Anda di halaman 1dari 26

HERPES ZOSTER

Olivia Magdalena
176505215
DEFINISI
Herpes Zoster adalah penyakit neurokutan dengan manifestasi erupsi
vesikular berkelompok dengan dasar eritematosa disertai nyeri radicular
unilateral yang umumnya terbatas di satu dermatom.
You can simply impress your audience and add a
unique zing and appeal to your Presentations. Easy to
change colors, photos and Text3

D E R M A
T O M

You can simply impress your audience and add a


unique zing and appeal to your Presentations. Easy to
change colors, photos and Text3
Epidemiologi

Insiden dan keparahan penyakitnya


meningkat dengan bertambahnya usia

Risiko meningkat dengan adanya


keganasan atau inveksi HIV
Etiopatogenesis
• Disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster (VVZ) yang laten berdiam terutama
dalam ganglion sensoris saraf spinalis dan di dalam sel satelit ganglion radiks dorsalis
dan ganglion sensorik saraf kranial

• Saat respon imunitas menurun sampai tiak lagi efekefektif mencegah infeks virus,
maka partikel virus tersebut mengalami reaktivasi dan menimbulkan ruam kulit yang
terlokalisata di dalam satu dermatom

• Menyebar ke dermatom atau jaringan saraf yang sesuai dengan segmen yang
dipersarafinya
Gejala Klinis
01 Gejala Prodromal

02 Gejala Konsitusi
Gejala Prodromal

• Timbul erupsi kulit berupa makula kemerahan


• Berkembang jadi papul, vesikel jernih
• Selanjutnya vesikel menjadi keruh dan akhirnya pecah menjadi krusta
• Erupsi kulit mengalami involusi
Variasi klinis Herpes Zoster
Zoster sine herpete

Terjadi nyeri segmental yang tidak diikuti dengan erupsi kulit

Herpes zoster abortif

Erupsi kulit hanya berupa eritema dengan atau tanpa vesikel yang langsung
mengalami resolusi sehingga perjalanan penyakutnya berangsung singkat
Variasi klinis Herpes Zoster
Zoster aberans

Erupsi kulitnya melalui garis tengah

Herpes zoster oftalmikus

Virus menyerang cabang pertama nervus trigeminus


Variasi klinis Herpes Zoster
Sindrom ramsay hunt
Diakibatkan oleh gangguan nervus fasialis dan optikus
Gejalanya paralisis otot muka (bell’s palsy)
Tinitus, vertigo, gangguan pendengaran, nistagmus, nausea,
gangguan pengecapan.

Neuralgia pasca herpatik


Nyeri yang timbul pada daerah pasca penyembuhan lebih dari
sebulan setelah penyakitnya sembuh.
Nyeri dapat berlangsung sampai beberapa bulan sampai beberapa tahun
dengan gradasi nyeri yang bervariasi.
Herpes Zoster
Zoster sine Herpes Zoster Oftalmikus
herpete
Sindrom ramsay
hunt
PEMERIKSAAN PENUNJANG
• Biopsi kulit :
Pemeriksaan histopatologi, pada dermis bagian
atas dijumpai adanya limphocitic infiltrate

• Polymerase chain reaction (PCR)


Tes ini dapat menemukan nucleic acid dari virus
varicella zoster dan dapat membedakan antara
VZV dengan herpex simpleks

• TZANCK SMEAR
Mendeteksi achantolitic keratinocyte
atau sel multinucleated giant
DIAGNOSIS BANDING

Herpes Zoster
Herpes simplex Etiologi Reaktivasi Varicella Zoster
Etiologi Herpes simplex virus Masa 7-12 hari
Masa Inkubasi 7-12 hari Inkubasi
UKK Vesikel berisi cairan serum dengan dasar UKK eritema, vesikel berkelompok, pustul, krusta sesuai
eritem multiple tersusun gerpertiformis dermatom, hiperestesi
Predileksi Mulut, rongga mulut, lidah d Predileksi daerah-daerah yang mengikuti dermatom, asimetri
Usia Herpes simplex
Kebanyakan dewasa Herpesdewasazoster
Usia Kebanyakan
Obat Asiklovir 5 x 800 mg 7 hari Obat Asiklovir 5 x 800 mg 7 hari
Atau valasiklovir 3 x 1000 mg 7 hari Atau valasiklovir 3 x 1000 mg 7 hari
Analgetik Analgetik
Antibiotik Antibiotik
DIAGNOSIS BANDING

DERMATITIS HERPETIFORMIS Herpes Zoster


Etiologi Belum jelas Etiologi Reaktivasi Varicella Zoster
Usia Anak atau dewasa Masa Inkubasi 7-12 hari
Gatal Sangat gatal UKK eritema, vesikel berkelompok, pustul, krusta
UKK Vesikel berkelompok berdinding sesuai dermatom, hiperestesi
tegang Predileksi daerah-daerah yang mengikuti dermatom,
Herpes Zoster
asimetris
Tempat predileksi Simetrik: tengkuk, bahu, lipat
ketiak, poterior, lengan ekstensor, Usia Oftalmikus
Kebanyakan dewasa
daerah sakrum, bokong Obat Asiklovir 5 x 800 mg 7 hari
Terapi DDS 200-300 mg/hari Atau valasiklovir 3 x 1000 mg 7 hari
DIAGNOSIS BANDING

PEMFIGUS VULGARIS Herpes Zoster


Etiologi Reaktivasi Varicella Zoster
Etiologi Autoimun Masa Inkubasi 7-12 hari
Usia 30-60 Tahun UKK eritema, vesikel berkelompok, pustul, krusta
sesuai dermatom, hiperestesi
UKK Bula berdinding kendur Predileksi daerah-daerah yang mengikuti dermatom,
asimetris
Tempat predileksi Awal di kulit kepala berambut Usia Kebanyakan dewasa
atau rongga mulut Obat Asiklovir 5 x 800 mg 7 hari
Terapi Prednison 60-150 mg /hari Atau valasiklovir 3 x 1000 mg 7 hari
TATALAKSANA
Sisitemik:
• Obat Antivirus
Famsiklovir 3 x 500 mg
Valasiklovir hidrokhlorida 3 x 1000 mg
Asiklovir 5 x 800 mg

Diberikan sebelum 72 jam awitan lesi selama 7 hari.


TATALAKSANA
Sisitemik :
• Kortikosteroid
Prednison
TATALAKSANA

Sisitemik :
• Analgetik
AINS Analgetik non opioid Opioid
Asetosal Paracetamol Kodein
Piroksikam Tramadol Morfin
Ibuprofen As. Mefenamat Oksikodon
Diklofenak
TATALAKSANA

Sisitemik :
• Antidepresan dan Antikonvulsan
 asiklovir
gabapentin
TATALAKSANA

Topikal :
• Analgetik Topikal • Analgetik Lokal • Kortikosteroid
 Kompres  Anestetik lokal 
Anti Inflamasi Nonteroid
TATALAKSANA
TATALAKSANA

Rp 8.000,-

Rp. 960,- / tablet


TATALAKSANA

Rp 2.376,- / Strip

Rp. 411,- / tablet


PROGNOSIS
Umumnya baik
– Bergantung pada tindakan perawatan secara dini.
TERIMAKASIH