Anda di halaman 1dari 33

Tumbuh Kembang Anak

dr. Willia Gontina


Minggu, 24 Mei 2015
Pertumbuhan (growth) :
bertambahnya jumlah & ukuran
sel diseluruh bagian tubuh;
secara kuantitatif dapat diukur

Perkembangan (development):
bertambah sempurnanya fungsi
alat tubuh yang dapat dicapai
melalui kematangan dan belajar
CHILD GROWTH& DEVELOP.QUALITY
Determinants : INTRINSIC (genetic- heredoconstitutional)
+ EXSTRINSIC ( environment)
(Kobayashi,
1985;
Sularyo,
Ismael, 1989;
1991,) ROL
ENVIRONMENT
E: to met:

Bio + Psycho-
soc
need

Mother,
subtitute
PSYCH mother
, Parent, sibling,
O caregiver,
Health Service,
toys, norm, rule,
SOCIA Education Neighbor, BIO:
stimulation
L
Stimulati Gov. Policy, nutrition,
cognitiv International imunisation,
on
Love,
emotion-
e, UNICEF, WHO medicine,
care,
sociall
Tahap tumbuh kembang anak secara garis besar dibagi
menjadi dua, yaitu :

Tahap tumbuh kembang usia 0-6 tahun, terbagi atas :


1. Masa Pranatal mulai masa embrio (mulai konsepsi-8
minggu)
2. masa fetus (9 minggu sampai lahir).
3. Masa Pascanatal mulai dari masa neonatus (0-28 hari)
4. Masa bayi (0-1 thn)
5. masa balita (1-5)

Tahap tumbuh kembang usia 6 tahun keatas, terdiri atas


Ø Masa Sekolah (6-12 tahun)
Ø Masa Remaja (12-18 tahun)  who (10-24)
PERTUMBUHAN
Parameter Pertumbuhan
• Berat badan
• Tinggi badan
• Lingkar kepala
PERKEMBANGAN
4 Ranah Perkembangan

Motorik Motorik
Kasar Halus

Sosial
Bahasa
Mandiri
Motorik Kasar
Usia
Tahapan Perkembangan
(bulan)
Mengangkat & mempertahankan kepala dalam posisi
2 bl
tengkurap

4 – 5 bl Tengkurap bolak-balik

6 - 7 bl Didudukkan dan merayap

8 – 9 bl Duduk sendiri, belajar berdiri, merangkak

10 – 12 bl Berdiri, berjalan dengan berpegangan

13 - 15 bl Berjalan sendiri
Motorik Halus
Usia
Tahapan Perkembangan
(bulan)

4 - 6 bl Meraih, menggenggam, memindah-mindahkan benda

7 – 9 bl Manipulasi benda, makan biskuit

10 - 12 bl Memasukkan biji kedalam botol, mencoret,minum

13 – 18 bl Menggambar imitasi/spontan, memakai sendok

24 bl Membuka baju

36 bl Memakai baju
Bahasa
Bicara ekspresif
(maturasi 15-24 bulan)

Bicara reseptif
(maturasi 8-24 bulan)

Irawan Mangunatmadja. Diagnosis Banding Keterlambatan Bicara: Pendekatan Etiologi pada Praktik Sehari-hari. Naskah
Lengkap Seminar UKK Neurologi IDAI “A Journey to Child Neurodevelopment”; 18-19 Juli 2010; Jakarta,Indonesia.
Perkembangan Bicara Normal
Pendengaran dan pengertian (Reseptif) Bicara (Ekspresif)
4-8 bulan
Mata bergerak ke arah suara Babbling denganberbagai
Respons terhadap suara huruf awal ”b”
Perhatian terhadap mainan Suara kegembiraan atau sedih
yang mengeluarkan suara Suara saat sendiri atau
Perhatian terhadap musik bermain

7 bulan – 1 tahun
Mengerti permainan ”ciluk-ba” Babbling dengan kata panjang
Menoleh dan melihat ke arah suara & pendek: ”tata”, ”bibibibi”
Mendengarkan saat orang berbicara Menggunakan kata atau suara
Mengerti beberapa kata: sepatu,gelas untuk menarik perhatian
Respon terhadap permintaan sederhana seperti: ke Mengucapkan 1-2 kata
sini, mau lagi

Irawan Mangunatmadja. Diagnosis Banding Keterlambatan Bicara: Pendekatan Etiologi pada Praktik Sehari-hari. Naskah
Lengkap Seminar UKK Neurologi IDAI “A Journey to Child Neurodevelopment”; 18-19 Juli 2010; Jakarta,Indonesia.
1-2 tahun
Menunjuk anggota tubuh Kata-kata bertambah tiap
bulan
Mengikuti perintah dan
permintaan yang mudah Menggunakan 1-2 kata
tanya
Mendengar cerita sederhana,
lagu, & irama Mengucapkan 2 kata
bersamaan
Menunjuk gambarsesuai
dengan namanya Mengucapkan 10 kata
saat usia 19 bulan
2-3 tahun
Mengerti perbedaan denganartinya Mempunyai kata untuk
semua benda
Mengikuti 2 tahap perintah: ambil buku dan letakkandi Berbicara 2-3 kata dalam
meja kalimat

