Anda di halaman 1dari 17

2.

1 Masalah pokok dari setiap


perekonomian
2.2 Batas kemungkinan produksi
2.3 Kurve kemungkinan produksi
2.4 Sistim Perekonomian
2.5 Diskusi / latihan
1. Apa yang akan diproduksi dan
berapa banyak ? ( what ? )

Barang apa yang harus diproduksi


dan berapa banyak ? Ini tergantung
dari kebutuhan masyarakat ( secara
individu, kelompok maupun suatu
lembaga ) !
Berapa banyak ? Ini tergantung dari
masing-masing kelompok masyarakat
berapa barang tsb diperlukan ?
2. How ? ( Bagaimana barang tsb
diproduksi ) ?
Dalam hal ini terkait dengan metode dan teknologi
yang bagaimana dipergunakan untuk proses produksi
suatu barang ? Sebab dalam ilmu ekonomi teknologi
bukan satu-satunya cara dalam pertimbangan
produksi, tapi masih banyak pertimbangan seperti:
skala produksi, kemampuan manajemen,
kemampuan finansial, iklim dan sikap mental
produsennya. Pemilihan teknologi disesuaikan
dengan faktor-faktor produksi yang digunakan ( alam,
tenaga kerja, modal dan skill ) agar menghasilkan
tingkat efisiensi yang lebih besar.
3. For Whom ? ( untuk siapa barng itu
diciptakan / diproduksi ?
Dalam hal ini terkait dengan masalah keadilan dan
pemerataan dalam pendistribusian barang. Sebab tidak ada
manfaatnya produksi melimpah, teknologi tinggi, efisien
dan berskala besar kalau hanya dinikmati oleh segelintir
masyarakat. Artinya keadilan dan pemerataan harus
mendapatkan porsi sepantasnya pada setiap golongan
masyarakat !
4. Where ? (dimana seharusnya
diproduksi) ?
Dalam hal ini terkait dengan lokasi / tempat yang
sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi
dari barang tersebut ! Terutama harus
mempertimbangkan kebutuhan dan lingkungan.
Misalnya: di daerah pemukiman muslim jangan
memproduksi destar (ikat kepala untuk sembahyang
umat hindu) dan sebaliknya pada daerah pemukiman
hindu jangan memproduksi peci / jilbab !
5. When ? ( kapan diproduksi ) ?
Dalam hal ini sangat tergantung kapan barang itu
diperlukan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat
sesuai waktu yang dibutuhkan.
Seperti pada musim hujan barang yang banyak
diproduksi adalah payung atau jas hujan ! Atau pada
musim ngaben (upacara umat hindu di Bali) barang
apa yang diproduksi ? Atau pada saat hari raya
idulvitri maupun natal barang-barang apa yang
harus disediakan ?
• PPC adalah menunjukkan batas maksimun dari
tingkat produksi yang dapat dicapai oleh suatu
masyarakat dengan menggunakan seluruh faktor-
faktor produksi yang dimiliki. Faktor-faktor produksi
yaitu sumber daya alam, tenaga kerja, modal, keahlian
(skill)
• Contoh: Sebuah perekonomian dianggap hanya
menghasilkan dua jenis barang saja misalnya meriam
dan mentega.
2.3 Kurve Kemungkinan Produksi

Tabel : Kemungkinan memproduksi meriam dan Mentega

Kemungkianan Meriam (ribuan Mentega


unit) (jutaan satuan)

A 15 0
B 14 1
C 12 2
D 9 3
E 5 4
F 0 5
Keterangan: Kemungkinan A
menunjukkan suatu ekstrim dimana
dianggap semua sumber daya
Meriam dikerahkan kearah produksi meriam,
sedangkan kemungkinan F menunjukkan
ekstrim kedua, dimana dianggap bahwa
15 A B G semua sumber ekonomi dikerahkan ke
14 C arah produksi mentega.
12 A – F = Kurve Transformasi,
= Kurve Kemungkinan Produksi
D = PPC
9
U = Unemployment
U G = Tidak terjangkau

5 E

F
0
1 2 3 4 5 Mentega
• Perekonomian mempunyai sumber-sumber tertentu
• Pada kemungkinan A – F sumber ekonomi digunakan
secara fullemployment
• Perekonomian ybs adalah tertutup
• Teknologi yang digunakan tidak berubah
• Sumber-sumber ekonomi dapat digunakan untuk kedua
benda (meriam dan mentega)

Kesimpulan:
• Untuk menghasilkan suatu barang, harus mengorbankan
barang yang lain
• Prinsip ekonomi yang berlaku adalah: apabila kita ingin
mendapatkan barang yang lebih besar maka kita harus
mengorbankan barang lain yang lebih banyak pula.
2.4 Sistim Perekonomian
 Sistim Perekonomian Bebas (Sistim Ekonomi Kapitalis
/ Laisses Faire)
 Sistim Perekonomian Komando (Sistim ekonomi
terpusat / sistim perencanaan)
 Sistim Perekonomian Campuran
2.4.1. Sistim Perekonomian Pasar
bebas
 Sistim perekonomian ini mengutamakan
mekanisme pasar yaitu kekuatan permintaan dan
kekuatan penawaran, sehingga muncul persaingan
dalam segala aktivitas.
 Sistim ini memiliki keunggulan dan kelemahan
 Pada umumnya dianut oleh negara-negara barat.
2.4.2 Sistim Perekonomian Terpusat
(komando / perencanaan)

 Pada prinsipnya sistim perekonomian ini segala


aktivitas dan kebijakannya menunggu perintah
dari pusat, tidak ada persaingan
 Sistim ini juga memiliki keunggulan dan
kelemahan.
 Pada umumnya dianut oleh negara Unisoviet
2.4.3 Sistim Perekonomian Campuran
 Pada intinya sistim ini mengambil baik-baiknya
dari sistim pasar bebas dan juga mengambil baik-
baiknya di sistim terpusat.
 Ada kebaikan dan kelemahan
 Dianut oleh negara-negara berkembang termasuk
Indonesia yang dikenal dengan sistim ekonomi
Pancasila.
2.5 Diskusi (tanya jawab)