Anda di halaman 1dari 23

AREA SURVEI

• Daerah survei yang kami


pilih adalah dari Simpang
Lima menuju Peunayong
• Luas area survei sekitar:
53,795 m2
Bagian area survei yang terletak di kawasan perdagangan dan jasa
TATA GUNA LAHAN
Penggunaan tata guna lahan sesuai fungsi
yang telah ditentukan di dalam Peta Pola
Ruang Kota Banda Aceh Tahun 2029.

Dengan adanya pengelompokan tata guna


lahan yang sesuai maka lahan akan lebih
efektif dan efisien sesuai fungsinya.

Area Penjualan Souvenir Aceh


Area Resident/Hotel
Area Bank
Area Kuliner
POTENSI
• Daerah Peunayong dan Simpang Lima termasuk salah satu pusat
perdagangan dan jasa di kota Banda Aceh
• Dapat diakses dari berbagai arah dan dapat dijangkau dengan berbagai
macam kendaraan
• Struktur jalan yang datar dan halus serta dimensi jalan yang lebar sehingga
dapat dilalui oleh berbagai jenis kenadaraan
• Area survei terletak di jalan arteri sekunder, letaknya strategis, karena jalan
tersebut dilalui arus yang mengarah ke pusat kota, dan arus yang mengarah
ke luar kota sehingga menjadi ramai
PERMASALAHAN
• Kurangnya lahan parkir yang berada di area survei
• Meningkatnya pembuangan sampah secara liar di area survei, sehingga
menyebabkan pengguna jalan terganggu aktivitasnya
• Munculnya aktivitas pedagang kaki lima (PKL) pada bagian sekeliling area
survei dan pedestrian ways, menyebabkan terganggunya sirkulasi pengguna
jalan, bahkan sampai memakan badan jalan yang menyebabkan
terganggunya arus lalu lintas karena lebar jalan menjadi kecil
ANALISA 8 ELEMEN
URBAN DESIGN DI AREA
SURVEI
1. Land Use
Keterangan
Area Pasar Tradisional

Area Toko Otomotif

Area Toko Elektronik dan Aksesoris

Area Pasar Buah Tradisional


2. Building Form And Massing
Bentuk dan massa bangunan ditentukan oleh ketinggian atau besarnya
bangunan meliputi berbagai aspek pembentuk karakter fisik bangunan

/Ketinggian bangunan di daerah peunayong rata-


rata sejajar. Karena peunayong merupakan area
perdagangan yang terdapat banyak ruko-ruko/

/Terdapat juga area-area kumuh tempat


pembuangan sampah/
• KDB 70%
• KLB 1-3,5
• Ketinggian bangunan 1-3 lantai
• Jalan di sekitar area survei tergolong jalan Arteri Sekunder
• Garis Sempadan Bangunan (GSB) 10 meter

Bangunan di daerah Peunayong dan Simpang Lima


ini masih sangat kental dengan unsur Heritage-nya.
Hal ini dapat dilihat dari fasad dan juga warna dari
bangunan itu sendiri. Ketinggian bangunannya
rata-rata meliputi 1-3 lantai.

Bangunan 1 Lantai

Bangunan 3 Lantai

Bangunan 2 Lantai
/Tipikal Potongan Melintang Jalan Poros dan
Lingkar di Kota Banda Aceh/
3. Circulation And Parking
/Sirkulasi di daerah Peunayong membentuk pola
grid, sirkulasi ini sangat cocok bagi tipikal daerah
perdagangan/

/Terdapat
beberapa titik
area parkir yang
teratur dan tidak
mengganggu
pengguna jalan/
Tabel Pengguna Jalan Peunayong-Simpang Lima

NO JENIS

1 Kendaraan Roda 4 Mobil Pribadi


Taksi
Bus Pariwisata
Angkutan Kota

2 Kendaraan Roda 3 Becak

3 Kendaraan Roda 2 Sepeda Motor


Sepeda

4 Orang
Sumber: Hasil Survei
/Terdapat beberapa titik area parkir yang tidak tertata,
sehingga memakan sebagian badan jalan/

/Terdapat pula sirkulasi bagi


transportasi umum “Transkutaraja”
dan halte bagi pengguna/
/Pada pola ubin tersebut
titik merupakan tanda
berhenti, dan garis adalah
pertanda agar mereka
terus berjalan/

/Pembuatan pola Guilding Block juga dibuat sesuai


dengan arah masing-masing jalan dan
menyesuaikan dengan kondisi sekitar agar
para tuna netra bisa berjalan berdampingan tanpa
/Terdapat Guiding Block di bertabrakan dengan pejalan kaki lainnya/
jalur pedestrian antar toko di
daerah Peunayong/
4. Open Space
Tidak terdapat ruang terbuka seperti lapangan hijau di daerah survei,
karena terletak di daerah yang sangat padat dengan bangunan
perdagangan dan jasa.

/Namun, di daerah survei justru terdapat banyak


elemen-elemen lansekap seperti; pohon,
rumput, lampu jalan, pembatas jalan dan lain
sebagainya/
5. Pedestrian Ways
Terdapat Area pedestrian yang
manusiawi, bebas hambatan ,
nyaman, dan terdapat
pepohonan yang teduh.

/Area pedestrian di depan /Area pedestrian sekaligus


Mesjid Polda Peunayong/ entrance sebuah klinik/

/Area pedestrian sebagai jalur hubung


penyeberangan dan antar toko/

/Area pedestrian di sebuah


vihara/
Area pedestrian yang tidak sesuai standar:

/Terdapat kendaraan yang parkir /Area pedestrian dialih fungsikan


di area pedestrian sehingga menjadi lapak bagi pedagang/
mengganggu pengguna jalan/
6. Activity Support
Merupakan suatu area yang mendukung ruang publik suatu kawasan.

Terdapat area kuliner makanan (REX) di


Peunayong yang dapat menarik
pengunjung.

/Pusat perbelanjaan souvenir dan elektronik/

/Area café/
/Activity support lainnya yang terdapat di sekitar area site
adalah PKL, yang terletak di pinggir jalan. PKL berjualan tidak
menentu. Perlu penataan PKL yang lebih teratur agar tidak
mengganggu aktivitas di sekitarnya./
7. Signage System
Dalam merancang suatu kota diperlukan adanya papan nama, reklame,
sebagai sistem penanda dan informasi.

/Pada site terdapat papan


reklame, baliho, dan papan
nama toko untuk
mempermudah informasi
bagi masyarakat/

/Terdapat rambu-rambu
lalu lintas dan papan
informasi di pedestrian/
8. Preservation
Preservasi adalah perlindungan bagi bangunan bersejarah yang
dianggap perlu dilestarikan.

/Terdapat bangunan-bangunan dengan


gaya arsitektur unik dan perlu
dilestarikan sehingga menjadi icon
suatu kawasan/