dan 77
K K K K
pipet, karet vial menit E E E E
3 Aqua p.i Didihkan 30 menit FI III hal, 483
R R R R
FI IV hal, 97
J J J J
4 Beaker glass, erlenmeyer Oven, 170o, 30 menit Watt, 77
A A A A

5 Larutan obat Autoklaf 121o , 15 Mart, 750 K K K K

menit Fornas, 172 A A A A


N N N N
PEMBUATAN
• Siapkan alat – alat yang dibutuhkan dalam keadaan bersih dan bahan – bahan yang digunakan.
• Kalibrasi beaker glass ad 50 ml dan kalibrasi vial ( sebanyak 3 buah ) ad 10,50 ml. Lalu bersihkan
dan keringkan.
• Sterilisasi alat – alat yang dibutuhkan ( Kecuali alat dan wadah yang terbuat dari kaca, sudah di
usulkan dianggap steril )
• Didihkan Aqua p.i selama 30 menit
• Timbang Ketamine HCl yang dibutuhkan, lalu larutkan dengan Aqua p.i aduk ad larut didalam
beaker glass yang sudah dikalibrasi. Cek pH 3,5 – 5,5.
• Tambahkan Aqua p.i ad 50 ml.
• Saring larutan obat dengan kertas saring yang sudah dijenuhkan dengan aqua p.i. dan larutan
obat terlebih dahulu. Lakukan penyaringan sebanyak 2 kali.
• Masukkan larutan obat ke dalam vial – vial dengan pipet yang sudah disterilkan terlebih dahulu. (
tiap 1 vial = 10,50 ml ).
• Setelah larutan obat dimasukkan ke vial, tutup vial dengan karet dan aluminium penutupnya. Lalu
setiap vial dibungkus dengan aluminium foil dan ikat dengan tali kasur.
• Sterilisasikan vial – vial di dalam autoklaf 121oC selama 15 menit.
Etiket

Pengemasan Kemasan

Brosur
ETIKET
KEMASAN
BROSUR BROSUR