Anda di halaman 1dari 37

Disusun oleh :

Prasetiaeni .H, Amd.Keb

Puskesmas Kampung Sawah


Jln Gelatik No. 01 kel. Sawah- Ciputat Tangsel
 Keadaan sehat secara fisik, mental, dan
sosial secara utuh, tidak hanya semata-mata
bebas dari penyakit atau kecacatan yang
berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses
reproduksi
• Akan menjadi seorang ayah yang harus memiliki
kesehatan yang baik, berpartisipasi dalam

Catin perencanaan keluarga (KB, Mendukung


kehamilan, Persalinan yg aman)
• Mempunyai resiko terhadap penularan penyakit
• Mempunyai hak dan keawajiban untuk menjaga

Laki-laki kespro (kesehatan reproduksi)


• Untuk menjaga prilaku kespro yg sehat dan
aman

• Untuk menjaga prilaku kespro yang sehat dan


aman

Catin
• Menjadi calon ibu yang harus mempersiapkan
kehamilannya agar dapat melahirkan anak yang
sehat dan berkualitas

Perempuan
• Mempunyai resiko terhadap penularan penyakit
• Lebih retan terhadap masalah kesehatan
reproduksi yang terjadi saat berhubungan
seksual, hamil, melahirkan, nifas, keguguran
dan pemakaian alat kontrasepsi
Pembagian peran kedudukan dan
tugas laki-laki dan perempan yang
ditetapkan oleh masyarakat
berdasarkan sifat laki-laki dan
perempuan yang dianggap pantas
sesuai norma-norma dan adat
istiadat

Suatu keadaan setara dimana


antara laki-laki dan perempuan
dalam hak (hukum) dan kondisi
(kualitas hidup) adalah sama, laki-
laki dan perempuan bebas
mengembangkan kemampuan
personil mereka dan membuat
pilihan-pilihan tanpa dibatasi oleh
stereotip, peran gender yang kaku
a. Pernikahan ideal ketika perempuan dan laki-laki saling
menghormati dan menghargai satu sama lain, misalnya :

Dalam mengambil keputusan dilakukan secara


berssama dan tidak memaksakan ego masing-
masing

Suami-istri saling membantu dalam pekerjaan


rumah tangga, pengasuhan dan pendidikan
anak

Kehamilan merupakan tanggung jawab


bersama laki-laki dan prempuan

Laki-laki mendukung terlaksananya


pemberian ASI Ekslusif
b. Pernikahan yang bahagia
harus terbebas dari :
Kekerasan secara fisik (memukul, menampar,
menjambak rambut, menyudut dengan rokok,
melukai dll)

Kekerasan secara spikis (selingkuh, menghina,


komentar² yang merendahkan, membentak,
mengancam dll)

Kekerasan seksual

Penelantaran rumah tanggan


 Melakukan hubungan seksual pada saat
menstruasi dan masa nifas
 Melakukan hubungan seksual melalui dubur
dan mulut karena beresiko dalam penularan
penyakit dan merusak organ reproduksi
 Organ Reproduksi Perempuan Tampak Depan
• Untuk mengeluarkan sel telur (ovum), sel telur yang dihasilkan dapat dibuahi oleh sperma
sehingga terjadi pembuahan (kehamilan). Bila tidak dibuahi, sel telur akan ikut keluar
Indung telur bersama darah menstruasi
(ovarium)

• Untuk mengantar sel telur (ovum) dari indung telur menuju rahim
Saluran telur
(Tuba Fallopi)

• Merupakan tempat janin berkembang


Rahim
(Uterus)

• Sebagai tempat penis berada saat bersenggama dan tempat keluarnya darah menstruasi
• Di dalam liang vagina terdapat cairan yang berfungsi sebagai pelumas saat senggama
Liang vagina

• Organ kecil yang paling peka rangsangan dibanding dengan bagian² alat kelamin perempuan
Kelentit yang lain
(Klitoris)
• Untuk memproduksi sprema setiap hari dengan bantuan
Testis (buah hormon testosteron
zakar)

• Kantung kulit yang melindungi testis, berwarna gelap,


dan berlipat² yang berfungsi untuk mengatur suhu testis agar
Skrotum (kantung
buah zakar) relatif tetap

• Kelenjar yang menghasilkan cairan mani yang berguna


Prostat
untuk memberikan makanan pada sprema

• Alat senggama dan sebagai saluran untuk pengeluaran


Penis
sperma dan air seni
 Pakaian dalam diganti minimal 2x sehari
 Menggunakan pakaian dalam yang menyerap
keringat dan cairan
 Bersihkan organ kelamin sampai bersih dan
kering
 Menggunakan celana yang tidak ketat
 Membersihkan organ kelamin setalh BAK dan
BAB
Bersihkan organ kelamin dari depan ke belakang dgn menggunakan
air bersih dan keringkan

