Anda di halaman 1dari 21

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU

BERSALIN DAN FETAL OUTCOME PADA


KEHAMILAN LEWAT WAKTU DI RSUD
WONOSARI TAHUN 2018

Disusun Oleh :
TRI NOFIASARI
1810104352
1. Latar Belakang
 (AKI) di Indonesia jumlahnya masih cukup tinggi menurut
data SDKI tahun 2017 yaitu 305/100.000 dan (AKB) 32/1000
masih menjadi salah satu perhatian dunia melalui SDG’s
sebagai wujud perhatian dunia akan pentingnya masalah
kesehatan ibu dan anak.
 Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator
kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia
 Pentingnya pemantuan dan pengawasan
pada ibu hamil, bersalin, dan nifas merupakan
salah satu upaya untuk menurunkan angka
kematian dan kesakitan bagi ibu, karena
setiap kehamilan berisiko terhadap kejadian
kematian ibu salah satunya melalui program
K4 dan P4K.
 kehamilan lewat waktu berkontribusi secara
tidak langsung pada kematian ibu
 Kehamilan lewat waktu terjadi pada 7%
kehamilan dan menjadi penyebab terbesar
terjadinya induksi persalinan sebesar 70%
 Peningkatan angka induksi persalinan pada
akhirnya meningkatkan angka resiko seksio
sesaria dan asfiksia neonatorum
 TargetDIY untuk memenuhi standar MDG’s
belum tercapai untuk menekan AKB walau
secara Nasional masuk dalam 5 besar.
 Penyebab kematian paling sering adalah
asfiksia, BBLR, dan sepsis.
 Salahsatu penyebab asfiksia adalah faktor
ibu, dan penyebab lain adalah faktor
plasenta, dan neonatus.
 Kehamilan lewat waktu dapat berisiko untuk
ibu dan bayi
 Faktor
yang menyebabkan kehamilan lewat
waktu belum diketahui secara pasti
 Pengelolaan kehamilan lewat waktu belum
ada acuan baku, pertimbangan
kesejahteraan janin lebih diutamakan.
 American jurnal of obsgyn 2018 menyebutkan angka
kejadian kehamilan lewat waktu pada UK 41 mg
sejumlah 15 % dan pada 42 mg sejumlah 3 %
 Pusat Ilmu Pengetahuan Epidemiologi Denmark,
menyebutkan prevalensi usia kehamilan 294 hari atau
lebih terjadi sekitar 5% dari semua kelahiran.
 Angka kejadian kehamilan lewat waktu di RSUD Wonosari
cukup tinggi yaitu 34,17% (270) dari seluruh jumlah
persalinan (790) pada bulan Juli - Desember 2017
 Tingginyaangka kehamilan lewat waktu menarik peneliti
untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu bersalinan
dan fetal outcome pada kehamilan lewat waktu di RSUD
Wonosari tahun 2018
2. Rumusan Masalah :
Bagaimana gambaran karakteristik ibu bersalin dan
fetal outcome pada kehamilan lewat waktu Di RSUD
Wonosari Tahun 2018?
3. Tujuan : umum dan khusus.
4. Manfaat Penelitian : bagi ilmu pengetahuan, bagi
bidan, bagi tempat penelitian dan bagi Institusi
pendidikan.
Ruang Lingkup
a. Materi : persalinan, bayi baru lahir,
kehamilan lewat waktu
b. Waktu : oktober 2018 s/d Juni 2019
c. Tempat : RSUD Wonosari
d. Responden : Ibu bersalin dengan
kehjamilan lewat waktu
6. Keaslian Penelitian
 Beberapa penelitian sebelumnya yang hampir sama
adalah Rina Sri Widayati (2015) berjudul Gambaran
Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Kehamilan Serotinus di
RSDM Surakarta.
 Penelitianlain yang dilakukan oleh Anita Yulistiani, dkk
(2013) berjudul Gambaran Karakteristik Ibu, Penanganan
Persalinan, dan Fetal Outcome pada Kehamilan Post-term
di RS Dr. M. Djamil Padang.
 Penelitian
Diana Handaria (2014) Hubungan Usia
Kehamilan dengan Kejadian Makrosomia di RSUD Tugurejo
Semarang tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional dengan desain penelitian retrospektif dan
pendekatan cross sectional. Sampel minimal sejumlah 100
rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi.
 Penelitian Muhammad Nur Adintyo Rahman dengan judul
Rasio Estriol/ Estradiol tinggi sebagai prediktor keberhasilan
induksi persalinan pada kehamilan lewat waktu di RSUD
Banjarnegara dan RSUD Wonosobo tahun 2013. Penelitian
ini dengan teknis mengambil sampel darah pasien dengan
kehamilan lewat waktu yang memenuhi kriteria inklusi
sebanyak 5 ml sebelum dilakukan induksi persalinan untuk
diperiksa kadar estriol dan estradiol kemudian dilihat
keberhasilan induksinya.
 Perbedaan :
1. lingkup tempat
2. lingkup waktu
3. variabel penelitian
4. teknik sampling .
TINJAUAN PUSTAKA
Teori
1. Kehamilan Lewat Waktu :
a. Pengertian
b. Ethiologi : Pengaruh progesteron, teori
oksitosin, teori kortisol/ACTH, syaraf uterus,
herediter
c. Faktor resiko
d. Dampak
e. Penatalaksanaan
2. Karakteristik Ibu : Umur dan paritas
3. Persalinan : spontan, normal, anjuran, dan
tindakan
4. Fetal Outcome : kejadian asfiksia dan berat
bayi lahir, fetal distress, dan kematian janin
Kerangka Konsep

Metode persalinan :
a. Spontan
Karakteristik Ibu : b. SC
Usia Kehamilan lewat
Paritas waktu

Fetal outcome :
a. Berat badan lahir
b. Kejadian Asfiksia
METODE PENELITIAN

1. Rancangan Penelitian : penelitian deskriptif kuantitatif


2. Variabel Penelitian : kehamilan lewat waktu
3. Definisi Operasional Penelitian
4. Populasi dan Sampel : seluruh ibu pada kehamilan lewat
waktu yang bersalin di RSUD Wonosari dimulai dari tanggal 1
Januari sampai dengan 31 Desember 2018.
Pengambilan sampel dengan total sampling.
5. Alat dan Metode Pengumpulan Data
Jenis data sekunder, Metode pengumpulan data melalui
pemilahan dan pencatatan data dari buku register dan
laporan kamar bersalin, Instrumen penelitian berupa tabel.
6. Metode Pengolahan dan Analisis Data
a) Metode : editing, skoring, tabulating
b) Analisis data : dianlisis secara deskriptif
kuantitatif kemudian dibandingkan
dengan teorinya.
Terima Kasih