Anda di halaman 1dari 44

dr.

Margaretha Sono
 Akreditasi adalah
pengakuan yang diberikan
oleh lembaga independen
penyelenggara Akreditasi
yang ditetapkan oleh
Menteri setelah memenuhi
standar Akreditasi
Pasal 39 Permenkes No 75/ 2014 tentang Puskesmas

1) Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan,


Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling
sedikit 3 tahun sekali.
2) Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dilakukan oleh lembaga independen penyelenggara
akreditasi yang ditetapkan Menteri.

39
UU NO.24 tahun 2011 ttg
BPJS
 Diterapkan sejak awal 2014
 Karena baik peserta Jaminan kesehatan maupun
pengelolanya yaitu BPJS akan memilih institusi yang
mampu memberikan layanan terbaik dan memuaskan
para penggunanya

 Untuk hal tersebut bukan hanya kemampuan teknis yang


berkualitas yang akan menjadi pilihan pengguna jasa, akan
tetapi juga kemampuan melayani dengan personal yang
baik dan berkualitas shg dpt membangun image yg baik,
disamping layanan yg berhasil memberikan outcome yang
baik
Apa yang dinilai dalam Akreditasi Puskesmas ?

Penyelenggaraan 1
Administrasi Manajemen
Pelayanan
Yang Penyelenggaraan
2
Upaya Puskesmas
diakreditasi

Pelayanan Klinis Dasar 3

Pelatihan Akreditasi Puskesmas 2014 6


STRUKTUR STANDAR AKREDITASI PUKESMAS
 Standar akreditasi puskesmas terdiri dari 9 Bab,
 setiap bab akan diuraikan dalam standar,
 tiap standar akan diuraikan dalam kriteria,
 tiap kriteria diuraikan dalam elemen penilaian
untuk menilai pencapaian kriteria tersebut.
Standar akreditasi puskesmas disusun dalam
9 bab, dengan 776 elemen penilaian (EP),
yaitu:
 Bab I. Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas (PPP) dengan 59 EP
 Bab II. Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP) dengan 121 EP
 Bab III. Peningkatan Mutu dan Manajemen Risiko (PMMR) dengan 32 EP

 Bab IV. Program Puskesmas yang Berorientasi Sasaran (PPBS) dengan 53


EP
 Bab V. Kepemimpinan dan Manajemen Program Puskesmas (KMPP)
dengan 101 EP
 Bab VI. Sasaran Kinerja (SKM) dengan 55 EP

 Bab VII. Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LKBP) dengan 151 EP
 Bab VIII. Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK) dengan 172 EP
 Bab IX. Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP) dengan
58 EP
Metode Penilaian
 Penilaian akreditasi dilakukan dengan menilai tiap
elemen penilaian pada tiap kriteria.

 Pencapaian terhadap elemen-elemen penilaian pada


setiap kriteria diukur dengan tingkatan sebagai
berikut:
1). Terpenuhi : bila pencapaian elemen ≥ 80 % dengan nilai 10,
2). Terpenuhi sebagian : bila pencapaian elemen 20 % - 79 %, dengan
nilai 5,
3). Tidak terpenuhi : bila pencapaian elemen < 20 %, dengan nilai 0.

 Nilai Bab I = jumlah nilai seluruh elemen penilaian Bab I x 100 %


Jumlah elemen penilaian Bab I x 10
Keputusan Akreditasi Puskesmas
Tidak Terakreditasi Terakreditasi Dasar Terakreditasi Madya Terakreditasi
Paripurna
jika pencapaian nilai : jika pencapaian jika pencapaian nilai: jika pencapaian nilai
Bab I, nilai: Bab I, II, IV, V ≥ 75 %, semua Bab ≥ 80 %
Bab II, dan Bab I,
Bab III kurang dari 75 % Bab II , ≥ 75 %,
Bab IV, Bab IV, Bab VII, VIII ≥ 60 %
Bab V, Bab V,
Bab VI < 60 %, Bab VII ≥ 60 %,
Bab VII, Bab III, Bab III , VI, IX ≥ 40 %
Bab VIII, Bab VI,
Bab IX kurang dari 20 Bab VIII,
% Bab IX ≥ 20 %
 Sertifikat akreditasi berlaku selama
3 (tiga) tahun
 Pembinaan oleh Tim Pendamping
Akreditasi Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota setiap 6 Bulan,
 Surveilans oleh Tim Pendamping
Provinsi tiap 12 bulan.
PERATURAN PENDUKUNG

•Permenkes No. 75 tahun 2015 tentang Puskesmas


•Permenkes No. 44 thn 2016 tentang Manajemen
Puskesmas
•UU No. 36 thn 2009 tentang Kesehatan
•UU No. 36 thn 2014 tentang Tenaga Kesehatan
•Permenkes No. 43 thn 2016 tentang Standar
Pelayanan Minimal di Puskesmas
•Permenkes Hk.02.02/menkes/514/2015 Pedoman
praktik klinis dokter umum di Puskesmas
45
PERATURAN PENDUKUNG (2)

•Permenkes Hk.02.02/menkes/62/2015 pedoman


praktik klinis dokter gigi di Puskesmas

45
• flash\4-INSTRUMEN AKREDITASI
PUSKESMAS.pdf
Puskesmas Langke majok
Puskesmas Pagal
Puskesmas Kota
Terima kasih