Tidak menggunakan cairan pembilas vagina karena dapat membunuh


bakteri baik dalam vagina dan memicu tumbuhnya jamur

Pilihlah pembalut berkualitas yang lembut dan mempunyai daya serap


tinggi

Tidak memakai pembalut dalam waktu yang lama saat menstruasi,


ganti pembalut sesering mungkin

Jika sering keputihan, berbau, bewarna, dan terasa gatal, serta


keluhan organ reproduksi lainnya segera memeriksakan diri ke petugas
kesehatan
Menjaga kebersihan organ kelamin

Dianjurkan sunat untuk menjaga kebersihan kulup (kulit luar yang


menutupi kepala penis)

Jika ada keluahan pada organ kelamin dan daerah sekitar segara
memeriksakan diri ke petugas kesehatan
Masa dimana seorang
perempuan memiliki janin
yang sdang tumbuh di dalam
tubuhnya

Setiap kehamilan harus


direncakan, diinginkan dan
dijaga perkembangannya
dengan baik
 Masa subur dapat diketahui dengan cara
menghitung ovulasi/masa subur pada wanita.
Puncak masa subur biasanya terjadi pada 13
hari setelah haid hari pertama.
Perubahan lendir servik

Dorongan seksual meningkat

Temperatur tubuh meningkat dan


payudara lebih lunak
 Agar catin mempunyai pemahaman dan
kepedulian bila kelak hamil, mempersiapkan
diri untuk hamil dan bersalin secara sehat
dan aman
Tidak menstruasi Mual, muntah, pusing Tidak nafsu makan
Ketenaga
kesehatan

Mendapatkan
buku KIA

Memeriksaka
n secara
rutin
Dapat
melakuka Tidak
n aktifitas mengkons
seperti umsi
biasa obat-
obatan

oleh melakukan hub suami


B
istri dgn aman

Hindari
rokok
aktif atau
pasief
Apa yang dimaksud dengan perencanaan kehamilan????

Pengaturan kapan usia ideal dan saat yang tepat untuk


hamil serta mengatur jarak kehamilan dan jumlah anak
• Organ reproduksi belum berkembang sempurna
• Dapat mengakibatkan kesulitan dalam proses perslinan
Terlalu muda • Resiko keracunan kehamilan
< 20 th • Keguguran , perdarahan, panggul sempit

• Meningkatnya resiko darah tinggi (Hipertensi) dalam kehamilan


• Bayi lahir cacat
Terlalu tua > • BBLR (Berat badan lahir rendah < 2500 gram)
35 Th • Prematur, dan keguguran

• Kondisi rahim belum pulih


Terlalu dekat • Perlu waktu untuk memberikan ASI Ekslusif
< 2 th

• Perdarahan pada saat melahirkan


• Anemia
Terlalu • Keguguran
sering hamil • Prematur, BBLR, cacat bawaan pada bayi
Alat
kkontrasepsi Alat Metode
Metode
dalam kontrasepsi operasi
operasi pria
rahum bawah kulit wanita
(MOP)
(AKDR) / (Implant) (MOW)
(IUD)
Metode
amenore Kb
Kondom KB Pil
laktasi suntik
(MAL)
Anemia HB < Penyebab Tanda-tanda
11 gr/dl anemia anemia

Kurang asupan Lesu,


makanan yg letih,lemah,
mengandung zat lemah, lunglai
besi (5L)

Sering mengeluh
Pola makan pusing, mata
yang salah berkunang-
kunang

Gangguan haid /
menstruasi
Pertumbuhan
janin
terhambat

Bayi lahir
Perdarahan
sebelum
saat

Anemia
waktnya
persalinan
(premature)

<11
gr/dl

anemia pada
Mengalami
bayi yang
cacat bawaan
dilahirkan
Mengkonsumsi makanan
bergizi seimbang

Minum tablet darah pd


saat menstruasi dan hamil
Minum tablet FE saat
menstruasi dan saat hamil

Gizi seimbang
anemia

Anemia pada Perdarahan


bayi

↑ BB kurang
Cacat bawaan
optimal

Mudah terkena
Bayi lahir mati penyakit
infeksi

Keguguran
Cara penularan :
Penggunaan
Hub. Seksual dengan org yg
jarum suntik
telah terinfeksi
bergantian

Ibu yg
terinfeksi HIV Terkontaminasi
Tranfusi darah
ke bayi yg di darah HIV
kandungnya
 Tidak
dapat menular melalui keringat, jabat
tangan, ciuman, air ludah, gigitan, bersin,
memakai handuk yang sama
Pelanggan seksual

Pekerja seks

Lelaki seks lelaki (LSL)

Waria

Pengguna narkoba

Ganti-ganti pasangan
Herpes Gonorea Sifilis pada Sifilis pada
genetalia pada perempuan laki-laki
kelamin
wanita
Perasaan sehat dan
bahagia

Menyadari
kemampuan diri

Merasa nyaman • Dapat menerima


terhadap diri sendiri org lain
Merasa nyamna
berinteraksi dgn org
lain
Dapat Kasih sayang
memberikan rasa Tegas dan yang terarah
aman dan nyaman bijaksana dan teladan yg
kpd anaknya baik

Menanamkan Memenuhi
Dapat
nilai moral, kebutuhan dan
mengkondisikan
akhlak, dan kesejahteraan
diri trhdp anak
spiritual anak