Anda di halaman 1dari 10

DINAS PERTANIAN

BIDANG PETERNAKAN
LOMBOK TENGAH

Manajemen Reproduksi Sapi Bali

Oleh
Drh. Firman Hidajatullah
Sapi Dara
• Dengan metode pemeliharaan yang
baik sapi bali mencapai dewasa
kelamin pada umur 12 bulan.

• Kendati demikian sebaiknya sapi dara


di kawinkan pada umur 14 – 16 bulan
setelah mencapai dewasa tubuh.
GANGREP
• Apabila sapi dara tidak BIRAHI sampai
UMUR 2 TAHUN  GANGGUAN
REPRODUKSI
PETUGAS KESWAN
Deteksi Birahi Pada Sapi

1. Sapi terlihat gelisah dan


ribut.
2. Sapi tidak mau makan
3. Vulva bengkak
4. Keluar leleran bening dari
vagina
Waktu yang Tepat Untuk IB
Pemeriksaan Kebuntingan
• Sapi tidak birahi setelah di IB
• Rentan waktu 21 hari – 3
bulan
• Sapi bisa di curigai
BUNTING.
• Untuk lebih meyakinakan
peternak di harapkan
menghubungi petugas
keswan untuk di lakukan
pemeriksaan kebuntingan.
Lama Kebuntingan Pada Sapi
• Periode kebuntingan pada sapi adalah 9 bulan 10 hari
atau 280 hari.
• Perubahan yg terjadi pada tubuh sapi bunting
– Perut mengalami pembesaran.
– Bulu terlihat mengkilat
– Pada kebuntingan tua terlihat pergerakan anak.
PARTUS (Kelahiran anak sapi/ pedet)
• Gejala Sapi akan
Melahirkan
– Sapi gelisah
– Sapi terlihat sering tidur dan
berdiri
– Muncul gelembung amnion
– Muncul ujung kaki dan
kepala

POSISI ANAK TIDAK NORMAL

HUBUNGI PETUGAS
Birahi Setelah Melahirkan
• Apabila sapi telah melahirkan kemudian peternak akan
menunggu birahi berikutnya.

• Waktu penyembuhan rahim pada sapi (involusi uteri)


adalah 45 hari.

• Sehingga sapi dapat dikawinkan 63 hari setelah


melahirkan.

• Tidak birahi diatas 63 hari  GANGREP  HUBUNGI


PETUGAS.
Dengan manajemen tersebut
DIHARAPKAN sapi dapat melahirkan
SATU ANAK DALAM SATU TAHUN.
MATUR TAMPIASIH