Anda di halaman 1dari 41

ASKEP SISTEM

PERNAFASAN
Oleh: Rudi Hamarno
Review
Anatomi Resp
Fisiologi Resp
• Riwayat
1. Demografi 2. Rwy Individu & klg
 Usia a. Rwy Resp yl
 SeX b. Rwy rokok
 Suku bangsa
c. Penggunaan obat
d. Tempat tinggal
Mempengaruhi e. Rwy klg
Thd pyk PARU f. Diet
3. Status Sosek 4. Msl kesh klg
Pekerjaan Keluhan utama :
Lama kerja Akut \ Kronis
Keadaan lingk
Aktifitas Batuk
Sputum
Nyeri dada
Nfs pendek
PQRST
BATUK
• Mek sal nfs • Kaji :
• Patologis Ampl dlm
• Merup reflek vagal
• Perangsang :
Lama
Kpn tjdi
Mekanis
Sputum
Inflamasi
Psikogenik
SPUTUM
• Tanda pyk paru • Analisa sputum
• Catat :
- warna Non infeksi:Putih
- Konsistensi Inf : kuning/hijau
- Bau Pink busa : odema paru
- Jumlah Bau busuk : inf anaerob
(abses paru)
• N = 90 cc/hari Ada darah : TBC, Infark
• N = sendok / cangkir Paru, Tumor.
• Kaji : rangs luar
• NYERI DADA • DYSPNEA
BEdakan : pleural, musk Kejadian ?
, cardiak, GI Durasi
Paru tdk sensitif Faktor ?
Suara nfs tambh ?
Nyeri akt Tk sesak ?
Parox Noct Dyspnea /
Ortopne?
TK DispneA

I. Tdk membatasi AKT


II. Pembatasan ringan
- Akt fisik …. Sesak
- Istirahat …. Tdk sesak

III. Akt ringan …. Sesak


IV. Istirahat …. Sesak
PATOFIS DYSPNEA
A. KURANG O2  K ADAR O2
1. Tek O2 insp 1. HB
2. Gg konduksi & 2. HB ikat CO
Difusi. 3. Inti HB berubah
3. Gg Pertukaran gas
PATOFIS DYSPNEA
STAGNASI ALIRAN
DRH
1. Sentral
Dekomp
2. Aliran Syok.
3. Vasokonstriksi
4. Keracunan
PATOFIS DYSPNEA
B. KELEBIHAN CO2 (SHUNTING)
C. HIPERAKTIVASI REFL NFS
D. EMOSI
E. ASIDOSIS
F. METABOLISME
PEMERIKSAAN FISIK
1. HIDUNG & SINUS
2. FARING, TRAKEA DAN LARING
3. THORAK DAN PARU

INSPEKSI
PALPASI
PERKUSI
AUSKULTASI
THORAK & PARU
1. INSPEKSI
Posterior anterior
Banding ka-ki
Dari apek ke bwh
Catat warna dan kondisi
Catat : rr, ritme, dlm & tipe nfs
Catat I : E ( 2 : 1 )
- Catat AP : lateral ( 1:2 / 5:7)
1:1 = barrel (tong) chest
- Catat : simetri, retraksi ICS
PALPASI

- Kaji : simetri gerak dada, nyeri, krepitasi


& taktil fremitus.
PALPASI
Ekspansi Gerak lambat
1. Nyeri pleura 1. Massa paru
2. Trauma 2. Fibrosis
3. Pnemoth 3. Atelektasis
4. Pneumoni
5. Abses paru
PALPASI
• Taktil • Taktil
1. Udara 1. pnemonia
2. Cairan
3. Jar tebal
PERKUSI

Hipersonor : udara (empisema,


pnemoth)
Flat : cairan (efusi pl)
Dulness : konsolidasi
Tympani : pnemoth >>
AUSKULTASI

 Paling baik/benar
 Kaji : cairan, mukus & ostruksi
 Kaji siklus, kualitas dan intensitas
 Catat Suara Tambahan :
a. Rales hls : atelekt, fibrosis,
TBC/Pnemoni
b. Rales kasar : BK, Pnemonia, Tu,
COPD
c. Wheeze : radang, bronkospasm, edema, Tu,
Sekret, obstruksi .
d. Ronchi : sputum >>, sekret tbl
e. Pleural FR : pleuritis TB, Tu Pnemoni
f. Ada cairan/udara Vesikuler menurun/hilang
• Dengar
a. Bronkofoni : >> keras (konsolidasi)
b. Pectoriloquy : menjauh & tdk keras
( efusi pl, atelektasis)
c. Bindeng : ( konsolidasi + caverne )
• PSIKOSOSIAL
 Kaji gaya hidup fungsi resp
- stress
- coping mek
 Pyk resp kronis menyebabkan :
- perub peran klg
- isolasi sos Support
- finansial prob System

- Ketidak berdayaan
DIAGNOSTIK
1. Laborat
a. Darah (eritrosit, Hb, BGA)
b. Sputum (keganasan,
hipersensitif, inf )

2. X ray ( stand, bronkografi, CT Scan,


V/Q )
3. Lain :  spirometri,
 MRI,  thorasentesis,
 Endoskopi  biopsi,
(bronkoskopi,  skin test,
laringokopi,  oksimetri
medianoscopi),
NURSING DX

1. Kerusakan pertukaran gas


2. Jalan nafas tidak efektif
3. Pola nafas tidak efektif
Thank You