Anda di halaman 1dari 37

1.

Fungsi Konsumsi, Fungsi Tabungan


dan Angka Pengganda
• Pendapatan masyarakat suatu negara
(pendapatan nasional) dialokasikan ke dua
kategori penggunaan,yakni untuk konsumsi
dan tabungan

Y = C+S
• Fungsi Konsumsi

C = f(Y) = Co + cY
Dimana,
C0 : konsumsi otonom
c : MPC = ΔC /ΔY
• Fungsi Tabungan

S = g(Y) = So + sY
Dimana,
S0 : tabungan otonom
s : MPS = ΔS /ΔY
• Y = C+ S
S=Y–C
S = Y – C0 – cY
S = -C0 + (1-c)Y

Dapat disimpulkan bahwa :

S0 = -C0
s=1–c → c+s = 1
MPS = 1 – MPC → MPC +MPS = 1
Contoh Soal :
Diketahui konsumsi masyarakat suatu
negara ditunjukkan oleh persamaan C = 30 +
0,8Y. Bagaimanakah fungsi tabungannya?
Berapakah besarnya konsumsi jika tabungan
sebesar 20?Berapakah nilai konsumsinya?
Gambarkanlah dalam bentuk grafik !
• S=Y–C
= Y – (30 + 0,8 Y)
= Y – 30 – 0,8 Y
S = -30 + 0,2 Y

Jika S = 20
20 = -30 + 0,2 Y
50 = 0,2 Y
Y = 250 → C = Y – S = 250 – 20 = 230
C, S

C = 30 + 0,8 Y
230

150

30 S = -30 + 0,2 Y
20

0 Y
150 250
-30
• Angka pengganda :
Suatu bilangan yang menjelaskan tambahan
pendapatan nasional sebagai akibat adanya
perubahan pada variabel-variabel tertentu
dalam perekonomian

1 1
k  C = MPC
1 c s S = MPS
2. Pendapatan Disposabel
• Pendapatan nasional yang secara nyata dapat
dibelanjakan oleh masyarakat; tidak termasuk
pajak, transfer payment dan sebagainya.
• Jika tidak ada pajak maupun transfer payment:
Y = pendapatan nasional
Yd = Y Yd = pendapatan disposabel
• Jika terdapat pajak

Yd = Y - T

• Jika terdapat transfer payment

Yd = Y + R

• Jika terdapat pajak dan transfer payment

Yd = Y – T + R
Contoh Soal :
Fungsi konsumsi masyarakat suatu negara
ditunjukkan oleh C = 30 + 0,8Yd. Jika pemerintah
menerima dari masyarakat pembayaran pajak
sebesar 16 dan pada tahun yang sama
memberikan kepada warganya transfer payment
sebesar 6, berapakah konsumsi nasional
seandainya pendapatan nasional pada tahun
tersebut sebesar 200? Berapa pula tabungan
nasionalnya?
Yd = Y – T + R
= 200 – 16 + 6
= 190

C = 30 + 0,8 Yd
= 30 + 0,8 (190) = 182

S = Yd – C
= 190 – 182 = 8
3. Fungsi Investasi

I = f (i)
I = I0 – p i

I0 = Investasi otonom
i = tingkat bunga
p= proporsi I terhadap i
Contoh Soal :
Jika permintaan akan investasi ditunjukkan
oleh I = 250 – 500i, berapakah besarnya
investasi pada saat tingkat bunga bank yang
berlaku setinggi 12%? Berapa pula investasi bila
tingkat bunga tersebut sebesar 30%?
I = 250 – 500i
Jika i = 12% = 0,12
I = 250 – 500 (0,12)
= 250 – 60 = 190

Jika i = 30% = 0,30


I = 250 – 500 (0,30)
= 250 – 150 = 100
i

0,50

I = I0 – p i
0,30

0,12
I
0 100 190 250
4. Fungsi Impor

M = M0 + m Y

M0 = Impor otonom
Y = pendapatan nasional
m = ΔM / ΔY
Contoh Soal:
Bentuklah persamaan impor suatu negara bila
diketahui impor otonomnya sebesar 25 dan
marginal propensity to importnya 0,05. berapa
nilai impornya jika diketahui pendapatan
nasionalnya sebesar 600?
Diketahui : M0 = 25
m = 0,05
M = M0 + mY
= 25 + 0,05Y
• Pada tingkat Y = 600
M = 25 + 0,05 (600)
= 25 + 30 = 55
M

M = 25 +0,05 Y

55

25

Y
0 600
5. Pendapatan Nasional
• Untuk perekonomian 2 sektor (model perekonomian
sederhana)
Y=C+I

• Untuk perekonomian 3 sektor (model perekonomian


tertutup)
Y=C+I+G
• Untuk perekonomian 4 sektor (model perekonomian
terbuka)
Y = C + I +G + (X – M)
Contoh Soal:
Hitunglah pendapatan nasional suatu negara
jika diketahui konsumsi otonom masyarakatnya
sebesar 500, MPS=0,2, investasi yang dilakukan
oleh sektor badan usaha sebesar 300 dan
pengeluaran pemerintahnya sebesar 250.
sedangkan nilai ekspor dan impor masing-
masing 225 dan 175.
• Diketahui:
C0 = 500
MPS = 0,2 ; MPC = 0,8 (MPC = 1-MPS)
→ C = C0+ cYd
= 500 + 0,8 Yd → C= 500 + 0,8 Y
• Y = C + I +G + (X-M)
Y = 500 +0,8 Y + 300 + 250 + (225-175)
Y – 0,8Y = 1100
0,2 Y = 1100 , Y = 5500
Angka pengganda untuk fungsi
pendapatan nasional:
1
k 

