Anda di halaman 1dari 28

Laporan Kasus

Hernia Inguinalis
Lateralis Strangulata
Sinistra
Leo Setyadi, S.Ked 04054821820086

Pembimbing
dr. Ayatullah, Sp.B

DEPARTEMEN ILMU BEDAH


RSUD KAYU AGUNG-FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2018
OUTLINE

Pendahuluan Status Pasien

Tinjauan Analisis
Pustaka Kasus
PENDAHULUAN
Hernia

Penonjolan sebagian organ atau jaringan


melalui suatu lubang

Hernia pada dinding abdomen paling


sering ditemukan

± 75% hernia abdomen adalah hernia


inguinalis
PENDAHULUAN
Hernia Inguinalis

Operasi hernia inguinalis paling sering


pada bedah umum

95% penderita adalah laki-laki, risiko


meningkat seiring dengan usia

70% hernia inguinalis adalah hernia


indirek

Terapi definitif: hanya melalui operasi


STATUS PASIEN
Identittas dan Keluhan

Identitas
Nama : Tn. Samsul
Jenis Kelamin : laki-laki
Umur : 57 tahun
Pekerjaan : Buruh

Keluhan Utama
Bejolan pada lipat paha kiri disertai nyeri

Keluhan Tambahan
Mual (+)
STATUS PASIEN
Riwayat Perjalanan Penyakit

± 5 tahun yang lalu


 Benjolan pada lipat paha ± 1 jam SMRS tahun yang lalu
yang hilang timbul, dapat
 Pasien mengeluh nyeri pada
didorong masuk benjolan dengan benjolan
 Timbul terutama ketika tidak dapat dimasukkan
pasien mengangkat barang kembali
berat saat bekerja.  Mual (+), muntah (-)
 Pada waktu istirahat  BAB terakhir sehari SMRS, flatus
benjolan tidak timbul. (-)
 BAB dan BAK biasa, mual (-),  Sekret (-), darah (-),
muntah (-), perubahan perubahan warna (-)
warna pada benjolan (-)
STATUS PASIEN
Riwayat

Riwayat Penyakit Riwayat Penyakit dalam


Dahulu Keluarga

• Benjolan sebelumnya • Keluhan sama (-)


(-) • Darah tinggi (-)
• Benjolan tempat lain • Kencing manis (-)
(-) • Alergi (-)
• Batuk lama (-)
• Sulit atau mengedan
lama (-)
• Kongenital (-)
• Darah tinggi (-)
• Kencing manis (-)
• Trauma (-)
• Operasi (-)
STATUS PASIEN
Riwayat

Riwayat Kebiasaan dan


Riwayat Pengobatan
Sosio-Ekonomi

• Seorang buruh
• Penggunaan obat-
• Perokok
obatan (-)
• Sering mengangkat
• Alergi obat-obatan
barang berat saat
dan makanan (-)
bekerja
STATUS PASIEN
Pemeriksaan Fisik

Keadaan Umum Keadaan Spesifik

• Tampak sakit • Kepala, thoraks


sedang, CM dan ekstremitas
• TD: 150/90 mmHg dalam batas
• HR: 22x/menit normal
• T: 36,8 oC • Abdomen: bising
• SpO2: 99% usus meningkat
STATUS PASIEN
Pemeriksaan Fisik

Regio Inguinalis dan Skrotalis


Sinistra
 Inspeksi
Massa ukuran 6 x 9 cm, warna
benjolan sama dengan jaringan
sekitar
 Palpasi
Hangat (-), konsistensi kenyal,
permukaan rata, massa sulit
digerakkan dan tidak dapat
masuk kembali kedalam
abdomen, darah (-), sekret (-).
 Tes transluminasi
(-): skrotum terisi oleh usus
STATUS PASIEN
Diagnosis Banding

Hernia inguinalis
lateralis strangulata

Soft tissue tumor

Hidrokel
STATUS PASIEN
Pemeriksaan Penunjang
Darah rutin

Tatalaksana
 IVFD RL gtt XX/menit
 Insersi NGT puasa
 Insersi kateter uretra
 Rujuk: Pro Hernioraphy

Prognosis
 Quo ad vitam : bonam
 Quo ad functionam : bonam
 Quo ad sanationam : dubia ad bonam
TINJAUAN PUSTAKA
Canalis Inguinalis
TINJAUAN PUSTAKA
Trigonum Hesselbach
TINJAUAN PUSTAKA
Hernia Inguinalis

Komponen hernia:
 Kantung hernia berupa peritoneum parietalis
 Isi hernia berupa organ atau jaringan yang keluar
melalui kantong hernia
 Leher hernia/cincin hernia, bagian tersempit kantong
hernia
TINJAUAN PUSTAKA
Epidemiologi Hernia Inguinalis

