Anda di halaman 1dari 15

 OAT TB :

› Lini 1
› Lini 2
 Obat TB MDR adalah lini 2, paduan OAT TB
MDR terdiri dari minimal 6 macam OAT lini 2.
 2 macam OAT TB MDR belum beredar
didalam negeri
 OAT TB MDR dalam kemasan obat lepas
yang disiapkan sesuai kondisi pasien.
 Masa kadaluarsa pendek
1. OAT
2. Non OAT:
› Masker
› Respirator N95
› jarum suntik, spuit, alkohol, kapas, aqua
proinjeksi
JENIS OBAT
Obat Lini Pertama Isoniazid (H)
Ethambutol (E)
Pyrazinamide(Z)
Rifampicin (R)
Streptomycin (S)

Oat Lini kedua Kanamycin (Km)


Amikacin (Am)
Capreomycin (Cm)
Levofloxacin (Lfx)
Moxifloxacin (Mfx)
Ofloxacin (Ofx)
Ethionamide(Eto)
Prothionamide(Pto)
Sikloserine (Cs)
Para amino salisilat (PAS)
Terizidone (Trd)
1. Persiapan Pemberian Obat Untuk Satu Minggu
a. Petugas farmasi menyiapkan obat dosis harian dengan melihat
regimen dan dosis di Form TB 01.
b. Menyiapkan obat dosis harian sesuai kebutuhan pasien dari
stok obat di satelit dan memperbarui pengisian kartu stok obat.
Perhatikan prinsip FEFO.
c. Mencantumkan nama pasien dan tanggal pemberian obat di
plastik dosis harian.
d. Memasukkan dosis harian ke dalam kotak obat dan
menyerahkan pada PMO
 Persiapkan semua kebutuhan pemberian obat
seperti alat suntik, aqua pro injeksi, alkohol dan
kapas.
 Berikan dosis sesuai yang tercantum dalam form
kartu TB.01 MDR
 Cek lagi dosis yang diberikan apabila sudah benar
maka lakukan injeksi intramuskuler obat ke pasien.
 Sisa obat injeksi dibuang, jangan disimpan karena
obat mudah mengkristal bila terkena udara
1. PENYIMPANAN
 Tempat penyimpanan obat harus mempertimbangkan
infrastruktur dan SDM yang berkompeten.
 Lokasi penyimpanan : di Farmasi Fasyankes satelit dengan
mempertimbangkan suhu terutama penyimpanan PAS.

Tempat Penyimpanan Level Ketersediaan OAT


Pusat 6 bulan
Provinsi: Instalasi Farmasi Provinsi 3 bulan
Kabupaten/Kota 3 bulan
RS Rujukan TB MDR 3 bulan
Fasyankes satelit TB MDR 3 bulan
 Simpan obat pada suhu kamar (maks. 25◦ C), PAS( 2o-
8oC )
 Bila terbatas sarana dan prasarana usahakan obat
tidak ditaruh ditempat panas atau terkena sinar
matahari langsung
 Ada laporan stok obat yang diperbarui tiap kali selesai
menyiapkan obat.
 Melaporkan pemakaian setiap triwulan ke Dinkes
Kab/Kota
 Permintaan obat setiap triwulan ke ……….. sesuai
jadwal
 Contoh form. permintaan OAT TB MDR dan form. TB 13A
(pemakaian logistik OAT TB MDR)
JADWAL PERMINTAAN OAT TB MDR
(Fasyankes Satelit)

Kebutuhan untuk Perkiraan OAT


Jadwal Permintaan
Triwulan Bulan dikirim
Januari s/d Minggu ke 2 bulan Minggu terakhir bulan
1
Maret Desember Desember
April s/d Juni Minggu ke 2 bulan Maret Minggu terakhir bulan
2
Maret
Juli s/d Sept Minggu ke 2 bulan Juni Minggu terakhir bulan
3
Juni
Oktober s/d Minggu ke 2 bulan Minggu terakhir bulan
4
Desember September September
2.PENDISTRIBUSIAN
 Pendistribusian OAT harus mengacu kepada tatacara distribusi OAT yang
baik.
 Difasilitasi oleh Dinas kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota
 Pendistribusian OAT PAS kepada seluruh unit pelayanan kesehatan harus
mempertimbangkan tempat penyimpanan OAT tersebut.

Tempat Penyimpanan Pelaksana/ Tempat Waktu


Penanggung Jawab Tujuan Distribusi
Pusat Team Logistik Pusat ke IFP Setiap 6 bulan
Provinsi / Instalasi Farmasi
Wasor TB dan Staf IFP IFP ke IFK Setiap 3 bulan
Provinsi
Kabupaten/Kota/ Instalasi IFK ke RS Rujukan
WasorTB dan Staf IFK Setiap 3 bulan
Farmasi Kab TB MDR
Fasyankes Rujukan
Fasyankes Rujukan TB Penanggung jawab Farmasi TB MDR ke
Setiap 3 bulan
MDR RS Rujukan TB MDR fasyankes satelit TB
MDR
Pengelola Program dan Staf Fasyankes satelit TB Setiap pemberian
Fasyankes satelit TB MDR
Farmasi MDR ke Pasien obat ke pasien
1. PENCATATAN DAN PELAPORAN
- Pencatatan dan pelaporan dilakukan disetiap tingkatan
pelaksana.
- Form. TB 13.A MDR wajib dibuat oleh Fasyankes Satelit

Sangat penting untuk menyimpan dan


mengevaluasi hasil pencatatan dan pelaporan
serta permintaan OAT TB MDR di setiap tingkatan
pelaksana, sehingga validitas data dan
ketersediaan OAT setiap triwulan dapat selalu
dimonitor .
2.MONITORING OAT YANG ADA DI INSTALASI FARMASI

 Secara berkala periksa stok obat pendukung, pot


sputum, jarum suntik, spuit, sarung tangan, alkohol,
kapas, aqua proinjeksi, masker dan respirator serta
formulir dan register
 Monitoring OAT yang tersedia di instalasi farmasi harus
dilakukan setiap bulan agar menjaga ketersediaan OAT
yang cukup di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.
Apabila obat yang tersedia tidak mencukupi untuk
kebutuhan pengobatan pasien maka lakukan segera
permintaan OAT agar pasien mendapatkan OAT tepat
pada waktunya dengan kualitas yang baik.
 Obat TB MDR tidak terpakai:
-. Obat belum ED, sisa dari pasien (
penggantian regimen, pasien DO/
meninggal/pindah pengobatan).
informasikan ke Dinkes Kab/Kota untuk
segera ditindaklanjuti.
-.Obat ED : obat dimusnahkan sesuai prosedur
pemusnahan yang berlaku.