Anda di halaman 1dari 35

Referat

ANATOMI HIDUNG

Presentan:
Ade Handayani 12100 70100071
Sasti Astika 1310070100036
Zeniana Rahayu 1310070100052

Preseptor : dr. Elfahmi, Sp. THT-KL


HIDUNG

BAGIAN LUAR BAGIAN DALAM


ANATOMI HIDUNG Nasus Externus

Hidung luar berbentuk


piramid dengan bagian-
bagiannya dari atas ke
bawah:
Ala Nasi
Pangkal Hidung 1. Pangkal hidung
(bridge)
2. Dorsum nasi
3. Puncak hidung
Kolumela
Dorsum Nasi 4. Ala nasi
5. Kolumela
6. Lubang hidung
(nares anterior)

Nasal Tip Lubang Hidung


Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

HIDUNG LUAR
Dibentuk oleh
 Rangka tulang & tulang rawan
Yang dilapisi oleh :
- kulit
- Jaringan ikat
- Otot - otot kecil
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Hidung Luar
 Kerangka tulang terdiri
dari :
 Tulang hidung (Os.
Nasalis)
 Prosesus frontalis os
maksilaris
 Prosesus nasalis os
frontalis
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Hidung Luar
Kerangka tulang rawan :
1. 1 pasang cart. nasalis
lateralis superior

2. 1 pasang cart. nasalis


lateralis inferior (ala mayor)

3. Beberapa pasang cart. ala


minor

4. Tepi anterior cart. septum


HIDUNG BAGIAN DALAM

RONGGA HIDUNG (CAVUM NASI)

 Berbentuk terowongan

 Dibagi dua oleh septum nasi


Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

HIDUNG DALAM

Cavum nasi dipisahkan oleh septum


nasi

Lubang cavum nasi lubang cavum nasi belakang

Depan/nares anterior (nares posterior)

disebut koana

menghubungkan cavum nasi dengan nasofaring


Bagian cavum nasi yang letaknya sesuai ala nasi,
dibelakang nares anterior yaitu vestibulum

Vestibulum :

- merupakan tempat terletaknya bulu hidung

- Dilapisi kuli dengan banyaknya kelenjar sebasea


dan rambut-rambut panjang yang disebut (vibrise)
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Rongga Hidung (Cavum Nasi)


Dinding Cavum Nasi :

Medial • Septum Nasi

Lateral • Konka, meatus

• Os maxilaris
Inferior • Os palatina

Superior • Lamina kribirformis


Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Dinding medial

SEPTUM NASI
 Membagi cavum nasi kanan dan kiri
 Dibentuk oleh tulang dan tulang rawan
 Dilapisi oleh periostium dan perikondrium
 Bagian luar mukosa hidung
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Septum Nasi

 Bagian tulang
 Lamina perpendikularis
os.etmoid
 os.vomer
 krista nasalis os.maksila
 krista nasalis os palatina
Referat 1 /FK-

Septum Nasi Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Bagian tulang rawan


o kartilago septum (lamina quadrangularis)
o kolumela
Dinding lateral Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

KONKA
Tonjolan yang terdiri dari
tlg rawan yang terpisah
dengan tulang sekitarnya
Ditutup oleh selaput
tebal yang kaya p.darah
Bagian-bagian konka:
1. Inferior
2. Media
3. Superior
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

MEATUS

 Rongga sempit di antara konka dan dinding lateral hidung

 Terdiri dari :

o Meatus Inferior

- terbesar di antara meatus yg lainnya

- terletak di antara konka inferor dengn dasar idung dan dinding


hidung lateral rongga hidung

- muara ductus naso lakrimalis


o meatus media

- Celah lebih luar dari meatus superior

- Terletak di antara konka media dengan dinding lateral rongga hidung

- Muara sinus frontal, sinus maksila, inus etmoidalis anterior

o Meatus superior (fisura etmoidalis)

- Terletak diantara konka superior dan konka media

- Muara sinus etmoidalis posterior dan sinus sphenoid


DINDING INFERIOR

Merupakan dasar rongga hidung


Dibentuk oleh :
- Os maxila = procecus maxilaris
- Os palatum = lamina horizontalis os palatina
DINDING SUPERIOR

- Sangat sempit
- Dibentuk oleh “lamina kribriformis”
(memisahkan rongga tengkorak dan rongga hidung)
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Batas Rongga Hidung

Dinding inferior (dasar rongga hidung) 


os. maksila dan os. palatum

Dinding superior (atap hidung)  Lamina


kribriformis

Posterior  os sfenoid
Vaskularisasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Atas rongga hidung

A.
A. ethmoidalis
ethmoidalis
anterior
posterior

A. oftalmika

A. carotis
interna
Vaskularisasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Bawah rongga hidung

a. Maksilaris int

A. Palatina mayor
A. sfenopalatina

Keluar dari foramen sfenopalatina +


N.sfenopalatina

Memasuki rongga hidung ke belakang ujung


posterios konka media
Vaskularisasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Depan hidung

Cabang a. Facialis

Bagian dari septum

Terdapat anastomase
pembuluh darah

Pleksus kiesselach
Vaskularisasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Pleksus Kiesselbach, anastomosis


dari

a. sfenopalatina

a. etmoid anterior

a labialis superior

a.palatina mayor
 Vena hidung mempunyai nama yang sama dan jalan berdampingan
dengan arteri

 Vena di vestibulum dan struktur luar hidung bermuara ke v. Oftalmika


yang berhungan dengan sinus kavernosus

 Vena hidung tidak memiliki katup


Vaskularisasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 medial hidung

 Plexus woodruf, tersusun dari


anastomosis dari :

A. Ethmoidali posterior

A. sphenopalatina
Inervasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Rongga hidung depan atas

N. Optalmica

Cabang N. Nasosiliar

N. Etmoidalis
Inervasi Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

 Rongga hidung lain

Ggl. Sfenopalatina

N. Maksilaris
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

N. Olfaktorius

Turun melalui lamina kribrosa

Berakhir pada reseptor sel penghidu pada mukosa


olfaktorius
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Mukosa Hidung

Mukosa Pernapasan Mukosa Penghidu


(Respiratori) (Olfactori)
Mukosa Hidung Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Mukosa Pernapasan (Respiratori)

 Terdapat pada sebagiann besar rongga hidung


 Permukaan epitel epitel torak berlapis semu
bersilia
Mukosa Hidung
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Mukosa Penghidu (Olfaktori)

 Di atap, konka superior, 1/3 atas septum


 Epitel torak berlapis semu tak bersilia
 Epitel tdd 3 macam sel
- sel penunjang
- sel basal
- sel reseptor
Referat 1 /FK-
Baiturrahmah/Dept.THT-KL

Kelainan Pada Hidung


Hidung luar Sumbatan hidung Infeksi Hidung

• Humped nose • Polip hidung • Selulitis


• Saddle nose • Kelainan septum : • Vastibulitis
septum deviasi, • Rinitis simplex
Hematom septum, • Rinitis hipertrofi
abses septum,
• Rinitis atrofi
perforasi,
deformitas dan • Rinitis jamur
fraktur septum • Myasis hidung
• Rinitis alergi
• Rinitis vasomotor
• Rinitis
medikamentosa
• Trauma
• Kelainan
kongenital
Perdarahan
Infeksi sinus
hidung
• Sinusitis • Epistaksis :
anterior dan
posterior