Anda di halaman 1dari 52

ANATOMI

TELINGA
Franski Yuatama
Yuni Asri Wydiastuti
Sofia Mutiara

Pembimbing:
Dr. Elfahmi, Sp.THT
Terdiri dari 2 organ:

Pendengaran (auditivus / auditus) untuk komunikasi

Keseimbangan ( vestibuler)  untuk keseimbangan


tubuh / orientasi tubuh terhadap sekitar
TELINGA TERDIRI DARI:
•Telinga luar
•Telinga tengah
•Telinga dalam

Telinga luar:
•Aurikula
•Meatus Akustikus Eksternus

Telinga tengah: Telinga dalam:


•Membran Timpani
•Tulang dan otot pendengaran
•Koklea
•Tegmen timpani
•Labirin Vestibuler
•Tuba Eustachius
•Kanalis semisirularis
•Aditus ad Antrum
•N VIII
A. AURIS EKSTERNA

1. Aurikula = daun telinga

• Terdiri dari tulang rawan elastin dan kulit


• Bentuk pipih, berlekuk dengan panjang sekitar 2,5 cm

Pada proses mendengar aurikula berfungsi menangkap dan


mengumpulkan gelombang suara dan mengarahkannya ke dalam
Meatus Acustikus Eksternus (MAE)
Aurikula:
Cymba of conchae

Triangular
fossa
Kelainan Daun telinga

www.themegallery.com
Kelainan kongenital

Mikrotia
• Deformitas pinna, berukuran
kecil
• Biasanya disertai dengan atresia
liang telinga dan kelainan tulang
pendengaran
Makrotia
Akrotia
Fistula preaurikular
• Biasanya terletak anterior dari crus
Helix/ depan tragus
• Bentuk bulat atau lonjong, seujung
pensil
• Dari muara fistel sering keluar cairan
yang berasal dari kelenjar sebacea
Hillocks (Lobulus asesoris)
• Biasanya ditemukan
anterior dari tragus
Prominent Ear (Bat’s
Ear)
• Daun telinga tidak normal,
lebih lebar, lebih berdiri,
Fungsi pendengaran normal
• Lipatan antiheliks tidak ada
atau minimal
Kelainan yang didapat

Avulsi pinna dengan skin


loss
Hematoma pinna
Penumpukan darah atau
serum darah antara
perikondrium dan tulang
rawan daun telinga
Perikondritis
• Infeksi dari tulang rawan dan
perikondrium daun telinga
Pseudokista
• Benjolan di daun telinga
yang disebabkan oleh
adanya kumpulan cairan
kekuningan diantara
lapisan perikondrium
dan tulang rawan telinga
• Biasanya ditemukan di
belakang telinga, pada
sulkus postaural
Tumor daun
telinga

www.themegallery.com
Keloid pada lobulus
2. Meatus Akustikus Eksternus (MAE):
Bentuk tabung bengkok,
seperti huruf S, panjang ± 2,5
– 3 cm diameter 0,75 cm
1/3 lateral rangka tulang
rawan (pars kartilago)
 kulit berambut
 kelenjar sebasea
 Kelenjar seruminosa
2/3 medial rangka tulang (pars
osseus)
MembranTimpani
kulit tidak berambut
Aurikula
MAE kelenjar keringat tidak ada
 kelenjar seruminosa sedikit

Fungsi: meneruskan 1/3 energi


lateral bunyi
Pars kartilago dan ossus
dari daun telinga ke telinga tengah dibatasi oleh isthmus
Kelainan Liang telinga
Benda asing / corpus alienum
SERUMEN

Produksi gl.sebasea dan


serumenifera
1/3 luar liang telinga
Konsistensi cair dan keras,
hingga spt batu
Sebagai proteksi
Keluar sendiri scr migrasi
(individual)
Bila prod >> Serumen
Prop / Impacted serumen
Otitis Eksterna Sirkumskripta
(Furunkulosis)
Tanda (Trias: gatal, korek, sakit)
Furunkel di liang telinga
Hiperemis, edema
Nyeri tarik bagian telinga luar
Nyeri tekan pada tragus
Otitis Eksterna Difusa
(Swimmer’s Ear)
Stadium inflamasi akut: derajat ringan

Eritema dan
edema ringan
kanal

Sekret jernih
pada kanal
Stadium Penyakit

Stadium inflamasi akut: derajat sedang

Kanal lebih
edema dengan
eksudat yang
lebih banyak
Stadium Penyakit

Stadium inflamasi akut: derajat berat

Obliterasi lumen
Sekret purulen

Kulit konka eritema


dan bersisik

Infeksi meluas ke
jaringan lunak
sekitar dan
limfonodi servikal
Stadium Penyakit

Stadium inflamasi kronis


bila inflamasi menetap lebih dari 3 bulan

Penebalan kulit liang telinga


Pengelupasan kulit liang
telinga
Perubahan kulit daun
telinga:
-Eczema
-Likenifikasi
-Ulserasi superfisial
Otitis Eksterna Maligna
Herpes Zoster Oticus
Infeksi virus varisela zoster
Menyerang satu atau lebih dermatom saraf kranial
reaktivasi Varicella Zoster virus (VZV) dormant pada sel
ganglion, melibatkan n.VII &/ VIII Ramsay Hunt Syndrome
Otomikosis
Tanda: pada otoskopi ditemukan mycelia, debris
jamur berwarna putih, abu-abu atau hitam, kanal
eritem
B. Auris Media

