Anda di halaman 1dari 8

SEJARAH

Ketua Kelompok :
Hanif fadhillah

Sekertaris : Asri
Choirun Nisa

Anggota :
Abdullah nuriwanto
Andrian putra ramadhan
Asri Choirun Nisa
Fabian rezi akbar
M.Albi mukmin
Nova Muzakirotul Ummah
Ryan riwanto
Bayhaqi kedang
Sejarah masuknya portugis ke
indonesia

Bangsa Portugis datang ke wilayah Nusantara (Indonesia) karena dorongan


ekonomi, agama, dan petualangan. Keberhasilan Vasco da Gama mencapai
Kalkuta di pantai barat India pada tahun 1497 telah membuka peluang dan jalan
bagi Portugis untuk sampai ke Nusantara. Kalkuta saat itu menjadi bandar utama
sutera, kayu manis, porselen, cengkeh, pala, lada, kemenyan, dan barang
dagangan lainnya. Barang-barang yang diperdagangkan tersebut mayoritas
berasal dari para pedagang Malaka.
Awal proses
Bartolomeus Dias mengitari Tanjung Harapan dan
kedatangan bangsa memasuki perairan Samudra Hindia. Selanjutnya
portugis ke indonesia pada tahun 1498, Vasco da Gama sampai di India.
Namun, orang-orang Portugis ini segera
mengetahui bahwa barang-barang dagangan yang
hendak mereka jual tidak dapat bersaing di
pasaran India yang canggih dengan barang-
barang yang mengalir melalui jaringan
perdagangan Asia. Karena itu, mereka sadar harus
Tahun 1487 melakukan peperangan di laut untuk
mengukuhkan diri.

Albuquerque berangkat menuju India, dia


menaklukan Goa di Pantai Barat yang kemudian
menjadi pangkalan tetap Portugis. Pada waktu
itu telah dibangun pangkalan-pangkalan di
tempat-tempat yang agak ke barat, yaitu di
Tahun 1503 Ormuzdan Sokotra. Rencananya ialah untuk
mendominasi perdagangan laut di Asia dengan
cara membangun pangkalan tetap di tempat-
tempat krusial yang dapat digunakan untuk
mengarahkan teknologi militer Portugis yang
tinggi.
Tahun 1510

• Setelah mengalami banyak pertempuran,


penderitaan, dan kekacauan internal, tampaknya
Portugis hampir mencapai tujuannya. Sasaran
yang paling penting adalah menyerang ujung timur
perdagangan Asia di Maluku.
Setelah mendengar laporan-laporan pertama dari
para pedagang Asia mengenai kekayaan Malaka
yang sangat besar, Raja Portugis mengutus Diogo
Lopez de Sequiera untuk menekan Malaka,
menjalin hubungan persahabatan dengan
penguasanya, dan menetap disana sebagai wakil
Portugis di sebelah timur India. Tugas Sequiera
tersebut tidak mungkin terlaksana seluruhnya saat
dia tiba di Maluku pada tahun 1509.
Tahun 1512
• kapal d’Albuquerque mendarat di Ternate, Maluku. Portugis dapat
memanfaatkan permusuhan dan persaingan antara Kerajaan
Ternate dan Tidore yang saat itu sedang bermusuhan untuk
mendapatkan keuntungannya sendiri. Raja Ternate menyambut
baik kedatangan Portugis dan minta Portugis mendirikan sebuah
benteng di Ternate untuk berlindung dari serangan-serangan
musuh. Portugis menerima permintaan itu dan memanfaatkannya
untuk mengajukan permintaan mereka, yaitu monopoli
perdagangan cengkeh. Pada akhirnya permusuhan antara Ternate
dan Tidore tersebut merugikan mereka sendiri. Dengan adanya
monopoli ini maka rakyat Ternate hanya diperbolehkan menjual
cengkeh kepada Portugis dan dilarang ada penjualan kepada
pedagang lain. Siapa saja yang melawan akan ditindak dengan
kekerasan senjata. Akibatnya rakyat terpaksa harus menjual
cengkeh kepada Portugis dengan murah dan kehilangan kebebasan
untuk melakukan perdagangan dengan pembeli yang bisa
memberikan harga yang lebih baik.
Monopoli Portugis

Monopoli portugis atas perdagangan


rempah-rempah di nusantara berakhir
akibat dikalahkan oleh sulthan
baabullah dari ternate pada tahun
1575 serta kemudian disingirkan
belanda dari ambon pada tahu
1599.portugis kemudian menduduki
tiomr,solor,dan flores
Monopoli Portugis

Selanjutnya,belanda ingin menduduki


wilayah tersebut,yang melahirkan sengketa
baruantara kedua negara.sengketa tersebut
berakhir pada tahun1859 melalui
KESEPAKATAN LISABON
Dimana portugis menyerahkan Hindia
timur,sebutan untuk nusantara, kecuali timor-
timur kepada belanda.
TERIMA KASIH