Anda di halaman 1dari 10

ASUAHAN KEPERWATAN PADA TN.

M DENGAN
MASALAH HIPERTENSI HEART FAILURE

Nama :Jeremias Dos Santos


TK:III.a
HIPERTENSI HEART FAILURE
PENGERTIAN
Adalah penyakit jantung pada pasien hipertensi dapat disebabkan secara langsung
oleh derjat tingginya tekanan darah dan proses arterosklerosis yang dipercepat

ETIOLOGI
Hipertensi merupakan penyebab kan utama gagal jantung dan penyakit penyerta
kardiovaskuler perubahan struktur dan hipertrofi ventikel kiri berhubungan erat
hipertensi heart deasis
MANIFESTASI KLINIS
Umum :
• kelelahan
• Perubahan toleransi aktivitas
• Perubahan berat badan
Kardivaskuler:
• Debaran jantung menguat pergesekan ke kiri
• Pucat sianosis
• Distnsi vena juguraris
PATOFISIOLOGI
Penigkatan tekana darah sistemik menigkatkan resistensi terhadap pompaan darah
dari venrtikel kiri sehingga beban kerja jantung bertambah sebagai akibatnya terjadi
hipertrofi ventrikel kiri
Penatalaksanaan farmakologi
1. Diuretik tipe thiazide
2. Cairan channel bloker
3. ACI inhibitor dan ARB
4. Beta blockers
5. Alpaha cheanel blocker
PEMERIKSAAN PENUANG
1. Ekg
2. Ekokardiagarfi
3. Foto Thoraks
4. Laboratorium
A.Pengkajian
Tanggal Pengkajian/jam:18 juli 2018/07:10
Ruangan :camelia
No RM:10-51-xx
Diagnosa Medis:hipertensi heart disease+atrial+fibrilasi+pvc multiple +batu saluran kemih
Tgl Pengkajian:23-juli-2018
Sumber Informasi:istri pasien

B.Identitas Pasien
Nama:Tn.M
Umur: 60 tahun
Jenis Kelamin:laki-laki
Agama: Islam
Suku/Bangsa:Indonesia
Bahasa:Indonesia
Pendidikan:sma
Pekerjaan:pegawai Swasta
Status Perkawinan:sudah Menikah
Alamat:Bongkaran-madura
C.Keluhan utama
keluhan utama saat MRS:pasien mengatakan sesak nafas sejak tadi
malam jantung berdebar tidur dengan posisi ½ duduk tidak ada nyeri dada

keluhan utama saat pengkajiaan:pasien mengatakan sesak nafas dan


jantung berdebar

D.Riwayat penyakit sekarang:pasien datang ke IGD Dr soetomo dengan keluhan


dada berdebar sejak ± 1 hari sebelum masuk rumah sakit keluhan disertai sesak
napas sejak 3 hari yang lalu dirasakan semakin berat dalam 1 hari ini sesak
dirasakan semakin berat setelah aktivitas dan merendah saat istirahat pasien
mengeluh semakin sesak bila berbaring terlentang dan tidur lebih nyaman dengan
posis duduk dalam dua hari terakhir. Setelah 5 hari di MRS sesak sudah berkurang
kadang terrasa berdebar

Upaya yang telah dilakukan:keluarganya langsung membawa pasien ke RSUD


Dr soetomo

Terapi yang diberikan:tidak ada pasien langsung dibawah ke RSUD Dr soetomo


E.Riwayat penyakit terdahulu: pasien mengatakan duluh pernah mengalami
penyakit hipertensi 2 tahun yang lalu terkontrol
F. Pemeriksaan fisik
1.Status kesehatan umum pasien
a.Keadaan atau penampilan umum:baik
b.Kesadaran:kualitatif GCS: E:4 V:5 S:6
c.BB sebelum sakit :70 kg
d.TB:165 cm
e.BB ideal:
f. Perkembangan berat badan
g.Status gizi:baik
h.Status hidrasi:baik
i. Tanda-tanda vital
Tekanan darah:134/73 mmhg Map:96 PP:70
Nadi:171 x/menit irama:reguler intensitas:kuat
RR:26x/menit
Suhu:36,5 0C
Pemeriksaan fisik
1.paru-paru
Inspeksi:dada simetris ekspansi dinding dada :ada
Gerakan dinding dada:ada
2.Jantung
Inspeksi:tidak tamapk icuskordi tidak terlihat IV –V mid klavikula sinistra
Palpasi:teraba sama setiap lobus
Perkusi:thersonor
Auskultasi:bunyi nafas : vesikuler

TERAPI OBAT TERLAMPIR


HARI/TGL DATA FOKUS ETIOLOGI MASALAH
Selasa DS:pasien mengatakan sesak Penumpukan cairan Pola napas tidak
24-07-2018 nafas pada alveolus paru efektif
DO:
 pasien susah bernapas
 RR:26Xmenit
 Tampak retraksi dinding
dada
 Terpasang O2 nasal kanul
4LPM
 Posisi semi fowler
Hri/tgl Diagnosa Kep Tujuan/ KH Intervensi Rasional
25/07/2018 Pola napas tidak Setelah 1. Berikan 1. Ekspansi dad
efektif b/d dilakukan posisi semi mengurangi
penumpukan cairan tindakan fowler sesak napas
di alveolus paru keperawatan 2 2. Observasi 2. Deteksi dini
x24 jam TTV kegawatan
diharapkan pola 3. Pantau 3. Hal ini
napas tidak cairan yang kepatuhan
efektif terarasi masuk terhadap
Dengan kriteria 4. Batasi cairan rejimen
hasil yang masuk 4. Agar tidak
*tidak susah 5. Berikan 02 terjadi asites
bernapas lagi sesuai 5. Memaksimal
*RR dalam batas kebutuhan kan
normal 16-24 6. Berikan diet bernapas
x/mnt TK TPRB dan
*tidak 7. Kolaborasi menurukan
menggunakan dng tim kerja napas
retraksi dinding medis memberikan
dada *spiranilaton tbl kelembaban
*tidak terpasang 2,5 mg pada
02 *natcetge membran
sistein 3x1 tlb mukosa
* Furosemide 6. Untuk
NO Tgl/jam Implementasi Evaluasi ttd
1 25/07/2018 1. Memberikan S:pasien mengatakan
posisi semi fowler masih sesak naps
2. Mengoservasi
TTV O:masih mengunakan
TD:120/80 mmhg otot bantu pernapasan
N:73x/mnt TD:120/80 mmhg
RR:26x/mnt RR:26x/mnt
S: 36,50C Suhu:360C
3. Memantau intake N:73x/mnt
output cairan
4. Membatasi cairan A:masalah teratasi
yang masuk Intervensi 1-7 dilajutkan
5. Memberikan 02
sesuai kebutuhan
6. Memberikan diet
TK TPRB
7. Kolaborasi tim
medis
*spinotalon tab 2,5
mg
*nacetge sistein 3x1
tab