Anda di halaman 1dari 11

Generative Processes,

Superimpose, Morphing,
Folding, Animate form,
Parametric Design
Metode Pendekatan dan Perancangan
Cara untuk mengolah suatu titik awal
(permasalahan, potensi, dll) dan
membuat berbagai pilihan untuk
menghasilkan suatu kesimpulan
Generative
Process Selama pembangkitan gagasan, individu
dan kelompok bekerja untuk
mengidentifikasi ide-ide dan solusi baru
dan melihat segala sesuatu dari sudut
pandang yang berbeda dari biasanya.
Berbagai cara membangkitkan gagasan/ide:
 brainstorming • mind mapping
 role playing • brainwriting
 story telling
• worst idea technique
 storyboarding
• headlining
 collaboration
• image collaging
 critiquing
 empathy research
• user experience
 sketching
• impromptu video
 Prototyping • wish technique
 positive turbulence • whiteboarding
 creative problem solving • forced analogies
Persiapan

Stimulasi

Tahapan Menawarkan
Generative
Process Memahami

Mengembangkan

Menyimpulkan
 Menggabungkan beberapa layer yang berbeda satu
sama lainnya ke dalam satu bidang datang.
 Metode Superimposition berupa Penggabungan
(Integration) dan Bantalan podium (Mounting).
Superimposisti  Penggagas dan penganut konsep Superimposition :
Bernard Schumi, Richard Meyer, Frank Lloyd Wright,
on dan Hans Hollen
 Karakter inti dari superimposition adalah pola geometri
spatial (ruang), garis atau bidang lempengan geometri
yang bertumpuk dan teratur walaupun ukuran, arah,
orientasi dan bentuk geometrinya berbeda.
Parc de la Villette
Bernard Tchumi
 Berbagai sketsa Tschumi dipetakan di atas satu sama
lain dengan beberapa pola menempati ruang yang
sama.
 Arsitektur dan penggunaannya oleh civitas
berlangsung secara terbuka dan simultasn terhadap
banyak interpretasi. Contoh: “form follows function”
menjadi bermakna bahwa baik form maupun function
keduanya adalah perangkat yang sama-sama memiliki
arti, yang tidak selalu terkait satu sama lain dengan
cara yang kaku
 Pendekatan ini adalah salah satu argumen untuk
pembacaan arsitektur sebagai teks: sebuah bangunan
berarti tidak hanya berdasarkan fungsi utilitariannya
tetapi juga pada simbolnya
 Dua atau lebih gambar dipilih, beberapa poin utama ditentukan pada
tiap gambar, dan salah satunya ditransformasikan ke bentuk yang lain
 Dapat juga dihubungkan dengan pendapat seorang biologist D’Arcy
Thompson. Merupakan tendensi psikologis untuk melihat bentuk
organik dari bentuk geometry

Morphing
Wexner Center –
Peter Eisenman

Welsh National
Opera House –
Greg Lynn
 Serupa dengan origami (contoh : Frankfurt Rebstock Park project)
 Bisa juga diartikan sebagai adaptasi dari catastrophe atau chaos
theory

Folding
 Satu set parameter independen dipilih dan secara sistematis
berdasarkan pada beberapa kriteria untuk sampai pada berbagai
variasi.
 Parameternya merupakan interpretasi geometris.

Parametric
Design