Dimana,
α= 1- c +ct – cr + m
c : MPC (Marginal Propensity to Consume)
t = MPT (Marginal Propensity to Tax)
r = MPTr (Marginal Propensity to Transfer)
m = MPI (Marginal Propensity to Import)
1
• Angka pengganda konsumsi: kc 

c
• Angka pengganda pajak : kT 

• Angka pengganda transfer payment : c


kR 

1
• Angka pengganda investasi : kI 

• Angka pengganda pengeluaran pemerintah : k G
1

1
• Angka pengganda ekspor : k X

1
kI 
• Angka pengganda impor : 
Contoh Soal:
Konsumsi masyarakat suatu negara ditunjukkan oleh persamaan C = 1500
+ 0,75Yd, Investasi dan pengeluaran pemerintah masing-masing sebesar 2000
dan 1000. Pajak yang diterima dan transfer payment yang dilakukan oleh
pemerintah masing-masing dicerminkan oleh T = 500 +0,25Y dan R= 100
+0,05Y. Jika nilai ekspornya sebesar 1250 dan impornya dicerminkan oleh M =
700 +0,10Y, Hitunglah:

a. Pendapatan nasional negara tersebut!


b. Nilai kosumsi
c. Nilai tabungan
d. Nilai pajak
e. Nilai transfer payment
f. Nilai impor
g. Nilai pendapatan nasional baru jika pemerintah menaikan pengeluarannya
menjadi sama seperti nilai ekspornya!
a. Perhitungan pendapatan nasional (Y):
Yd = Y – T + R
= Y – (500+0,25Y) + 100 +0,05Y
= Y – 500 – 0,25 Y +100 +0,05Y
Yd = 0,80Y -400

→ C = 1500 + 0,75 Yd
= 1500 + 0,75 (0,80Y – 400)= 1500 + 0,60 Y - 300
= 1200 + 0,60Y

→ Y = C+ I + G + (X-M)
Y = 1200 + 0,60Y + 2000 +1000+1250-700 - 0,10Y
Y = 4750 + 0,50Y
0,5Y= 4750
Y= 9500

→ Yd = 0,80 Y – 400 = 0,80 (9500) - 400


Yd= 7200
b. Nilai konsumsi:
C = 1500 + 0,75Yd
= 1500 + 0,75 (7200) = 6900 ; C = 6900

c. S = Yd – C (ingat! Yd = C + S)
= 7200 – 6900 = 300 ; S = 300

d. T = 500 +0,25 Y
= 500 +0,25(9500) = 2875

e. R = 100 + 0,05 Y → 100 + 0,05(9500)=575

f. M = 700 + 0,10 Y → 700 + 0,10(9500)=1650


g. Nilai Y jika G’ = X

α= 1- c +ct – cr + m
= 1- 0,75 +0,75(0,25) – 0,75(0,05)+0,10
= 1 – 0,75 + 0,1875 – 0,0375 +0,10
= 0,5

→ kG = 1/α = 1/0,5 = 2
→ G’ =X = 1250
ΔG = G’ – G = 1250 – 1000 = 250
ΔY = kG x ΔG = 2 x 250 = 500

→ Pendapatan nasional yang baru (Y’) = Y +ΔY


Y’ = 9500 +500
=10.000
6. Analisis IS-LM
• Kurva IS adalah kurva yang menunjukkan
keseimbangan antara pendapatan nasional
dan tingkat bunga di pasar barang.
• Dibentuk dengan menyamakan persamaan
I(investment) dan S (saving)
Contoh soal IS:
Bentuklah persamaan dan gambarkan kurva IS
untuk C = 500 + 0,80Y dan I = 2000 – 5000i

Jawab :
C = 500 + 0,80Y
→ S = -500 + 0,20Y

I=S
2000 – 5000i= -500+0,20Y
2500 – 5000i= 0,20Y
Y = 12.500 – 25.000i
i

0,50

Y= 12.500 +25.000i

0 1.250 Y
• Kurva LM adalah kurva yang menunjukkan
keseimbangan antara pendapatan nasional
dan tingkat bunga di pasar uang.
• Dibentuk dengan menyamakan persamaan
permintaan uang (L,liquidity preference) dan
persamaan penawaran uang (M, Money)
Contoh Soal:
Bentuklah persamaan dan gambarkan kurva
LM jika permintaan akan uang ditunjukkan
oleh L = 10.000+0,4Y – 20.000i dan jumlah uang
yang ditawarkan sebesar 9000 !
L=M
10.000 +0,4Y -20.000i = 9.000
0,4Y= -1.000 +20.000i
Y = - 2.500 + 50.000i
i

LM

0,05

Y
-2500 0
Keseimbangan kurva IS-LM
IS = LM
12.500 + 25.000i = -2500 + 50.000i
15.000 = 75.000i
i = 0,20 ; Y = 7.500
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
keseimbangan serempak di pasar barang dan
pasar uang tercipta pada tingkat bunga 20% dan
pendapatan nasional 7.500
i

IS
LM

0,20 E

0,05

7.500 Y
-2500 0 12.500

Anda mungkin juga menyukai