Anda di halaman 1dari 14

PEDOMAN

POST CONFERENCE
Savira Alicia
Haris Rafiuddin
Pengertian
Post conference adalah diskusi tentang aspek klinik
sesudah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien.
Konferensi merupakan pertemuan tim yang dilakukan setiap
hari. Konferensi dilakukan sebelum atau setelah melakukan
operan dinas, pagi, sore atau malam sesuai dengan jadwal
dinas perawatan pelaksanaan. konferensi sebaiknya
dilakukan di tempat tersendiri sehingga dapat mengurangi
gangguan dari luar. Isi post conference adalah: hasil askep
tiap perawat dan hal penting untuk operan (tindak lanjut).
Post conference dipimpin oleh katim atau PJ tim.
Tujuan Post Conference
Tujuan post conference adalah untuk memberikan
kesempatan mendiskusikan penyelesaian masalah dan
membandingkan masalah yang dijumpai.
Syarat Post Conference
a. Post conference dilakukan sesudah pemberian
asuhan keperawatan
b. Waktu efektif yang diperlukan 10 atau 15 menit
c. Topik yang dibicarakan harus dibatasi, umumnya
tentang keadaan pasien, perencanaan tindakan
rencana dan data-data yang perlu ditambahkan
d. Yang terlibat dalam conference adalah kepala
ruangan, ketua tim dan anggota tim
Pelaksanaan dalam Melaksanakan
Konferensi
Adapun panduan bagi Perawat pelaksana dalam melakukan
konferensi adalah sebagai berikut: (Ratna Sitorus, 2006).
a. Konferensi dilakukan setiap hari segera setelah dilakukan
pergantian dinas pagi atau sore sesuai dengan jadwal
perawatan pelaksana.
b. Konferensi dihadiri oleh perawat pelaksana dan PA dalam
timnya masing – masing.
c. Penyampaian perkembangan dan masalah klien berdasarkan
hasil evaluasi kemarin dan kondisi klien yang dilaporkan oleh
dinas malam.
Hal hal yang disampaikan oleh perawat pelaksana meliputi :
1) Utamanya tentang klien (biodata, status sosial, ekonomi,
budaya)
2) Keluhan klien
3) TTV dan kesadaran
4) Hasil pemeriksaan laboraturium atau diagnostic terbaru.
5) Masalah keperawatan
6) Rencana keperawatan hari ini.
7) Perubahan keadaan terapi medis.
8) Rencana medis selanjutnya (tindak lanjut)
d. Perawat pelaksana mendikusikan dan mengarahkan perawat
tentang masalah yang terkait dengan perawatan klien yang
meliputi :
1) Klien yang terkait dengan pelayanan seperti : keterlambatan,
kesalahan pemberian makan, kebisingan pengunjung lain,
kehadiran dokter yang dikonsulkan.
2) Ketepatan pemberian infuse.
3) Ketepatan pemantauan asupan dan pengeluaran cairan.
4) Ketepatan pemberian obat / injeksi.
5) Ketepatan pelaksanaan tindakan lain,
6) Ketepatan dokumentasi.
7) Menggiatkan kembali standar prosedur yang ditetapkan.
e. Menggiatkan kembali standar prosedur yang ditetapkan.
f. Menggiatkan kembali tentang kedisiplinan, ketelitian, kejujuran
dan kemajuan masing–masing perawatan asosiet.
g. Membantu perawat menyelesaikan masalah yang tidak dapat
diselesaikan.

Tahap – tahap inilah yang akan dilakukan oleh perawat – perawat


ruangan ketika melakukan post conference
SOP (STANDART OPERASIONAL PROSEDUR)
POST CONFERENCE
A. NAMA JABATAN :
B. UNIT ORGANISASI :
C.RINGKASAN TUGAS :
1. Ketua tim atau Pj membuka acara.
2. Ketua tim atau Pj tim menanyakan kendala yang dialami
dalam memberikan asuhan pasien.
3. Ketua tim atau Pj tim menanyakan tindak lanjut asuhan
pasien yang harus dioperkan kepada perawat shift
berikutnya.
4. Ketua tim atau Pj menutup acara.
D. HASIL KERJA :
1. Terlaksananya pembukaan acara.
2. Terdeteksinya kendala dalam asuhan yang telah diberikan.
3. Terlaksananya tindak lanjut asuhan pasien yang harus
dioperkan kepada perawat shift berikutnya.
4. Terlaksananya penutupan acara.
E. RINCIAN TUGAS :
1. Ketua tim atau Pj tim membuka acara
a. Memberikan salam dengan sopan dan hormat
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan
d. Menjelaskan langkah prosedur
2. Ketua tim atau Pj menanyakan kendala dalam asuhan yang
telah diberikan
a. Menanyakan kepada setiap Pj apa yang telah dilakukan
kepada pasien
b. Menanyakan kepada setiap Pj apa yang menjadi kendala
dalam memberikan setiap asuhan kepada pasien
c. Menanyakan kepada setiap Pj apa yang dapat dihasilkan
dari setiap tindakan
3. Ketua tim atau Pj tim menanyakan tindak lanjut asuhan pasien
yang harus dioperkan kepada perawat shift berikutnya.
a. Menanyakan kepada Pj apa yang belum dilaksanakan
b. Menanyakan kepada Pj apa yang akan dilaksanakan
selanjutnya
c. Menanyakan kepada Pj apa yang harus dioperkan pada
perawat shift selanjutnya
d. Mengevaluasi keefektifan dan keefisienan tindakan yang
akan diberikan selanjutnya.
4. Ketua tim atau Pj menutup acara.
a.Memberikan kesimpulan Post Conference
b.Menanyakan apakah ada pertanyaan atau saran
kepada setiap Pj
c.Mengucapkan terimakasih dan salam