Berbentuk kubus dengan batas-batas:


1. Batas luar : membran timpani
2. Batas depan : tuba eustachius
3. Batas bawah : V. Jugularis
4. Batas belakang : aditus ad antrum, kanalis servikalis pars
vertikalis
5. Batas atas : tegmen timpani (meningen/ otak)
6. Batas dalam : kanalis semisirkularis horizontal, kanalis
fasialis, oval window, round window, promontorium
Membran Timpani:
Penyakit pada membran tympani

• Perforasi
• Infeksi (miringitis)
• Retraksi
• Bulging
Tulang pendengaran

Osikula : maleus, inkus, stapes

Pada proses mendengar


• Membran timpani & osikula  memperkuat
gelombang bunyi 25 – 30 kali (±27 kali)
OSIKULA
1. Maleus :
- caput (head)
- manubrium malei (handle of
maleus)
- processus brevis

2. Incus :
- corpus
- processus brevis (short
process of incus)
- processus lentikularis
3.Stapes :
- caput (head)
- crus anterior dan
posterior
- Basis stapedius
Penyakit pada Ossicula Auditiva

• Otosklerosis
• Fraktur
• Dislokasi
• Tympano Sclerosis
• Trauma
Otot pada Telinga Tengah
Otot tensor timpani
insersio :lengan
maleus , Origo
:dinding depan
kavum timpani
Kontraksi otot ini
menyebabkan
MT lebih tegang
sehingga energi
bunyi dapat
dipantulkan

Otot stapedius
 Insersio :leher stapes, Origo : eminensia piramidalis
 Jika terdapat bunyi yang keras, 70 dB di atas ambang dengar, otot
ini akan berkontraksi menarik dasar tulang stapes ke arah luar dari
tingkap lonjong yang dapat mengurangi intensitas bunyi yang
masuk ke dalam koklea
Tuba Eustachius
• Menghubungkan telinga tengah dgn nasofaring
• 1/3 bagian ke telinga tengah tdd tulang
• 2/3 bagian ke faring tdd tulang rawan
• Arah saluran ke bawah, kedalam, kedepan
• Bagian tulang selalu terbuka
• Bagian tulang rawan selalu tertutup, terbuka bila
menelan, mengunyah, dan menguap
• Fungsi mengatur tekanan udara dalam telinga tengah
sesuai dgn tekanan atmosfir & drainase
Penyakit pada Tuba Eustachius

• Tuba terbuka abnormal


• Obstruksi tuba
• Infeksi
• Oklusi
Antrum & sel-sel Mastoid
Penghubung telinga tengah
dengan antrum mastoid

Penyakit pada Aditus Ad Antrum

• Granulasi saluran
• Oklusi
• Mastoiditis
C. AURIS INTERNA
1
Membran Skala vestibuli Perilimf
reissner

Endolimf
Skala media
Koklea
(Duct. Cochlearis)
Helikoterma
Organ Corti

2
Membran
Skala timpani Perilimf
TELINGA DALAM basalis
3 Membran tektoria
Sakulus ↓
Sel rambut dalam
Aparatus Superior /
& luar. Canalis corti
Utrikulus
vestibularis anterior

Canalis Posterior /
semisirkularis inferior

Horizontal /
lateral
ALIRAN DARAH TELINGA DALAM

Diperdarahi oleh A.labirint (A.auditiva interna )


Arteri ini berasal dari A.serebelli inferior anterior atau
langsung dari a.basilaris masuk ke M.A.I dan
bercabang :
1.Ramus vestibularis  bagian atas vestibulum
2.Ramus vestibulo kokhlearis
 - bagian bawah vestibulum
- kanalis semisirkularis
- kokhlea bagian basal
3.Ramus kokhlearis propria  bagian kokhlea lainnya
Nervus VIII (vestibulocochlearis)
2 komponen fungsional :
1)Nervus Vestibularis  membawa impuls
keseimbangan dan orientasi ruang tiga dimensi
2)Nervus Cochlearis  membawa impuls
pendengaran
Penyakit yang terdapat pada Telinga Dalam

Nervus
Canalis Semisirkularis Cochlea
vestibulotrochlearis
• Fistel kanalis • Neuroma akustikus • Prebiskus (tuli
• BPPV • Neuritis Vestibularis sensorineural)
• Tuli mendadak • Meniere Disease
(pada skala media)
• Ototoksik (kelainan
sel-sel ramut
koklea)
• Neuritis Vestibularis
• Tumor ( Neuroma
akustikus)
• Noise induce
hearing loss
• Trauma
TERIMA KASIH