11 per 10.000 populasi


75% hernia pada berusia 16-24 tahun 
dinding abdomen  200 per 10.000
hernia inguinalis indirek populasi berusia 75
tahun ke atas

Pria : wanita 55% hernia


10 : 1 pada sisi
kanan
TINJAUAN PUSTAKA
Etiologi dan Faktor Risiko

 Peningkatan tekanan intra abdomen


yang berulang
 Adanya kelemahan jaringan/otot
 Tersedianya kantong
TINJAUAN PUSTAKA
Patofisiologi Hernia Inguinalis

Ligamentum gubernaculum turun pada tiap sisi


abdomen ke permukaan interna labial/skrotum

Prosesus vaginalis membentuk bagian


ventral gubernaculum bilateral

Pria: testis retroperitoneal  canalis inguinalis  skrotum


Wanita: Ovarium turun ke pelvis  melewati cincin interna  labia mayora

Prosesus vaginalis di akhir proses ini


akan menutup.

Tidak menutup  berisiko hernia


TINJAUAN PUSTAKA
Klasifikasi Hernia Inguinalis

Hernia Inguinalis Lateralis Hernia Inguinalis Medialis


Disebut juga hernia indirek Disebut juga hernia direk
Lateral vasa epigastrika inferior Medial vasa epigastrika inferior
Bentuk lonjong Bentuk Bulat
Finger tes (+) massa teraba di ujung jari Finger test (+) massa teraba di sisi jari
Melalui canalis inguinalis Tidak Melalui canalis inguinalis
Biasa karena prosesus vaginalis yang Biasa karena adanya lokus minoris resistence
terbuka (defek/bagian yang lemah dari dinding
rongga)
TINJAUAN PUSTAKA
Diagnosis Banding

Hidrokel

STT  Lipoma
menyelubun
Kriptochismus
gi funiculus
spermaticus

Varises vena
saphena Limfadenopati
magna
TINJAUAN PUSTAKA
Penegakkan Diagnosis

Anamnesis

Jenis Reponibel Nyeri Obstruksi Tampak Sakit Toksik


Reponibel + - - - -
Ireponibel - - - - -
Inkarserata - + + + -
Strangulata - ++ + ++ ++

Pemeriksaan Fisik

• Tonjolan sirkuler / elips


• Tanpa dengan tahanan
• Tonjolan sisi jari / ujung jari
• Bising usus (+)
TINJAUAN PUSTAKA
Penegakkan Diagnosis

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Lab
• Leukositosis dengan Pemeriksaan Radiologi
shift to the left • USG
• Pemeriksaan eletrolit, • CT scan
BUN, dan kreatinin
• Urinalisis
TINJAUAN PUSTAKA
Tatalaksana

Konservatif
• Terbatas pada reposisi + pemakaian penyangga
untuk mempertahankan hernia yang telah
direposisi
• Bila tidak berhasil  operasi

Operatif
• Herniotomi  pembebasan kantong hernia
sampai ke lehernya
• Hernioplasty  tindakan memperkecil annulus
inguinalis internus dan memperkuat dinding
belakang kanalis inguinalis.
TINJAUAN PUSTAKA
Komplikasi

 Jepitan hernia  gangguan perfusi jaringan isi


hernia
 Permulaan terjadi bendungan vena  edem
organ dan transudasi ke dalam kantung hernia
 Perederan darah dapat terganggu  isi hernia
dapat nekrosis
 Dapat terjadi perforasi  abses local, fistula,
atau peritonitis
TINJAUAN PUSTAKA
Prognosis dan Pencegahan

Angka kekambuhan 1-3%

Pencegahan:
pengobatan terhadap keadaan
kegemukan, batuk menahun, sembelit
menahun atau BPH
TINJAUAN PUSTAKA
SKDI

2 Reponibel-Ireponibel
• Mendiagnosis
• Merujuk
• Menindaklanjuti setelah rujukan

3B Strangulata
• Mendiagnosis
• Penatalaksanaan awal
• Merujuk
• Menindaklanjuti setelah rujukan
ANALISIS KASUS
Benjolan di lipat paha kiri disertai nyeri

Anamnesis DD STT:
• Benjolan hilang timbul sebelumnya Benjolan menetap
• Timbul ketika mengangkat barang Trauma (+)

Pemeriksaan Fisik
• Benjolan 6 x 9 cm
• Benjolan tidak dapat dimasukkan DD Hidrokel:
kembali ke dalam rongga Tes transluminasi (+)
abdomen
• Tes transluminasi (-)

Diagnosis Kerja Prognosis


Pro Operasi
Hernia inguinalis lateralis strangulata baik
Hernioraphy
sinistra
TERIMA KASIH