Anda di halaman 1dari 31

EPIGLOTITIS

Ade handayani
1210070100071
Preseptor : dr. Elfahmi, Sp.THT-KL

SMF Ilmu Kesehatan THT-KL


Rumah Sakit Umum Daerah Solok
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah
Larynx adalah bagian dari saluran pernafasan
bagian atas yang merupakan suatu rangkaian
tulang rawan yang berbentuk corong dan terletak
setinggi vertebra cervicalis IV – VI

2
ANATOMI LARING
Kerangka laring :
Os hyoid
Kartilago epiglotis
Kartilago aritenoid
Kartilago tiroid
Kartilago krikoid
Kartilago kornikulata,
kuneiforme
4
ANATOMI LARING
ANATOMI LARING
5
Anatomi Laring

1 2 3 4 5

Batas Atas Batas Bawah Batas Depan Batas Lateral Batas Belakang
Aditus Laring Bidang yang melalui Permukaan belakang Membran M. arytenoid
pinggir bawah cartilage epiglottis, tuberculum Quadrangularis, transversus dan lamina
cricoid epiglotik, ligamentum cartilage arytenoid, cartilage cricoid
tiroepiglotik, sudut konus elastikus, dan
antara kedua belah arkus cartilage cricoid
lamina cartilage cricoid
dan arkus cartilage
cricoid
Laring bagian dalam

Supraglotic Vestibulum
01 Dari pinggir atas epiglotis sampai
pinggir atas pita suara palsu

Ventrikel laring (morgagni)


02 Celah antara pita suara dengan pita
suara palsu

Subglotic
03 Antara pita suara dg pinggir bawah
cartilago cricoid
Otot-otot Laring

Otot Ekstrinsik Otot Ekstrinsik

Otot Depressor Otor Elevator

M. Sternotiroid M. Milohioid
M. Sternohioid M. Geniohiod
M. Omohioid M. Stilohioid
M. Digastrik Superior
dan Inferior
M. Geniolosus
M. Hioglosus
Otot Instrinsik
Laring Abduktor

M.Kriko-aritenoid
posterior

Adduktor
M.Interaritenoid
M.Krikoaritenoid lateral
M. Krikotiroid

Tensor

M. Krikotiroid
M.Tiroaritenoid
Vokalis
Vaskularisasi, Sistem Limfatik dan Persarafan

Vaskularisasi
Persarafan
Cabang A. Tiroid
Superior Nervus Laringeus superior
Cabang A. Tiroid inferior Cabang sensoris (cab.internal)
Cabang motoris (cab. Ekternal)
Nervus Laringeus inferior
Sistem Limfatik
Sensoris  subglotik, trakea bagian atas
Sistem limfatik supraglotik Motorik  M. Intrinsik
Sistem limfatik glotik
Sistem limfatik subglotik
Epiglotis Anak
(Gambar A)
Terletak lebih ke
anterior daripada
dewasa
Pada anak lebih
terkulai dengan
berbentuk “omega
shaped”
Epiglotis Dewasa
(Gambar B)
Lebih kaku dan
berbentuk “U-
Shaped”
Fungsi Laring

Primer Sekunder
Sebagai sfingter untuk :
Fonasi & jalan nafas
 Mencegah benda asing
masuk traktus
trakeobronkial
 Proses menelan 
laring terdorong keatas
depan, rima glotis
tertutup  reflek
untuk stop respirasi
dan pembersihan jalan
nafas dari makanan
sebelum inspirasi
Epiglotitis
Definisi

Inflamasi akut yang terjadi pada


Supraglotis dari laring, meliputi
epiglotis, valekule, aritenoid,
dan lipatan ariepiglotika
Sinonim : Supraglotitis atau laringitis supraglotik
Epidemiologi
Rasio Pria & Wanita
Usia dekade kelima

45 tahun 3 1
1/100.000
penduduk/tahun Insidensi pada anak dan dewasa pada
tahun 1980 = 2,6:1
menurun menjadi 0,4:1 pada tahun 1993

Terjadi penurunan sejak diperkenalkan


Vaksin Haemophilus Influenza tipe B
(Hib)

Epiglotitis sering usia 2-4 tahun


25%
Haemphilus Influenza

H. Parainfluenzae

Streptococcus Pneumonia
Etiologi
Infeksi Group A Streptococcus

terbanyak
Etiologi Non Infeksi
Termal
• Makanan atau minuman yang
panas
• Rokok

Benda Asing yang Tertelan

Reaksi Kemoterapi pada Kepala


dan Leher
Anamnesa

Disfagia dan sakit tenggorokan

Demam

Dispneu progressif

Hot potato voice

Tripod position
Laringoskopi Indirect Laringoskopi Direct

Epiglotis dan daerah sekitarnya :


Dengan fiber
• Eritematosa optik(akurat)
• Membengkak
• Bewarna merah ceri

Pemeriksaan
Fisik
& Penunjang
Radiologi, Cervikal lateral “Thumb Sign” , yaitu
Pemeriksaan bayangan epiglotis globular yang membengkak,
Penunjang penebalan lapisan eriepiglotika dan distensi hipofaring
Pemeriksaan Laboratorium

Leukositosis
15.000 hingga 45.000 sel/µL

Kultur hasil positif pada


25% kasus
Diagnosa Banding

1. Supraglotitis
2. Laringotrakeo bronkitis ( infraglotitis )
3. Trakeitis bakterialis
Penatalaksanaan
Prinsip Terapi

01 Mengurangi obstruksi jalan napas

02 Menjaga saluran napas agar tetap


terbuka

03 Mengeradikasi penyebab
AntiBiotik

Asam Klavulanat/Amoksisilin
sefalosporin generasi kedua atau
ketiga

Kortikosteroid
Farmakologi
Indikasi Intubasi
01 Distress Pernapasan

02 Keadaan saluran napas yang membahayakan


yang ditemukan saat pemeriksaan

03 Stridor
Gagal intubasi, lakukan
trakeostomi atau
krikotirotomi 04 Ketidakmampuan untuk menelan

Pasien stabil tanpa ada gejala


untuk dilakukan intubasi di 05 Saliva menggenang
rawat Intensif (ICU)
06 Keadaan memburuk dalam 8-12 jam
Komplikasi

Infeksi

Non Infeksi

Pneumonia Meningitis
Sistem saraf pusat
dan sistem organ lain

Otitis Abses
Perikarditis Epiglotis dan
media Uvulitis
Prognosis

Quo ad vitam : Bonam


Quo ad sanationam : Bonam
Quo ad functionam : Dubia ad Bonam
Kesimpulan

Epiglotitis disebut juga supraglotitis atau


laringitis supraglotik. keadaan inflamasi
pada epiglotis, valekula, aritenoid, dan
lipatan ariepiglotika. Penyebab terbanyak
Hib tipe B sering pada anak 2-4 tahun dan
prevalensi meningkat pada orang dewasa.
Diagnosa ditegakkan dari anamnesa,
pemeriksaan fisik dan penunjang. Prinsip
tatalaksana adalah menjaga saluran napas
terbuka dan eradikasi penyebab.
Terima Kasih