Irawan Mangunatmadja. Diagnosis Banding Keterlambatan Bicara: Pendekatan Etiologi pada Praktik Sehari-hari. Naskah
Lengkap Seminar UKK Neurologi IDAI “A Journey to Child Neurodevelopment”; 18-19 Juli 2010; Jakarta,Indonesia.
Perkembangan bicara reseptif
• Bereaksi terhadap suara lahir
• Tersenyum sosial 5 minggu
• Orientasi terhadap suara 4 bulan
• Mengerti perintah “Tidak boleh” 8 bulan
• Mengerti perintah+mimik 11 bulan
• Mengerti perintah tanpa mimik 14 bulan
• Menunjuk 5 bagian badan 17 bulan
Perkembangan bicara ekspresif
• Oo-oo 6 mg
• Aa-aa, ee-ee 3-6 bulan
• Dadadada (menggumam) 6 bulan
• Ma-ma, papa dng arti 1 tahun
• 8-10 kata 18 bulan
• Kalimat 2 kata 2 tahun
• Kalimat 3 kata 3 tahun
KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN
Keterlambatan perkembangan
motorik kasar

• Belum dapat mengontrol kepala: 6-7 bulan


• Belum dapat duduk tegak: 10-12 bulan
• Belum dapat duduk, merangkak dan ditarik ke
posisi berdiri: 12-13 bulan
» Neurodevelopmental problems in early childhood,
assesment and management, 1977.
Keterlambatan perkembangan
motorik halus

• Belum dapat memegang benda pada usia 4


bulan
• Tangan tetap terkepal erat sampai 4-5 bulan
• Pincer grasp belum ada sampai usia 1 tahun

» Neurodevelopmental problems in early childhood,


assesment and management, 1977.
Keterlambatan perkembangan
bahasa
PEMANTAUAN
Jadwal Pemantauan Tumbuh Kembang
(Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang)

Umur 0 - 1 tahun : setiap bulan


Umur >1 – 3 tahun : setiap 3 bulan
Umur >3 – 6 tahun : setiap 6 bulan
Umur >6 –18 tahun: setiap 1 tahun
Cara DETEKSI DINI
Gangguan Tumbuh Kembang
PERTUMBUHAN :
• Timbang berat badannya (BB)
• Ukur tinggi badan (TB) dan lingkar kepalanya (LK)
• Lihat garis pertambahan BB, TBdan LKpada grafik
• Sejajar / tidak sejajar dengan kurva baku(NCHS, WH0)

PERKEMBANGAN
• Tanyakan perkembangan anak dengan KPSP(Kuesioner Pra
Skrining Perkembangan)
• Tanyakan daya pendengarannya dengan TDD (Tes Daya
Dengar), penglihatannya dengan TDL(Tes DayaLihat),
• Tanyakan masalah perilaku dgn kuesioner MME, autis dengan
CHAT,gangguan pemusatan perhatian dgn kuesionerConners
Parameter Pertumbuhan
• Berat badan
• Tinggi badan
• Lingkar kepala
Usia Pertumbuhan Perkem bangan
Tinggi Berat Badan Motorik Kognitif
Badan

6–8 120– 21–27 kg Mampu meloncati tali setinggi Menggambar dengan bentuk
tahun 130 25 cm, belajar naik sepeda. proporsional,
cm memakai dan mengancingkan
baju, menulis, lancar
membaca, tangkas dalam
berhitung, belajar bahasa asing,
belajar memainkan alat musik.
9–10 131– 28–33 kg Melakukan olah raga permainan Pandai menyanyi, mampu
tahun 145 seperti bulutangkis, sepak bola, membuat sebuah karangan,
cm tangkas bersepeda. Menyerap
pelajaran dengan optimal, mulai
belajar berdiskusi dan
mengemukakan
pendapat.
11–12 145– 33–39 kg Melompat tali sampai di atas 50 Konsentrasi belajar meningkat,
tahun 152 cm, meloncat sejauh lebih dari 1 mulai belajar bertanggung
cm meter, jawab, senang berpetualang dan
terampil dalam menggunakan mempunyai rasa ingin tahu yang
peralatan. besar.
Pertumbuhan dan Perkembangan masa anak-anak
MASAREMAJA

Masa remaja dimulai pada saat anak perempuan mengalami menstruasi


yang pertama atau menarche, sedangkan pada anak laki-laki yaitu pada
saat keluarnya cairan semen. (WHO)
Perbedaan Laki-laki Perempuan

Usia 10 – 16 tahun 10 – 15 tahun


Ciri Terjadi mimpi basah Mengalami menstruasi
khusus
Ciri – ciri tumbuhnya kumis payudara tumbuh membesar, tumbuhnya
kelamin dan jambang, rambut di ketiak dan di sekitar alat kelamin,
sekunder tumbuhnya rambut di serta membesarnya pinggul.
ketiak dan
di sekitar alat
kelamin, serta dada
menjadi lebih bidang.
Penutup
• Anak  dewasa kecil
• Tumbuh dan berkembang menjadi ciri khas
• Pemantauan, deteksi, dan intervensi dini
penting!
Terima Kasih